hai reader... ane kembali lagi. ane terimaksi banget buatpara reader yang udah mau apresiasi karya ane. baik yang nge-review, follow dan favorite. ok gak usah banyak bicara "talk less do more"
Summary :
Uzumaki Naruto. Anak yang dicintai oleh alam semesta tetapi di benci oleh penduduk desanya sendiri walaupun itu bukanlah hal yang pantas ia tanggung. Bersama hewan kuchiyose yang malah memilih untuk disegel dalam tubuhnya mampukah Naruto mencapai impiannya? Warn. Taijutsu Naru, SageMode Naru, Smart Naru.
Warning : OOC Naru, OOC Minato. typo bertebaran. bahasa berantakan.
'kau harus siap Naruto! Takdirmu yang sudah terukir di atas batu tidak akan mungkin bisa kau hindari'
'siapa kau?'
'kau akan tahu Naruto…. Sebentar lagi'
'hei…. Siapa kau?'
'Hei!'
.
.
.
.
…
Sinar matahari pagi mulai menembus rindangnya dedaunan di Shi no mori. Memberikan daya hidup pada semua penghuni hutan tersebut. Cahaya - cahaya yang menembus dedaunan tersebut tepat mengarah pada pada mata seorang anak laki - laki yang sedang terlelap tidur dengan pohon besar nan kokoh sebagai sandarannya, seperti sebuah kesengajaan alam yang meminta anak itu untuk segera bangun dari mimpinya.
Anak laki – laki dengan surai pirang kemerahan tersebut yang tidurnya terusik perlahan lahan membuka kedua kelopak matanya, memperlihatkan warna biru sapphire kepada dunia. Mengerjap – ngerjapkannya beberapa kali untuk menyesuaikan intensitas cahaya yang masuk ke matanya. Mendongakkan kepalanya perlahan - lahan menikmati semilir angin pagi yang menyejukkan. Inilah yang paling ia sukai dari hutan ini. Walaupun banyak rumor mengerikan tentang hutan ini di masyarakat, tetapi bagi naruto temapat iniadalah rumahnya.
"hah…. Mimpi itu lagi." Gumamnya pelan sembari mengambil posisi berdiri.
"siapa sebenarnya sosok dalam mimpiku itu?" tanyanya pada alam yang selalu bisa menjadi teman ceritanya.
"bah…. Lupakan hal yang tidak berguna itu. Aku sebaiknya bersiap – siap untuk latihan hari ini"
Ya. Inilah rutinitas harian naruto setelah keluar tepatnya diusir oleh pihak panti asuhan. Bukan tanpa alasan naruto memiliki stamina gila yang seharusnya tidak dimiliki oleh seorang anak – anak spertinya.
.
.
.
.
.
.
~Meanwhile at Namikaze Mansion~
Telihat seorang wanita dengan surai hitam sebahu tengah meletakkan susunan makanan di atas meja dimana terlihat dua orang laki – laki telah duduk menunggu disana.
"Waaah…. Kau masak ramen lagi" ujar antusias seorang bocah laki - laki dengan surai hitam dan mata violet menatap ramen yang dihidangkan di hadapannya dengan pandangan berbinar.
"Makanlah sesuatu yang lain selain ramen Menma" ucap seorang pria dewasa di seberang Menma. Jika dilihat dengan seksama pria itu telihat seperti menma versi deawasa minus rambut hitam dan mata violetnya. Sedangkan menma hanya bias mengembungkan pipinya.
"Maa…. Sudahlah anata. Lagi pula menma menyukainya"
"kau terlalu memanjakannya Shizune" respon Minato pada satu satunya perempuan di ruang makan itu.
"Sudahlah….. mari kita makan. Aku ada pertemuan dengan Daimyo setelah ini dan menma juga hrus pergi ke akademi"
Dengan itu dimulailah acara makan yang penuh kebahagian di kelurga itu…. Ya. Penuh kebahagiaan untuk keluarga itu.
.
.
.
.
.
.
.
