Behind The Dark

.

.

.

.

.

.

Help

.

.

.

.

.

.

Jimin as Uke

.

.

.

.

.

.

Warning: mature content

-Chapter 8-

Namjoon mendorong tubuh jimin ke kasurnya, yang kecil hanya bisa menundukan wajahnya karna tidak berani menatap mata namjoon

"Tatap aku Park Jimin, apa kau tau kesalahanmu?"

Masih tidak ada jawaban

"Kau tau Jimin, teman sekamarku sebelumnya juga menyentuh barangku dan kau tau? Aku mengirimnya ke rs" namjoon menjeda perkataannya untuk melihat bagaimana ekspresi yang dibuat Jimin, dan jimin sudah sangat pucat

-Jimin P.O.V-

Namjoon hyung benar benar menyeramkan hari ini, dia mendorong ku lalu langsung menindih tubuhku, aku benar benar gemetaran karena tatapannya bahkan saat dia memberikan pertanyaan aku tidak mampu menjawab apapun

"Kau tau Jimin, teman sekamarku sebelumnya juga menyentuh barangku dan kau tau? Aku mengirimnya ke rs"

'Degh'

Rumah sakit? Apa dia serius? Tapi apa ini alasan kenapa tidak ada orang yang berani menatap namjoon hyung saat disekolah tadi, seketika wajahku menjadi pucat pasi, karna jujur aku benar benar ketakutan saat ini, dan namjoon hyung malah menatapku terus, ini benar benar merisihkan apalagi dengan jarak yang sedekat ini

"Tapi"

Lagi namjoon hyung menjeda kalimatnya namun sekarang wajahnya sudah semakin dekat

"Kalau semanis dirimu aku akan memberikan hukuman yang lebih 'spesial' manis"

Setelah mengatakan itu namjoon tersenyum dan jujur dia terlihat tampan tapi tetap saja matanya menunjukan seberapa kuatnya dia dan seberapa lemahnya aku

"Hyung ak-"

'Cup'

-End Jimin P.O.V-

Belum sempat Jimin melanjutkan kata katanya bibir namjoon sudah menempel dengan bibur tebal milik jimin, awalnya hanya kecupan biasa namun lama kelamaan menjadi lumatan yang ganas, bibir namjoon terus melumat dan menghisap baik bibir atas ataupun bibir bawah Jimin, ingin merasakan lebih dari sekedar kecupan dari bibir manis ini, namjoom mulai mencoba memasukan lidahnya kedalam mulut jimin namun jimin dengan sekuat tanaga menutup mulutnya sehingga membuat namjoon mengeram marah karna jimin tidak membukakan mulutnya, akhirnya namjoon menggigit bibir bawah jimin dan sang empunya mengeluh kesakitan dengan desahan yang benar benar membuat namjoon semakin kehilangan akal sehatnya

"Ah!"

Saat jimin membuka mulutnya karna kesakitan namjoon langsung memasukan lidahnya kedalam labirin hangat Park Jimin, lidahnya bermain didalam mulut jimin mengobrak-abrik apapun yang ada disana dan juga mengajak lidah jimin untuk bertarung didalam sana, jimin benar benar merasa pusing oleh perlakuan namjoon disatu sisi dia merasa sangat aneh namun disisi lain dia menikmati apa yang Namjoon lakukan saat ini, jimin akui ciuman namjoon lebih memabukan dari pada ciuman seorang min yoongi, saat dirasa pasokan udaranya semakin menipis Jimin mencoba mendorong bahu namjoon untuk melepaskan ciumannya, namjoon yang mengerti bahwa Jimin membutuhkan udara terpaksa melepaskan ciuman hot mereka sehingga menghasilkan beberapa benang saliva saat ciuman mereka terlepas, namjoon melihat Jimin yang berada dibawahnya bibirnya terlihat bengkak karna ulahnya dan juga matanya yang sayu tengah menatap namjoon, oh jangan lupa pipinya yang sudah sangat memerah, benar benar cantik, manis, sexy, dan menggairahkan

"Kau akan menerima hukuman dari Daddy baby boy"

-tobecontinue-

.

.

.

.

.

.

pendek? iya sengaja wkwk,cuman mau tau ada yg nunggu ff ini gak?