CRAZY DREAM
Authors : Vi~
Cast:
Kim Jin Yoon (Jiyoon)
Lee Eun Na (Eun)
Choi Min Rae (Rae)
Shin Hyeon Na (Nana)
Kim Hye Ju (Yeju)
Park Baek Hae (Baekhee)
All Members EXO
Super Junior
SHINee
NCT
Red Velvet
Girl's Generation
Note : Semua pemeran yang ada dalam cerita ini adalah milik orang tuanya masing-masing, om Sooman dan om Youngmin —tau sendiri lah yaa~ yang punyanya om Sooman sama om Youngmin yang mana— serta yang pasti mereka itu 100% milik Allah semata.
Summary :Ketika 6 orang yeoja cantik yang merupakan seorang bintang ternama di ASIA TENGGARA telah mencapai akhir masa kontrak dengan tanpa diduga seseorang menawarkan agar mereka bergabung dengan salah satu Management Artist ternama yang cukup mendunia, SM Entertainment. Para yeoja itu tak tau menau tentang tawaran itu karna sang manager —menyebalkan— yang sengaja menyembunyikannya untuk kejutan. Tetapi ketidak tahuan itulah yang justru membuat pertemuan pertama mereka dengan para 'artis besar' itu menjadi awal dari perang dunia SM pertama —loh? apaini?— dan yag lebih membuat ke-6 yeoja itu merinding disko adalah saat mereka mau tak mau harus tunduk daan patuh pada peraturan management baru mereka. Bagaimana nasib ke-6 yeoja itu? Apakah mereka akan menjadi korban dari 'keganasan' para artis besar tersebut? Atau mereka hanya akan menjadi bahan 'percobaan' saja? —duhh ambigu—
Chapter 2
.
.
.
.
.
.
.
.
—oOo—
"Mereka memang menyebalkan, sangat menyebalkan bahkan. Mereka sama saja dengan ibu-ibu sosialita yang selalu menggosip di semua tempat. Tapi entah kenapa melihat mereka tidur dengan wajah yang begitu polos membuatku tak tega jika harus memarahinya nanti", lirih minho sembari terus memperhatikan keenam yeoja cantik yang tengah tertidur itu
"Itu wajar, mengingat kau tak menjadi sasaran BOM mereka", sahut yesung yang berada tepat di belakang bangku SHINee
"Hah? BOM? Mereka tak terlihat theperti membawa BOM. Mungkin kau thalah lihat hyung", kini sehun lah yang ikut dalam pembicaraan itu
PLAK
—maafkanlah maknae EXO yang satu ini ya permirsah-_- maklum… thehun kan mathih kecil—
"maksud dari BOM itu adalah kata-kata pedas mereka sehun…", Yesung
"ohh… theperti itu…", Sehun
"wah.. kayak kenal tuh kata-katanya, punyanya Syahroni kan?", sahut Chanyeol
"wahh… iya Syahroni", ngemeng-ngemeng ini Kai pemirsah~
"heuheuheuheu~", dan pembicaraan bodoh itu diakhiri dengan senyum nista trio bangsadh. Semantara yang lain hanya menyaksikan adegan gila mereka dengan gelengan kepala.
TAPI TUNGGU! Sejak kapan EXO tau Syahroni— ehh Syahrini maksudnya? o_o duhh… author mulai pusing… author mulai lelah… author butuh akua… author kurang belaian *lohh?apaini?-_-
"benar kata yesung sunbei, semoga aku bisa mengontrol emosiku untuk tak memakan mereka setelah ini karna pembicaraan mereka barusan", tiffany pun ikut menimpali
"emm… maaf, tapi mungkin untuk perkataan mereka tentang yeoja yang— ekhem! maaf, mencari perhatian, akan kami pikirkan dan pertimbangkan lagi hehe~", ujar onew yang diangguki oleh para namja disana. Sedangkan para yeoja? facedown~ —ckckckckckck tragisssss
.
.
.
Oke, kita kembali lagi pada keenam putri tidur kita —jiaahhhh— mereka masih tetap terlelap dalam dunia mimpinya. Hingga akhirnya tirai yang membatasi ruangan itu menjadi dua bagian terangkat dan menumbulkan suara yang cukup mengusik tidur indah mereka. Perlahan namun pasti 4 diantara keenam yeoja itu mulai mebuka mata karna suara tirai yang terbuka, mereka adalah Jinyoon, Rae, Nana, dan Eun. Mereka meregangkan sedikit otot-ototnya yang terasa sangat kaku dan juga mengucek mata mereka yang masih terasa berat.
Tik… Tok… Tik… Tok…
Butuh beberapa detik bagi mereka untuk bisa menyadari bahwa tirai didepannya telah terbuka dan menampakkan wajah-wajah yang tak asing lagi bagi mereka. Seketika itu juga, mulut mereka sedikit terbuka dan jangan lupakan tatapan konyol yang terpatri jelas di wajah mereka.
"S.. Sejak kapan me.. mereka ada disana?", bisik Rae masih dengan wajah konyolnya yang tak henti menatap pemandangan di depannya.
"emm… aku punya firasat buruk tentang ini", jinyoon dengan wajah yang tak jauh berbeda dengan Rae
"eummm…", Nana dan Eun hanya bergumam sembari mengangguk —tetap dengan ekspresi awal mereka—
"Baekhae… bangunlah, hey bangun", ujar Rae seraya membangunkan Baekhae yang ada disebelahnya masih dengan nada lirih —jangan tanya ekspresi, tetap sama lahh pokoknya—
"engghh… wae? kenapa kau menggangguku sih?", kesal baekhae. Sementara Rae hanya memberi petunjuk dengan pandangan matanya, seketika kerutan muncul di kening baekhae
"ada ap….. hah? B.. Ba.. Bagaimana bisa? S.. Sejak kapan?", baekhae yang ikut terkaget pun mencontoh ekspresi wajah keempat temannya (-_-')
"Yak! Yeju… Yeju-ah… bangunlah", kini giliran Baekhae yang membangunkan Yeju di sampingnya
"enghh.." terdengar lenguhan Yeju, tapi gadis ini sama sekali tak mau mebuka matanya dia hanya merubah posisi tidurnya saja —kamvret-_- —
"YAK! BANGUNLAH YEJU!", teriak Nana, Rae, Baekhae, Eun dan Jinyoon bersamaan
"aarrgghh.. apa-apaan kalian in….. i", kesal Yeju dengan nada yang semakin mengecil di akhir kalimat
Seketika suasana menjadi hening sesaat, keenam yeoja cantik itu masih terpelongo tak percaya. Sementara disisi lain, para artis SM sedang tersenyum penuh kemenangan dan bersorak dalam hatinya.
'heh… mereka pasti sedang sangat ketakutan sekarang', batin ryeowook
'Rasakan pembalasanku nanti bocah-bocah tengil', batin amber
'akan kukurangi panjang hidung kalian satu per satu huahahahaha~', kalian pasti tau siapa yang mepunyai dendam tersendiri terhadap orang-orang berhidung maksimalis. Yup! ini suara hati si Kkamjong yang diakhiri dengan senyum jahatnya yang jika didengar secara langsung mungkin lebih mirip seperti cara shinchan saat menirukan pahlawan bertopeng -_-!
"Ekhem!" akhirnya Yeju memecahkan keheningan di ruangan itu dengan mendehem, itu juga menyadarkan kelima temannya yang sedari tadi berwajah absurd, akward, dan abstrak itu (-_-!)
"emm… a.. annyong haseyo", kata keenam Yeoja itu dengan membungkukkan badannya 90 derajat dan ohh jangan lupakan wajah pucat mereka.
Hening kembali…
Hingga…
"Annyeong yeorobun, ahh… sepertinya kalian sudah saling bertemu. Bagaimana perasaan kalian bertemu dengan artis dunia?", tiba-tiba saja datang dengan senyum bak ahjussi-ahjussi pedofil yang sangat menyeramkan, sementara yang diajak bicara —GALAXY— memandangnya dengan deadglare-nya seolah berkata, 'kenapa kau tak mengatakannya dobi ahjussi' sedangkan sang sasaran tatapan itu masih terus mempertahankan senyum pedofil nya seakan berkata, 'ini kejutan untuk kalian sayang..'.
