Luhan membuka matanya yang tadi tengah tertutup—Tidur. Menatap sayu—karena kelelahan—Sehun yang kini tengah tertidur dengan lelap sembari menggengam tangannya erat di hadapannya. Luhan mengelus rambut Sehun pelan. Ada sebersit rasa tak tega dari Luhan untuk Sehun tapi bagaimana ? Mereka benar benar seperti di siksa sekarang…

Misi yang tak henti henti-nya terus dating bergantian, member member mereka yang terus terusan bergantian jatuh sakit atau terluka dan ah entahlah rasanya akan jadi list yang sangat panjang jika Luhan mendeskripsikan semuanya saat ini. Apalagi saat ini juga kesehatannya sendiri akhir akhir ini juga tak bagus dan sang perdana menteri tetap menyuruhnya menjalankan misi-nya.

Luhan lelah. Ah,bukan mereka semua—Yah,mereka semua lelah…—Tak barang seharipun mereka di ijinkan untuk libur dan bahkan ritme tidur mereka semua kini kacau dan jauh dari kata sehat…Oh,bahkan Luhan tak yakin berapa lama lagi mereka bisa tetap fit kalau istirahat saja kurang dari kata Cukup….

Sang perdana menteri membuat kata tidur seperti menjadi kata yang termasuk Kebutuhan Tersier bukan primer lagi.

Luhan sudah memutuskan dengan segala keyakinannya. Ia akan pergi. Malam ini juga dan saat ini juga. Yah,entahlah apakah ia bias dibilang kabur dari istana yang di anggapnya sebagai rumah sendiri….yang kini telah berubah menjadi lebih buruk daripada sebuah penjara…

"Sehun-ah…"Luhan bergumam pelan—ia takut suaranya membangunkan Sehun yang tertidur lelap"Jeongmal….Mianhaee…."

Luhan terdiam. Hanya ada suara deru pelan dari nafas Sehun dan suara detikkan jam. "Tak apa kalau seandainya kau jadi membenciku Sehun-ah…"

Luhan mendekap Sehun erat. Sehun masih tak bergeming sedikitpun. Sebulir air mata mengalir dari mata sang rusa. "Saranghaeyo,My Winds….Oh Sehun…."

-1XOXO2-

Ctak Ctik Ctak Ctak Click Click

Krieett

"Oi…Ace…."

Ace—sang naga masih sibuk dengan benda di depannya.

"DRAAACCEEE…."

Ace melirik kea rah suara yang memanggilnya yang tak lain adalah pemiliknya—sang master of dragon—Kris Wu.

"Ne…?"

"Kau mendengar panggilanku tadi dari luar atau tidak…aiiisssshhh….."

"Denger kok denger…."

"Reallly…."

Ace hanya mengangguk pelan.

"kenapa kau tak menoleh,eoh? Atau apalah itu…."

"Memangnya tadi master memanggilku dari luar ?"

SIIIINNNNNGGGG

Kris hanya memijat pelan keningnya. 'Ya,ampun kenapa kau mempunya pet yang seperti ini Wu Yifan….'

"Iya Drace sayang…." Kata Kris—dengan perempatan di keningnya.

"Oh…."

"Hanya Oh ?"

Drace tak memperdulikan Kris—Membuat namja bersurai Hitam malam yang merupakan master dari sebuah(?) makhluk dengan nama Drace atau pendeknya Ace itu pensaran dan mendekatinya.

"He—Hei…Oi…Drace…"

"Humm—"

"Itu bukannyaaaa…."

"Iyaa….akun mu master Yifan…"

"Untuk apa kau—"

"Menstalker-nya? Taka pa…hanya penasaran…"

Kris Terdiam. Mencoba mencerna kata kata Drace.

"Penasaran ? Kenapa ? Memangnya ada apa ?"

"Taka pa…." jawab Drace pelan. "Entah kenapa instingku berkata sepertinya aka nada Chaos yang ditimbulkan karena anda master dan yah sepertinya aka nada suatu pemberontakkan…"

Kris menahan nafasnya. Mata Drace—dalam wujud human—yang biasanya dalam warna Kuning muda dengan pupil yang menyerupai manusia normal kini berkata demikian dengan pupil mata layaknya seekor naga ? Oh…itu bukan pertanda bagus bagi Kris karena itu berarti….

Drace. Meramalkan. Sesuatu.

Dan ketika Drace meramalkan sesuatu kemungkinan akan menjadi kenyataan sekitar 80%. Dengan isi ramalan seperti tadi,sama sekali bukanlah sesuatu yang bagus.

