My Immortal Boy

Main Cast

Song Yunhyeong

Goo Junhoe

Other Cast

iKON member & other

Genre

Romance, Fantasy

Warning

Ini murni dari pemikiranku dan ini GS yang gasuka silahkan klik close!

Let the game begin yo

.

.

.

.

Yunhyeong POV

Hah! setelah perdebatan tidak jelas dengan eomma seminggu yang lalu, aku memutuskan untuk sementara waktu tidak akan pulang ke rumah. Kali ini aku berencana untuk tinggal di apartemen dongsaengku yang telah menikah setahun yang lalu. Kalian tahu? pastinya tidak karena aku belum memberitahu*plak*. Baiklah akan kuberitahu dongsaengku inilah yang menjadi alasan kenapa eomma terus mendesakku agar cepat cepat menikah. Hah dasar nenek tua menyebalkan, aku doakan semoga keriputmu makin bertambah.

.

.

.

Ah akhirnya sampai, disinilah aku sekarang di depan apartemen adikku. Sudah seminggu aku tinggal disini. Jika boleh jujur aku mempunyai apartemen pribadi, tapi karena managerku sedang cuti ya... aku tinggal disini. Ya... ya... baiklah aku tau kalian akan mengataiku penakut aku pun mengakuinya. Bagaimana kau tidak ketakutan kau sendiri di apartemen dan beberapa sesaeng fans menggedor dan menekan bel bahkan ada beberapa yang menyelinap masuk setelah mengetahui password apartemenmu. Oke sudah cukup! Kali ini aku tidak akan membahasnya lebih lanjut.

Kalian pasti penasaran dengan adikku yang satu ini, adikku ini bernama Song Donghyuk dan terpaut umur 2 tahun dibawahku. Bukankah diawal kukatakan dia sudah menikah? Ya benar dia sudah menikah dengan sahabatku sejak kami menggunakan popok dialah Kim Jiwon atau biasa dipanggil Bobby karena ketika memasuki SHS ia bersekolah di Amerika. Mereka sudah menikah setahun yang lalu dan entah bagaimana caranya akhinya mereka memutuskan menikah diusia muda, hanya mereka dan yang tahu.

~TING TONG~

Ah mengapa udara menurun drastis seperti ini. Uh.. dingin sekali, aku coba untuk mengechek ponselku dan WHAT!? minus tujuh derajat celcius! pantas saja udaranya dingin sekali. Dan apa apaan tidak ada yang membukakan pintu untukku? Hello! apakah mereka tuli atau apa? Akhirnya kuputuskan untuk menekanya lagi

~TING TONG~

5 menit kemudian

~TING TONG~

~TING TONG~

Apa apaan mereka sudah kesepuluh kalinya aku menekan bel dan belum ada yang membukakan pintu. Baiklah jangan salahkan jika tetangga kalian akan protes setelah ini.

"Dongdong-ah buka pintunya ppali! Kau tidak tau betapa dinginnya diluar sini eoh? Berhentilah bermesraan kalian ini seperti pengantin baru kemarin saja asdfghjkl..."

~Ceklek~

"Kalian ini..."

"Bisakah kau berhenti mengomel di apertemenku ha? Dasar halmoni cerewet"

Akhirnya ada yang membukakan pintu dan what? cerewet? oqke aku bisa mentolelirnya untu ini dan apa yang dia katakan sebelum kata cerewet?

"Ya kimbab! Apa yang baru saja kau katakan?"

"HAL-MO-NI CE-RE-WET"

"Apa? Halmoni? kau kira aku setua apa maaf saja aku baru saja akan berumur seperempat abad bulan depan"

"Walaupun begitu kau memang cerewet seperti halmoni"

"Coba ulangi dan akan kucabut paksa gigi seksimu itu"

"Ah baiklah berdebat denganmu tidak akan pernah menang. Kau memang tidak pernah berubah, masuklah"

"Tanpa kau suruhpun aku memang mau masuk"

Akupun masuk keapartemen adikku dan mendudukkan diriku di sofa ruang tamu. Tapi aku tidak melihat tanda-tanda keberadaan adikku yang satu itu.

"Dimana adikku?"

"Kau bertanya pada siapa?"

"Yak! Menyebalkan sekali aishh... tentu saja aku bertanya padamu memang siapa lagi yang ada disini"

"Hm... tidak juga coba kau lihat dibelakang mu"

Akupun menolehkan kepalaku dan..

"BOOO!"

"AAAAAAAAA!"

"Ahahahahahahahahaha"

"Yak! Apa-apaan kalian!"

"Mianhae eonni aku hanya mencoba untuk membuatmu terkejut hiks.."

"Tidak tidak kau tidak salah donggu-ya eonni hanya terkejut maaf jika eonni membentakmu"

Adikku ini semenjak hamil semakin jadi saja manjanya ups.. jan katakan padanya atau dia akan menagis jejeritan dan akan sangat sulit diberhentikan.

"Aigoo Donggu-ya kau semakin manja saja"

Apa-apaan si manusia kelinci itu, mau cari mati atau apa tidak tahukan dia istrinya bisa saja akan

"HUA... Eomma Jiwon oppa sudah tidak mencintaiku lagi"

Ah sudah kuduga akan begini akhirnya. Lebih baik aku tidur, karena kepalaku mulai sakit akibat syuting drama kemarin yang menghabiskan waktu tidurku dan ditambah lagi mendengar suara tangisan adikku ini.

