.
oOo
.
If I more be romantic
Because I love you so much
oOo
.
.
Meanie Couple
Rated T
Genderswitch
OS
.
.
Happy Reading
Akhir pekan, Jisoo mengundang teman-temannya untuk menginap di villa keluarganya. Jisoo sengaja mengajak refreshing sekedar menghilangkan penat karena ia sudah ditingkat akhir masa sekolahnya yang penuh dengan jadwal belajarnya.
Seungkwan sudah heboh mengajak untuk belanja, ia pergi mencari baju renang karena info dari Jisoo ada kolam renang di villa. Jihoon ikut serta sekedar window shopping, begitu juga dengan Wonwoo dan Minghao.
"Menurut kalian ini bagus tidak?" Seungkwan antusias memperlihatkan baju renang one piece bercorak bunga.
"Kwanie, bagaimana ini? Cocok untuk tubuhmu." Minghao meledek memberikan baju renang two piece.
"Mwo! Aku tidak mau terlalu mengumbar, bisa dimarahi Hansol aku nanti." Seungkwan melirik sinis pada Minghao, Jihoon menahan geli melihat ekspresi Seungkwan yang terlihat malu.
"Won, kamu mau beli apa?" Tanya Jihoon karena melihat Wonwoo yang hanya diam seolah tidak tertarik dan terkesan merasa bosan.
"Ah tidak, aku tidak beli apa-apa." Jawab Wonwoo menyunggingkan senyum tipisnya.
"Hai ladies, belanja?" Tiba-tiba Soonyoung datang menghampiri para gadis tentu saja ia datang untuk menjemput Jihoon.
"Oh! Kwanie kamu mau beli itu? Aku rasa Hansol akan senang." Soonyoung tersenyum meledek hingga matanya tidak terlihat. Seungkwan hanya menggerutu sebal karena jadi bahan olokan teman-temannya.
"Kamu sendirian?" Tanya Jihoon pada Soonyoung.
"Oh itu Hansol dan Jun melihat jaket di sebelah sana."
"Lalu Mingyu?" Selidik Jihoon dan Soonyoung hanya mengedikkan bahunya lalu beralih menatap Wonwoo.
"Kenapa? Aku tidak tahu, dia tidak beri kabar." Wonwoo menjawab dengan tenang walau dalam hati ia merasa iri karena teman-temannya berpasangan. Wonwoo merasa kesepian, berharap Mingyu datang walau sekedar menemani saja. Wonwoo melirik ponselnya tidak ada chat masuk dari Mingyu.
Seungkwan telah selesai memilih baju renang yang ia inginkan, Minghao membeli kacamata hitam, Jihoon membeli topi begitu juga dengan Soonyoung yang tidak mau kalah. Sementara Hansol dan Jun hanya sekedar melihat-lihat saja sama seperti Wonwoo yang tidak membeli.
"Setelah ini mau kemana?" Tanya Jihoon pada Wonwoo yang terlihat murung.
"Eoh, aku mau pulang saja." Ucap Wonwoo masih dengan senyum tipisnya menutupi kekecewaan.
"Ayo pulang, kita harus berkemas untuk esok." Ajak Soonyoung dan semuanya mengangguk setuju. Dari kejauhan Mingyu terlihat berlari menghampiri teman-temannya.
"Maaf aku terlambat, sudah pada selesai belanja ya?" Mingyu salah tingkah hanya menggaruk kepalanya.
"Kami sudah mau pulang, kamu dari mana saja?" Ucap Hansol.
"Oh, tadi aku mengantri minuman ini katanya enak. Buat kamu." Ucap Mingyu sambil memberikan gelas minuman berukuran besar berisi es mangga dengan warna kuning menggoda dan ada potongan dadu buah mangga sebagai topping pada Wonwoo. Wonwoo hanya terdiam menatap minuman dan tangannya menerima minuman dari Mingyu.