'ohh… yang benar saja, ini memang sebuah kejutan. Bahkan kejutan ini sangat bisa untuk membuat jantung kami turun hingga ke lambung -_-'
Kini acara itu telah dimulai, semua terlihat sangat terkendali kecuali raut wajah GALAXY yang pucat pasi seperti baru saja melihat alien dengan wajah yang sangat menakutkan, kepalanya yang lebih besar dari tubuhnya dan hidung yang berbentuk lubang serta jangan lupakan tentang warna tubuhnya yang hijau. OH NO!
"Selamat datang di SM Entertainment, aku Youngmin CEO disini. Pasti kalian sudah tau kan jika kalian mulai saat ini bergabung dengan SM?", ujar Youngmin dengan senyuman menghiasi bibirnya. Bukan malah ikut menyungging senyum, keenam yeoja ini menjadi semakin pucat dengan ekspresi syok yang tampak jelas disana.
GLEK
Mereka sekuat tenaga mendorong saliva mereka yang seakan berhenti di kerongkongan itu dengan kasar.
"ah.. N.. Ne sanjangnim", jawab mereka bersamaan dengan memaksakan sebuah senyuman
"Baiklah kalau begitu, mari kita awali acara kali ini dengan perkenalan. Kalian berenam, silahkan perkenalkan diri kalian", . Mereka terdiam sejenak berusaha untuk menormalkan kembali detak jantung dan wajah mereka(?)
"N.. Ne. A.. Annyeong haseyo, aku Kim Jin Yoon kalian bisa memanggilku Jinyoon, aku leadernya"
"A.. Annyeng haseyo, aku Lee En Na kalian bisa memanggilku Eun"
"Aku Choi Min Rae, panggil aku Rae"
"Aku Shin Hyeon Na, kalian bisa memanggilku Nana"
"Kim Hye Ju, Yeju", seketika semua orang yang ada di ruangan itu terpelongo mendengar perkenalan yeoja ini. Bagaimana tidak? disaat temannya yang lain memperkenalkan diri dengan antusias dan senyumannya —meskipun senyuman aneh karna masih dilanda syok berat—, yeoja ini hanya melakukan perkenalan singkat —sangat singkat tepatnya— dan wajah datar.
"ekhem.. A.. Annyeong. Aku Park Baek Hae, panggil aku Baekhae", perkenalan sang maknae pun membuyarkan 'keterpelongoan' para makhluk tuhan yang paling sexy itu —eeaakk.. kaya judul lagu, tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. plak! apaan sih(=_=') —
"okey, kali ini aku akan menjelaskan sesuatu pada kalian. Yang pertama, kalian tau kan jika seorang artis harus menjalani masa training yang panjang sebelum mereka memulai debut pertama mereka? Nah, karna kalian merupakan artis yang cukup terkenal di ASIA TENGGARA, maka kalian tidak akan menjalani masa training panjang itu. Tapi sebagai gantinya kalian akan menjalani masa training dalam waktu hanya 2 bulan…", Jelas youngmin yang mendapat anggukan dari para members GALAXY.
"Dan yang kedua, karna kalian akan memasuki dunia hiburan yang lebih luas dari yang sebelumnya maka kalian harus mendongkrak popularitas kalian dengan cara yang sudah kami semua persiapkan", lanjutnya
"Ma.. maksud anda seperti kita harus membuat skandal agar kita terkenal begitu?", Jinyoon
"Ya.. bisa dibilang begitu. Tapi sebelum itu aku akan membagi kalian ke dalam 6 kelompok berbeda, dan kelompok itu adalah masing-masing BB/GB yang ada di SM ini. Tugas kalian para artis senior SM, kalian harus mengajari mereka berenam apa saja peraturan dan segala hal tentang SM. Itu sebagai pengganti masa training kalian. Baik kita mulai saja pembagian kelompok ini", Youngmin
Kalian mau tau keenam yeoja itu berkelompok dengan siapa? okey, kita lihat list nya bersama-sama…
Kim Jin Yoon—Girl's Generation
Lee Eun Na—Super Junior
Shin Hyeon Na—Red Velvet
Choi Min Rae—SHINee
Kim Hye Ju—EXO
Park Baek Hae—NCT
Setelah semua sudah terbagi dalam kelompoknya, mereka segera menempatkan diri ditempat duduk yang sudah disediakan yaitu ditengah-tengah kelompoknya masing-masing —kalian tau kan ya maksudnya? soalnya yang nulis juga agak kaga ngarti maksudnya begimane :v—
"An.. Annyeong haseyo", ucap jinyoon seraya duduk di kursinya
"Ck! Kenapa harus berkelompok sih?", decak Taeyeon kesal
"eumm.. maafkan taeyeon ne? dia memang seperti itu jika sedang kesal, tapi jangan takut dia tak bernafsu untuk menerkammu kok.. jadi jangan terlalu diambil hati. ahh.. kau sangat cantik ya", Yuri
"a.. ahh.. go.. gomawo yuri sunbae-nim", Jinyoon membelasnya dengan senyum yang masih canggung, sedangkan di sisi lain tertengar kembali suara decakan kesal.
"Jangan terlalu formal begitu, panggil saja kami Eonni, arraseo?", Hyoyeon. Jinyoon hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
"eum.. tunggu sebentar, apa maksudmu dengan kata 'menerkam'? apa jika taeyeon terlalu kesal dia akan melakukan 'itu' pada orang lain?", Sunny
PLETAK
Satu jitakan dari taeyeon mendarat mulus pada dahi yeoja cantik ini, "aws… appo", ringisnya sembari mengusap pelan dahinya. Sementara sang pelaku 'penjitakan' hanya diam dengan wajah kesal.
"ohh ayolah sunny-ah… buatlah otakmu itu sedikit lebih berguna", seohyun
"Yak! apa-apaan kau ini! panggil aku eonni! aku ini lebih tua darimu!", Sunny
Disisi lain, nana yang berkelompok dengan Red Velvet terlihat sudah mulai akrab satu sama lain. Begitupula dengan Eun, Rae, dan Baekhae yang terlihat sudah mulai dapat berbincang dengan senyuman yang terus mengembang. Tapi tunggu dulu.. sepertinya ada yang kurang, bagaimana dengan yeju? baiklah.. mari kita intip bagaimana keadaannya…. Intip? wahhh…. heuheuheuheu~
HEI!
SADAR!
PUASA COY!
CKCKCKCKCK~
Taubatlah taubat, wahai sahabat… Sebelum kau terlambat…
Jangan ulangi, kebodohan lagi… Sesungguhnya engkau akan merugi…
Uuooo… Uuooo… Yeeeaaahhh!
Oke, Author mulai kurang pokus egen. Kebali ke TENK-TOP egen deh(=_=')
EH?
Taubatlah taubat, wahai sahabat… Sebelum kau ter—
Oke, makin panjang kalo gini caranya (=_='). Kali ini beneran kembali ke ceritanya!
Terlihat dia sudah duduk tenang di kursinya dengan wajah innocent kebanggaannya itu. Dan tentunya dia memilih untuk diam. Hingga akhirnya…
"hai yeju… senang bertemu denganmu, kau manis ya", ujar chen yang berada di samping kanan yeju, sementara yeju hanya membalas dengan senyumannya tanpa berniat untuk membuka mulutnya.
"Dia akan terlihat lebih manis andai saja ucapannya itu juga manis", ketus kai. Yeju? hanya memandang kai dengan tatapan datarnya
"Yak! Kkamjong… diamlah!", seketika seseorang dengan suara yang teramat sangat berat mengintrupsi kegiatan mencibir yang dilakukan oleh kai, yap! dia Chanyeol. Namun saat itu juga Yeju terpelongo menatap chanyeol.
