Pada suatu hari, hiduplah seorang putri yang bernama shirayuki hime, putri yang cantik dengan kulit putihnya, bibinya yang ranum, dan rambut orangenya yang panjang sebelah. Tapi ibunya ntah ngidam apa waktu hamil, sikap anaknya 180% kebalik dari cantiknya. Suka maksain keinginan, Pemarah, tsundere lagi. Yah begitulah sikap putri dari negri stray dogs ini. Paling ngak terkadang dia imut.

"Wahai pemburu, carikan aku topi yang bagus"

"Tapi putri, aku ini pemburu-"

"Pemburu bisa apa aja kan, pemburu topi pun ada" jawabnya ketus dengan wajah sangar tapi imut. (Kaya mana coba?)

"Ba-baiklah putri" dan pemburu itu pun pergi

Yah, Walaupun sifatnya kaya gitu, semua orang masih menyayanginya.

Hingga suatu hari, sang raja menikah lagi dan shirayuki hime mendapatkan ibu baru

"Wahai Shirayuki Hime, sapalah ibu barumu yang suka eksperimen ini"

"Ha? Aku punya ibu baru, kapan ayah nikahnya?"

jleb

"Lagian mana ada ratu yang eksperimen, pake kacamata labor lagi"

Jleb

"Tapi karna kau ibuku" shirayuki hime menundukan kepalanya "salam kenal aku shirayuki hime" katanya ditambah senyum manis.

Senyum manis anak tirinya itu membuat sang ratu iri. Dia pun pergi ke kaca ajaibnya.

"Sebenarnya aku ngak percaya sihir, tapi coba sekali sekali ah" kata sang ratu sambil menghampiri sang cermin ajaib

"Cermin ajaib, keluarkan wujudmu"

"Apa sih ganggu ganggu, lagi asik makan ni!"

"Emang cermin bisa makan?"

"Ya bisalah, kan aku punya mulut" jawab sang cermin,(cermin yang pelawan ternyata)

"Kesampingkan itu, di negri ini siapa yang paling cantik?"

"Kalau masalah itu, tentu saja mr. Fancy- maksudku shirayuki hime, putri tsundere yang suka marah marah itu"

"Apa?! Seharusnya aku! Aku yang tercantik!" dengan marah marah ratu tersebut memanggil sang pemburu

"Ada apa yang mulia?" tanya pemburu itu keringatan, entah siap dari mana.

"Bunuh shirayuki hime, dan bawakan jantungnya padaku"

"Tapi yang mulia-"

"Ngak ada tapi tapi an, bunuh dia, atau keluargamu kubunuh! Sekarang pergi"

Sang pemburu pun pergi dari sana dan berguman "emang aku punya keluarga apa?"

Sang pemburu pun mencari shirayuki hime yang entah lagi dimana, dicari sekeliling istana, eh rupanya lagi mandi, jadi ngak jawab pas kamarnya digedor. Pemburu pun menunggu shirayuki hime selesai dan membawanya ke dekat hutan

"Ratu menyuruhku membunuhmu, dengan ancaman akan membunuh keluargaku, walau aku ngak punya sih, tapi-" pemburu itu menjeda sebentar "aku menyukaimu shirayuki hime!"

"Ha? Apa yang kau bicarakan?" shirayuki hime merona mendengarnya

"Aku menyukaimu, sifat asam manis mu begitu imut, mari kita kabur bersama!" katanya lalu memeluk shirayuki hime, mendekatkan mulutnya kearah telinga Shirayuki Hime dan sedikit menjilatnya, tapi shirayuki hime langsung melepasnya, itu pun susah. Dan dalam hati menjerit 'apa yang kau lakukan bodoh?!'

" bu- bukannya a-aku tidak menyukaimu,A-aku hanya tak bisa..." dengan wajah merona dia kabur masuk kehutan

"Putri tunggu!"

Dengan begitu shirayuki hime berlari didalam hutan, tersangkut ranting, dan kesandung yang tidak sengaja membuatnya masuk kedalam lubang. Rambutnya berantakan, bajunya robek dan kotor, kulitnya penuh goresan. "Aku baru siap mandi loh" itu yang hanya ada dipikirkanya. Hingga dia mendengar suara orang

"Oi, Jinko periksa jebakan itu"

"Eh, kenapa ngak kau aja"

"Kalian kok kelahi terus sih?"

"Biar aku aja yang periksa~"

"Itu baru namanya kenji"

Orang yang disebut kenji tersebut pun melihat kedalam lubang. Matanya beriseri seri melihat shirayuki hime.

"Semuanya kita dapat sapi besar!"

Jleb

"Siapa yang kau sebut sapi ha?!"