"Eoh bukankah itu minuman yang sedang trend? Aku mau mencobanya." Rengek Minghao sambil melirik pada Jun.
"Silahkan kesana tadi aku mengantri selama 1 jam makanya lama." Mingyu tertawa senang.
"Maaf ya cantik jadi menunggu lama." Mingyu tersenyum genit pada Wonwoo didepan teman-temannya.
"Waaah 1 jam?!" Semuanya kaget mendengar ucapan Mingyu kecuali Wonwoo yang terlihat asyik meminum minumannya.
"Kalian kalau mau pulang duluan saja, aku dan Wonu noona akan belanja dulu. Kamu belum belanja kan?" Mingyu melihat Wonwoo tidak membawa kantung belanja dan Wonwoo hanya menggeleng.
"Oke sampai jumpa besok." Mingyu merangkul Wonwoo berbalik badan untuk kembali masuk ke dalam mall meninggalkan teman-temannya yang hanya terdiam. Wonwoo menurut mengikuti langkah Mingyu dan ia sempat berbalik badan melambai pada teman-temannya.
"Duduk dulu ya." Mingyu mengajak Wonwoo duduk di salah satu bangku dan ia langsung meluruskan kakinya.
"Kenapa tidak beritahu?"
"Ponselku lowbatt, kamu mencari aku ya?" Mingyu menggoda Wonwoo dengan senyumnya.
"Tidak." Jawab Wonwoo datar namun tangannya menyodorkan sedotan ke mulut Mingyu. Dan Mingyu ikut menyedot minuman yang baru dibelinya.
"Benarkah? Sedih sekali kamu tidak mencariku." Mingyu masih menggoda dengan mengusap lembut rambut Wonwoo. Wonwoo hanya menunduk malu sambil tersenyum dan ia menyuapi Mingyu potongan buah mangga.
Mingyu tersenyum senang bisa minum es berdua dengan Wonwoo tanpa memedulikan orang yang berlalu lalang melihat mereka sambil tersenyum. Tak jarang yang melihat merasa iri pada Mingyu dan Wonwoo.
Setelah menghabiskan es, Mingyu mengajak Wonwoo berbelanja.
"Kamu mau beli apa?"
"Hmm entahlah, kamu mau beli apa?" Tanya Mingyu balik pada Wonwoo. Wonwoo hanya melirik pada Mingyu namun masih terdiam dengan menggigit bibirnya. Wonwoo hanya memutar bola matanya.
"Ada yang mau kamu beli hmm?" Mingyu sedikit menunduk untuk menatap sepasang mata gadis cantik didepannya. Ia merasa ada yang aneh pada sikap Wonwoo.
"Ah tidak."
"Hmm ayo katakan saja, mau beli apa? Lihat, aku diberi pinjam kartu oleh ayahku." Ucap Mingyu bangga memamerkan sebuah kartu kredit.
"Aish dasar." Wonwoo tersenyum geli.
"Jadi, mau beli apa?"
"Hmm tadi aku lihat ada... ah tidak usah."
"Kenapa? Katakan saja, kamu mau apa? Tapi jangan yang terlalu mahal, bisa dicoret namaku dari kartu keluarga." Ucap Mingyu sambil terkekeh geli, Wonwoo ikut tertawa.
"Itu disana ada kaos bagus dan itu kaos couple." Ucap Wonwoo malu-malu sambil menunduk.
"Oh! Kaos? Dimana? Ayo kita beli."
"Ah tidak perlu, terlalu kekanakan."
"Kenapa? Ini bagus, besok kita pakai saat berangkat. Ayo, tadi di toko mana?"
"Itu disana." Wonwoo menunjuk jalan menuju toko yang dimaksud. Mingyu menuruti permintaan Wonwoo dan membelikan kaos couple.
...
...
"Apa tidak masalah kamu pakai kartu ayahmu?" Tanya Wonwoo saat akan membayar di kasir.
