INILAH DIRIKU YANG SEBENARNYA

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing: SasufemNaru

Rated : T (Bisa jadi M bila ada adegan kekerasan dan kata-kata kasar)

Genre : Romance, family

Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, OC, Typo berserakan dimana-mana, gaje, alur tak menentu, tak sesuai dengan cerita aslinya

.

.

.

Chapter 8

Sudah lebih 4 tahun berlalunya perang dunia keempat, Konoha sudah bangkit dan mendapat pemimpin baru beberapa bulan yang lalu. Memiliki kharisma yang tak dapat di tolak, wajah yang tampan walau selalu stoic, berasal dari klan terpandang dan di takuti, rambut melawan gravitasi, menjadi incaran para wanita.

"Hokage-sama"Sapa Hikari saat memasuki kantor Hokage

Sang Hokage menoleh pada Hikari yang berdiri didepan mejanya, alis Hokage itu naik tanda bertanya'apa?' pada Hikari. Hikari yang mengerti maksud dari Hokage itu hanya tersenyum dan terkekeh senang.

"Dia kembali"Kata Hikari riang

"Kau serius Hikari? dimana Dia sekarang? dan darimana kau dapat info itu? "Tanya Sang Hokage a.k.a uchiha Sasuke, yang melepaskan wajah stoicnya

"Aku serius, tadi anak panah milik Yami Kurama menancap di pohon tempat aku istirahat dan Dia masih disana, aku belum merasakan keberadaannya disini"Jawab Hikari

Sasuke begitu senang dengan info yang disampaikan oleh Hikari, sudah cukup lama dia menunggu sosok kekasih hatinya kembali kesisinya.

"Kalau begitu aku pergi dulu Sasuke, aku mau mengabarkan ini pada yang lain"Kata Hikari siap-siap untuk keluar dari kantor Hokage

"Hn, aku akan memberitahukan Gaara"Kata Sasuke sebelum Hikari menutup pintu

Hikari dengan riang keluar dari gedung Hokage dan segera mencari Yutta dan yang lainnya untuk memberikan kabar gembira ini.

.

.

.

Di kediaman Uchiha

Minato, Naruko dan Kushina sedang berada di ruang tamu kediaman Uchiha tepatnya Rumah Uchiha Fugaku. Para Uchiha disana menatap mereka dengan heran minus Fugaku yang hanya menatap datar.

"Jadi ada apa kalian repot-repot datang kekediaman kami?"Tanya Fugaku datar plus dingin

"Kau taukan aku punya seorang putri "Kata Minato

Fugaku hanya menatap datar Minato

"Aku ingin melamar putramu untuk putriku Naruko"Kata Minato tegas

Naruko menundukan kepalanya saat ketiga Uchiha menatapnya, dia benar-benar gugup saat ini. Kushina mencoba senormal mungkin.

"Gomen"Kata Mikoto penuh penyesalan

Membuat Naruko dan Minato menatap penuh heran pada Mikoto.

"Kami tidak bisa menerima lamaran mu Minato"Sambung Mikoto

"Kenapa? bukankah Sasuke itu masih sendiri? menurutku mereka cocok, Sasuke tampan dan Naruko cantik, bukankah mereka serasi"Kata Minato tak ingin menyerah

"Sasuke sudah memiliki tunangan"Kata Fugaku tanpa emosi

Jleep

Seperti tersambar petir, hati Naruko hancur dan Minato geram.

"Siapa? aku tak pernah melihat seorang wanita pun yang dekat dengan Sasuke, apa ini hanya alasan kalian untuk menolak lamaran dari kami"Kata Minato marah

"Kau tak melihatnya karena matamu hanya tertuju pada putrimu, dan yang lain hanya bayangan yang tak akan pernah mau kau lihat"Kata Fugaku tenang"Kalau kalian tidak ada keperluan lain, aku mau istirahat"Usir Fugaku dengan halus

Dengan marah Minato keluar dari kediaman Uchiha di ikuti oleh Naruko yang menunduk sedih.

"Maafkan Minato membuat kalian repot"Sesal Kushina

"Tidak apa-apa Kushi-chan"Kata Mikoto lembut

"Kalau gitu aku mau menyusul mereka"Pamit Kushina dan menyusul suami dan anaknya

"Aku tak kenal dengan Minato yang sekarang"Kata Mikoto

Di balas dengan anggukan dari Fugaku dan Itachi yang sedari tadi hanya diam.

Tok

tok

tok

Suara ketukan pintu menyadarkan mereka, Itachi segera berdiri dan menuju pintu utama dan membukanya. Disana Hikari berdiri dengan senyum menghiasi wajahnya.