"Tapi taka pa kok master.." Drace tiba tiba kembali ke matanya semula. "Endingnya lumayan bagus yah…tergantung Mereka yang di sana juga sih…"

"Yang di sana ?"

Drace mengangguk. "Apa kau percaya mereka ? Yang menunggu mu di Rumah ?"

Kris menghela nafas. Ia mengerti maksud Drace.

"Tentu….Tentu saja aku percaya pada mereka…."

============================= ===TO BE CONTINUED =================================

:: Author Note ::

Yang galau masalah Luhan angkat tangan… *author angkat tangan plus kaki*

Author benar benar gak ngerti sama maunya SM..seriusan…

sebenarnya ini ada masalah apa di EXO… T^T asdfghjklasdfghjkl…*author ngucap mantra santet buat Kim Youngmin(?)*

sebenarnya saya mau nangis…tapi saya lebih nangis lagi masalah PK2MABA (yang baru masuk kuliah pasti tau arti singkatannya) yang tugas tugasnya bias bikin gak tidur semalaman dan itu pun belum termasuk laporan laporan praktikum kuliah author yang kalau katanya kakak tingkat author belum seberapa banyaknya (Padahal author sama kayak Kris…punya hobi tidur(?) -_-) *curcol dikit* *reader : balik ke topic oi….*

Anyway,daripada galau terus…Kali ini Author special jawab pertanyaan kalian ok...biar kalian gak nanya hal yang sama lain waktu…Let's go go go….

well ini bener nih rated nya bakal T aja? gak akan nambah *plak hehe
ngomong2 anak2 exo nyari informasi kemana aja? kenapa gak nanya ke yg mereka curigain kaya sulay *exo kecuali kristao, sulay*

Nggak kok gak nambah^^ kan intinya ini lebih ke antara drama,adventure,konflik atau apapun lah itu…saya masih gagal bikin yang RATED M…kalau masalah yang kamu baca itu emang otak saya habis baca kebanyakan FF RATED M (dan BDSM pula isinya) dan ta-daahhh nyelepetlah kata kata itu(?)

kenapa ya mereka gak nanya ke Suho ? Well,di dua chapter ini dijelasin kan ? mereka respect lah sama suho a.k.a Leader mereka u.u makanya mereka nyari info-nya dari media massa(?)nya EXO Planet…. *kalau yang baca berpikir author imajinasinya terlalu tinggi author anggap itu pujian(?)*

aku baru sempet bacaaa .
THAT! MOANING! /?
WOH WOH FANTASI BERKELIARAN/?
jangan di bikin angst peulish ;-;. cukup keadaan sebenarnya saja yang membuat saya poteks/? wkwk
semangat kuliahnya sama semangat lanjutin ff nya

Oi, Drace jelek….tanggung jawab cah naga…..(?) *Kris : Tuh,kan Author-nya ngambek makanya dibilangin jangan ngebikin gua hampir turn on woi…* *Drace : Emaaakkk…Aye di bully…(?)*

Bikin Angst gak yaaaa….. *ditabok* nanti liat dulu okay…seems rencananya bakal berubah…entahlah masih labil karena ada kasus ini (Luhan) mungkin nanti berubah lagi…gomawo atas support buat kuliahnya yang bikin saya gak sempet nulis FF lagi T^T ( Walau kalau adab ide tetep author lanjutin nulis )

singkat amat thor

Tipikal komen yang saya temukan di FF saya.-. Saya jelaskan sedikit disini. FF ini (khusus FF ini aja sih sebenarnya ya kayaknya) konsepnya memang akan satu bagian satu bagian saja jadi…Yahhh….*mikir bentar* begitulah…susah author jelasin maksudnya sih jadi yah begitu lah.

ayoo lanjut lagi dsni ada kisah cintanya ga ?

Of course baby(?) that's my ability tapi bakal mengarah ke angst kayaknya…soalnya otak saya pas bikin cerita ini lagi mode angst *You know why right ?* dan saya emang lagi nyoba genre itu walau saya gak tahu hasilnya akan bagus atau enggak.-.

Ah,ya nanti kalau Review-nya di chapter ini udah nyampe nambah angka sepuluh sampe dua puluh nanti akan author update oke..karena author gak yakin apakah FF ini bagus,jelek atau mungkin bias jadi nyampah ? entahlah kalian kan yang nilai kalian boleh kritik asal tetap pake bahasa sopan okay. Dan ada yang review tapi gak muncul di reviews karena "Moderate Review" gapapa kok kalaua gak muncul soalnya author juga sering buka email jadi komen kalian kebaca kok^^ lain waktu komen lagi arra…ntar masuk kok…"Udah gak pake moderate review lagi"

For Last Don't Forget The Review^^

WE A12E ONE