"Tidak apa, karena kemarin aku bantu mencuci mobil jadi diberi uang jajan lebih." Bisik Mingyu dan Wonwoo tertawa geli.
"Terima kasih." Ucap Wonwoo senang setelah menenteng kantong belanjaan.
"Mau kemana lagi? Kamu lapar? Sudah jam makan malam, kita makan dulu ya. Aku lapar." Mingyu berekspresi manja dan tangannya mengusap perutnya sendiri.
"Ooh oke makan." Ucap Wonwoo senang, tangannya ikut mengusap perut Mingyu.
"Ayo!" Mingyu mengusap punggung Wonwoo dan merangkulnya seperti biasa, Wonwoo sangat senang saat tangan Mingyu berada bawah pundaknya. Ia merasa nyaman karena Mingyu seolah menjaga tubuh Wonwoo.
oOo
"Wow pasangan terpanas." Seungcheol meledek kepada Mingyu dan Wonwoo yang memakai kaos couple. Mingyu hanya tersenyum sementara Wonwoo menunduk malu.
Dari kejauhan Soonyoung, Jun dan Hansol terlihat berdiskusi sesuatu setelah melihat Mingyu datang bersama Wonwoo.
"Ayo kita berangkat!" Teriak Seokmin dan menyuruh teman-temannya untuk masuk ke dalam bis kecil yang akan mengantar mereka ke villa.
Selama di perjalanan, Seungkwan menyumbang suara emasnya untuk menghibur teman-temannya. Semuanya bersorak senang, ditambah lawakan dari Seokmin dan Soonyoung yang membuat suasana semakin meriah.
Disaat semua lelah, ada yang tertidur. Wonwoo memilih mendengarkan musik dan Mingyu ikut berbagi earphone milik Wonwoo. Wonwoo memejamkan mata dan kepalanya menyender pada pundak Mingyu, sementara Mingyu terlihat asyik bermain game dari ponselnya.
"Haaaa benar-benar mereka." Jeonghan mengintip dari cerminnya saat sedang merapihkan polesan bedaknya. Ia melihat Mingyu dan Wonwoo yang duduk dibelakang dari pantulan cerminnya. Jeonghan menoleh ke arah Seungcheol yang tertidur dengan tenang. Ia merasa iri ingin bermesraan juga.
.
.
"Wah daebak! Bagus sekali!" Seungkwan tak berhenti memuji pemandangan disekitar villa milik keluarga Hong, ditambah bangunan villa yang besar.
"Semuanya berkumpul! Aku akan membagi kamar kalian, lantai 2 khusus para gadis dan lantai 1 untuk laki-laki. Silahkan pilih kamar yang kalian suka." Ucap Jisoo dan membuat semuanya bersorak girang.
Semuanya langsung berhamburan, berpencar melihat ruang lain di villa tersebut.
"Won, sama aku ya." Jihoon mengajak untuk sekamar dengan Wonwoo.
"Oh oke Ji." Wonwoo mengiyakan.
"Gyu, berenang yuk!" Ajak Soonyoung.
"Oh oke, aku ganti celana dulu." Mingyu kembali masuk ke kamar, Soonyoung menyeringai nakal melirik ke arah Jun dan Hansol.
Mingyu, Soonyoung, Jun dan Hansol terlihat asyik berenang. Seungkwan dan Minghao sibuk berselfie, Jisoo dan Seokmin terlihat sibuk di dapur dibantu Jihoon. Seungcheol bermalas-malasan sambil melihat pemandangan, dan Jeonghan mencoba berendam di bathtub yang berada di salah satu kamar mandi. Dino tidak ikut karena ada acara keluarga sementara Wonwoo tengah serius membaca novelnya, duduk di luar tak jauh dari Seungkwan dan Minghao berada.
"Gyu! Apa kau berani begini?" Soonyoung melepas celananya dan mengangkat celananya ke atas.
