Previously on the last chapter
"KALO BUKAN MAKNAE LO UDAH GUE SUNAT LAGI OH SEHUN!"
"Baiklah! Ayo kita buka!"
"D...dio...gue kenapa..."
'-And damn, he's such a good kisser'
Semua akan seperti dahulu
.
.
.
11 kisses and I
Chapter 4
Spica
Pairing: everyonexkyungsoo (kaisoo baeksoo chansoo hansoo hunsoo krisoo susoo taosoo laysoo minsoo chensoo )
Rated: T...terserah author :P
Disclaimed: I own nothing but the story
Genre: comedy, humor, fluff, romance.
Warning! EYD ga baku, typos, bahasa gawl, emot bertebaran, humor garing and more importanly its a boyxboy fic, if u dont like feel free to click the back button juseyo:)
Enjoy~
.
.
.
-0oo0oo0oo0oo0oo0-
"A..apa?"
Dio memegang lehernya yang ditunjuk Lay barusan.
Leher? Biru?
"Ssstt hyung...panas.."
"euhmm...k..kai...berenti..."
Krauk krauk Sshh
Flasback muncul di kepala Dio secara dramatis
Mati
Jangan-jangan...
Dio langsung menutup lehernya yang berwarna biru dan moonwalk ke belakang ruangan. "HAHAHA ENGGA APA-APA KO EMANG BIRU YAH INI TADI DIGIGIT NYAMUK HAHAHA ENGGA BIRU KAN YAH HAHAHA" kata Dio ga nyante, berusaha untuk tidak terdengar mencurigakan. Tapi hasilnya ga ngefek.
Ini menimbulkan banyak kecurigaan dari cogan-cogan disana.
Terlalu mencurigakan.
"Gue jadi penasaran, kata Baekhyun tadi obat ini ngasih efek bakal ngejar orang yang dia liat" Luhan menghampiri Dio berlahan lalu berdiri di sebelah kanan Dio "Haha iyaa begitulah han..." Dio mulai gelalapan saat Luhan menatap intens lehernya.
Tao datang ke sebelah kiri Dio "Dan hyung bilang cuma hyung yang ga makan ayam itu?" damn, kenapa Tao tiba-tiba jadi beda gini? "I..iya tadi gue udah makan soalnya jadi kenyang.."
Puk
Dio melihat kebelakang, ada Kris yang memegang bahunya.
Semua mata tertuju padamu (ala miss universe)
Kris menatap Luhan dan Tao secara bergantian lalu mengangguk ke Xiumin.
"Masa ada nyamuk ngegigitnya jadi warna biru Soo" Luhan menarik tangan kanan Dio lalu mengangkatnya atas-atas, untung aja Dio udah mandi tadi-_-
BRUG
"Kyaaa kalian mau ngapain!"
Luhan dan Tao sudah memegang tangan kanan dan kiri Dio, Kris ada di belakang Dio untuk menahannya pergi kemana-mana lalu Xiumin ada di depannya. Mereka semua menatap Dio dengan tatapan menyelidik.
'Jadi ini rasanya jadi tokoh penjahat yang diintrogasi' hiks Dio memutuskan untuk tidak mengambil peran penjahat di dramanya nanti.
"Siapa yang kasih tanda ini ke lu Soo?" tanya Xiumin dengan dingin mengelus leher Dio yang biru. "Gue udah bilang tadi itu digigit nyamuk!" "Digigit nyamuk atau digigit orang?" tangan Xiuman tadi ditepis Luhan lalu dia mulai menggerakan jarinya melingkar ke leher putih Dio terus mencubitnya pelan mendapat pekikan kecil dari si empu. "Pasti member Exo yang melakukannya saat mereka tidak sadar..." Luhan menyimpulkannya seenak jidat "Siapa?" aura membunuh Luhan mengisi seluruh ruangan
DAGDIGDUG
Dio melihat membernya satu persatu, Chanyeol masih terkapar tak sadar di sofa, Sehun menatapnya datar, Lay sedang meraba perut Chanyeol mencoba menyalakan kekuatan unicornnya tapi ga nyala-nyala gara-gara dia belum bayar listrik, Suho menghentakan kakinya ke lantai kayak orang kesemutan, dan tunggu, apakah dia melihat Baekhyun menyeringai? lalu matanya berhenti ke arah Kai yang terlihat sama bingungnya dengan dia.
"Uhmm..."
'Aduh mana gue tega bilang kalo Kai yang gigit gue! Bisa-bisa gue diseruduk rusa cina!'
"Do Kyungsoo" Oh tidak Suho sudah mengeluarkan nada suara itu. Terakhir kali Suho pake nada itu karena anak eksoh ga sengaja ngabisin kartu kredit holang kaya buat beli ayam keepci dan dorm sudah porak porandah.
This is soooo not good.
Kris menghela nafas. "Yaudah kalo lo gamau kasih tau terpaksa kita harus ngelakuin hal yang sama" Yup, Dio punya perasaan buruk tentang ini. "Ma..maksudnya?" "Kalo salah satu member kasih kissmark ke lo yah kita juga harus nyium lo biar adil" Dio mulai menggeliatkan badannya lebih keras. mana ada perjanjian kayak gitu? "GAMAUU LEPASIN GUE!" muka Dio sekarang mulai merah melebihi nilai rapot sekolah.
Bisa-bisanya yah si Kris mentang-mentang leader kw ckck
"Udah deh setuju aja sayang..."
Baekhyun yang seringainya sudah seperti om-om mesum menghampiri Dio yang merinding melihat senyum itu untuk yang kedua kalinya "Gue dulu yah yang mulai" "Kalian masih mabok yah?!" Baekhyun mendekati leher Dio, memegangnya dengan lembut bersiap-siap untuk memangsa si uke
'NOOO NOT AGAIN LEHER GUE BISA ILANG' jerit dio dalam hati. Mana ada di kissmark secara keroyokan lehernya lenyap soo-_-
.
.
.
.
.
.
Tapi...
.
.
.
.
.
Sreet
Saat Baekhyun hendak mendekatkan bibirnya ke leher Dio, ada tangan mulus nan pucat manarik badan Dio dari kepungan seme-seme kelaparan yang sudah ngacay melihat leher putih si 'uke bersama'.
Pasti ketebak kan itu tangan siapa?
Yes, its Oh Sehun.
Sehun dengan entengnya membawa Dio ke sampingnya lalu merengkuh pundaknya erat.. "Sudahlah hentikan ini semua, Dio hyung bilang kalian sedang mabuk kan waktu itu? Yang mencium juga pasti ga akan ingat dengan semua ini" masih menekan bahu Dio dengan kuat, Sehun mengedarkan pandangan datarnya ke member eksoh lalu terakhir menatap dio dengan tatapan yang sulit untuk diterjemahkan bahkan dengan gugel teranselet sekalipun. 'Ada angin apa si triplek ini bantuin gue? Pasti ada maunya' bukannya berterima kasih si Dio malah langsung suudzon kalo Sehun minta dibeliin bubble tea sama abang-abang kecenya yang suka lewat depan dorm.
"Heh, tumben lo nolongin orang. Jangan-jangan lu yang kasih kissmark itu ke dio yah?" Bangun dari tidurnya si ceye malah langsung ikut-ikutan suudzon, ternyata dia nyimak semua yang di omongin dari tadi.
Plis deh ini baru lebaran men.
BLUSH
Lah Dio kenapa makin ngeblush?
'Ko gue jadi bayangin Sehun nyium leher gue!? Ogahh dah mending gue nyium anjingnya kkamjong sambil kayang!" jerit dio dalam hati
Oh jadi dia lagi mikir yang engga-engga
Yakin lu mau nolak dicium Sehun Soo?
