At cafetaria

"Terimakasih atas kedatangannya."

"Sama-sama." Setelah mendapatkan kopi dan bubble tea Kyungsoo akhirnya memutuskan untuk kembali ke ruang latihan. Tak lama kemudian, handphone nya berbunyi dan ia mencoba untuk mengambil nya di dalam saku celana nya namun ia mendapat kesulitan dan akhirnya ia menabrak pria tinggi yang sedang asik mendengarkan lagu.

"Ah maafkan aku." Ucap Kyungsoo sambil membungkuk.

"Tidak masal-ah Kyungsoo!"

"Oh Kasper! Maaf aku tidak berhati-hati."

"Tidak masalah, sepertinya kau butuh bantuan untuk membawakan semua bawaanmu."

"Heum, aku ingin mengambil handphone ku, bisakah kau membawakan ini?" Ucap Kyungsoo sambil menunjuk barang bawaannya dan hanya di iyakan oleh Kasper dan sekarang barang bawaannya sudah berpindah tangan.

"Tunggu sebentar aku mengangkat telepon dulu."

"Hello hyung, iya ini aku sudah selesai dan akan kembali ke ruang latihan. Baiklah."

"Suho hyung? Aku juga akan ke ruang latihan bagaimana jika aku saja yang membawakan ini semua?" tanya Kasper pada Kyungsoo.

"Iya, dia menyuruhku untuk segera kembali, dan apakah tidak merepotkan?"

"Tidak sama sekali, kajja kita sudah ditunggu banyak orang." Dan akhirnya Kyungsoo pun kembali ke ruang latihan bersama dengan Kasper.

.

.

.

"Woah Kyung kau datang bersama Kasper?" Tanya Chen yang menghampiri Kasper yang membawa minuman pesanan member EXO.

"Heum, tadi aku bertemu dengannya di cafetaria dan karena tadi aku kesulitan aku sempat menabraknya dan yaa akhirnya ia membantuku membawakan ini semua."

"Gumawo Kasper-ah." Ucap Kyungsoo sambil tersenyum dengan manisnya dan membuat hati Kasper berdebar dengan kencang.

"Perasaan macam apa ini? Mengapa hanya melihat senyumnya hatiku berdebar-debar?"

"Ah- iya sama-sama Kyung. Aku menemui Lay hyung dulu." Dan akhirnya Kasper meninggalkan Kyungsoo dan Chen.

"Sepertinya Kau dekat dengan Kasper ya ?"

"Ah tidak, aku tidak terlalu dekat dengan nya."

"Hmmm begitu ya, yasudah mari kita menemui yang lain." Ucap Jongdae sambil membawa pesanan yang tadi dan Kyungsoo yang mengikutinya dibelakang.

.

.

.

Sudah hampir 2 jam member EXO melakukan latihan dan waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. Chen, Xiumin, Lay, dan Baekhyun sudah pergi meninggalkan SM building sementara Suho, Sehun, Chanyeol, Kyungsoo dan Kai masih berada di dalam ruang latihan.

"Kyung malam ini kau ingin makan dimana?" tanya Chanyeol sambil menyederkan tubuh sang kekasih pada bahu tegapnya.

"Heum..entahlah mungkin makan sup ayam ginseng?"

"Ah, baiklah kita makan sup ayam ginseng di tempat biasa saja oke? Suho hyung, Sehun dan Kai ingin ikut dengan kami?" Tanya Chanyeol pada Suho yang sedang berbalas pesan dengan Yifan.

"Heum? Aku tidak bisa ikut Chan, sebentar lagi Yifan akan menjemputku. Mungkin Sehun dan Kai ingin ikut, bagaimana Sehuna?"

"Ah tidak hyung! Kami ingin pergi makan ayam goreng di kedai langganan." Sehun menjawab cepat pertanyaan dari Suho. Chanyeol yang mendengar hanya bisa mengangguk-anggukkn kepalanya.

"Sepertinya kita akan makan malam berdua Kyung." Ungkap Chanyeol berbisik manja di telinga Kyungsoo dan hanya di beri anggukan singkat dari nya.

"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu ya, Yifan sudah menungguku dibawah. Chan kau pulang ke apartement atau ke dorm?"

"Sepertinya aku akan kembali ke apartement hyung. Kau hati-hati ya hyung, Yifan ge suka bermain kasar!" Goda Chanyeol dan mendapat dengusan dari Suho.

"Hhh dasar mesum! Baiklah aku pergi dulu. Sehun kau berhati-hatilah saat menyetir nanti dan langsung pulang."

"Baik hyung." Ucap Chanyeol dan Sehun secara bersamaan. Tak lama setelah itu, Sehun dan Jongin pergi meninggalkan ruang latihan dan tersisalah Chanyeol bersama Kyungsoo yang masih beristirahat sambil bermesra-mesraan.

"Kyung.." panggil Chanyeol sambil menautkan jari mungil Kyungsoo pada jari tangannya.

"hmmm..." jawab Kyungsoo seadanya.