"Yak! Kamu gila! Menjijikan hyung!" Pekik Mingyu merasa geli dengan tingkah Soonyoung. Hansol dan Jun hanya terkekeh geli melihat ekspresi Mingyu.
"Ayo, bagaimana kalau kalian ikutan juga?" Ajak Soonyoung pada Jun dan Hansol.
"Oh, siapa takut." Ucap Jun lalu ia ikut melepas celananya begitu juga dan Hansol.
"Ya ya ya! Aku masih normal." Ucap Mingyu.
"Ini menyenangkan Gyu! Coba saja!" Soonyoung masih dengan ide gilanya meracuni Mingyu. Merasa tertantang, Mingyu ikutan melepas celananya.
"Bagaimana? Enak bukan?"
"Agak aneh hahaha..." Mingyu tertawa geli, lalu mereka saling melempar celananya. Fyi, mereka masih mengenakan kaos dan hanya bagian tubuh bawahnya saja tidak ditutup sehelai benang.
Soonyoung memberi kode, Jun melempar celana milik Mingyu keluar dari kolam. Dan mereka bertiga buru-buru memakai celananya masing-masing.
"Yak! Hyung! Apa yang kau lakukan!" Mingyu panik, dan tak lama ketiga temannya keluar dari kolam.
"Aku duluan ya Gyu, udaranya semakin dingin sebentar lagi matahari akan terbenam." Ucap Soonyoung.
"Yak! Kalian sengaja ya!"
"Eoh ya, itu hukuman kamu Gyu. Karena kamu, kita bertiga harus mengantri beli minuman yang antriannya sangat panjang. Kalau saja Minghao tidak menangis, aku malas menurutinya."
"Aish jinjja!"
"Aku juga kesal, Boo meminta dibelikan untuk semua keluarganya sebagai oleh-oleh." Ucap Hansol.
"Kamu berenang saja dulu, kita mau mandi." Soonyoung, Jun dan Hansol pergi meninggalkan Mingyu yang sendirian di kolam renang. Letak kolam dibelakang villa dan sepi, Mingyu sangat panik bagaimana ia keluar dari kolam.
"Hyung! Kumohon! Aish!" Mingyu berteriak namun tetap tidak digubris.
"Nanti kita datang lagi Gyu!" Teriak Soonyoung.
"Hyung! Noona!" Mingyu berteriak berharap ada yang datang menolongnya.
...
Mingyu sendirian
...
Mingyu ingin keluar dari kolam tapi takut
...
"Mingyu, ini sudah mau malam kenapa tidak segera keluar?" Jisoo melihat Mingyu yang merenung sendiri dipinggir kolam.
"Anuu itu, Seokmin ada?"
"Kenapa? Seokmin sedang membeli sesuatu di mini market." Jisoo mendekat.
"Noona, jangan mendekat kumohon." Mingyu semakin panik karena Jisoo berjalan ke arahnya. Wonwoo datang dengan tergesa lalu mencari sesuatu, Jisoo hanya menatapnya dengan bingung.
"Aish yang benar saja." Wonwoo mengambil celana Mingyu yang terlempar lumayan jauh dari kolam. Mingyu berusaha menutupi tubuh bawahnya dengan kaos yang dipakai dan menempel pada pinggiran kolam.
Jisoo kaget dengan yang dilihatnya, ia menutup mulut dengan telapak tangannya saat melihat Wonwoo mendekati kolam dan melempar celana ke arah Mingyu.
"Ayo eonnie." Wonwoo menarik Jisoo agar menjauh dari kolam, memberikan kesempatan pada Mingyu untuk memakai celananya.
Wonwoo mengetahui kalau Mingyu di kerjai teman-temannya saat tidak sengaja mendengar percakapan Soonyoung, Jun dan Hansol. Wonwoo langsung mengecek sendiri dan melihat Mingyu masih di dalam kolam renang sendirian.
Mingyu berhasil keluar kolam dan Wonwoo menghampirinya dengan membawakan handuk kering.