"eh? apa ada denganmu? kenapa kau memandangku seperti itu? aku tau aku tam—"
"wow… sepertinya aku menemukan spesies yang sama seperti dobi ahjussi, telinga kalian sama-sama overdosis. Ahh… tapi sepertinya kau itu yoda, mengingat umurmu yang lebih muda dari dobi ahjussi", ujar yeju dengan tatapan yang sama seperti sebelumnya dan kini dengan wajah polosnya
Kedip
Kedip
ked—
"BHAHAHAHAHAHAHA~", seketika tawa terdengar dari members EXO yang lain, sementara Chanyeol? dia hanya mendengus kesal.
.
.
Akhirnya tawa itu berhenti setelah Youngmin member intrupsi kedua mengenai skandal mereka.
"Okey, mengenai apa yang sudah kukatakan tadi, kalian harus mendongkrak polularitas. Kalian ingin tau apa yang harus kalian lakukan?", Youngmin dan dijawab dengan gelengan oleh GALAXY.
"Masing-masing dari kalian harus menjalin hubungan dengan salah satu artis di SM ini", jelas Youngmin dengan singkat, padat, dan jelas.
"HAH?", Teriak Eun, Rae, Nana, Baekhae, dan Jinyoon bersamaan
"sudah kuduga akan berakhir seperti ini, ck!", gerutu Yeju yang mungkin hanya bisa didengar oleh orang yang berada didekatnya saja terbukti chen, D.O, chanyeol dan kai yang sudah sedikit menoleh kearahnya. Dan lihatlah… background di belakang yeju sudah berubah menjadi kobaran-kobaran api tapi dengan warna birunya yang membuat itu lebih menakutkan tapi terkesan sakartis dan dingin.
"hei.. tenanglah, jangan terlalu kaget seperti itu haha… kalian bisa memilih sendiri siapa yang mau kalian jadikan sebagai pasangan kalian. Dan juga ini hanya pura-pura kan? kalian hanya harus menjalani ini selama masa training",
"benarkah itu dobi ahjussi?", baekhae
"yak! berapa kali lagi harus kukatakan jangan memanggilku dobi, dasar pabo dongsaeng",
"biarkan kuralat sedikit perkataanmu itu dobi ahjussi. Yang pertama, kami memenggilmu seperti itu karna memang kau lebih pantas dengan sebutan itu dan kau pasti sudah tau alasannya apa. Dan yang kedua, jika kulihat dari wajahmu sepertinya kau lebih terlihat seperti ahjussi kami dibanding dengan oppa kami", ujar Rae yang diangguki oleh members GALAXY yang lain.
"YAK! DASAR KALIAN IT…"
"Ingat urat malu-mu dobi ahjussi", ujar Yeju dengan santainya
"Huft… kalau saja ini dirumah sudah kuhabisi kalian semua", gerutu
"Baik seperti apa yang telah dikatakan , kalian bisa menentukan sendiri pasangan kalian. Kita mulai dari…. kau Jinyoon", Youngmin
"eum… Sehun oppa?"
"baiklah, Rae?", Youngmin
"aku… Taemin oppa? bolehkah?", dan Taemin hanya menggukkan kepalanya sambil tersenyum
"Eun?"
"Doyoung-shi…"
"Baekhae?"
"Mark oppa"
"Nana?"
"Aku akan memilih… eum.. Taeyoung oppa?"
"Baik, dan terakhir Yeju", Youngmin
"maaf sanjangnim, tapi aku tak memilih siapapun", Yeju
"kenapa? kenapa kau tak memilih yeju-ah?",
"sepertinya kau sudah cukup mengerti aku dobi ahjussi, aku tak mau seseorang menentukan jalanku", Yeju
"Siapa yang menentukan jalanmu yeju-ah? kau tinggal berjalan saja, tak ada yang mengganggukan? kenapa kau harus bingung? lagipula kakimu terlihat baik-baik saja, kalau memang kakimu sedang sakit baru kami akan membantumu menentukan jalanmu agar saat kau berjalan tak terkena hambatan yang bisa membuatmu kesakitan", Nana
"Nana, berhentilah berbicara!", Eun
"Huft.. tapi ini hanya sementara yeju. Se-men-ta-ra kau tau itu kan?",
"Kupikir tanpa melakukan skandal buatan itu kita bisa terkenal dengan kerja keras kita sendiri", Yeju
"Yak! Yeju! menurutlah padaku sekali ini saja!",
"sudahlah jangan terlalu keras padanya. Aku bisa mengerti dengan hal itu, mungkin aku sudah mulsi sedikit mengerti tentang sifat Yeju. Kalau begitu biarkan aku yang menentukan ne? bagaimana kalau… euummmm… D.O saja? kalian berdua punya kecocokan, tak banyak bicara. Bagai mana menurutmu D.O?", Youngmin
"Terserah padamu saja sanjangnim", jawab D.O dengan wajah datarnya seperti biasa
"Kau sendiri Yeju?"
"Huft…" terdengar nafas berat yang dihambuskan yeju sebelum akhirnya dia menganggukkan kepalanya
'sial sekali hidupku, dan apa-apaan itu? dia menyuruhku berpasangan dengan 'orang itu' hanya karna kami yang sama-sama hemat berbicara. Ahh… apakah dia tak berfikir jika alasan itulah yang semakin membuat kita tak pernah bisa dekat, huh!', gerutu yeju dalam hatinya
.
.
.
Hari ini setelah acara pertemuan itu selesai, menyuruh GALAXY untuk segera mengemas barang mereka karna mulai hari ini mereka akan tinggal di dorm yang telah disediakan pihak SM. Setibanya di dorm, mereka terlihat sibuk mengangkuti barang-barang mereka yang sangat banyak itu dan yang perlu diingat adalah —mereka tak dibantu oleh satupun staf— itu adalah permintaan karna dia ingin mereka berenam lebih mandiri dan tak bergantung pada orang lain. Duh! udah mirip ubab ya? —mirisss
"Arghh… sepertinya punggungku akan terlepas, huuaaahhh…. berat sekaliii", teriak Nana sembari berusaha menyeret koper besar miliknya dengan tas besar juga yang ada dipunggungnya. Ukh… itu membuatnya semakin —tenggelam—
"Yaaaakkkk…. sedikit lagi sampaiiiii", itu suara Rae. Duh ambigu dikit (-_-!) heuheuheu~
Okey, lebih baik kita hentikan ke'ambigu'an ini daripada author bernyanyi 'Taubatlah tobat' lagi —maklum kaga tau judulnya apa :v —
"kalian terlalu berlebihan", jangan tanya itu siapa -_- yeoja yang berkata sesingkat itu hanya ada 1 orang kan? yep! yeju. Yang dengan santainya melenggang *eeaakk diantara teman-temannya yang sedang kerepotan dengan barang mereka masing-masing karna memang dia hanya membawa 1 tas ransel besar dan 1 tas jinjing berukuran kecil, simple kan?
"Yak! kau ini! jika memang barang bawaanmu sedikit, setidaknya bantulah kami!", seru Eun
"maaf tanganku hanya ada 2", jawab yeju dan mengangkat ke dua tangannya, terlihat sebuah jaket di tangan kirinya dan tas kecil yang dia bawa ditangan kanannya.
Setelah perjuangan panjang mereka, akhirnya mereka sampai juga di dorm yang akan mereka tempati mulai saat ini.
"Huft… akhirnya sampai juga", Baekhae mendesah lega kemudian meletakkan tas dan kopernya di depan pintu dorm siikuti member yang lain.