"Hikari? ada apa kau kesini?" Tanya Itachi Heran

"Boleh aku masuk dulu Itachi-san"Kata Hikari

Itachi pun mempersihlakan Hikari masuk dan Hikari segera menuju ruang tamu dimana Fugaku dan Mikoto masih duduk disana, sepasang suami-istri itu menatap Hikari heran.

"Ada apa Hikari? wajah mu cerah sekali"Tanya Mikoto lembut namun juga heran

Hikari menatap tiga Uchiha itu dengan mata berbinar-binar.

"Dia kembali, maksud ku akan kembali secepatnya"Kata Hikari senang

"Hikari kau serius? astaga kita harus menyiapkan pesta penyambutan untuknya, Itachi kau ikut Kaa-san" Kata Mikoto senang sambil memarik Itachi memgikutinya

Itachi yang ditarik oleh Mikoto hanya bisa tersenyum maklum, Fugaku melihat kelakuan istrinya hanya mengelengkan kepalanya.

"Siapa saja yang sudah tau?"Tanya Fugaku saat mengalihkan pandangannya ke Hikari

"Semua orang yang mengenalnya"Jawab Hikari

"Kau akan tetap disini atau menyusul Mikoto?"Tanya Fugaku

"Hmm, aku menyusul Mikoto-san saja kasihan Itachi-san, jaa"Jawab Hikari sambil pamit pada Fugaku

.

.

.

Sunagakure

Kazekage a.k.a Gaara sedang sibuk dengan tumpukan kertas-kertas di atas meja kerjanya, sebuah ketukan dari pintu membuat perhatisn Gaara teralihkan.

"Masuk"

Pintupun di buka masuklah Temari dengan sebuah gulungan di tangan kanannya dan meletakan gulungan itu di depan Gaara.

"Apa ini Nee-san?" Tanya Gaara heran

"Pesan dari Hokage"Jawab Temari

Gaara pun membuka gulungan itu dan membaca isinya, Senyuman tercipta di wajah stoicnya saat membaca isi gulungan itu. Temari yang melihat itu mau tak mau juga penasaran jadinya dia mengambil gulungan itu dari tangan Gaara dan Gaara sama sekali tak marah.

"Jadi Dia akan kembali? apa kita akan kekonoha Gaara?"Tanya Temari meminta kepastian

"Tentu, kita juga harus menyambut kedatangannya bukan"Jawab Gaara yang tak dapat menyembunyikan kegembiraannya

"Kalau begitu aku akan siapkan keperluan kita kekonoha"Kata Temari sambil meninggalkan Kantor Kazekage

"Sudah 4 tahun, seperti apa Dia sekarang?"Gumam Gaara sambil menerawang

.

.

.

Sore hari telah datang, Sasuke masih sibuk dengan kertas-kertas di meja kerjanya sampai sebuah lubang hitam muncul disampingnya dan tak lama keluar seseoramg dengan memakai topeng Kitsune. Sasuke yang melihat itu segera menerjang sosok itu dengan sebuah pelukan.

"Lama tak berjumpa Suke-kun"Bisik sosok itu dengan suara yang lembut penuh dengan kerinduan

"Hn, aku sangat merindukan mu Naru-chan"Bisik Sasuke tak kalah lembut, ternyata sosok itu adalah Uzumaki Naruto.

Pelukan pun dilepas dan Naruto segera duduk disofa diikuti oleh Sasuke.

"Kenapa kau tidak mengabari aku dan yang lainnya? kau tau kami sangat mencemaskan mu"Tanya Sasuke OOC

Naruto cekikikan mendengar keOOCan Sasuke

"Bukannya aku tidak mau mengabari kalian, melainkan selama 4 tahun ini aku dalam proses pemulihan jadi tidak ada waktu untuk ku hanya sekedar membuat surat. Untuk istirahat saja aku tak punya"Jelas Naruto

"Jadi kau tidak dapat istirahat selama ini? "

"Begitulah, aku harus memulihkan diri selama 4 tahun nonstop kalau aku istirahat maka waktu pemulihan ku akan bertambah"

"Kalau begitu kita pulang sekarang dan kau harus istirahat bila sudah sampai dirumah dan tak ada penolakan"Perintah Sasuke

Naruto hanya tersenyum dan mereka pun hilang dengan Shunshin menuju kediaman Uchiha.

Naruto dan Sasuke tiba di depan kamar Naruto dan segeralah Naruto masuk dan merebahkan dirinya di atas futon, Sasuke menyelimuti Naruto dan mengecup keningnya.

Setelah melihat Naruto terlelap Sasuke segera menuju kebawa untuk memberitahukan kepada kedua orang tuanya dan juga Anikinya kalau Naruto sudah ada di kamar dan sedang tertidur.