Mingyu menunduk malu dengan raut wajah yang ditekuk, Wonwoo mengusap lengan Mingyu.
"Segera mandi."
Mingyu mengangguk menurut langsung menuju kamarnya yang ia tempati bersama Seokmin.
.
.
"Mingyu, kami minta maaf. Hanya bercanda, jangan dibawa serius." Soonyoung membuka suara saat sedang berkumpul di ruang keluarga setelah makan malam.
"Kamu gila, bagaimana kalau ia mati kedinginan?" Jihoon mengomel dan menjewer telinga Soonyoung.
"Ampun, ampun Ji."
"Kalian bertiga harus dihukum." Ucap Seungcheol.
"Hukum?" Jun membulatkan matanya.
"Ya, besok kalian bertiga harus memasak untuk kita semua dan tidak boleh ikut outbond. Kalian harus di villa dan bersih-bersih, aku akan mengecek pekerjaan kalian besok. Dan aku tidak menerima penolakan." Ucap Seungcheol tegas.
Jeonghan terkekeh geli melihat teman-temannya. Soonyoung, Jun dan Hansol hanya menunduk pasrah.
"Hyung, aku tidak apa. Kita disini kan berlibur, tidak seru kalau mereka tidak ikut outbond." Ucap Mingyu membela dan Soonyoung, Jun serta Hansol menoleh ke arah Mingyu.
"Aku tidak apa, lagipula mereka hanya bercanda ya walau sedikit kelewatan. Tapi beruntung ada Wonu noona yang datang, aku sangat senang." Mingyu menyenggol lengan Wonwoo yang duduk disampingnya dan Wonwoo tersenyum malu.
Melihat adegan mesra dari Mingyu dan Wonwoo membuat yang lain merasa bosan.
"Baiklah, karena Mingyu berbaik hati maka kalian boleh ikut outbond besok." Ucap Seungcheol untuk memutus adegan lovey dovey Mingyu dan Wonwoo.
"Yes! Thank You Gyu!" Ucap Soonyoung.
"Terima kasih Gyu!" Ucap Jun dan Hansol serempak.
"Oke." Mingyu mengangguk, ia tidak mempermasalahkan lagi.
oOo
Wonwoo terbangun di pagi hari dan keadaan masih gelap diluar sana, dimana semua teman-temannya masih terlelap di alam mimpi. Ia melangkah keluar kamar menuju dapur untuk mengambil minum. Tak disangka Mingyu juga terbangun, Mingyu baru keluar dari toilet berpapasan dengan Wonwoo.
"Hei cantik kenapa ditutup begitu wajahnya." Mingyu meledek Wonwoo yang terkesan menghindar lalu mengekor Wonwoo ke dapur.
"Aku baru bangun, malu." Wonwoo menuju wastafel dan mencuci mukanya.
"Mana coba lihat." Mingyu masih meledek memiringkan kepalanya dan menatap Wonwoo, tak lupa ia memberikan tissu pada Wonwoo.
"Tumben sudah bangun." Wonwoo menatap dan mengusap kepala Mingyu.
"Hmm biasa bangun pagi." Ucap Mingyu bangga.
"Kamu? Bangun pagi? Di hari libur? Eih tidak percaya." Wonwoo mencubit dada Mingyu lalu mengambil gelas dan mengisinya dengan air.
"Eih percaya saja, apa salahnya." Mingyu membalas mengusap pinggang ramping Wonwoo dan Wonwoo hanya tertawa menghindar takut tersedak.
"Sayang, jalan-jalan yuk. Lihat matahari terbit." Ajak Mingyu dan Wonwoo mengangguk.
"Aku ambil sweater dulu." Wonwoo berlari kembali ke kamar dan Mingyu menunggu sambil tersenyum senang.
Mingyu terus menggenggam tangan Wonwoo berjalan-jalan di sekitaran villa.