"Oh! aku hampir lupa!", seru jinyoon
"apa lagi kali ini?", Eun
"masih ada beberapa barang lagi di mobil, siapa yang akan ikut mengambilnya bersamaku?", jinyoon
"huh.. menyusahkan saja, tapi daripada disini aku kan ikut bersamamu jinyoon eonni", Eun
"aku juga", seru Rae, Baekhae, dan Nana bersamaan
"Baiklah.. kauuuu…", seketika arah pandangan jinyoon mengarah pada Yeju
"tidak, trimakasih", jawab Yeju dengan cepat
"sudah kuduga", Baekhae sambil mengusap-usap dagunya itu bagaikaan seorang detektif yang baru saja mengungkap suatu fakta. Oke, sepertinya penyakit 'telenofela' milik Nana sudah mulai menyebar -_-
"Kalau begitu ayo kita ambil barang itu segera", nana dan yang lainnya pun mulai berjalan meanjauh tapi kemudian Rae berteriak
"Dan kau yeju-ah masukkan barang-barang kami ke dalam, ne?", seru rae sambil terkikik geli, sementara Yeju sudah melotot tajam
"Yak! apa-apaan mereka itu!" gerutunya, kemudian mencoba untuk membuka pintu dorm itu. Tapiiii…
CEKLEK
"Kenapa pintu ini tak bisa dibuka?", gumamnya
"Ohh astaga! Dasar leader pabo! bagaimana bisa aku masuk jika kuncinya saja ada padanya! aarrgghh…."
DUG
Yeju menendang pintu itu cukup keras kemudian memutuskan untuk duduk bersimpuh di depan dormnya yang dikelilingi oleh koper dan tas-tas besar milik kelima temannya itu. Dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya yang hanya menampakkan matanya dan rambut panjang yang tergerai meutupi wajahnya itu membuatnya seperti gelandangan di tengah-tengah gedung mewah seperti ini. Ditambah lagi posisinya yang sedang meringkuk memeluk lututnya yang membuat orang yang melihatnya pasti akan benar-benar mengira dia adalah gelandangan. Huh! sungguh tak elit -_-
Hingga beberapa saat kemudian, terdengar suara beberapa pasang sepatu berjalan mendekat ke arahnya. Yeju masih tetap tak bergeming dan tetap pada posisi gelandangannya —ahelaahh(-_-!)— Tanpa diduga beberapa pasang sepatu itu justru berhenti di hadapannya.
"Berhenti menatapku seperti itu!", gumam Yeju dengan nada sangat ketus yang masih bisa didengar olah sesorang di hadapannya ini. Dan bagaimana dia tau jika ada seseorang di depannya? Ohh mungkinkah…. Eng… Ing… Eng…
"Maafkan aku, tapi gelandangan sepertimu sepertinya tak sepatutnya berada disini", ujar salah seorang dari mereka dan didengar dari suaranya sepertinnya dia seorang namja. Parkataan nampa itu sukses membuat yeju mengangkat kepalanya meskipun belum menatap namja kurang ajar yang telah meledeknya itu.
'apa dia bilang? gelandangan? Yeoja cantik seperti itu dia bilang gelandangan?'
"Aku bukan gelandangan!", Ketus Yeju sembari mengangkat wajahnya dan memberi tatapan tajam pada mereka. Mereka? yup! beberapa sepatu itu ternyata adalah D.O, Key, Kyuhyun, dan Xiumin. Dan kalian tau siapa yang mengatai Yeju barusan? Dia adalah D.O sekali lagi D.O! Eng… Ing… Eng… (again) o_o
"Siapa kau?", Kyuhyun. Tanpa menjawab pertanyaan kyuhyun yeju pun berdiri dan membuka masker yang melekat di wajahnya dengan sedikit kasar. Terlihat wajah marah sekaligus kelelahan yang terpancar dari wajah yeju saat itu. Dan betapa terkejutnya para namja itu saat melihat wajah yeju.
"ahh… mian yeju-ah, kami tak tau jika itu adalah kau", Xiumin
"lagipula sedang apa kau terduduk disitu? kenapa tak langsung masuk saja?", key
"Jika aku bisa, sudah kulakukan dari tadi", jawab yeju
"Lain kali tentukan tempat yang tepat untukmu berperan menjadi gelandangan", sahut D.O dengan nada dingin. Yeju yang mendeangarnya langsung menatap tajam kearah pemuda bermata bulat itu. Hingga…
"ohh.. hai sunbeinim, sedang apa kalian berkumpul disini?", seru Baekhae yang tiba-tiba datang dengan yang lainnya.
"ohh tak apa, kami hanya sedikit mengobrol dengan yeju-ah", Kyuhyun
"Owh.. kukira apa", Baekhae
"dan hei! ada apa dengan wajahmu itu yeju-ah? kenapa kau terlihat seperti tomat kukus?", Nana
"Kenapa harus tomat kukus nana?", Eun
"Yaa… lihat saja wajahnya yang memerah dan uap yang mengepul di atas kepalanya. terlihat seperti tomat kukus bagiku" Jawabnya santai
"Bhahahahaha... kau yang terbaik dalam memberi julukan nana", Rae tertawa geli diikuti jinyoon, Baekhae, Eun , dan Nana yang juga ikut tertawa
"Kalian diamlah!", ujar Yeju dengan nada ketus, seketus-ketusnya yang membuat kelima temannya itu menghentikan tawanya mendadak dan menatap yeju dengan dahi penuh kerutan
"Kanapa kau…", belum sempat jinyoon menyelesaikan kata-katanya yeju sudah terlebih dahulu menyela
"berikan kuncinya padaku", yeju sembari mengulurkan tangannya
"oh? ahh… mian, aku lupa jika kuncinya masih kubawa", jinyoon pun memberikan kuncinya pada yeju
Setelah mendapat kunci itu, Yeju segera membuka pintu dorm nya dan…..
BRAK
Membuka pintunya dengan cara menendangnya dengan keras sehingga membuat para makhluk-makhluk yang ada di sana terpelongo
"hei… Ada apa dengannya?", bisik baekhae pada Nana yang ada di sebelahnya
"entahlah… mungkin dia sedang PMS", jawab nana dengan berbisik juga. Hingga suara deheman keras mengalihkan pandangan mereka semua…
"ekhem! eum… anu…", Xiumin
"ada apa dengan anu-mu xiumin oppa?", potong Rae dengan cepat
"eh?"
PLETAK
"Bersihkan pikiranmu itu Rae!", pelaku penjitakan itu adalah sang leader killer uuuuuu~ Eng… Ing…Eng…
"eum… mianhae xiumin oppa, otaknya memang sedikit keruh hehe", Jinyoon
"eh? eum… tak apa hehe. Dan itu… tentang Yeju—", ujar xiumin sambil menunjuk kearah pintu dorm yang menjadi korban 'penendangan' brutal Yeju
"iya, kami minta maaf soal itu ne? mungkin saja itu karna kami", sahut Kyuhyun
"lebih tepatnya karna D.O", lanjut Key dengan nada berbisik yang mungkin hanya akan terdengar seperti gumaman kecil, hingga kyuhyun menyikut perutnya
"eh? karna kalian? memangnya ada apa?", Eun
"tak ada apa-apa, sudahlah lupakan perkataan mereka. Dan kami harus segera pergi untuk latihan", sahut D.O dengan cepat dan melenggang pergi
"ahh… iya, annyeong", seru Xiumin kemudian pergi bersama kyuhyun dan key meninggalkan para member GALAXY yang masih terpelongo tak mengerti
—Beberapa menit egen—
Para member galaxy mulai melihat-lihat isi dorm mereka yang baru.
"wahh… dorm ini tampak lebih besar dari pada dorm kita dulu" ucap Nana yang pertama mengomentri dorm itu dengan mendongakkan kepala dan memutar tubuhnya sembari menatap seisi dorm
"iyaps, aku benci mengakui ini… tapi untuk kali ini aku setuju denganmu eon" Baekhee
"nah karena disini terdapat 3 kamar dan setiap kamarnya memiliki 2 ranjang, maka aku akan membagi teman sekamar kalian. Aku dengan Rae… Kau Nana dengan Eun… dan kalian duo maknae akan menjadi sekamar", jelas Jinyoon. "Ini kuncinya… aku sudah meminta untuk membuat kunci cadangan, jadi masing-masing dari kalian mendapatkan 1 kunci", lanjutnya
"kenapa tak menyediakan dorm dengan 4 kamar untuk kita, aish…", gerutu yeju
Seketika baekhee pun memincingkan matanya menatap tajam yeju.