Sehun cuma membalas tuduhan itu dengan muka (yang masih) datar. Dio mikirin cara nyium monggu (biar ga mikir yang iya-iya tentang sehun) dengan kayang Chanyeol mencoba menghentikan mimisannya (soalnya pas bangun langsung dihadiahi leher putih dio) yang ga berhenti-berhenti. Dan para member yang natap tajam ke arah Sehun (karena tangan Sehun masih nempel di bahu si Dio) sekarang.
"Kenapa diem aja? Jadi bener lu yang kasih tanda ini ke Dio Hun?"
Luhan narik tangan kiri Dio, membuatnya melangkah ke kiri mendekatinya.
"Gue ga pernah bilang kalo itu gue hyung"
Sehun narik tangan kanan Dio, Dio jadi balik ke sebelah Sehun
"Terus ngapain lu belain dia?"
Luhan narik tangan kiri Dio lagi
"Emang ga boleh?"
Sehun narik Dio lagi
"Ga boleh. Yang boleh nolongin Dio cuma gue"
Luhan narik lagi
"Yeah, kata namja yang ikut-ikutan mau nyium Dio"
Sehun balik narik lagi
"Oh jadi lu masih pura-pura engga pengen eoh?"
Luhan menyeringai menarik Dio lebih dekat ke dadanya lalu mendekapnya
"Apaan sih hyung jangan ngada-ngada deh"
Sehun cemberut tapi masih narik Dio keluar dari pelukan Luhan (hmm)
Terus aja mereka main 'mari-tarik-menarik-Do-Kyungsoo' sampe Mang Mus debut lagu Catallena sambil nari Sorry Sorry pake bikini Sistar
"STOP!" si subjek yang ditarik-menarik pun teriak dengan mengangkat tangannya ke atas seperti yang lagi iklan deodoran itu. "Lu berdua kira gue layangan apa main tarik-tarik aja!" Dio jalan menjauhi pasangan HunHan yang masih ga sadar mainannya udah kabur.
"Kalo mau main tarik-menarik mending sama gue aja di kamar soo" sekarang Baekhyun yang narik tangan Dio mencegahnya buat pergi.
Apa Baekhyun tidak punya ekspresi lain selain menyeringai?
Dio cuma liat baekhyun datar "Sempitlah kalo main di kamar!" "Kan enak ada kasurnya soo" Baekhyun menampakan senyum kotaknya "Tambah sempitlah bebek!" Dio mulai esmosi. "Makin sempit kan makin enak Soo?"
Member yang lagi sibuk dengan dunia sendiri jadi bengong ngedengerin pembicaraan mereka.
Ambigoe coeg.
"Pokoknya gue engga mau main layangan di kamar!" satu jawaban lagi dari Dio menyadarkan member eksoh dari lamunan mereka yang mulai dipenuhi dengan kata-kata 'ayo-tarik-menarik-Dio-di-kasur'
"Hyung main layangannya sama aku aja" Kai ikut-ikutan ada di lingkaran baeksoo. "Aku jago ko, bisa bikin punya hyung serasa terbang ke atas" entahlah apa Kai mengerti dengan yang dia bicarakan atau engga.
Dio yang denger mulai keringat dingin, wah bisa ketauan dong kalo sebenernya dia ga bisa main layangan?
BRAK
Lagi. Suara pintu terbanting sudah terdengar untuk yang kedua kali hari itu.
Ada aura hitam yang menjalar masuk ke dalam dorm. Menampakan sosok berjubah hitam yang membawa tongkat neptunus.
Eh berjas hitam sambil bawa sapu maksudnya.
"Exo-Kantor-Sekarang"
Bukan orang yang bertugas mencabut nyawa ko. Itu adalah manager kesayangan mereka Cho Kyuhyun.
Well, walaupun keberadaannya beda tipis sama pencabut nyawa.
Anak-anak yang ada di dorm cuma bisa menegak ludahnya secara bersamaan. 'We are one in big troubles'. Mereka dengan langkah lunglai satu persatu membuntuti managernya keluar.
"Sehun"
Sebelum Sehun melangkah ke pintu mengikuti hyungnya, Dio memanggilnya dengan lembut.
"Makasih tadi udah nolongin gue" senyum Dio rada jaim ke Sehun. Walaupun Sehun nyebelin, Dio harus akui ternyata dia bisa baik-
"Jangan salah paham hyung. Gue ngelakuin itu soalnya gue engga mau kebagiaan nyium hyung juga"
atau tidak. Dio menarik kata-katanya lagi.
"OH SEHUN!"
~O~O~O~OO~O~O~O~
Hening.
Selusin manusia-manusia cakep plus manager ketjeh sekarang udah kumpul di kantor manager EXO, untung aja ruangannya cukup luas buat menampung kegantengan mereka
Para member mulai narik-narik baju Suho buat bicara duluan. "Hy..hyu..hyung a..ada apa manggil kita kesini?" akhirnya Suho pasrah menjadi tumbal pertama.
Si manager cuma mendelik seakan ga peduli dengan bocah-bocah didepannya. "Ada apa katamu?" Kyuhyun mengulang kata-kata Suho seperi mereka sedang belajar ngomong."Jelasin ke gue..." tatapannya berhenti ke arah Baekhyun yang udah menyiapkan peti matinya. "Buat apa kalian ke apotik SM pagi-pagi untuk minta obat pencegah Aprodisiacs?"
Merasa diminta jawaban paling banyak Baekhyun memberanikan diri untuk menjawab pertanyan managernya. "I..itu kita dapet paket aneh tadi malem, terus di makanannya ada semacam obat aneh hyung..?" Baekhyun menjadi tumbal kedua. "Lalu cuma gue dan Dio yang ga makan makanan itu jadi gue bawa Suho sama Lay hyung ke apotik, sedangkan Dio ngurusin yang di dalem rumah"
'Yaelah bek napa bawa-bawa nama gue sagala sih' kata dio dalam hati
Mendengar penjelasan bebek, Kyuhyun cuma menyilangkan alisnya "Paket? Paket apa? Bukannya ga boleh ada paket yang masuk pas malem-malem?" Kyuhyun mengingat-ingat bahwa dirinya juga tidak dimintai untuk memeriksa paket untuk exo tadi malam. "Makanya hyung kita kira itu paket penting makanya kita langsung buka aja" yang Chen sesali telah ikut melahap isinya juga. "Mana paketnya?" titah Kyuhyun.
"Ini hyung..." tanpa disuruh lagi Lay sudah membawa-bawa paket besar itu dari tadi, perlu di contoh yah anak-anak sikap tauladan Lay yang satu ini.
Member exo melihat Lay dengan tatapan horror. 'Ga takut apa dia bawa-bawa benda terkutuk itu sejak tadi?'
Namanya juga healing unicorn. Kalau ada apa-apa bisa healing sendiri.
Kyuhyun mengamati kotak itu baik-baik lalu membuka isinya, sedetik kemudian dia langsung menutup hidungnya karena bau vanila yang sangat menyengat "Ugh banyak banget" geram Kyuhyun, matanya langsung menangkap sepucuk surat yang terselip di dalamnya.
"Spica...?"
Kyuhyun membaca puisi tersebut.
"Apa ada dari kalian yang tau tentang nama pengirim ini?"
Member Exo langsung menggeleng dengan kuat, Kyuhyun masih curiga. Dia meniliti satu-satu mata mereka, menyelidiki apakah ada kebohongan disana.
Tapi dia tak menemukan adanya dusta sedikitpun.
Ini berarti mereka tak ada hubungannya sama sekali dengan drugs gila di kotak itu dan managernya lah yang harus menyelesaikan ini sendiri.
'So much things for being exo's manager' Kyuhyun memijat pelipisnya yang mulai sakit, mungkin dia harus meminta gajinya dinaikan ke bossnya setelah ini.