~hokage office~
Seorang anbu terlihat sedang terjepit di situasi yang sangat tidak mengenakkan. Baimana tidak jika dua orang kage sedang saling mengeluarkan aura intimidasi yang begitu kuat dengan pandangan tajam yang bias membuat dirinya yang seorang anbu ingin segera menggorok lehernya sendiri untuk menghilangkan aura intimidasi ini.
"Apa maksudmu Minato! Kenapa kau menolak untuk memasukkan naruto ke akademi ninja HAH?"
"Kheh…. Apa untungnya memasukkan anak yang tidak memiliki cakra itu ke akademi ninja?"
Ya satu fakta tentang naruto adalah ia tidak memiliki cakra dalam tubuhnya.
"Keparat kau Minato! Apa belum cukup kau menyiksa anak itu hah? Semua penderitaan yang di alami naruto saat ini adalah kesalahanmu minato! Dan apa kau lupa tentang Gai. Dia juga tidak memiliki cakra dalam tubuhnya. Tetapi dia bias menjadi Jounin saat ini"
"satu hal yang pasti adalah orang yang tidak berguna akan tetap tidak berguna sandaime" balas sinis minato.
"kau benar – benar keparat minato. Karena keputusanmu kau membuat naruto mengalami penderitaan yang tidak seharusnya ia dapatkan"
"tidak ada keputusankau yang salah sandaime. Dengan menyebarkan informasi bahwa naruto adalah junchiriki kyubi maka posisi menma bias kita amankan. Menma bisa mempelajari cara mengendalikan cakra kyubi tanpa adanya tekanan dari para civilian. Lagi pula apa salahnya mengorbankan anak tak berguna itu"
"anak yang sedang kita bicarakan adalah anakmu minato! Aku tak habis fikir dengan otakmu minato. Aku yakin kushina pasti akan mengamuk jika mengetahui ini"
"Kushina sudah lama mati sandaime"
"cih… terserah kau minato. Tapi jika ada sesuatu yang terjadi pada desa ini aku tidak akan ambil peduli. Aku tidak mau lagi melindungi desa busuk yang di pimpin oleh hokage busuk sepertimu"
Dengan itu Hiruzen pergi meninggalkan ruangan itu sebelum ia benar benar lepas kendali dan malah membakar kantor hokage itu. Meninggalkan minato yang masih setia dengan wajah datar seakan hal yang baru saja terjadi bukan hal yang penting.
.
.
.
.
.
.
.
.
~Back to Naruto~
Naruto POV
"empat ratus sembilan puluh tujuh, empat ratus Sembilan puluh delapan, empat ratus Sembilan puluh sembi- akh…" teriakku kesakitan. Rasa nyeri luar biasa menjalar ke seluruh tubuhku. Tanganku gemetar menahan rasa sakit. Aku kini sedang melakukan sesi latihan terakhirku pagi ini setelah tadi berlari mengelilingi hutan kematian sebanyak 3 kali…. Sedikit? Ya jika dilakukan dengan cara biasa. Tapi lain ceritanya jika kau berlari sembari menarik bongkahan batu besar di belakangmu. Setelah itu melakukan sit up, stand up, pull up, masing - masing 500 kali. Dan sekarang melakukan push up juga 500 kali.
Dan menjadi satu hal yang syarat yang ku buat dalam latihanku. Jika gagal maka ulang dari awal. Kejam? Tidak juga. Perlakukan para civilian kurasa lebih kejam. Berat? Meh…. Kau hanya belum tahu jika seorang ninja professional bisa melakukan beberapa kali lipat lebih dari yang kulakukan.
Kembali ku ambil posisi push up dn memulai hitunganku. Menghitung hingga mencapai angka 500. Tubuhku yang bergetar hebat minta untuk di istirahatkan tak ku hiraukan. Terus menghitung hingga akhirnya aku bisa mencapai angka 500. Kubalikan badanku sehingga menghadap ke langit yang biru tanpa ada awan yang menghalanginya. Melirik ke kanan aku bisa menemukan sebuah bungkusan plastic tergantung pada sebuah kunai yang menancap di sebuah batang pohon. Berusaha keras untuk berdiri untuk mengetahui apa yang ada dalam bingkisan itu.