"jika kau tidak ingin sekamar denganku, pergilah" ucap baekhee dengan nada dinginnya dan masuk kedalam kamarnya, seketika semua member terkejut menatap baekhee
"mian baek— h… hey? kenapa begini? seharusnya yang sedang dalam mode marah adalah aku, kenapa dia yang— ahh… terserahlah" gerutu yeju lirih lalu berlalu menuju kamar meninggalkan keempat kambing conge yang menatap duo maknae itu heran :v
"eumm… sebenarnya ada apa dengan 2 maknae itu? hari ini mereka sangat— aneh", bisik Nana
"ekhem! lebih baik kita masuk kamar masing-masing dan beristirahat, dobi ahjussi bilang besok kita sudah mulai training kan?" deheman rae memecahkan suara canggung ini dan semua member menganggukan kepalanya kemudian berlalu ke kamar masing-masing
.
.
.
.
.
TBC
Chapter 2
.
.
.
.
.
.
.
.
—oOo—
"Mereka memang menyebalkan, sangat menyebalkan bahkan. Mereka sama saja dengan ibu-ibu sosialita yang selalu menggosip di semua tempat. Tapi entah kenapa melihat mereka tidur dengan wajah yang begitu polos membuatku tak tega jika harus memarahinya nanti", lirih minho sembari terus memperhatikan keenam yeoja cantik yang tengah tertidur itu
"Itu wajar, mengingat kau tak menjadi sasaran BOM mereka", sahut yesung yang berada tepat di belakang bangku SHINee
"Hah? BOM? Mereka tak terlihat theperti membawa BOM. Mungkin kau thalah lihat hyung", kini sehun lah yang ikut dalam pembicaraan itu
PLAK
—maafkanlah maknae EXO yang satu ini ya permirsah-_- maklum… thehun kan mathih kecil—
"maksud dari BOM itu adalah kata-kata pedas mereka sehun…", Yesung
"ohh… theperti itu…", Sehun
"wah.. kayak kenal tuh kata-katanya, punyanya Syahroni kan?", sahut Chanyeol
"wahh… iya Syahroni", ngemeng-ngemeng ini Kai pemirsah~
"heuheuheuheu~", dan pembicaraan bodoh itu diakhiri dengan senyum nista trio bangsadh. Semantara yang lain hanya menyaksikan adegan gila mereka dengan gelengan kepala.
TAPI TUNGGU! Sejak kapan EXO tau Syahroni— ehh Syahrini maksudnya? o_o duhh… author mulai pusing… author mulai lelah… author butuh akua… author kurang belaian *lohh?apaini?-_-
"benar kata yesung sunbei, semoga aku bisa mengontrol emosiku untuk tak memakan mereka setelah ini karna pembicaraan mereka barusan", tiffany pun ikut menimpali
"emm… maaf, tapi mungkin untuk perkataan mereka tentang yeoja yang— ekhem! maaf, mencari perhatian, akan kami pikirkan dan pertimbangkan lagi hehe~", ujar onew yang diangguki oleh para namja disana. Sedangkan para yeoja? facedown~ —ckckckckckck tragisssss
.
.
.
Oke, kita kembali lagi pada keenam putri tidur kita —jiaahhhh— mereka masih tetap terlelap dalam dunia mimpinya. Hingga akhirnya tirai yang membatasi ruangan itu menjadi dua bagian terangkat dan menumbulkan suara yang cukup mengusik tidur indah mereka. Perlahan namun pasti 4 diantara keenam yeoja itu mulai mebuka mata karna suara tirai yang terbuka, mereka adalah Jinyoon, Rae, Nana, dan Eun. Mereka meregangkan sedikit otot-ototnya yang terasa sangat kaku dan juga mengucek mata mereka yang masih terasa berat.
Tik… Tok… Tik… Tok…
Butuh beberapa detik bagi mereka untuk bisa menyadari bahwa tirai didepannya telah terbuka dan menampakkan wajah-wajah yang tak asing lagi bagi mereka. Seketika itu juga, mulut mereka sedikit terbuka dan jangan lupakan tatapan konyol yang terpatri jelas di wajah mereka.
"S.. Sejak kapan me.. mereka ada disana?", bisik Rae masih dengan wajah konyolnya yang tak henti menatap pemandangan di depannya.
"emm… aku punya firasat buruk tentang ini", jinyoon dengan wajah yang tak jauh berbeda dengan Rae
"eummm…", Nana dan Eun hanya bergumam sembari mengangguk —tetap dengan ekspresi awal mereka—
"Baekhae… bangunlah, hey bangun", ujar Rae seraya membangunkan Baekhae yang ada disebelahnya masih dengan nada lirih —jangan tanya ekspresi, tetap sama lahh pokoknya—
"engghh… wae? kenapa kau menggangguku sih?", kesal baekhae. Sementara Rae hanya memberi petunjuk dengan pandangan matanya, seketika kerutan muncul di kening baekhae
"ada ap….. hah? B.. Ba.. Bagaimana bisa? S.. Sejak kapan?", baekhae yang ikut terkaget pun mencontoh ekspresi wajah keempat temannya (-_-')
"Yak! Yeju… Yeju-ah… bangunlah", kini giliran Baekhae yang membangunkan Yeju di sampingnya
"enghh.." terdengar lenguhan Yeju, tapi gadis ini sama sekali tak mau mebuka matanya dia hanya merubah posisi tidurnya saja —kamvret-_- —
"YAK! BANGUNLAH YEJU!", teriak Nana, Rae, Baekhae, Eun dan Jinyoon bersamaan
"aarrgghh.. apa-apaan kalian in….. i", kesal Yeju dengan nada yang semakin mengecil di akhir kalimat
Seketika suasana menjadi hening sesaat, keenam yeoja cantik itu masih terpelongo tak percaya. Sementara disisi lain, para artis SM sedang tersenyum penuh kemenangan dan bersorak dalam hatinya.
'heh… mereka pasti sedang sangat ketakutan sekarang', batin ryeowook
'Rasakan pembalasanku nanti bocah-bocah tengil', batin amber
'akan kukurangi panjang hidung kalian satu per satu huahahahaha~', kalian pasti tau siapa yang mepunyai dendam tersendiri terhadap orang-orang berhidung maksimalis. Yup! ini suara hati si Kkamjong yang diakhiri dengan senyum jahatnya yang jika didengar secara langsung mungkin lebih mirip seperti cara shinchan saat menirukan pahlawan bertopeng -_-!
"Ekhem!" akhirnya Yeju memecahkan keheningan di ruangan itu dengan mendehem, itu juga menyadarkan kelima temannya yang sedari tadi berwajah absurd, akward, dan abstrak itu (-_-!)
"emm… a.. annyong haseyo", kata keenam Yeoja itu dengan membungkukkan badannya 90 derajat dan ohh jangan lupakan wajah pucat mereka.
Hening kembali…
Hingga…
"Annyeong yeorobun, ahh… sepertinya kalian sudah saling bertemu. Bagaimana perasaan kalian bertemu dengan artis dunia?", tiba-tiba saja datang dengan senyum bak ahjussi-ahjussi pedofil yang sangat menyeramkan, sementara yang diajak bicara —GALAXY— memandangnya dengan deadglare-nya seolah berkata, 'kenapa kau tak mengatakannya dobi ahjussi' sedangkan sang sasaran tatapan itu masih terus mempertahankan senyum pedofil nya seakan berkata, 'ini kejutan untuk kalian sayang..'.
'ohh… yang benar saja, ini memang sebuah kejutan. Bahkan kejutan ini sangat bisa untuk membuat jantung kami turun hingga ke lambung -_-'
Kini acara itu telah dimulai, semua terlihat sangat terkendali kecuali raut wajah GALAXY yang pucat pasi seperti baru saja melihat alien dengan wajah yang sangat menakutkan, kepalanya yang lebih besar dari tubuhnya dan hidung yang berbentuk lubang serta jangan lupakan tentang warna tubuhnya yang hijau. OH NO!