"Baiklah, kalian boleh kembali ke dorm. Tapi kalian dilarang untuk menerima jenis apapun pemberian dari fans baik saat konser ataupun fansign. Kalian juga tidak boleh membuka kotak dan paket yang terkirim ke dorm sebelum aku sendirinya yang membuka bersama kalian. Mengerti?" Perintah dari Kyuhyun adalah mutlak . Tidak ada yang boleh membantah.
Anggota exo menganggukkan kepalanya, membungkuk hormat ke Kyuhyun lalu buru-buru ke pintu keluar sebelum managernya berubah pikiran dan memutuskan untuk nyuruh mereka bantu mang mus sebagai pr harian.
"Kecuali kau,Kyungsoo. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu"
Ternyata Dio adalah tumbal utama hari ini.
.
.
.
"Mau ada apaan?" wedih berani-beraninya Dio ngomong gitu ke Kyuhyun. Abisnya setiap kali Dio dipanggil sendirian ke kantor si epil pasti ada apa-apanya.
"Soal tugas Mawar"
Tuh kan bener.
"Jadi apakah kau sudah memikirkannya? Yah aku tau ini baru sehari dan ada insiden kotak itu-"
"Sudah" ciut Dio pelan. "Hmm?" Kyuhyun tidak bisa mendengarnya karena suara Dio yang kecil. "Aku sudah mencium dua member" suara dio makin pelan lagi tapi sekarang Dio yakin Kyuhyun bisa mendengarnya dengan jelas.
Dan sialnya managernya benar. Ini baru sehari sejak Dio memulai mimpi buruknya dan dia sudah mencium dua member lalu hampir diserang dua member lainnya.
Azz
"Wah wah tidak kusangka kau sangat cekatan dan gesit Do Kyungsoo!" Dio menundukan kepalanya malu, mana mungkin dia mau di puji dengan kategori begituan. "Ikh gue ga sengaja tau!" bela Dio berusaha terlihat memiliki harga diri
"Tapi kau menikmatinya kan?"
Ha menikmatinya?
Dio ngeblush parah mendengarnya, membulatkan trade mark matanya O_O
Dio speechless.
Ga tau mau jawab itu bener atau engga (salah lagi).
Kalo bohong dosa lho Soo.
"Jadi katakan padaku, diantara mereka berdua siapa yang paling punya spotensi?" tanya Kyuhyun sambil bersandar ke kursinya santai seperti menyuruh anak kecil untuk memilih rasa permen apa yang paling enak, mint atau green tea.
'Engga! Bukan berarti rasa mereka mint dan green tea! Lebih enak dari itu sih... tunggu- apa?!' delima Dio dalam hati mencoba menyangkal pertanyaan dari readers.
"Tau ah gelap" Dio memutuskan menyudahi pembicaraan gila ini sebelum dia jadi gila beneran.
Manager epil hanya menyeringai, mendapati namja di depannya mulai enjoy dengan tugasnya "Jangan lupa di catet Kyungsoo-yah~" pesan Kyuhyun sekarang udah kayak guru ke muridnya sendiri.
"Berisik!" tangan Dio mencari-cari ember yang direncanakan untuk di lempar ke Kyuhyun kemarin, giliran dibutuhin aja dia lupa bawa.
BRUG
Di saat Dio membuka pintu keluar kantor Kyuhyun tiba-tiba kesebelas member exo jatoh bersamaan dari pintu dengan gaya numpuk-numpuk.
"Hehehehehe..."
Oh mereka dari tadi nguping toh.
Untung kantor Kyuhyun kedap suara.
.
.
.
Namja mungil berjalan menyebrangi jalan zebra cross di iringi oleh kesebelas raksasa yang mengikutinya dari belakang. Yah sudah seperti ibu bebek sedang menyebrangi itik-itiknya di trotoar.
"Soo jadi lo masih ga mau kasih tau siapa yang nyium leher lo?"
Si ibu bebek berhenti lalu melirik malas ke naga yang nanya. "Masih belum ngerti juga? Belum pernah liat nyamuk gigitnya jadi biru?" yakali ada-_- tapi Dio sebisa mungkin berusaha tenang seakan yang dia ucapkan adalah hal yang paling wajar sejagat raya. "Pfft yah yah lo engga berharap kita percaya sama alasan bocah gitu kan?" Kris masih terus berjalan di belakang Dio untuk melihat lebih jelas bekas 'gigitan nyamuk' itu. "Mau gue tangkepin satu buat makan lu semua?" ketus dio
"Yang ada kita yang makan lu duluan Soo"
Dio dengan malas menggerakan kepalanya lebih belakang untuk lihat siapa namja yang tadi asbun itu. "Selain serigala gue ga nyangka lu menjelma jadi kanibal juga Han" dengan wajah tanpa ekspresi Dio menggerakan kakinya lebih cepat. Kenapa perjalanan ke sarang mereka lebih jauh dari biasanya sih?
'Masa iya member exo tega makan gue?' walaupun terlihat datar sebenernya Dio mikirin juga omongan aneh dari Luhan barusan.
'Kecuali Kai tadi'
Itu juga gara-gara drugs
Srett
Langkah Dio terhenti saat pergelangan tangannya di tarik oleh seseorang.
"Gue serius Kyungsoo, siapa orangnya?" tangan Kris memaksa Dio untuk berhadapan langsung dengannya, menatap member yang lebih kecil darinya dengan sorotan yang dalam.
Sedalam lautan dan seluas samudra.
Huh
Mana ada sih yang tahan di tatap Kris kayak gitu? Bukan cuma yeoja aja yang meleleh, namja sekalipun langsung lumer.
Termasuk uke kesayangan mereka.
"Kris hyung..."
Dan mana ada seme yang tahan kalo si uke mulai melancarkan aegyo andalannya? Cowo straight aja langsung kalap.
Dugh!
Kalo dilihat dari barisan paling belakang, Xiumin sudah membenturkan tangannya ke tembok rumah terdekat sampai retak. Dia overdose sama kemanisan Dio.
Dio melanjutkan kata-katanya setelah merasa iba terhadap pemilik rumah tersebut. "Mau di gigit nyamuk, digigit ayam atau digigit sama ikannya mang mus, ini bukan apa-apa. Kalian engga perlu sampai was-was kayak gitu, gue engga bakal kena rabies ko" Dio melepas tangannya dari Kris.
"Dan kalo emang itu salah satu dari kalian yang gigit gue, jangan dipikirin oke? Kalian kan lagi dipengaruhi obat, gue baik-baik aja. Udah gue maafin siapapun orangnya, ini bukan masalah besar lagian..." Lalu Dio meneruskan perjalanannya ke dorm dengan jantungnya yang berdebar.
Sayangnya dia melewatkan ekspresi para member setelah mendengar perkataannya.
Terutama Kai.
~O~O~O~OO~O~O~O~
The next day~
Setelah insiden kotak itu, banyak para fangirls yang kecewa karena mereka ga bisa kasih apapun ke oppa kesayangan mereka. Kantor pos setempat pun di demo gara-gara hadiah yang mereka kirim malah dibawa pulang oleh tukang posnya bernama Neng Ipeh, saudaranya Mang Mus.
Dan jangan lupa Dio berusaha habis-habisan untuk menutupi kissmarknya yang masih bertengger manis di lehernya. Jadi Dio menggunakan atasan sweater yang membungkus lehernya atau pinjem scarftnya Tao biar ga keliatan.
Belum lagi ada pertanyaan aneh yang dilontarkan oleh MC saat Variety Show mereka karena risih dengan baju Dio yang banyak dia pakai untuk ukuran cuaca panas saat ini. Terlebih saat dia mencoba menari di panggung dengan baju yang hampir menutupi kepalanya. Mana si Chanyeol lagi yang sejak kemarin bertingkah absurd terus menerus menatapnya seperti dia spesies baru
Padahal baru sehari tapi Dio merasa telah menjalani jadwal seminggu penuh.