"Kita coba kesana." Mingyu menunjuk sebuah bukit, Wonwoo menurut mengikuti kemana Mingyu melangkah.
Peluh membasahi di wajah keduanya karena jalanan yang menanjak, nafas Wonwoo hampir putus rasanya. Mingyu dengan sabar menunggu hingga Wonwoo kuat berjalan lagi.
"Wow!" Mingyu dan Wonwoo merasa kagum dengan pemandangan yang dilihatnya. Rasa lelah yang mereka rasakan langsung menghilang begitu saja. Matahari terlihat mulai menampakkan dirinya dan memancarkan sinarnya yang hangat.
"Kita foto." Mingyu mengeluarkan ponselnya, Wonwoo memeluk dari samping dan sebelah tangan Mingyu merengkuh tubuh Wonwoo. Foto dengan latar pemandangan serta terlihat matahari yang mulai memancarkan sinarnya.
Wonwoo masih melingkarkan tangannya dibelakang pinggang Mingyu dan Mingyu pun tidak melepasnya. Mereka sangat menikmati pesona alam dari sang pencipta. Sesekali Mingyu mengecup puncak kepala Wonwoo dengan sayang saat keduanya terpesona menikmati pemandangan.
"Sudah semakin panas, ayo kembali ke villa." Ucap Mingyu.
"Oke."
...
...
"Kalian darimana saja?" Tanya Seungcheol penuh selidik.
"Hanya jalan-jalan saja hyung." Jawab Mingyu santai, sementara Wonwoo terus berjalan tidak peduli pada pertanyaan Seungcheol.
"Hai Won." Sapa Jun yang sedang menyiapkan berbagai peralatan makan. Wonwoo tersenyum geli mengingat kalau ketiga temannya dihukum Seungcheol karena mengerjai Mingyu.
Wonwoo mengintip ke belakang villa dan melihat Seungkwan berjemur dengan ban model angsa berwarna merah muda di kolam renang, Jeonghan dan Minghao juga bermain air.
"Kamu darimana? Aku bangun, kamu tidak ada." Jihoon ikut menginterogasi Wonwoo saat dikamar.
"Hanya mencari angin segar." Wonwoo membuka sweater yang melekat ditubuhnya dan bersiap untuk mandi. Jihoon menatap dengan curiga.
"Kamu kenapa Ji? Ada yang salah?" Wonwoo merasa risih terus diperhatikan oleh Jihoon.
"Tidak, hanya saja kamu dan dia semakin menempel saja. Jangan sampai melampaui batas."
Wonwoo refleks menyilangkan tangan di dadanya. "Yak! Aku masih bisa jaga diri Ji! Sudah aku mau mandi." Wonwoo berjalan masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan Jihoon yang terkekeh geli melihat reaksi Wonwoo.
oOo
"Aku takut Ji." Wonwoo merengek pada Jihoon saat sedang menuju sungai untuk melakukan rafting.
"Tapi kalau kamu tidak ikut nanti kamu sendirian Won." Jihoon menarik nafas saat menatap Wonwoo yang raut wajahnya terlihat gelisah. Wonwoo hanya terdiam tidak bisa berkata apa-apa lagi.
"Mingyu, urus kesayanganmu. Dia ketakutan." Jihoon mendekati Mingyu yang sedang berjalan dengan Seokmin. Mingyu menoleh ke arah Wonwoo. Gadis berpostur tubuh tinggi dan kurus itu terlihat lemas.
Mingyu menghampiri Wonwoo yang menunduk. Tatapan Wonwoo sayu tersirat perasaan takut akan melakukan outbond bersama teman-temannya. Mingyu menautkan jemarinya pada telapak tangan milik Wonwoo dan tersenyum.
"Jangan takut, ada aku yang menjaga."
"Tapi..."
"Tidak apa-apa." Mingyu mengusap lembut rambut Wonwoo dengan sebelah tangannya. Wonwoo menarik nafas dan menyunggingkan senyumnya pada Mingyu.