Ku raih bungkusan itu lalu mulai mengeluarkan isinya. Air isotonic, tiga onigiri, benda bulat aneh yang berwarna hitam kehjauan yang mengeluarkan bau menyengat yang tidak bisa di tolerir oleh hidungku, dan sebuah surat.
Ku ambil surat itu lalu mulai membacanya.
"HALOOO NAK! AKU SANGAT SENANG MELIHAT ANAK YANG MEMILIKI SEMANGAT MASA MUDA MEMBARA SEPERTIMU."
Eeerrr….. entah mengapa aku merasa orang yang memberikanku surat ini adalah orang yang eksentrik. Sangat eksentrik bahkan.
"JADI MENDUKUNG SEMANGAT MASA MUDAMU AKU MEMBERIKAN KAU BEBERAPA HADIAH. AKU SARANKAN KAU MAKAN VITAMIN YANG KUBERIKAN PADAMU SETELAH INI."
Vitamin? Apa maksud orang ini adalah benda bulat aneh yang berwarna hitam kehjauan yang mengeluarkan bau menyengat yang tidak bisa di tolerir oleh hidungku ini. Yang benar saja! Ini lebih mirip kotoran kuda dari pada vitamin.
"AKU MEMBUATNYA DENGAN SELURUH SEMANGAT MASA MUDA YANG KUMILIKI. JADI MAKANLAH NAK! ITU AKAN MEMBUATMU SEMAKIN CEPAT BERTAMBAH KUAT. ITU SAJA YANG INGIN KUSAMPAIKAN. AKU AKAN SELALU MENGAWASI PERKEMBANGANMU NAK. JADI TERUSLAH BERLATIH. HA HA HA HA… "
Eeee….. aku masih belum yakin jika kotoran ku- eer vitamin ini bisa membuatku cepat bertambah kuat. Tapi aku tersenyum simpul saat mengingat kata – kata orang itu dimana ia bilang akan selalu mengawasiku. Sebuah kata – kata yang bisa membuat jiwa kanak – kanakku membuncah dengan kegembiraan. Walaupun aku masih herang dengan orang ini. Siapa dia?
Ku hilangkan semuapemikiranku tadidan mulai menikmati pemberian orang misterius ini. Hingga tersisa kotoran ku- eer vitamin yang orang misterius itu berikan.
"meh…. Hargai pemberian orang naruto." Ucapku pada diri sendiri dan mulai memasukan bola vitamin itu kedalam mulut sembari menutup hidung dengan tanganku yang bebas.
Dan sialnya rasa vitamin ini benar – benar menjiijikan. Rasanya mungkin bisa menyaingi kotoran kuda. Latiahan hari itu berakhir dengan aku yang kehilangan kesadaran akibat vitamin kotoran kuda dengan rasa dan aroma yng luar biasa mengelegar
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
.
Sesi Balas Review
DAMARWULAN: ini udah lanjut. thanks udah review
Billy : thanks
Dx23: sip komandan... thanks sarannya!
Neo ryuujin: sip komandan
.980 : ini udah lanjut
mrheza26 : sip komandan
yellow flash115 : sip... kalau masalah sage mode apa yang bakal digunakan naruto biarlah cerita yang menjawabnya
uzumaki megami : d atas udah kejawab. naruto buka jinchuriki. dia cuma jadi kambing hitamnya doang. untuk kuchiyosenya lagi2 biar cerita yang jawab
Alim fanficker1 : sip komandan
Vilan616 : naru ane buat jadi OOC. kalau masalah godlike masih jauh kayaknya... karena gue mau buat naru pelan2 jadi kuat
Ibiki Guru BP : sip komandan... saran di simpan
Paijo Payah : sip komandan
Uun877 : sip komandan
Spersial Thanks for you all, yang udah baca, review, follow, favorite.
**see you next chapter**