"Selamat datang di SM Entertainment, aku Youngmin CEO disini. Pasti kalian sudah tau kan jika kalian mulai saat ini bergabung dengan SM?", ujar Youngmin dengan senyuman menghiasi bibirnya. Bukan malah ikut menyungging senyum, keenam yeoja ini menjadi semakin pucat dengan ekspresi syok yang tampak jelas disana.
GLEK
Mereka sekuat tenaga mendorong saliva mereka yang seakan berhenti di kerongkongan itu dengan kasar.
"ah.. N.. Ne sanjangnim", jawab mereka bersamaan dengan memaksakan sebuah senyuman
"Baiklah kalau begitu, mari kita awali acara kali ini dengan perkenalan. Kalian berenam, silahkan perkenalkan diri kalian", . Mereka terdiam sejenak berusaha untuk menormalkan kembali detak jantung dan wajah mereka(?)
"N.. Ne. A.. Annyeong haseyo, aku Kim Jin Yoon kalian bisa memanggilku Jinyoon, aku leadernya"
"A.. Annyeng haseyo, aku Lee En Na kalian bisa memanggilku Eun"
"Aku Choi Min Rae, panggil aku Rae"
"Aku Shin Hyeon Na, kalian bisa memanggilku Nana"
"Kim Hye Ju, Yeju", seketika semua orang yang ada di ruangan itu terpelongo mendengar perkenalan yeoja ini. Bagaimana tidak? disaat temannya yang lain memperkenalkan diri dengan antusias dan senyumannya —meskipun senyuman aneh karna masih dilanda syok berat—, yeoja ini hanya melakukan perkenalan singkat —sangat singkat tepatnya— dan wajah datar.
"ekhem.. A.. Annyeong. Aku Park Baek Hae, panggil aku Baekhae", perkenalan sang maknae pun membuyarkan 'keterpelongoan' para makhluk tuhan yang paling sexy itu —eeaakk.. kaya judul lagu, tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. tet.. plak! apaan sih(=_=') —
"okey, kali ini aku akan menjelaskan sesuatu pada kalian. Yang pertama, kalian tau kan jika seorang artis harus menjalani masa training yang panjang sebelum mereka memulai debut pertama mereka? Nah, karna kalian merupakan artis yang cukup terkenal di ASIA TENGGARA, maka kalian tidak akan menjalani masa training panjang itu. Tapi sebagai gantinya kalian akan menjalani masa training dalam waktu hanya 2 bulan…", Jelas youngmin yang mendapat anggukan dari para members GALAXY.
"Dan yang kedua, karna kalian akan memasuki dunia hiburan yang lebih luas dari yang sebelumnya maka kalian harus mendongkrak popularitas kalian dengan cara yang sudah kami semua persiapkan", lanjutnya
"Ma.. maksud anda seperti kita harus membuat skandal agar kita terkenal begitu?", Jinyoon
"Ya.. bisa dibilang begitu. Tapi sebelum itu aku akan membagi kalian ke dalam 6 kelompok berbeda, dan kelompok itu adalah masing-masing BB/GB yang ada di SM ini. Tugas kalian para artis senior SM, kalian harus mengajari mereka berenam apa saja peraturan dan segala hal tentang SM. Itu sebagai pengganti masa training kalian. Baik kita mulai saja pembagian kelompok ini", Youngmin
Kalian mau tau keenam yeoja itu berkelompok dengan siapa? okey, kita lihat list nya bersama-sama…
Kim Jin Yoon—Girl's Generation
Lee Eun Na—Super Junior
Shin Hyeon Na—Red Velvet
Choi Min Rae—SHINee
Kim Hye Ju—EXO
Park Baek Hae—NCT
Setelah semua sudah terbagi dalam kelompoknya, mereka segera menempatkan diri ditempat duduk yang sudah disediakan yaitu ditengah-tengah kelompoknya masing-masing —kalian tau kan ya maksudnya? soalnya yang nulis juga agak kaga ngarti maksudnya begimane :v—
"An.. Annyeong haseyo", ucap jinyoon seraya duduk di kursinya
"Ck! Kenapa harus berkelompok sih?", decak Taeyeon kesal
"eumm.. maafkan taeyeon ne? dia memang seperti itu jika sedang kesal, tapi jangan takut dia tak bernafsu untuk menerkammu kok.. jadi jangan terlalu diambil hati. ahh.. kau sangat cantik ya", Yuri
"a.. ahh.. go.. gomawo yuri sunbae-nim", Jinyoon membelasnya dengan senyum yang masih canggung, sedangkan di sisi lain tertengar kembali suara decakan kesal.
"Jangan terlalu formal begitu, panggil saja kami Eonni, arraseo?", Hyoyeon. Jinyoon hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
"eum.. tunggu sebentar, apa maksudmu dengan kata 'menerkam'? apa jika taeyeon terlalu kesal dia akan melakukan 'itu' pada orang lain?", Sunny
PLETAK
Satu jitakan dari taeyeon mendarat mulus pada dahi yeoja cantik ini, "aws… appo", ringisnya sembari mengusap pelan dahinya. Sementara sang pelaku 'penjitakan' hanya diam dengan wajah kesal.
"ohh ayolah sunny-ah… buatlah otakmu itu sedikit lebih berguna", seohyun
"Yak! apa-apaan kau ini! panggil aku eonni! aku ini lebih tua darimu!", Sunny
Disisi lain, nana yang berkelompok dengan Red Velvet terlihat sudah mulai akrab satu sama lain. Begitupula dengan Eun, Rae, dan Baekhae yang terlihat sudah mulai dapat berbincang dengan senyuman yang terus mengembang. Tapi tunggu dulu.. sepertinya ada yang kurang, bagaimana dengan yeju? baiklah.. mari kita intip bagaimana keadaannya…. Intip? wahhh…. heuheuheuheu~
HEI!
SADAR!
PUASA COY!
CKCKCKCKCK~
Taubatlah taubat, wahai sahabat… Sebelum kau terlambat…
Jangan ulangi, kebodohan lagi… Sesungguhnya engkau akan merugi…
Uuooo… Uuooo… Yeeeaaahhh!
Oke, Author mulai kurang pokus egen. Kebali ke TENK-TOP egen deh(=_=')
EH?
Taubatlah taubat, wahai sahabat… Sebelum kau ter—
Oke, makin panjang kalo gini caranya (=_='). Kali ini beneran kembali ke ceritanya!
Terlihat dia sudah duduk tenang di kursinya dengan wajah innocent kebanggaannya itu. Dan tentunya dia memilih untuk diam. Hingga akhirnya…
"hai yeju… senang bertemu denganmu, kau manis ya", ujar chen yang berada di samping kanan yeju, sementara yeju hanya membalas dengan senyumannya tanpa berniat untuk membuka mulutnya.
"Dia akan terlihat lebih manis andai saja ucapannya itu juga manis", ketus kai. Yeju? hanya memandang kai dengan tatapan datarnya
"Yak! Kkamjong… diamlah!", seketika seseorang dengan suara yang teramat sangat berat mengintrupsi kegiatan mencibir yang dilakukan oleh kai, yap! dia Chanyeol. Namun saat itu juga Yeju terpelongo menatap chanyeol.
"eh? apa ada denganmu? kenapa kau memandangku seperti itu? aku tau aku tam—"
"wow… sepertinya aku menemukan spesies yang sama seperti dobi ahjussi, telinga kalian sama-sama overdosis. Ahh… tapi sepertinya kau itu yoda, mengingat umurmu yang lebih muda dari dobi ahjussi", ujar yeju dengan tatapan yang sama seperti sebelumnya dan kini dengan wajah polosnya
Kedip
Kedip
ked—
"BHAHAHAHAHAHAHA~", seketika tawa terdengar dari members EXO yang lain, sementara Chanyeol? dia hanya mendengus kesal.
.
.
Akhirnya tawa itu berhenti setelah Youngmin member intrupsi kedua mengenai skandal mereka.
"Okey, mengenai apa yang sudah kukatakan tadi, kalian harus mendongkrak polularitas. Kalian ingin tau apa yang harus kalian lakukan?", Youngmin dan dijawab dengan gelengan oleh GALAXY.