"Kimbab aku akan tidur dan kau sebaiknya tenangkan istrimu itu atau ia akan melaporkanmu pada eomma"

"Tidak bisakah kau membantuku membujuknya?"

"Tidak tidak kepalaku sudah cukup pening setelah syuting kemarin"

"Tapi.."

"Tidak ada tapi-tapian oke?"

Akhirnya aku masuk ke kamar tamu untuk mandi dan setelah itu tidur. Ah semoga saja tidurku nyenyak karena besok masih ada syuting untuk scene terakhir.

.

.

.

~PIP PIP~

"HOAHMM... ternyata sudah pagi. Ah! chuwo"

~PIP PIP~

Alarm sialan akhirnya kuputuskan untuk mematikan alarm dan bergelung dengan selimut. Kenapa udara pagi ini dingin sekali padahal aku sudah menghidupkan pemanas. Aku coba untuk menengok jendela dan ternyata salju sudah turun. Ah cantiknya... meskipun membuat udaraa menjadi dingin aku sangat menyukai bagaimana salju yang menutupi permukaan bumi hingga membuatnya seperti kerajaan es hehehehe kekanakan memang. Ketika masih kecil biasanya aku akan bermain dan membuat boneka salju bersama Jiwon dan Donghyuk tapi aku akan benci saat aku terserang flu. Aku tidak akan bisa bermain salju dengan mereka dan hanya dapat menonton mereka dari jendela rumah dengan pakaian tebal dan perapian yan menyala untuk menghangatkanku. Ah aku mulai merindukan rumah. Tidak.. tidak Song Yunhyeong ingat jika kau pulang maka kau akan dijodohkan dengan ahjusshi pedhofil yang mencari mangsa gadis cantik seperti dirimu lalu menjadikanmu sebagai istri kesekiannya kemudian kau dan istrinya yang lain akan berebut perhatian dari ahjusshi itu duh tidak akan pernah.

~TOK TOK TOK~

"Eonni hatchi.. bolehkah aku masuk? hatchi.."

"Masuklah"

~CEKLEK~

"Hatchi.."

"Wae? neo gwaenchana?"

"Uhm... hanya flu karena menangis semalam dan eonni tau kan kalau udara sedang turun gila-gilaan hingga minus dua belas derajat celcius"

"Jeongmalyo? minus dua belas?"

"Ne jadi hatchi.."

"Sebaiknya kau segera ke dokter, apakah jiwon bekerja hari ini?"

"Ani dia minta cuti hari ini untuk menemani pemeriksaan bulanan. Apa eonni akan keluar hari ini?"

"Eum aku ada syuting untuk scene terkhir hari ini"

"Di studio?"

"Tidak diset outdoor"

"Mwo? sutradara itu pasti sudah gila hatchi.. menyuruhmu syuting outdoor dicuaca hatchi.. separah ini"

"Aih gwaenchana, ini memang pilihanku jadi aku harus tetap profesionalkan?"

"Tapi tetap saja hatchi.. bagaimana jika eonni sakit? hatchi.."

"Sebaiknya kau khawatirkan kondisimu sendiri dulu"

"Ah baiklah eonni kalau begitu aku akan pergi dulu. Oh ya sarapan sudah aku siapkan kau tinggal memanaskannya saja. Oke?"

"Ne arraseo"

~GREB~

"Eonni kajimayo~ aku baru saja bertemu denganmu"

"Aigoo dongdongku yang manis ah kau makin menggemaskan saja. Hari ini aku akan pulang cepat dan akan membelikanmu tteokpokki kesukaanmu"

"Yaksok?"

"Ne yaksok"

"Eonni saranghae"

"Nado"

"Baiklah aku akan segera kembali dan makan tteokpokki yeay"

Setelah Donghyuk keluar akupun masuk ke kamar mandi ah sepertinya berendam air hangat sebentar akan menyenangkan.

.

.

.

Kali ini aku tengah mengendarai mobilku ke lokasi syuting yang berada tidak jauh dari apartemen Donghyuk.

Setelah sampai disana akupun langsung berganti pakaian dan dimake-up.

.

.

.

"Ok cut!"

Ah akhirnya selesai sudah syuting drama kali ini. Setelah berfoto bersama para kru danpemain, mereka berencana untuk makan bersama. Namun aku menolak karena sudah berjanji pulang cepat. Setelah berpamitan dengan para kru akupun menuju parkiran dan melihat beberapa pengawal appa sedang berjaga di sekitaran mobilku. Aish jinjja mengapa mereka bisa ada disini.

"Itu nona muda!" teriak seorang pengawal setelah melihatku.

Aaa.. eotteoke, baiklah kalian yang meminta in

"ANNYEONG...!"

.

.

.

TBC

.

.

.

.

Hai hai ketemu lagi dengan author amatiran ini, kali ini aku bawa chap 1-nya. Maaf kalo masih berantakan. Oh ya disini june belum nongol mungkin di chap depan dia bakal muncul. Makasi banyak buat yang udah read, coment, fav dan follow fanfict abal abal ini.

Maaf banget nih aku baru update cerita ini, rencananya sih update chap 1 nya pas minggu kemarin tapi karena lagi sibuk uts yang akan berlanjut ampe minggi depan ya ga sempet buat post. Ini aku ambil waktu post karena bosen liat tugas seabrek belum selesai. Selain itu aku update ff ini juga buat ngerayain aku udah 17 hari ini yeay!/nggaadayangnanya/ Okedeh sekian curcol kali ini kalo ada yang ga srek atau ada sesuatu yang kurang tolong komen ya biar aku bisa perbaiki lagi.

Paipai