Yang sabar yah Kyungsoo '-'}/
"Haaah gue capek..." teriak naga yang langsung nyungsruk ke sofa di ruang tengah.
Hari ini yang pulang duluan adalah EXO-M plus main vocalist EXO-K, Dio dan Baekhyun
Sisanya? Masih ada jadwal di Sukira bareng Super Senior, Ryewook.
Dio meletakan barang bawaannya ke lantai lalu mencopot scraft yang sudah menjadi tameng dalam melindungi nyawanya.
Chen merhatiin leher Dio lalu ketawa "Masih gatel di gigit nyamuk soo?" Dio ngelirik Chen ga suka "Ha-ha lucu chen lucu" ketawa Dio ga niat amat yah-_-"Nyamuknya kegatelan pasti" Chen ngedengus "Iya kegatelan minta ditabok. Sama kayak mulut lo" Dio menyindir si troll-man.
"Mau dong ditabok sama bibir Dio" Chen malah senyum menyeringai terus mengekori gerak-gerik Dio. "Cari nyamuk lain sono" setelah ngomong itu Dio pergi ke dapur mau nyari raket listrik buat nyetrum mulutnya Chen.
Ini cowo engga ada sehari pun tanpa nge-troll, termasuk kata-katanya tadi juga cuma dibuat untuk ngerjain orang kan?
Atau Itu yang dipikir Dio saat menuju dapur ke dapur.
Kruyukk~
Suara perut nada minor C memenuhi ruangan tersebut. "Hyung~ Tao laper..." ohiya khusus untuk Tao nada dering perutnya lagi ngerap, dia merengek manja ke Dio yang baru mau membuka kulkas. "Yaudah hyung bakal buatin sup ayam, Tao mandi dulu gih" bak adegan seorang ibu yang sayang ke anaknya Dio langsung menyiapkan alat-alat masak dan bahan makanannya, yang di balas senyum senang dari panda. "Siap eomma!"
Jadi eommanya Tao tuh Suho atau Dio yah?
Sibuk dengan tugasnya, Dio mulai memotong-motong sayur sambil mengingat-ingat resep sup tujuh turunan yang ada di keluarganya. Dia ga sadar sama kedatangan seseorang yang mendekati dapur.
"Dio" suara pelan itu memanggilnya dari arah samping
"Woah bek! Lu punya bakat nakutin orang yah?!" untuk kesekian kalinya Dio kaget dengan kedatangan mahluk ghaib di hadapannya ini, tapi untungngya sekarang ga sampe loncat cantik.
Baekhyun tidak merespon apa-apa, dia cuma merhatiin Dio dengan seksama dan tanpa ekspresi.
Sungguh, Dio lebih memilih sifat Baekhyun yang pecicilan ga tau tempat daripada di tatap oleh matanya yang seperti sedang menelanjanginya bulat-bulat
Dio tau apa maksud Baekhyun memandangnya seperti itu.
"Soal ciuman itu bek...maaf gue ga sengaja, gue ceroboh. Lu juga pasti jijik kan? lebih baik kita lupain aja seolah tak terjadi apa-apa. Oke?" Dio berlalu dari counter dapur menuju ke lemari makan untuk mengeluarkan mangkuk dan gelas dengan wajah yang disembunyikan.
Baekhyun cuma diam mematung mendengar pernyataan Dio.
Lupakan? Apa pendengarannya mulai rusak?
Seolah tak terjadi apa-apa?
Really.
Setelah Baekhyun mati-matian untuk mengubur perasaannya selama ini?
Pura-pura buta saat member lain mengejar baby soo-nya?
Menahan amarahnya ketika dengan jelas-jelas ada yang mencium Dio selain dirinya?
Lalu usahanya yang selalu menjahili Dio agar dia sadar akan perasaannya terhadap namja tersebut?
Dan di saat Baekhyun hampir benar-benar menyerah dengan perasaannya yang terlalu muluk, Dio datang lalu menciumnya tiba-tiba. Membuatnya merasa jadi pria paling beruntung di dunia, memberikan sebercik cahaya kalau dia memang masih punya harapan.
Lalu sekarang Dio mengatakan untuk melupakannya saja?
Okay. Dia sangat oke dengan ide itu.
Baekhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Hell to the No, Baby soo.
Dia tidak akan menyerah semudah itu. Tidak di saat Dio telah memberinya lampu hijau.
BRUG
Baekhyun mengunci Dio diantara meja makan dan dirinya. Dio yang sedang duduk di kursi menatapnya dengan kaget.
"Bek kenap-"
"Engga" baekhyun menatap dio dengan serius, ekspresi yang belum pernah dia perlihatkan pada siapapun. "Gue engga bakal pernah ngelupain ciuman itu sampai kapanpun" gusar dan panik itulah yang Dio rasakan saat mata mereka saling bertemu."Gue yang akan nangkep lu duluan dan gue bakal ngurung lu baik-baik dalam diri gue, lalu saat itu terjadi..."Baekhyun makin mencengkram tangannya "...lu ga akan pernah bisa kabur"
Dengan itu Baekhyun mengangkat tangannya dari meja lalu melepaskan mangsanya cuma-cuma (untuk saat ini)
Dio berusaha mencerna kata-kata bebek barusan.
Loading...
'Apa maksud baekhyun tadi? kurung? Emang gue udah mirip burung sekarang?' untung aja Dio bilang gitu dalam hati, kalo ngomong langsung udah dapet cipokan gratis dari Baekhyun (lagi). 'jangan-jangan yang bebek maksud adalah janin dalam kandungannya!? Oh tidakkk gue udah berhasil menghamili seseorang dan sekarang gue terperangkap buat jadi appa dari bayi tersebut! Dio kudu ottokhe mak ottokhe?!' muka Dio udah pucat pasif sekarang, memikirkan segala kemungkinan kalo bentar lagi bebek bakal nuntut dia ke kantor polisi dan dimintai pertanggung jawaban atas insiden kemarin.
Ala-ala pilem ercetei ato escetepe gitu deh.
Ketauan deh hobi terselubung Dio adalah nonton sinetron di siang bolong
Mendapat ekspresi yang unik sebagai balasan, bebek cuma mempoutkan bibirnya 'Kenapa setiap kali gue ngomong ginian si Dio jadi kayak orang yang mau ke kamar mandi? Kata-kata gue serumit itukah untuk dia?' Ga rumit ko bek, cuma lu ngomongnya di depan Do Kyungsoo yang- ah sudahlah~
"ARGH"
'dan kenapa baeksoo moment gue selalu diganggu oleh teriakan?' Kutuk Baekhyun dalam hati, tapi dia ikut berlari bersama Dio ke ruang depan karena dia tau suara tersebut milik salah satu member.
"LAY HYUNG!"
Tes tes srrt
Cairan merah terus jatuh kelantai dari tangan Lay yang sudah gemetaran. Di bawah kakinya ada buket bunga dengan jenis yang terlihat tidak lazim untuk dikirimkan sebagai sebuah ucapan selamat, sebab diantara enam tangkai bunga merah itu tertancap silet-silet kecil yang cukup tajam tersembunyi di dalamnya.
"Kayaknya gue pernah liat bunga itu, tapi dimana yah?"
Dio langsung panik melihat banyaknya darah yang keluar dari tangan Lay."Hyung! apa yang terjadi?!" "Itu tadi-" sebelum Lay dapat menyelesaikan kata-katanya, tangannya langsung ditarik oleh Dio ke arah kamar mandi exo. "Bek suruh member cepet pulang, Tao telpon manager hyung, yang lain tolong singkirkan bunga dan silet-silet itu dengan hati-hati!" teriak Dio yang sudah masuk kamar mandi.
.
.
.