"Loh sapi kok bisa jawab? Kau yakin kenji-kun" kata orang lainya yang berjalan kearah lubang tersebut. "Itu bukan sapi kenji, tapi manusia- ... Putri?!"

Dia pun memanggil temannya untuk menolong putri yang terjebak ngak peduli itu. Dengan sedikit bertengkar akhirnya mereka menolongnya dan membawanya kerumahnya. Ternyata mereka sang kurcaci, mereka meminta shirayuki hime untuk menceritakan kejadiannya. Dia menceritakan dari dia yang ingin dibunuh ibu tirinya yang suka ekperimen hingga pemburu yang menyukainya.

"Tunggu sebentar, kau lari karena mau dibunuh atau karna pemburu itu menyukaimu?" tanya salah satu kurcaci yang bernama kunikida

"Errr... Entahlah, mungkin karna pemburu itu menyukaiku?" jawabnya ragu ragu.

"Nah putri, apa yang ingin kau lakulan sekarang?"

"Err.. entahlah, kembali kerumah, bajuku kotor"

"Yang ada kau mau dibunuh lagi putri, tinggalah disini" kata Fukuzawa

"Badanmu lebih kecil dari kami, baju kami muat kok! Aku juga punya beberapa baju imut" kata Mori sambil menyodorkan beberapa baju

Muncul perempatan pada kepala shirayuki hime "jangan meledekku, mentang mentang kalian kurcaci yang bertubuh normal. Lagian kok bisa kalian menyebut diri kalian kurcaci?!". Ketusnya, dan Dengan pasrah , shirayuki hime menerima baju pemberian Mori tadi. Dia pun pergi ke kamar mandi dan mandi lagi.

Sementara itu di kerajaan, Tachihara sang pemburu memundurkan diri dengan alasan ngak ada lagi yang di kejarnya di kerajaan itu. Ratu Kajii sih ngak peduli. Yang penting shirayuki hime sudah mati. Dia pun coba coba lagi menggunakan cermin ajaibnya.

"cermin, oh cermin" ngak muncul muncul, dielap elapnya kacanya, mungkin kotor jadinya ngak dengar. Pas disadari rupanya kaca yang benar disebelah, jadi salah tingkah sendiri deh

"Cermin, oh cermin"

"Apa lagi! Jangan ganggu aku!"

"Kau jadi kaca kok sewot sih, aku mau bertanya-"

"Kalau tentang yang kemarin, masih sama, shirayuki hime masih lebih cantik"

Tiba tiba tensi Kajii naik, "kok bisa dia masih hidup, aku sudah menyuruh pemburu yang entah siapa namanya itu untuk membunuhnya! Dia saja sudah memberikan jantungnya! Dan itu memang jantung manusia"

"Jelas jelas itu jantung orang yang kebetulan lewat dia bunuh akibat cinta yang tak terbalasakan terhadap anakmu yang tsundere itu. Dia masih hidup didalam hutan sana, makin cantik malah" kata cerminnya itu seraya mengemut permen dimulutnya.

"Kalau begitu aku yang harus membunuhnya, akan kuledakan dia dengan bom lemonku-"

"Jangan, ledakannya terlalu besar, semua orang akan mengetahuinya"

"Kalau begitu, akan kumasukan bubuk mesiu kedalam jus lemon dan membuatnya meminumnya-"

"Itu juga jangan, dari tadi asik bom, lemon, bom, lemon. Emang ngak ada yang lain apa?!"

"Jadi aku harus apa coba? Semua salah"

"Pake aja apel kasih racun, selesai, itu aja repot. Jangan lemon terus, ngak ada yang mau jus lemon juga. Jangan lupa nyamar. Udah kan bye" layar cermin pun kembali menajadi cermin biasa.

Ratu Kajii dengan intruksi yang diberikan cerminnya tadi membuat ramuan untuk apel merah pekatnya. Dan menyamar menjadi seorang nenek tua yang babak belur. Dan dengan itu dia pergi kedalam hutan.

=(°^°)=

Kembali kepada shirayuki hime dan 7 kurcaci, para kurcaci ingin pergi keluar untuk menambang jadi mereka meyuruh shirayuki hime menjaga rumah dan jangan menerima apapun dari orang asing. Dia pun hanya mengiya iya kan saja, orang juga baru bangun tidur.

Ngak lama sesudah para kurcaci pergi, shirayuki hime yang kesadarannya udah terkumpul merasa perutnya meraung raung minta makan, sisa makanan ngak ada, dia didalam hutan lagi, ngak ada toko sekitar. Dasar kurcaci jahat. Tiba tiba pintu diketuk

"Ah, kalian lama sekali, aku kelaparan-" ternyata ngak tampang salah satu kurcaci yang dilihatnya melainkan nenek tua babak belur yang pake kacamata lab.