"Kamu siap?" Mingyu memiringkan kepalanya dan menatap Wonwoo. Sang gadis mengangguk sambil tersenyum. Mingyu menuntun Wonwoo berjalan menapaki bebatuan menuju pinggiran sungai.
"Won, pakai pelampung." Seungcheol membagi-bagikan pelampung dan helm pada teman-temannya. Mingyu lebih dulu selesai memakai dan ia langsung membantu Wonwoo memakai helm.
"Rambutnya di ikat saja ya." Mingyu memgambil ikat rambut yang ada di pergelangan tangan Wonwoo dan membantu mengikat rambut sang gadis.
Sementara yang lain hanya memandang iri melihat kemesraan Mingyu dan Wonwoo. Selama Mingyu membantu mengikat rambutnya, Wonwoo tersenyum tipis dengn pipi yang bersemu merah.
"Sekarang pakai helmnya." Mingyu memandang sambil tersenyum dan mengecek kembali pelampung dan helm yang dikenakan Wonwoo terpasang dengan baik.
"Sudah rapi, cantik." Puji Mingyu membuat Wonwoo tersenyum malu.
"Tali sepatunya sudah di ikat." Mingyu mengecek sampai ke sepatu yang Wonwoo kenakan. Mingyu dan Wonwoo hanya terdiam saat tersadar semua temannya melihat ke arah mereka berdua.
"Ayo, kita mulai." Ajak Soonyoung memecah keheningan setelah adegan lovey dovey. Semuanya bergerak menuju perahu yang sudah disiapkan.
Awalnya Wonwoo takut karena trauma pernah tercebur ke sungai namun ia merasa senang bisa ikut bersenang-senang dengan yang lain. Terlebih karena Mingyu selalu berada dekat Wonwoo serta Jihoon dan Soonyoung yang 1 perahu.
"Seru sekali."
"Benar, sangat menyenangkan."
Semuanya merasa puas, walau terlihat lelah namun tak nampak dari raut wajah anak-anak muda belasan tahun itu. Semuanya kembali ke villa untuk istirahat dan bersiap pulang untuk kembali beraktifitas keesokannya.
"Mingyu..."
"Kenapa?" Mingyu menoleh pada Wonwoo yang berjalan pelan.
"Kakiku sakit, tadi kena batu kali..."
Mingyu langsung berjongkok dan mengecek luka di kaki jenjang Wonwoo lalu menyuruhnya untuk menempel pada punggungnya. Wonwoo mendekat dan langsung memeluk leher Mingyu. Dengan langkah tegap Mingyu menggendong Wonwoo berjalan ke villa.
"Lama-lama rasanya aku ingin mendorong ia ke jurang." bisik Seungcheol pada Soonyoung dan pandangannya tak lepas dari Mingyu. Jun dan Hansol yang mendengar langsung terkekeh geli.
.
.
END
Annyeong,
Bagaimana persiapan nonton Diamond Edge? *tiba-tiba ada yang kirim bom ke sini karena nyinggung DE*. Buat yang nonton "Have Fun Ya!" dan buat yang ga nonton "Sabar Ya! *puk puk*".
Sudah nonton Going Seventeen ep 15? Jadi ini sebenernya mau di up dari kemarin tapi keadaan tidak memungkinkan dan malamnya setelah nonton ep 15 langsung ketiduran. Dan entah kenapa ini kebetulan yang tak terduga ada plot berenang juga. Dan lihat Mingyu itu seger banget 😆😆😆
Yosh! Ditunggu review kalian 😘😘😘
Special thank's untuk yang review chap lalu
XiayuweLiu / wortelnyasebong / Mockaa1617 / Jeon06 / marinierlianasafitri / rizka0419 / wonuguaegi / auliaMRQ / KimHaelin29 / Devil Prince / Cha KristaFer / Dardara / SweetLate
Saranghae reader 😍😍😍
19 Sep 2017