"Ad..duh..duh! sakit Dio pelan-pelan.." rengekan Lay bergema di kamar mandi seraya member di depannya masih telaten dengan pekerjaannya. Dio cuma menghela nafas engga peduli "Lay hyung ngapain sih buka-buka paket yang dateng ke dorm? Baru aja di bilangin kemarin sama manager kita dilarang ngebuka apapun tanpa dia" Lay cuma cengengesan "Hehe...gue lupa soo..aw! aw! Soo maaf!" mendengar pembelaan hyungnya yang kelewat pikun itu Dio malah menekan luka di tangan Lay sedikit. "Gue kira itu ga berbahaya Soo, abisnya cuma buket bunga biasa" Dio selesai memasang perban di tangan Lay setelah sebelumya diberi obat merah, lalu dia mengikat ujungnya dengan hati-hati. "Tetep aja hyung...jangan melakukan hal yang ceroboh. Tangan hyung terluka sekarang, bagaimana jika penyakit hyung kambuh?" Dio menatap Lay dengan khawatir.
Deg!
'Ke..kenapa jantung gue jadi berisik? Apa silet tadi melukai jantung gue juga?' dipandang dengan tatapan itu oleh Dio, Lay hanya bisa tersenyum sebagai balasan karena tidak mampu mengatur suara jantungnya.
Tapi tindakan Dio selanjutnya sepertinya malah membuat jantung Lay makin kelabakan
.
.
.
.
.
.
.
Puk
Dio meletakan tangan kanan Lay yang sudah diperban ke depan dahinya lalu menggenggamnya lembut sambil menutup mata.
"Luka...luka hilanglah. Terbangkanlah rasa sakitmu oleh angin yang datang. Kembalikan senyum Lay hyung seperti semula." Bersama dengan itu dio meniupkan mantranya ke tangan Lay pelan lalu mengecup tangannya dengan penuh kasih sayang.
Ah yeah
Lay terpana
Dulu Lay pernah di ceritakan sebuah dongeng oleh guru TK-nya bahwa malaikat adalah sosok yang paling suci, tugasnya yaitu menolong manusia. Hatinya selembut sutra, wajahnya seputih salju, mempunyai aura damai di sekitarnya dan tentu saja memiliki sayap.
"Itu nyanyiannya yang biasanya ibu gue bilang di saat terluka, 100% ampuh! Katanya kalau kita menyanyikannya dengan tulus kepada orang yang kita sayang luka itu tidak akan terasa sakit... gue janji sebentar lagi Lay hyung bakal sembuh hehe" Setelah itu dio melepas genggamannya dari tangan lay sambil tersenyum cerah
"Lay tahu tidak? Malaikat itu tinggal di surga. Dia akan datang ke bumi kalau kita sedang dalam keadaan sakit soalnya mereka tidak ingin melihat wajah kita yang bersedih. Padahal jarak antara bumi dan surga sangat jauh lho, tapi para malaikat rela menempuh lamanya perjalanan hanya untuk mengembalikan kebahagiaan kita lagi. Walaupun itu artinya harus kehilangan sayapnya sekalipun."
Itu yang dikatakan gurunya saat Lay baru berusia 5 tahun.
'Makanya Lay berhenti nangis yah? Nanti malaikat di surga juga ikut sedih. Mereka lebih suka melihat senyum yang terlukis di wajah kita! Kalau Lay selalu gembira dan menolong orang, malaikat tidak perlu jauh-jauh datang ke bumi, karena mereka akan sendirinya ada di dekat kita dan selalu ada sini. Di hati kita.'
Sampai saat ini Lay kira itu hanya dongeng belaka yang dibuat gurunya agar dia berhenti menangis kala itu. Membuatnya menjadi anak baik dan selalu ramah ke setiap orang.
Tapi ternyata Lay salah.
Di hadapannya Lay benar-benar melihat seorang malaikat dengan sayap yang kasat mata terukir di punggungnya.
"Jangan membuatku khawatir lagi Yixing ge"
His fallen angel
Degdegdegdeg
Ah, apakah malaikat benar-benar ada di hati kita? Kalau iya, berarti Lay telah menemukan malaikat yang kehilangan sayapnya selama ini.
"Sayap yang indah soo"
"Ha?"
Lay tersenyum lembut menampakan dimplesnya yang ada di pipi putihnya, dia mengelus pipi Dio dengan lembut dan...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Chu~
Bibir Dio dicium Lay dengan pelan nan hangat.
Dio cuma bisa menahan jantungnya untuk tidak keluar dari tempatnya.
Pikirannya berputar-putar, masih bingung mau ngapain.
'asadsfbs gue harus apa?! Apa lay marah gegara tadi gue cium tangannya? Tapi itu hal biasa kan? Oh tidak! apa Lay pengen gue juga ngehamilin dia kayak Baekhyun terus minta sejumlah uang buat dijadiin jaminan?! Ha?!"
Siapapun tolong jauhkan Dio dari tv pada siang hari.
Lay mengulum bibir atas dan bawah Dio bergantian melumat rasa dari namja indah di depannya sampai akhirnya melepas bibir mereka.
"I've found you, my angel"
Senyum manis muncul dari bibir tipis sang unicorn sebelum dia kembali mencium bibir Dio sekilas kemudian melepaskannya hanya untuk melihat ekspresi malaikatnya sekarang.
Oh my nachos
Dio engga pernah nyangka kalo Lay yang dia anggap orang paling kalem di EXO ternyata bisa berciuman se-chessy itu
There's more than just the eyes
Ciuman itu membuat Dio merasa seluruh darahnya naik ke wajahnya.
Untung engga ada kaca di kamar mandi exo yang ini.
"Hei semuanya kumpul di ruang tengah!"
Teriakan cempreng Chen membuyarkan lamunan si burung hantu dan unicorn yang masih berdiam-diaman seusai ciuman tadi.
"Ayo kita kesana, angel" sekarang gantiaan tangan Lay yang tiba-tiba menyeret Dio keluar dari kamar mandi.
Dio masih cengo
'WHAT WAS THAT?!'
~O~O~O~OO~O~O~O~
Manager Kyuhyun sudah duduk di sofa keagungan yang memang sudah di siapkan oleh member kalau-kalau si epil ke dorm dan bersiap menceramahi mereka (katanya sih biar ga terlalu ngambek). Lain halnya dengan para member yang udah pada pulang semua sekarang, mereka lagi duduk bersimpuh di lantai sambil menundukan kepala.
Tap tap tap
Laysoo datang dari kamar mandi dengan bergandengan.
UHUKBERGANDENGANTANGANUHUK
Member yang lagi duduk melihat adegan itu dengan tidak suka, sedikitpun. Apalagi saat muka Dio semerah tomat dan wajah Lay yang berseri-seri.
"Ngapain pegangan tangan ge?" tanya panda cina saat dua sejoli itu melewatinya. "Engga pegangan ko cuma gandengan aja" derp icing keluar. "Tao juga mau pegangan ma eomma dio T_T" hiks poor tao "Tapi kata Tao, Suho hyung eomma-mu satu-satunya" Suho mengikuti gaya rengek Tao. "I..iya juga yah hyung! Jadi aku ini anak siapa?!" Tao panik, pasalnya dia udah meyakini kalo eomma nomer satunya adalah Suho soalnya Suho suka ngebeliin apapun yang dia mau, tapi...Suho ga bisa masak dan yang ngebikinin semua makanannya itu Dio. Hmm bukannya tugas seorang ibu untuk ngebeliin segala keperluan dan ngemasakin buat dia? Kalo ada dua eomma secara bersamaan, siapa yang harus dia pilih?
'Atau jangan-jangan Tao sebenernya anak pungut?! Makanya gege selalu nurut kemauan Tao biar rahasia ini ga kebongkar? apa semua kasih sayang mereka selama ini hanya panggung sandiwara?!'