"Ha siapa kau? Kita pernah ketemu" tanyanya

"Tentu saja kita per- uhuk, kita ngak pernah ketemu kok"

"Tapi kacamata lab itu... Ah terserahlah, mau apa?" tanyanya lagi

"Aku hanya ingin menawarkan apel ini-" belum selesai dia bicara, shirayuki hime sudah mengambil satu apel dari keranjangnya dan langsung memakannya (dasar kurang ajar).

"Twrima kwasih, aku lagwi lapwar (terima kasih, aku lagi lapar)" katanya sambil mengunyah. Ratu Kajii merasa kesal, tapi disimpan baik baik didalam hati. Dia pun menawarkan satu apel lagi, yang kali ini beracun. Dengan senag hati beserta senyum diterimanya apel itu dan langsung memakannya.

Tiba tiba pandanganya terasa buram dan tubuhnya oleng dan dia pun ambruk ditempat. Sang nenek babak belur tersebut melempar sebuah bom lemon kekakinya dan berubah menjadi Ratu Kajii kembali.

"Hahahahaha, rasakan itu Shirayuki Hime, kau tak akan bangun hingga orang yang mau mencium mayat datang menolongmu, hahahahahaha." dan dia pun meninggalkan Shirayuki Hime dirumah itu sendiri.

=(°^°)=

Di malam hari, para kurcaci kembali dari kegiatan menambangnya dan menemukan rumah mereka gelap dan pintu tertutup, mereka sih ngak mikirin kali, palingan Shirayuki hime tidur. Dan saat mereka sampai, mereka menemukan shirayuki hime yang tergeletak.

"Benar kan, dia tidur" kata Kenji

"Tapi kok tidurnya disini?" tanya Atsushi

"Ada apel keserak tuh, udah digigit lagi." kata Akutagawa

"Apa dia ngak apa apa?" tanya Tanizaki khawatir

"Aku akan memeriksanya" dan dengan begitu Kunikida mendekat kearah Shirayuki Hime,

Tik

Tok

Tik

"Perutnya ngak gerak" jeda sebentar "ngak ada angin keluar dari hidungnya"

"Di-dia mati?" Tanya fukuzawa, dan dilanjukan oleh anggukan Kunikida sambil memeriksa nadinya

"Ohh, kok bisa?" semua pun menmandang Mori dengan 'gitu aja reaksimu?' ditambah sweatdrop.

Saat mereka melihat ke sekeliling, mereka menemukan kertas yang bertulisan 'hanya orang yang mau mencium mayat yang bisa membangunkannya'. Dan dengan begitu mereka memasukkan Shirayuki hime kedalam peti kayu, karna ngak ada kaca disana.

=(°^°)=

Seorang pangeran dari kerajaan sebelah yang bernama Dazai Osamu, tanpa sengaja melewati tempat shirayuki hime disimpan (emang barang apa?). Saat dia melakukan hobinya 'bunuh diri'.

"Ada apa ini? Ngapain kalian ngelilingi peti?"

"Ah, pangeran Dazai, tamu kami kena kutukan" kata Atsushi

"Tamu, dimana?"

"Nih" kata mereka serempak sambil menunjuk kedalam peti yang baru mereka buka.

"Tamu kalian mayat?! Menyeramkan sekali" katanya sambil melihat kedalam peti,

Ternyata Pangeran Dazai tahu Shirayuki Hime, saat kecil mereka tumbuh bersama, dan dijuluki soukoku karna kerjanya nganggu orang. Tapi mereka dipisahkan 4 tahun lalu karena mereka bagai bencana.

"Pangeran Dazai tolong cium Shirayuki Hime, kutukannya akan hilang" kata Tanizaki

"Kalian menyuruhku mencium mayat? Yang benar saja" katanya dengan sombong "tapi kalau kalian memaksa aku-"

"Biar aku yang melakukannya" tiba tiba terdengar suara seseorang dari semak semak, munculah pemburu dari kerajaan stray dogs yaitu Tachihara.

"Ngak peduli mau mayat ato ngak, putri tetap putri, cintaku sangat besar untuknya hingga aku rela bunuh orang lewat. Ngak sepertimu pangeran yang mau aja dipisahkan 4 tahun lalu" katanya sambil perlahan mendekat kearah mereka. Dan melewati pangeran Dazai, tetapi pisau telah siap didepan leher Tachihara. (Pisau asli loh)

"Jangan mendekat kearahnya, atau kupenggal kepalamu"

"Begitukah? Sebelum kau penggal kepalaku, pistol ini akan menembak loh." Jawab Tachihara mengarahkan pstol uang siap menembak ke paru paru Pangeran Dazai."ku tahu kau sangat ingin mencium nya"

Para kurcaci merasa risih dengan keadaan sekarang dan berusaha memecahkan suasana.