"Kyung..." panggil Chanyeol lagi karena merasa jawaban Kyungsoo masih kurang untuknya.

"Ada apa Chan?" akhirnya Kyungsoo menjawab pertanyaan Chanyeol dengan benar sambil menatap wajah tampan kekasihnya yang sedang tersenyum idiot seperti biasanya.

"Heumm..aku lelah.."

"Iya, aku tahu kau lelah. Aku juga begitu, lalu?" tanya Kyungsoo dengan wajah yang bingung.

"Heum..lalu..itu..tidak bisakah kau memberikan aku semangat kembali?" tanya Chanyeol hati-hati sambil melihat perubahan raut wajah kekasih nya.

"Memberikanmu semangat? Apa itu?" tanya Kyungsoo lagi yang masih penasaran dengan maksud Chanyeol tadi.

"Heum.. kisseu.." Jawab Chanyeol dengan malu-malu takut sambil menunjuk-nunjuk bibirnya dan Kyungsoo yang melihat hanya bisa memutar bola matanya dengan malas dan langsung duduk dipangkuan Chanyeol sambil menautkan tangannya pada leher sang kekasih.

"Jadi kau ingin ku berikan semangat lagi dengan memberikan kisseu heum?" Kyungsoo mendekatkan wajahnya dengan wajah Chanyeol yang sudah berbinar dan tak sabar untuk mendapatkan ciuman dari sang kekasih.

"Iya Soo, aku lelahh sekali dan aku butuh energi dari bibirmu yang manis ini agar aku kembali semangat." Ucap Chanyeol sambil memeluk pinggang ramping Kyungsoo dan membuat tubuh mereka semakin rapat.

Kyungsoo yang mendapat jawaban tersebut hanya bisa terkekeh dan mulai mencium bibir Chanyeol dari mulai melumat bibir bawahnya lalu bibir atasnya. Chanyeol yang mendapat ciuman dari Kyungsoo hanya bisa tersenyum dan membalas lumatan-lumatan kekasihnya itu dengan lembut dan penuh kasih sayang. Chanyeol membiarkan Kyungsoo yang mendominasi ciuman kali ini karena memang ia membutuhkan ciuman memabukan dari Kyungsoo untuk menambah semangatnya setelah selesai latihan.

Namun disaat sepasang kekasih tersebut sedang asik melumat bibir dan lidah masing-masing, tiba-tiba seseorang membuka pintu ruang latihan dan berhasil membuat ciuman yang hampir membawa menuju hal yang lebih jauh lagi pun terputus begitu saja. Kyungsoo yang menyadari kedatangan seseorang yang ternyata adalah Kasper tersebut hanya bisa bangun dari pangkuan kekasihnya dan mengambil duduk di samping Chanyeol yang merengut tanda tak suka jika kegiatannya dengan sang kekasih terganggu oleh orang lain.

Kasper yang merasa tidak enak dengan apa yang telah iya lakukan kemudian menggaruk-garuk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal tersebut.

"Ah maaf aku tidak tahu jika kalian masih berada disini. Aku hanya ingin mengambil jaket ku yang tertinggal di sofa." Ungkap Kaspe to the point sambil mengambil jaketnya yang tertinggal di atas sofa

"Tidak apa-apa Kasper-ah. Sebentar lagi juga kami akan pergi , iyakan Chanyeol?"

"Heumm.." Jawab Chanyeol dengan wajah cemberutnya dan diberi cubitan ringan dari Kyungsoo.

"Ya! Sakit kyung."

"Jangan jutek seperti itu padanya Chan." Ucap Kyungsoo berbisik pada Chanyeol.

"Biarkan saja, gara-gara dia datang aku tidak bisa menjamah tubuhmu yang se-hmmpt!." Ucap Chanyeol frontal dan terdengar oleh Kasper yang memang masih berada di ruang latihan dan buru-buru Kyungsoo tutup mulut Chanyeol dan memberikan tatapan tajam dan Chanyeol langsung diam sambil kembali memasang wajah masamnya.

"Jangan kau dengar omongan Chanyeol tadi! Iya mengada-ada."

"Haahaha mendengar apa? Aku tidak mendengar apa-apa Kyung. Sudahlah aku harus pergi, kalian jangan berlama-lama disini karena sebentar lagi semua pintu akan dikunci." Ucap Kasper yang gugup sambil melenggang pergi meninggalkan Chanyeol dan Kyungsoo.

"Ah baiklah kalo begitu, kau tidak ingin pergi makan bersama kami? Kebetulan aku dan Chanyeol akan makan sup ayam gingseng di tempat langganan kami." Tanya Kyungsoo sambil melepas tangannya dari mulut Chanyeol dan membereskan barang-barang bawaannya beserta milik Chanyeol.

"Aku sudah makan tadi, jadi maaf ne. Kalian saja yang makan aku harus pergi. Bye." Dan Kasper meninggalkan Kyungsoo dan Chanyeol yang masih berada di ruang latihan dengan raut wajah yang sedikit kecewa.