Halah emak sama anaknya sama aja, nontonin acara yang ga mutu -_-
"Suho istri yang pertama dan Dio istri terakhir gue, Tao lu anaknya" Kris ngomong tiba-tiba, dia kesel karena 3 hal
Satu: Lay masih nempel di tangan istrinya.
Dua: ngeliat tingkah anaknya yang ga kunjung nyadar kalo sebenernya dia punya 2 eomma.
Tiga: dia juga pengen megang tangan Dio keleus.
Jadilah Kris langsung narik Dio buat duduk tepat disebelah dia lalu megang tangannya erat sementara tangan kiri Dio masih dipegang Lay.
Yah anggap aja ada burung hantu lagi dikawal ma naga dan unicorn.
Ga kebayang kan? Sama-_-
"Jadi sekarang kita lagi origami nih?" celutuk Lay
"POLIGAMI A-LAY" semua member natap lay ga nyelow
Icing-icing derp mu muncul disaat yang tak tepat
"Uhuk"
Oalah mereka sampe lupa kalo masih ada manager imut-tapi-galak-tapi-gitudeh-masih duduk di singasananya, ngeliatin mereka dengan tatapan yang hanya Dio tau.
'Awas lo ngetawain gue hyung' ancam Dio dalem hati mukanya masih merah
'Ha. Udah gue bilang lu pasti lama-lama menikmati ini' jawab Kyuhyun lewat telepati
'In your dreams hyung!'
'Kau harus berhenti mengelak segala hal chagi'
'Dan lo harus berhenti jadi orang sinting!'
Satansoo dan kyupil sedang mempunyai perang batin yang hanya mereka sendiri yang mengerti.
Para member eksoh cuma meneguk ludahnya, apa jadinya kalo mereka berdua memutuskan untuk mendominasi dunia?
"Zhang Yixing"
Kyuhyun kembali menatap member yang ada di sebelah Dio saat menyadari perban yang ada di tangan kirinya "Kau..." geram kyuhyun membuat Lay langsung nyumput di balik punggung Dio "Aku sudah mendengar ceritanya dari Chen, aku harap kau lebih berhati-hati lain kali. Aku tidak akan menyalahkanmu apapun karena itu semua murni kecelakaan" Lay bernafas lega, untungnya dia ga di hukum suruh bantuin mang mus. "Tapi karena kecerobohanmu kau dilarang ikut dalam kolaborasi bersama Kai dan Hyoyeon saat di konser SMTOWN selanjutnya" mata Lay langsung melotot "Tapi hyung-" "Tidak ada tapi-tapian, konsernya akan diadakan sebentar lagi dan aku tidak akan mempertaruhkan kesehatanmu hanya untuk sebuah konser" absolut. Itulah Kyuhyun.
Tapi semua member tau bahwa manager yang terkenal dengan ke-epilannya itu sebenarnya sangat baik dan selalu mengedepankan orang-orang yang dia sayang di atas dirinya sendiri. Hanya saja di terlalu gengsi untuk mengakuinya. Sama kayak salah satu member eksoh.
Oleh karena itu Lay hanya bisa menghela nafasnya lagi dengan lesu "Baik hyung..."
Kyuhyun tersenyum sekilas mendengarnya "Anyway, Gue berhasil ngambil paket yang bakal di kirim ke kalian siang tadi, pengirim paket tersebut bukan staff SM dan dia sedang ada di kantor polisi untuk ditanyai lebih lanjut" tangan Kyuhyun menarik kotak yang berukur sedang dari sampingnya. "Gue udah janji buat buka bareng kalian kan" kyuhyun mengambil kuter yang ada di kantongnya lalu sreet-
Isinya adalah...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Boneka anjing?
Serius lo
Eh tapi ada macem-macem apel juga
Yang lain mulai berpikir kalo si pengirim adalah tukang sayur, abisnya kenapa makanan mulu sih yang dikirim? Duit ke sekali-kali
Tangan Dio tiba-tiba di erat kuat oleh seseorang disampingnya. Dio melihat ke si pelakunya dengan tanda tanya besar 'napa nih bocah?'
"Kenapa apel?"
Semua tampak berpikir keras
"Gue mau lihat bunga tadi" perintah Kyuhyun, Xiumin langsung menyerahkan buket dan sarung tangan ke Kyuhyun. Sang manager memakai sarung tangan tersebut lalu memeriksa ke dalam bingkisan bunga. Dia menemukan adanya sepucuk surat di pinggir plastik pembungkusnya.
Kabut berawan hitam terkatup membisu
Di setiap bulan pergi selalu kau berpaling menjauhiku
Terbesitkah hadirku di setiap langkahmu?
Saat kata tak mampu terungkap langsung
Hati ini masih menanti sentuhanmu
Nama yang masih terpatri Indah di semesta-ku
Di batas-batas kehampaan musim yang hilang
Pada bulan yang mengaburkan cahaya bintangku
Your only star
Spica
Kyuhyun dan para member diam ketika mendengar puisi itu
Ini sangat-
"Hyung aku menemukan surat lagi di kotak apel ini" ujar Kai menyerahkan kertas yang ada di atas tumpukan apel berwarna merah itu. Kyuhyun mengambilnya lalu membacakan isinya, ada semacam puisi lagi tertuliskan disana.
Awan redup di langit
Rintikan perih tiada henti
Seakan memberi tanda kau telah pergi
Saat Senja menyapa dalamnya air menitik warna
Helaian sakura silih berganti datang menghampiri
Dinding hati ini lenyap akan terpaan rindu
Adakah engkau disana menungguku
Akankah kau memasuki khayalanku yang sedang menanti?
Your only star
Spica
Hening
Tidak ada yang berani mengucapkan sepatah kata saat ini
Kyuhyun meremas kertas puisi itu sambil menggeram kemudian dia hempaskan jauh-jauh. Tangannya meraih apel yang masih berada di kotak lalu mencium baunya.
Tidak ada bau vanilla disana, apel ini tidak diracuni.
"Sepertinya si pengirim adalah orang yang sangat kenal makanan favorit kalian karena apel ini tidak ada obatnya sama sekali. Dia tidak ingin idolanya terkena racun yang sama seperti sebelumnya" ucap Kyuhyun membolak-balikan apel itu.
Di saat Kyuhyun hendak meraih boneka anjing disebelah tumpukan apel, ada kertas lain jatuh ke lantai lalu menampakan sebuah foto.
Itu foto keduabelas member EXO.
Yang membuatnya berbeda adalah coretan yang ada di masing-masing wajah mereka bertuliskan...
"KEMBALIKAN APA YANG KALIAN RAMPAS DARIKU"
Dengan cat berwarna merah darah.
Mereka yakin bahwa itu hanyalah dari spidol biasa
Tapi cara dia menuliskannya dengan menusuk-nusuk gambar para member, mengerikan.
"Cih ini sudah keterlaluan! Meracuni makanan, mengirim bunga berbahaya, mengirimkan puisi-puisi gila, menyakiti member" kaki Kyuhyun menendang kotak itu dengan kuat sampai terbentur ke dinding, apel yang ada di dalamya ikut berjatuhan "Dan sekarang punya nyali juga dia meneror kita..." matanya merah menyala sekarang, nafasnya memburu.
Tidak ada yang boleh menyakiti anak-anaknya. Titik.
Kyuhyun menatap semua member masih dengan amarahnya "Kalian cepat kembali ke kamar masing-masing, gue yang bakal beresin semua kekacauan ini. Jangan sampai ada fans atau wartawan yang tau" mata kyuhyun beralih ke Kai "Kai kau antar Lay ke Apotik SM bersamaku sekarang juga" Lay dan Kai mengangguk bersamaan. "Aku harap tidak ada seorang pun yang keluar malam ini"
~O~O~O~OO~O~O~O~
Dio's Pov
Gue miringin badan gue ke kiri, engga nyaman. Lalu gue miring ke kanan, masih engga nyaman juga. Akhirnya gue memposisikan badan gue terlentang di kasur sambil mengarah ke langit-langit kamar
Ini masih jam 5 sore dan manager hyung nyuruh kita buat kembali ke kamar.