"Suke-kun kau sudah kembali"Kata Mikoto saat melihat putra bungsunya masuk kedapur

"Hn"Balas Sasuke ambigu

"Kau ini benar-benar mirip Fugaku"Sindir Mikoto

Sasuke hanya tersenyum menanggapi sindiran dari Kaa-san nya itu

"Kaa-san" Panggil Sasuke saat Mikoto sibuk dengan masakannya

"Ya?"Respon Mikoto

"Naruto sudah ada disini dan dia sedang tidur dikamar"Kata Sasuke

Mikoto berbalik dan berhadapan dengan Sasuke yang tersenyum lembut. Mikoto tak dapat menahan kegembiraannya langsung saja memeluk putra bungsunya itu.

"Kaa-san akan membuat makanan kesukaannya, undanglah yang lain untuk ikut makan malam bersama"Kata Mikoto

"Ha'i Kaa-san" Respon Sasuke sambil meninggalkan Kaa-sannya di dapur

.

.

.

Kabar tentang kembalinya Kitsune membuat para Kage dan Shinobi yang ikut dalam peperangan berbondong-bondong kekonoha untuk melihat pahlawan dunia shinobi itu secara langsung.

Mereka masih penasaran dengan identitas asli dari Kitsune, jadi disinilah sekarang ruang pertemuan Hokage. Diruangan itu ada para Kage, tetua desa, beberapa Anbu, ketua klan dan beberapa warga sipil. Kitsune berdiri disamping Sasuke selaku Hokage, semua mata mengarah pada Kitsune.

"Selamat datang kembali Kitsune"Kata Gaara selaku Kazekage

"Arigato, Kazekage-sama"Respon Kitsune lembut

"Jadi Kitsune bisa kah kau tunjukan identitasmu kepada kami"Kata Minato

Kitsune a.k.a Naruto menatap Minato sejenak lalu melihat kearah Sasuke yang menatap lekat pada matanya,Sasuke menganggukan kepala tanda setuju apapun keputusan yang Naruto ambil. Menarik napas sejenak lalu menatap kedepan dengan mantap.

"Saya akan menunjukan identitas saya tapi saya harap anda semua jangan menyesal dan terkejut"Kata Naruto dingin

Semua yang mendengar nada dingin pada perkataan Naruto menjadi merinding kecuali orang-orang yang sudah mengenalnya.

Dengan gerakan perlahan Naruto mengerakan tangan kanannya menuju wajahnya(topeng), perlahan-lahan topeng itu terlepas dan telihatlah wajah yang familiar bagi mereka, wajah gadis yang dinyatakan meninggal 4 tahun yang lalu sebelum terjadinya peperangan. Wajah gadis itu tak banya berubah hanya wajahnya terlihat lebih dewasa dan cantik.

"Tidak mungkin"

"N-naruto"

"Ini mustahil"

Itulah kira-kira yang mereka ucapkan saat melihat wajah di balik topeng Kitsune itu.

Naruto yang melihat itu tersenyum dengan tatapan mata yang lembut.

"Saya sudah menebak kalau kalian tidak akan percaya, saya maklum itu. Saya juga tidak perduli apapun yang akan kalian katakan yang jelas saya disini hanya ingin berada di sisi Hokage(melihat kearah Sasuke)sebagai Anbu pribadinya dan juga menjadi bagian dari Uchiha dengan resmi"Kata Naruto tenang dan penuh keyakinan

"Apa maksudmu?"Tanya Minato pelan

"Naruto adalah tunangan dari Sasuke dan mereka bertungan saat usia 9 tahun"Bukan Naruto yang menjawab melainkan Fugaku

Semua mengarahkan perhatiannya pada ketua klan Uchiha itu dengan tatapan bertanya.

"Naruto dia sudah Saya anggap anak sendiri, diusianya yang ke 9 dia mulai menetap di mansion kami. Dia tak pernah dianggap di dalam keluarganya, dia gadis yang kuat, dia selalu bilang 'Naru tidak apa apa, Naruko lebih membutuhkan Kaa-sama dan Tou-sama karena Kyuubi ada dalam tubuhnya' "Kata Fugaku tanpa eksresi namun matanyanya menunjukan semuanya "Padahal dia yang seharusnya lebih di perhatikan karena didalam tubuhnya terdapat kesembilan Yami Bijuu tanpa ada yang mengetahui itu, kalau bukan Sasuke yang beritahukan Saya, mungkin Saya tidak akan pernah tau"

Semua yang disana terdiam kecuali mereka yang sudah mengenal Naruto. Dapat dilihat raut wajah Minato sedikit mengalami perubah, menyesal, sedih dan segala macamnya. Fugaku, Sasuke, Gaara dan Naruto yang melihat perubahan dari Minato hanya tersenyum kecil.

.

.

.

.

.

Tbc

Maaf kalau Gami tak update selama 1 bulan ini dan maaf lagi karena Gami akan update lagi bulan desember.

Mohon pengertiannya dan sampai ketemu lagi di bulan desember \(^_^)/