Mengapa melihat Kyungsoo bermesraan dengan Chanyeol membuat ku merasa kesal? Sebenarnya aku kenapa? Hhhhh aneh sekali. Sudahlah lebih baik ku pergi saja.

Setelah Kasper pergi Kyungsoo yang melihat raut wajah Kasper yang seperti orang kecewa hanya bisa berfikir dan kemudian kembali membereskan barang-barang yang akan dibawa oleh nya.

"Chan ayo kita pergi makan, aku sudah lapar."

"Ah baiklah, ayo! Aku juga sudah lapar dan ingin segera tidur." Chanyeol pun mengiyakan keinginan kekasih dan merangkul kekasihnya untuk pergi meninggalkan ruang latihan.

.

.

.

.

.

"Chan sepertinya aku ingin ke toilet, kau duluan saja ke mobil. Aku akan menyusul." Ucap Kyungsoo pada Chanyeol yang sudah berada di tempat parkir.

"Jangan lama-lama ne?"

"Hmmm.."

Dan Kyungsoo pun kembali ke dalam gedung untuk pergi ke kamar mandi.

Di dalam kamar mandi, Kyungsoo pun bertemu dengan Kasper yang sedang melamun sambil menatap cermin.

"Woah Kasper, sedang apa kau?" Tanya Kyungsoo sambil muncul pada cermin dan berhasil membuat Kasper sadar dari lamunannya.

"Ah kau, aku sedang bercermin." Jawab Kasper sambil menatap Kyungsoo dari cermin yang ada.

"Kau tidak kelihatan sedang bercermin. Kau seperti memikirkan sesuatu?" Tanya Kyungsoo yang melihat raut wajah Kasper yang seperti orang berfikir keras.

"Ah apakah terlihat?"

"Heum.." Kyungsoo mengangguk-anggukan kepalanya.

"Jika kau ada masalah , kau bisa berbagi cerita dengan ku jika kau mau."

"Wah benarkah?"

"Heum, berikan aku ponsel mu." Kasper pun akhirnya memerikan ponsel nya pada Kyungsoo dan kemudian Kyungsoo langsung memasukan ID line nya dan langsung meng acc line Kasper di handponenya.

"Nah sudah, kita sudah berkontak di line. Kalau ada apa-apa kau bisa mengirim pesan padaku. Oke?"

"Ahhh kau baik sekali! Pantas saja Chanyeol sangat cinta padamu! Ucap Kasper dengan memberikan senyumannya yang hangat dan membuat jantung Kyungsoo berdebar.

Mengapa senyumnya membuat jantungku berdebar?

"Ah- benarkah?Hahahha." Kyungsoo hanya bisa tertawa mendengar ungkapan Kasper tadi.

"Baiklah Kyung , aku pergi dulu terimakasih yah!" Kasper mengusak-usak rambut Kyungsoo dan pergi meninggalkan Kyungsoo yang mematung dengan jantung yang berdebar-debar dengan apa yang telah Kasper lakukan padanya.

.

.

.

.

.

.

Tbc/end?

.

.

.

Hello! Aku balik lagi bawa chapter kurang panjang ya? Kurang puas ya? Maaf ya, aku baru bisa lanjut karena baru nemu filenya dan bingung buat bikin cerita berchapter lagi gimana. Takut feelnya ga dapet dan takut gabisa lanjutn. By the way, makasih yah yang sudah memfollow-fav story aku yang aaahhhh...gak jelas dan aneh ini, makasih juga untuk reviewnya! Ngga nyangka aja bakalan pada excited sama cerita aku yang pairnya aneh ini. Jujur aja aku sebenernya gamau gantungin kalian, tp aku lagi usaha buat lanjutin cerita ini. Tapi mungkinnn bakalan lama. Aku udah terbiasa bikin drabble dan ff oneshoot jd rada bingung sekarang hahaha, ada yang bisa bantu?

Dan untuk yang waktu itu nanya, kenapa dicerita ini aku masukin kris sama luhan sementara tao gak ada. Hmmm.. jawabannya karena ada sesuatu hal yang gak bisa aku kasih tau disini, yang jelas disini mantan member exo cuman kris dan luhan saja. Maaf jika ada yang tdk suka, kalian bisa menginggalkan cerita ini jika ingin aku gak maksa kok serius.

Dan aku cuman mau kasih tau, kalau kalian mau kelanjutan cerita aku yang MHIYS, mungkin setelah uts atau uas (sekitar akhir tahun atau awal tahun) bakalan aku update, jadi dimohon kesabaran nya ya. Dan untuk ff Byun badboy juga aku sedang mengetik sequel nya mohon ditunggu juga ya! Untuk info ff aku selanjutnya atau mau nanya2 atau curhat tentang chansoo kalian bisa PM aku lewat DM nanti bakal aku kasih ID line aku yang di hp aku yg biasa aku pegang. Pokoknya Terimakasih sebelumnya aku sayang kalian semuaa!