Yang bener aja.
Pikiran gue masih kacau sama banyak hal.
Salah satunya ciuman Lay barusan
Blush
APAAN COBA TADI GUE GA TAU APA-APA SUER
asdfghjk
Ga ada angin atau ujan kenapa Lay nyium gue?
"Akhh nyebeliiinnn" gue membenamkan kepala gue ke guling sambil terus nendang-nendang kaki ke udara, malu kali gue ah elaaah. Tapi serius gue khawatir banget tadi tangan Lay berdarah, gue pernah diceritain sama Xiumin tentang penyakitnya makanya gue refleks langsung nyium tangan dia. Apa Lay bener-bener marah pas gue obatin tangannya pake cara tadi? Apa suara gue tadi terlalu fales? Atau gue salah ngomong barusan sampe salah mantra?
Hmph yang terakhir engga mungkin, soalnya gue selalu inget apa aja kata-katanya eomma. Dulu gue juga pernah nyoba nyembuhin anak kecil yang jatuh dari serodot pake gituan dan berhasil. Tapi ngapa pas bagian Lay dia malah jadi nyium gue? Apa artinya ciuman itu?
Ciuman...
Bekhyun
Chanyeol
Lay
"HUA GUE NYIUM TIGA COWO!" gue bangun dari tidur gue dan langsung loncat-loncat di kasur engga jelas. Maap kasur, sekali ini saja biarkan gue melakukan KDKK (Kekerasan dalam kamar kaisoo). Gue makin memperkuat loncatan gue seiring dengan debaran aneh di dada gue.
Ada satu hal yang bikin gue frustasi banget saat ini...
"GUA NGEHAMILIN 3 COWO!"
Omegat
Dengan hentakan kaki terakhir, gue menjatuhkan diri gue ke kasur lagi sambil ngacak-ngacak kasur itu tanpa pri-kekasuran (?). Menghidupi diri sendiri aja udah repot gimana sekarang ngidupin orang lain? Terlebih kalo gue appa-nya gimana cara gue ngehidupin mereka bertiga!?
Baekhyun belanja sembakonya pasti eyeliner
Chanyeol ntar duit gue abis buat beli mainan
Lay pasti gue disuruh bikin penampungan unicorn
Hazemlah
Oke mari kita coret pendapatan bulanan gue yang bakal ke pake untuk menghidupi mereka dulu, dari semua hal yang terjadi kemarin gue masih penasaran sama pengirim kotak-kotak aneh itu.
Yang pertama makanan beracun.
Isinya Ayam, Kimchi sama Cokelat. Semua fangirl tau kalo member EXO suka banget makan 3 hal itu, jadi kemungkinan dia adalah seorang fans? Fans yang gila. Kenapa harus diracunin segala? maksud gue kalo dia pengen ngasih makanan yah yang biasa aja kali ga usah di pakein Aprodisiacs segala. Emangnya dia mo ngapain coba kalo misalnya semua member makan tuh ayam terkutuk lalu keracunan, dia bakal nyelinap ke dorm gitu biar semua member ngejar dia gegara pengaruh Aprodisiacs?
Dasar jomblo-_-
Yang kedua bunga dengan silet.
Hiiii ini bukan fans lagi tapi sasaeng. Gue pernah denger sih kalo saking ngefansnya seseorang bisa sampe menyakiti idolanya sendiri. Untuk apa menyakiti orang yang kita sayangi? Itukan malah ngebuat idolanya membencinya? Kadang gue ga ngerti sama jalan pikiran orang-orang kebanyakan. Tapi bunga itu serasa ga asing... gue lupa pernah liat dimana._.
Yang ketiga apel dan boneka anjing.
Setelah nyakitin idolanya mereka minta maaf sama apel dan boneka anjing gitu? Biar apa sih? Labil amat. Gue denger dari Kyuhyun kalo apel tadi ga ada obatnya dan boneka anjingnya ga ada tanda-tanda bahayanya sama sekali. Yang bikin ngeri itu foto kita yang lagi di coret-coret yang gue yakin tujuan buat nakutin kita semua. Heuh fotonya udah diambil lagi sama si epil gue jadi ga bisa liat dengan jelas ada apa aja disana.
Dan yang terakhir puisi itu.
Gue bukan orang yang pandai dalam nerjemahin arti puisi tapi gue ngerasa ada maksud tertentu di tiap kata tersebut. Seperti membentuk sebuah pola?
Your only star
"Spica" Kata ini juga sangat familiar di telinga gue.
Apa gara-gara gue dicium si unicorn gue jadi ketularan pikunnya ye-_-
Sreet
Jendela kamar gue terbuka lebar oleh hembusan angin dari luar yang membuat hordeng-hordeng kamar tertiup kencang.
Langit sudah berubah warna orange sekarang pertandaan hari akan segera berganti malam
Saat Senja menyapa dalamnya air menitik warna
Dugh
Kain-kain hordeng jendela mengenai kalender gantung yang ada di sebelah kasur Kai, menyebabkan kalender itu jatuh ke lantai lalu lembar demi lembar kalender terbuka secara acak oleh angin.
Trees tress
Gue menghampiri jendela kaca itu lalu gue tutup tanpa menyilimutinya dengan hordeng, tumben amat anginnya sekenceng ini yak, ini kan baru mau masuk musim panas. Tangan gue meraih kalender yang masih di bawah untuk ngembaliin ke tempatnya
Eh?
Ini bukan halaman yang bener buat bulan ini, gue tau soalnya gambar di bawah kalendernya bunga Aster, itu bunga untuk bulan September. Sekarang kan bulan April harusnya gambar bunga Daisy.
Deg
Gue langsung ngebalikin kalendernya ke arah yang berlawanan dengan tergesa, mata gue langsung mengerjap ke nama bulan lain. Ini gambar bunga yang gue cari.
Chrsysanthemum berwarna merah darah.
Itu bunga yang di kirim Spica.
Dan disana ada salah satu tanggal yang gue lingkalirin pake spidol, tanggal 6.
Namun berlahan itu memudar di saat awan kelam berkedok bulan datang ke kehidupanmu
Kabut berawan hitam terkatup membisu
Awan redup di langit
Kenapa di setiap puisi ada kata awan disana?
"Ga mungkin ada awan redup di bulan April"
Gue melihat ke luar jendela yang masih belum tertutup hordeng, langitnya bagus banget. Bintang udah ada yang muncul samar-samar, awannya juga jadi kelihatan warna-warni. Lucu setiap gue liat awan pasti selalu inget ruang latihan yang backgroundnya awan.
Mata gue melotot seketika
"Awan kan lambangnya SM Entertaiment"
Awan...puisi...ayam...bunga...bintang...
Bulan April kalo ga salah bulan audisi SM tahun lalu deh
"KEMBALIKAN APA YANG KALIAN RAMPAS DARIKU"
Namun berlahan itu memudar di saat awan kelam berkedok bulan datang ke kehidupanmu
Oh!
Gue langsung berdiri dari posisi duduk saat sadar akan sesuatu
"Apa mungkin dia benci awan gara-gara orang yang dia maksud itu bergabung ke SM Entertaiment? Makanya dia selalu menggambarkan awan dengan buruk karena itulah yang menyebabkan orang yang dia cintai pergi?"
"Sepertinya si pengirim adalah orang yang sangat kenal makanan favorit kalian karena apel ini tidak ada obatnya sama sekali. Dia tidak ingin idolanya terkena racun yang sama seperti sebelumnya"
Lalu kenapa cuma ayam aja yang diracuni oleh obat sedangkan apel tadi ga ada? Gue ga tau sih apel makanan favorit siapa, tapi para member EXO suka ayam kan. Harusnya dia tau kalo semua member pasti bakal makan ayamnya?