"Masing-masing dari kalian harus menjalin hubungan dengan salah satu artis di SM ini", jelas Youngmin dengan singkat, padat, dan jelas.
"HAH?", Teriak Eun, Rae, Nana, Baekhae, dan Jinyoon bersamaan
"sudah kuduga akan berakhir seperti ini, ck!", gerutu Yeju yang mungkin hanya bisa didengar oleh orang yang berada didekatnya saja terbukti chen, D.O, chanyeol dan kai yang sudah sedikit menoleh kearahnya. Dan lihatlah… background di belakang yeju sudah berubah menjadi kobaran-kobaran api tapi dengan warna birunya yang membuat itu lebih menakutkan tapi terkesan sakartis dan dingin.
"hei.. tenanglah, jangan terlalu kaget seperti itu haha… kalian bisa memilih sendiri siapa yang mau kalian jadikan sebagai pasangan kalian. Dan juga ini hanya pura-pura kan? kalian hanya harus menjalani ini selama masa training",
"benarkah itu dobi ahjussi?", baekhae
"yak! berapa kali lagi harus kukatakan jangan memanggilku dobi, dasar pabo dongsaeng",
"biarkan kuralat sedikit perkataanmu itu dobi ahjussi. Yang pertama, kami memenggilmu seperti itu karna memang kau lebih pantas dengan sebutan itu dan kau pasti sudah tau alasannya apa. Dan yang kedua, jika kulihat dari wajahmu sepertinya kau lebih terlihat seperti ahjussi kami dibanding dengan oppa kami", ujar Rae yang diangguki oleh members GALAXY yang lain.
"YAK! DASAR KALIAN IT…"
"Ingat urat malu-mu dobi ahjussi", ujar Yeju dengan santainya
"Huft… kalau saja ini dirumah sudah kuhabisi kalian semua", gerutu
"Baik seperti apa yang telah dikatakan , kalian bisa menentukan sendiri pasangan kalian. Kita mulai dari…. kau Jinyoon", Youngmin
"eum… Sehun oppa?"
"baiklah, Rae?", Youngmin
"aku… Taemin oppa? bolehkah?", dan Taemin hanya menggukkan kepalanya sambil tersenyum
"Eun?"
"Doyoung-shi…"
"Baekhae?"
"Mark oppa"
"Nana?"
"Aku akan memilih… eum.. Taeyoung oppa?"
"Baik, dan terakhir Yeju", Youngmin
"maaf sanjangnim, tapi aku tak memilih siapapun", Yeju
"kenapa? kenapa kau tak memilih yeju-ah?",
"sepertinya kau sudah cukup mengerti aku dobi ahjussi, aku tak mau seseorang menentukan jalanku", Yeju
"Siapa yang menentukan jalanmu yeju-ah? kau tinggal berjalan saja, tak ada yang mengganggukan? kenapa kau harus bingung? lagipula kakimu terlihat baik-baik saja, kalau memang kakimu sedang sakit baru kami akan membantumu menentukan jalanmu agar saat kau berjalan tak terkena hambatan yang bisa membuatmu kesakitan", Nana
"Nana, berhentilah berbicara!", Eun
"Huft.. tapi ini hanya sementara yeju. Se-men-ta-ra kau tau itu kan?",
"Kupikir tanpa melakukan skandal buatan itu kita bisa terkenal dengan kerja keras kita sendiri", Yeju
"Yak! Yeju! menurutlah padaku sekali ini saja!",
"sudahlah jangan terlalu keras padanya. Aku bisa mengerti dengan hal itu, mungkin aku sudah mulsi sedikit mengerti tentang sifat Yeju. Kalau begitu biarkan aku yang menentukan ne? bagaimana kalau… euummmm… D.O saja? kalian berdua punya kecocokan, tak banyak bicara. Bagai mana menurutmu D.O?", Youngmin
"Terserah padamu saja sanjangnim", jawab D.O dengan wajah datarnya seperti biasa
"Kau sendiri Yeju?"
"Huft…" terdengar nafas berat yang dihambuskan yeju sebelum akhirnya dia menganggukkan kepalanya
'sial sekali hidupku, dan apa-apaan itu? dia menyuruhku berpasangan dengan 'orang itu' hanya karna kami yang sama-sama hemat berbicara. Ahh… apakah dia tak berfikir jika alasan itulah yang semakin membuat kita tak pernah bisa dekat, huh!', gerutu yeju dalam hatinya
.
.
.
Hari ini setelah acara pertemuan itu selesai, menyuruh GALAXY untuk segera mengemas barang mereka karna mulai hari ini mereka akan tinggal di dorm yang telah disediakan pihak SM. Setibanya di dorm, mereka terlihat sibuk mengangkuti barang-barang mereka yang sangat banyak itu dan yang perlu diingat adalah —mereka tak dibantu oleh satupun staf— itu adalah permintaan karna dia ingin mereka berenam lebih mandiri dan tak bergantung pada orang lain. Duh! udah mirip ubab ya? —mirisss
"Arghh… sepertinya punggungku akan terlepas, huuaaahhh…. berat sekaliii", teriak Nana sembari berusaha menyeret koper besar miliknya dengan tas besar juga yang ada dipunggungnya. Ukh… itu membuatnya semakin —tenggelam—
"Yaaaakkkk…. sedikit lagi sampaiiiii", itu suara Rae. Duh ambigu dikit (-_-!) heuheuheu~
Okey, lebih baik kita hentikan ke'ambigu'an ini daripada author bernyanyi 'Taubatlah tobat' lagi —maklum kaga tau judulnya apa :v —
"kalian terlalu berlebihan", jangan tanya itu siapa -_- yeoja yang berkata sesingkat itu hanya ada 1 orang kan? yep! yeju. Yang dengan santainya melenggang *eeaakk diantara teman-temannya yang sedang kerepotan dengan barang mereka masing-masing karna memang dia hanya membawa 1 tas ransel besar dan 1 tas jinjing berukuran kecil, simple kan?
"Yak! kau ini! jika memang barang bawaanmu sedikit, setidaknya bantulah kami!", seru Eun
"maaf tanganku hanya ada 2", jawab yeju dan mengangkat ke dua tangannya, terlihat sebuah jaket di tangan kirinya dan tas kecil yang dia bawa ditangan kanannya.
Setelah perjuangan panjang mereka, akhirnya mereka sampai juga di dorm yang akan mereka tempati mulai saat ini.
"Huft… akhirnya sampai juga", Baekhae mendesah lega kemudian meletakkan tas dan kopernya di depan pintu dorm siikuti member yang lain.
"Oh! aku hampir lupa!", seru jinyoon
"apa lagi kali ini?", Eun
"masih ada beberapa barang lagi di mobil, siapa yang akan ikut mengambilnya bersamaku?", jinyoon
"huh.. menyusahkan saja, tapi daripada disini aku kan ikut bersamamu jinyoon eonni", Eun
"aku juga", seru Rae, Baekhae, dan Nana bersamaan
"Baiklah.. kauuuu…", seketika arah pandangan jinyoon mengarah pada Yeju
"tidak, trimakasih", jawab Yeju dengan cepat
"sudah kuduga", Baekhae sambil mengusap-usap dagunya itu bagaikaan seorang detektif yang baru saja mengungkap suatu fakta. Oke, sepertinya penyakit 'telenofela' milik Nana sudah mulai menyebar -_-
"Kalau begitu ayo kita ambil barang itu segera", nana dan yang lainnya pun mulai berjalan meanjauh tapi kemudian Rae berteriak
"Dan kau yeju-ah masukkan barang-barang kami ke dalam, ne?", seru rae sambil terkikik geli, sementara Yeju sudah melotot tajam
"Yak! apa-apaan mereka itu!" gerutunya, kemudian mencoba untuk membuka pintu dorm itu. Tapiiii…
CEKLEK
"Kenapa pintu ini tak bisa dibuka?", gumamnya
"Ohh astaga! Dasar leader pabo! bagaimana bisa aku masuk jika kuncinya saja ada padanya! aarrgghh…."