"Ba-bagaimana ka-kalau ki-kita kontes saja" panik Atsushi.

"Seperti yang dikatakan Jinko, kita akan berlomba dan Yang poin lebih banyak menang" lanjut Akutagawa. Mereka mengangguk dan menjauhkan senjata masing masing.

"Pertanyaan pertama : apa kesukaan tuan putri"

"Topi" dengan cepat Tachihara menjawab

"Pertanyaan kedua : siapa nama lain Shirayuki hime"

"Chuuya~" udah pasti Dazai yang jawab, sebelum sempat Tachihara membuka mulut nya.

"Pertanyaan terakhir : apa nama julukan putri saat kecil"

Dazai langsung angkat bicara, "Soukoku atau double black" dan dengan begitu Dazai menjadi pemenangnya "lagipula aku adalah patnernya". Tachihara hanya bisa mendecih kesal. Dan dia memeilih pergi dari situ daripada menghadapi kekalahannya.

Disisi aslinya Chuuya sudah merasa was was akan adengan selanjutnya. Dia dan Dazai akan ciuman, CIUMAN teman teman!. Walau cuma fake kiss sih, tapi tetap saja.

Kembali kepada Shirayuki hime yang masih entah tidur entah mati itu, para kurcaci sudah sangat berharap akan Pangeran Dazai. Dan tak ingin sesuatu yang buruk terjadi 'lagi'.

Dazai melangkah mendekati Shirayuki Hime, berdiri dengan lutut agar dapat menggapai dengan mudah, Seperti yang seharusnya terjadi. Mendekatkan tubuhnya pada peti, Seharusnya fake kiss terjadi didalam peti agar tidak terlihat. Tetapi dia malah mengangkat separoh dari tubuh chuuya keluar dari peti.

" oh Shirayuki Hime, aku merindukanmu... Bangunlah" hanya tinggal hitungan centi agar bibir mereka bertemu

5 cm

4 cm

3 cm

2 cm

1 cm

CUP! bibir mereka pun bertemu, ciuman yang seharusnya tak lama menjadi begitu lama dan nyaman, Pangeran Dazai malah makin menekankan bibirnya dengan milik Shirayuki Hime, memperdalam ciumannya dan meminta izin masuk, sayangnya tubuhnya telah didorong kuat Oleh Shirayuki Hime yang langsung mengambil posisi duduk.

"Da-Dazai... Apa yang kau lakukan?!" wajahnya sudah menora bagaikan kepiting rebus. Dazai malah tersenyum hangat dan memainkan rambut orange indahnya.

"Akhirnya Kau sadar Shirayuki Hime, sedih jika kau tak bangun" Shirayuki Hime tak bergeming, syoknya membuatnya lupa dialog. Hingga para kurcaci memecahkan suasana

"Tuan putri Shirayuki Hime akhirnya bangun! Waiiiii!" teriak mereka dengan riang. Pangeran Dazai pun mengulurkan tangannya kepada Shirayuki Hime, yang disambut dengan lembut dan langsung menarik nya keluar dari peti dan menggendongnya ala karung beras.

"Le-lepaskan Dazai! Ini memalukan" katanya sambil memukul mukul punggung Pangeran Dazai.

"Para kurcaci disana, tak masalah kan aku membawanya kekerajaanku?"

"Dengan senang hati, asalkan tuan putri bahagia, kami juga bahagia" jawab Tanizaki beserta anggukan beberapa temannya

"Tapi aku tidak bahagiaaaa, lepaskan aku!"

Pangeran Dazai pun menaiki kuda dan mendudukan Shirayuki Hime didepanya, dengan sedikit memeluknya agar ngak jatuh, mereka pun pergi kekerajaan seberang dan menikah sedikit paksa untuk mejadi penerus selanjutnya. Sayang kebahagiaan hanya sampai disini.

.

.

TAMAT

.

.

Jika kalian bertanya tanya tentang Ratu Kajii, dia baik baik saja. Senjak saat itu dia hanya memikirkan eksperimen dan ngak pernah bebicara tentang Shirayuki Hime, dan hanya bertanya tentang eksperimen yang bagus pada cerminya. Jadi dia hidup tentram di Sana.

.

.

.

.

TBC ?

A/N

maaaaaaaaaaaaf jika ceritanya jelek, ooc dan sebangsanya(?). rencananya mau di post saat tahun baru, tapi takut tak sempat. jadi mohon perhatiannya.

cerita selanjutnya adalah chapter terakhir yaitu sesudah acara berakhir, mohon saran untuk cerita akhirnya ya ;3

daaaaaaaaaaan, terima kasih sudah mau mampir baca fic ini.