"Kecuali..."
Tidak ada bintang di alam semesta yang menandingi cahaya di sorot matamu
Jackpot!
Kaki gue langsung berlari dengan cepat ke arah pintu.
"Bunga Chrsysanthemum adalah lambang bulan November, ada 6 tangkai yang dikirim Spica tadi"
Di ruang tengah tidak ada siapa-siapa.
"...Dan Spica merupakan rasi bintang paling terang keenam setelah Scorpio"
BRAK
Hanya ada satu orang yang Spica cari selama ini...
"Alam semesta-nya"
Gue mendobrak pintu bagasi belakang dorm dengan keras.
Gue terlambat.
Mobil Kris sudah tidak ada.
.
.
.
BUSSSHHH
Kaki gue menggerakan pedal sepeda dengan kilat dan mata gue melotot ke arah jalan, takut nabrak orang ntar.
Kenapa gue pake sepeda?
Soalnya gue kira ini masih Car-free day.
Yaudahlah yah sehat ini.
Sepeda gue berhenti di depan danau pinggir kota yang dikelilingi oleh bunga sakura. Gue ga tau kenapa insting gue bergerak sendiri dan memilih buat ke sini. Yang gue inget di puisi terakhir itu Spica bilang tentang sakura sama air, cuma di sini pohon sakura tumbuh di tepi danau.
Gue melirik ke sekitar taman danau buat nyari Kris, mata gue menangkap mobil sport warna merah berstiker naga yang terpakir di pinggir taman. Gue langsung naro sepeda gue di sebelah mobilnya pas gue denger suara aneh.
"Gege jahat hiks"
Heu?
Suara siapa?
Kepala gue nengok ke belakang buat nyari sumber suara yang ternyata berasal dari balik pohon sakura besar depan danau. Gue langsung ngendap-ngendap berjalan ke arah suara itu lalu sembunyi di balik pohonnya, eh itu dia ada Kris disana! Tapi dia lagi ngomong sama siapa?
"zywzywyd begitu..."
Doh ngomong apaan sih si Kris ga jelas gitu-_-
Karena penasaran gue melangkah lebih dekat buat ngintip orang yang lagi ngomong sama si naga.
Pelan...pelan...pelan...
TREEEK
Asem
Sejak kapan ada ranting disana!?
Gue mendongkak ke depan sambil nyengir.
"Ups?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Ini masih keitung awal setelah lebaran kan /ditabok/ maap yah ila sibuk akhir2 ini (azek) biasalah life gets in the way-_-v Jeng jeng jeng konflik pertama sudah muncul~ ila blm pernah nulis dan jarang baca fic semacam misteri2 gtu jadi maklumin aja ye klo emg ga nyambung wakss-_- itu juga puisi bikinan gue wakaka dan utk chapie ini yg dapet kissu adalah uri unicorn wkwk gue pernah baca di fact exo klo icing punya penyakit hemofilia hiks kasian yah pdhl dia main dancer kemungkinan dia kena cidera juga lbh banyak u,u soal yang spica2 itu huahaha ila menyalurkan hobi ila dgn astrologi lewat sini (?) buat yg bintangnya scorpio sama kyk ila pada hapal ga ma bungannya sendiri :v ohiya yg dibuletin sama dio di kalendernya adalah hari ultah si naga haha ila baik kan ngingetin (?) klo yg gatau apa itu aproadisiacs monggo searching di mbah gugel ye ;v
Cuap-cuap author o_o
kyungsooxeveryoneᄃ: wakaka ga msusuhan ko cuma sehun emang minta dicivok aja sikapnya XD
Sofia Magdalena: sudah lanjut moga suka~ ^^
Kyungchuᄃ: alhamdulillah ketawa itu bisa bikin awet muda lho (?) wkwk ila emg seneng menistakan chanyeol~ udah lanjut hope u like it ^^
ZER025: Ini udah dipanjangin lho~ wuaah maaci qaqa xD
Kim Eun Bom: jawaban chingu ada yg benar dan salah haha XD mending jadi mawar aja ching wkwk dia terlalu kaget dapet kissu dari dio ampe gitu~
RealMutiSHAWOLᄃ: wkowkowko sekarang jadi 3 orang XD sumuhun nyaeta sunda aseli abdi mah :D orang sunda juga jangan2? XD
EkaOkta3424: semua adil dalam cinta (?) jadi kesebalas member hrs dapet wkwkwk ini ratingnya msh ila pertahanin T ko :'v inget yah 'masih'mungkin sewaktu2 bisa berubah (ga gitu) /?/ korban selanjutnya sudah terjawab disini XD
Kyuhyuk07ᄃ: hahaha yg dio pikirin itu ila lho /?/ ini ga termasuk lama kan /ditabok/ sudah lanjut moga suka^^
LuBaekShipper: emang dia mah durhaka-_- untung blm dikutuk sama dio /?/ yg dio pikirin itu ila ching~
Hyunyoung: makasih chingu alhamdulillah klo suka~ XD ga ngadet ko cuma ngadat aja /?/
KyungieShawty: ila juga gemezz ama baeksoo XD di chapie ini ada baeksoo moment nongol tuh wkwk
HanKangWoo: hahaha hatur nuhun chingu~ XD semoga chapie ini juga suka^^
NadiaaBabyy: Yup bechul sekali! Huahahaha yang dio pikirin itu ila tau~
pooarie3ᄃ: buahahaa sebenrnya gue juga ga ngerti knp baekhyun suka dibilang cabe ._.v tenang bebek bkl jadi cabe depan dio doang /?/
athali92: pinter ma modus beda tipislah /?/ ila juga pengen ko ;'v sehun blm rezekinya kali /?/ ini fast ga yah ching ;'v
Don'tJudgeMeLikeYou'reRightᄃ: HUAAA GUE SUKA BANGET MA RIPIUW MU THOR :'D buahahaha ila jga gatau kenapa memutuskan buat nulis humor._. mungkin hayati sudah lelah dgn kehidupan jadi pelariannya jadi beginilah (?) alhamdulillah klo humornya masuk ;'D makasiie chinguu udah mendoakan laptop ila xD sayangnya skrg dia msh di UGD hikss beteweh ila lagi baca ffmu yg C'est La Vie~ ko gue suka klo dio disksa sih ;'v tp masa gue bacanya juga nyesek :'v wakak ila punya perasaan klo kita bkl cocok krn suka dio dinistakan /?/ sekali lagi makasih thorr ripiuw mu bikin gue senyum2 gajembreng :*
taeyeon sister: hiks makasiiih udah setia nunggu juga :* semoga di chapie ini masih ada kejutannya /?/ ini asap kan yah ching :'v
Viavia: sudah lanjut moga suka~ XD
369: awkawk makasih ching~ tunggu giliran kaisoo muncul yah! XD
mamikᄃ: waah hati2 lho chiingu ntar jadi suka ma mang mus lagi wkwkwk ohiya dong gue kan pacarnya conan tea /?/ wkwk mikirin ila si dio teh xD jawaban dr pertanyaan chingu sudah terjawab disini~
Gomawo semuaa yang udah mampir buat ripiuww :****** ripiuw kalian telah membuat ila cengengesan fangirl gtu (?) buat yang mulai masuk sekolah mangatz yah! Apalagi yg kelas 9 ma 12 siap2lah untuk masa2 paling galau nentuin SMA dan univ XD remember if life gets hard there's still fanfic waiting for you XD buat chapie selanjutnya doakan saja laptop ila cepet keluar dr rs dan masa mos ila ga bkl lama2 :'v
Ripiuw yah ching biar ila cepet apdet XD