DUG
Yeju menendang pintu itu cukup keras kemudian memutuskan untuk duduk bersimpuh di depan dormnya yang dikelilingi oleh koper dan tas-tas besar milik kelima temannya itu. Dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya yang hanya menampakkan matanya dan rambut panjang yang tergerai meutupi wajahnya itu membuatnya seperti gelandangan di tengah-tengah gedung mewah seperti ini. Ditambah lagi posisinya yang sedang meringkuk memeluk lututnya yang membuat orang yang melihatnya pasti akan benar-benar mengira dia adalah gelandangan. Huh! sungguh tak elit -_-
Hingga beberapa saat kemudian, terdengar suara beberapa pasang sepatu berjalan mendekat ke arahnya. Yeju masih tetap tak bergeming dan tetap pada posisi gelandangannya —ahelaahh(-_-!)— Tanpa diduga beberapa pasang sepatu itu justru berhenti di hadapannya.
"Berhenti menatapku seperti itu!", gumam Yeju dengan nada sangat ketus yang masih bisa didengar olah sesorang di hadapannya ini. Dan bagaimana dia tau jika ada seseorang di depannya? Ohh mungkinkah…. Eng… Ing… Eng…
"Maafkan aku, tapi gelandangan sepertimu sepertinya tak sepatutnya berada disini", ujar salah seorang dari mereka dan didengar dari suaranya sepertinnya dia seorang namja. Parkataan nampa itu sukses membuat yeju mengangkat kepalanya meskipun belum menatap namja kurang ajar yang telah meledeknya itu.
'apa dia bilang? gelandangan? Yeoja cantik seperti itu dia bilang gelandangan?'
"Aku bukan gelandangan!", Ketus Yeju sembari mengangkat wajahnya dan memberi tatapan tajam pada mereka. Mereka? yup! beberapa sepatu itu ternyata adalah D.O, Key, Kyuhyun, dan Xiumin. Dan kalian tau siapa yang mengatai Yeju barusan? Dia adalah D.O sekali lagi D.O! Eng… Ing… Eng… (again) o_o
"Siapa kau?", Kyuhyun. Tanpa menjawab pertanyaan kyuhyun yeju pun berdiri dan membuka masker yang melekat di wajahnya dengan sedikit kasar. Terlihat wajah marah sekaligus kelelahan yang terpancar dari wajah yeju saat itu. Dan betapa terkejutnya para namja itu saat melihat wajah yeju.
"ahh… mian yeju-ah, kami tak tau jika itu adalah kau", Xiumin
"lagipula sedang apa kau terduduk disitu? kenapa tak langsung masuk saja?", key
"Jika aku bisa, sudah kulakukan dari tadi", jawab yeju
"Lain kali tentukan tempat yang tepat untukmu berperan menjadi gelandangan", sahut D.O dengan nada dingin. Yeju yang mendeangarnya langsung menatap tajam kearah pemuda bermata bulat itu. Hingga…
"ohh.. hai sunbeinim, sedang apa kalian berkumpul disini?", seru Baekhae yang tiba-tiba datang dengan yang lainnya.
"ohh tak apa, kami hanya sedikit mengobrol dengan yeju-ah", Kyuhyun
"Owh.. kukira apa", Baekhae
"dan hei! ada apa dengan wajahmu itu yeju-ah? kenapa kau terlihat seperti tomat kukus?", Nana
"Kenapa harus tomat kukus nana?", Eun
"Yaa… lihat saja wajahnya yang memerah dan uap yang mengepul di atas kepalanya. terlihat seperti tomat kukus bagiku" Jawabnya santai
"Bhahahahaha... kau yang terbaik dalam memberi julukan nana", Rae tertawa geli diikuti jinyoon, Baekhae, Eun , dan Nana yang juga ikut tertawa
"Kalian diamlah!", ujar Yeju dengan nada ketus, seketus-ketusnya yang membuat kelima temannya itu menghentikan tawanya mendadak dan menatap yeju dengan dahi penuh kerutan
"Kanapa kau…", belum sempat jinyoon menyelesaikan kata-katanya yeju sudah terlebih dahulu menyela
"berikan kuncinya padaku", yeju sembari mengulurkan tangannya
"oh? ahh… mian, aku lupa jika kuncinya masih kubawa", jinyoon pun memberikan kuncinya pada yeju
Setelah mendapat kunci itu, Yeju segera membuka pintu dorm nya dan…..
BRAK
Membuka pintunya dengan cara menendangnya dengan keras sehingga membuat para makhluk-makhluk yang ada di sana terpelongo
"hei… Ada apa dengannya?", bisik baekhae pada Nana yang ada di sebelahnya
"entahlah… mungkin dia sedang PMS", jawab nana dengan berbisik juga. Hingga suara deheman keras mengalihkan pandangan mereka semua…
"ekhem! eum… anu…", Xiumin
"ada apa dengan anu-mu xiumin oppa?", potong Rae dengan cepat
"eh?"
PLETAK
"Bersihkan pikiranmu itu Rae!", pelaku penjitakan itu adalah sang leader killer uuuuuu~ Eng… Ing…Eng…
"eum… mianhae xiumin oppa, otaknya memang sedikit keruh hehe", Jinyoon
"eh? eum… tak apa hehe. Dan itu… tentang Yeju—", ujar xiumin sambil menunjuk kearah pintu dorm yang menjadi korban 'penendangan' brutal Yeju
"iya, kami minta maaf soal itu ne? mungkin saja itu karna kami", sahut Kyuhyun
"lebih tepatnya karna D.O", lanjut Key dengan nada berbisik yang mungkin hanya akan terdengar seperti gumaman kecil, hingga kyuhyun menyikut perutnya
"eh? karna kalian? memangnya ada apa?", Eun
"tak ada apa-apa, sudahlah lupakan perkataan mereka. Dan kami harus segera pergi untuk latihan", sahut D.O dengan cepat dan melenggang pergi
"ahh… iya, annyeong", seru Xiumin kemudian pergi bersama kyuhyun dan key meninggalkan para member GALAXY yang masih terpelongo tak mengerti
—Beberapa menit egen—
Para member galaxy mulai melihat-lihat isi dorm mereka yang baru.
"wahh… dorm ini tampak lebih besar dari pada dorm kita dulu" ucap Nana yang pertama mengomentri dorm itu dengan mendongakkan kepala dan memutar tubuhnya sembari menatap seisi dorm
"iyaps, aku benci mengakui ini… tapi untuk kali ini aku setuju denganmu eon" Baekhee
"nah karena disini terdapat 3 kamar dan setiap kamarnya memiliki 2 ranjang, maka aku akan membagi teman sekamar kalian. Aku dengan Rae… Kau Nana dengan Eun… dan kalian duo maknae akan menjadi sekamar", jelas Jinyoon. "Ini kuncinya… aku sudah meminta untuk membuat kunci cadangan, jadi masing-masing dari kalian mendapatkan 1 kunci", lanjutnya
"kenapa tak menyediakan dorm dengan 4 kamar untuk kita, aish…", gerutu yeju
Seketika baekhee pun memincingkan matanya menatap tajam yeju.
"jika kau tidak ingin sekamar denganku, pergilah" ucap baekhee dengan nada dinginnya dan masuk kedalam kamarnya, seketika semua member terkejut menatap baekhee
"mian baek— h… hey? kenapa begini? seharusnya yang sedang dalam mode marah adalah aku, kenapa dia yang— ahh… terserahlah" gerutu yeju lirih lalu berlalu menuju kamar meninggalkan keempat kambing conge yang menatap duo maknae itu heran :v
"eumm… sebenarnya ada apa dengan 2 maknae itu? hari ini mereka sangat— aneh", bisik Nana
"ekhem! lebih baik kita masuk kamar masing-masing dan beristirahat, dobi ahjussi bilang besok kita sudah mulai training kan?" deheman rae memecahkan suara canggung ini dan semua member menganggukan kepalanya kemudian berlalu ke kamar masing-masing
.
.
.
.
.
TBC
