Behind The Dark

.

.

.

.

.

Jimin Uke

.

.

.

.

.

Warning! Mature content, bxb, yaoi

.

.

.

.

-Chapter 10-

"Hiks"

"Hyung, hiks maafkan aku hiks"

'Tuut.. tut.. tut'

"Halo?"

"Ta-tae tae.."

"Chim? Ada apa? Kau menangis?"

"Tae a-aku ingin me-menginap bo boleh kan?"

"Tentu tapi kenapa?"

"Ku-kumohon tae"

"Baiklah, bawa barang barangmu juga, ingat besok kita akan camp bukan?"

"Hmm"

.

.

.

.

.

Setelah mengemasi semua barang yang akan ia bawa, jimin langsung meninggalkan kamarnya beruntung hingga kini Namjoon belum kembali, entah apa yang harus ia lakukan kalau kalau namjoon kembali

'Tok, tok, tok'

"Tae, buka pintunya, ini aku"

Jimin mengetuk pintu kamar Taehyung dan langsung dibuka olehnya

"Chim, ayo masuk, jungkook akan memutar film sebentar lagi, kemarikan tasmu"

Jimin hanya bisa tersenyum melihat tingkah romantis sahabat barunya ini, kalau boleh jujur tentu saja dia memiliki sedikit perasaan kepada Taehyung, tapi dia tidak boleh jika tidak ingin persahabatannya hancur

"Kookie, jimin sudah datang"

"hn"

Seperti biasa dan selalu begitu jungkook hanya menatap jimin sekilas lalu kembali sibuk dengan film yang akan ditonton nanti

"Apa bocah sepertinya boleh menonton film ini tae?"

"hei aku bukan bocah! Harus berapa kali aku bilang"

"Terserah, kalau tegang jangan salahkan aku"

Seketika jimin bungkam mendengar perkataan jungkook, dia sedikit ragu apa yang jungkook maksud dengan tegang, jika boleh jujur jimin bahkan tidak pernah menonton film yang bisa tonton oleh orang dewasa, hyungnya melarangnya, dan sekarang jungkook bilang tegang, apa mereka akan menonton film seperti itu?

"sudahlah kookie, aku yakin jimin sudah sering menonton yang seperti ini"

Akhirnya jungkook jimin dan taehyung naik kekasur, dengan posisi taehyung dikiri jimin dan jungkook dikanan jimin, film kemudian dimulai awalnya jimin tidak merasa aneh dengan filmnya karna dia berfikir ini hanya film romantis biasa, dengan tenang jimin menonton film itu sambil memakan popcorn dan meminum soda yang diberikan taehyung tadi, tanpa mengetahui senyum jahat yang sedang terpampang jelas diwajah kedua teman barunya itu

"hmm, tae film ini membosankan"

"kita bahkan baru menonton selama 15 menit, sabarlah sedikit bodoh" jungkook kemudian mengambil popcorn yang berada dipangkuan jimin dan entah dengan sengaja atau tidak dia menyentuh bagian selatan jimin yang hanya tertutup dengan celana pendek tipis berwarna hitam

"sabarlah chim, sebentar lagi juga akan seru"

Tepat setelah taehyung berkata seperti itu, adegan difilm mulai berubah, dan jimin tidak sebodoh itu kalau tidak mengetahui bahwa alur film itu akan mengarah kemana, karna dia baru saja mengalaminya kalau kalian lupa

"Ta tae, ga- ganti filmnya, aku gak suka"

"kenapa bocah? Merasa tegang hanya melihat dada kecil seperti itu?"

Jungkook kemudian memperkencang volume televisinya dan memperjelas desahan wanita yang sedang melakukan hubungan dengan lelakinya

"ke- kenapa di perbesar sih! Dan aku ti- tidak tegang kok!, bi- bisa saja yang tegang itu kamu!"

"Ha! Kau bercanda mana mungkin aku bisa tegang hanya melihat dada seperti itu, aku lebih memilih melihat pantatmu yang bulat untuk membuatku tegang"

Kata Jungkook dengan santai kemudian meremas bongkahan kenyal pantat jimin dan secara tidak sengaja jimin mengeluarkan desahannya yang mampu membuat taehyung dan jungkook langsung tegang

"a- ahh" jimin langsung menutup mulutnya menyesal dengan kebodohan yang baru saja dia lakukan

"Wow! Pantatmu!" jungkook kembali meremas pantat jimin semakin keras, dia sudah tidak peduli dengan filmnya lagi

"a-ahh ju-jungkook ahh ah, a- apa yang ka- kau ahh lakukan" jimin benar benar tidak habis pikir dengan tubuhnya, bagaimana dia bisa merasa senang jungkook meremas pantatnya?

"kau benar benar menggoda jim" jungkook kemudian memasukan tanggannya kedalam celana pendek jimin agar dia semakin merasakan kelembutan pantat dari seorang Park Jimin

"ahhk!! Ah ah ta- tae apa yang ah ahh"

Belum sempat jimin melepaskan tangan jungkook dari pantatnya, Taehyung dengan sengaja memegang bagian selatan jimin yang hanya tertutup oleh celana pendeknya

"Chim, aku ingin nonton,kalau kau bersuara lagi akan kuhukum nanti"

"ta- tae ahh kenapa, ahh, to- tolong lepaskan jungkook dari- Ahhh!!"

Jimin kembali berteriak ketika merasakan tangan jungkook yang dengan lancangnya memainkan jarinya didepan hole pink milik jimin

"tidak kusangka ternyata kau senakal ini chim, lihat bahkan sekarang aku tidak mendengar apa yang mereka katakan"

Taehyung langsung menarik jimin hingga posisinya jimin yang menungging didepan jugkook dan berhadapan langsung dengan Taehyung

"Ta-tae kau mau ap-"

Belum sempat Jimin melanjutkan kata katanya taehyung langsung mencium ganas bibir merah jimin, jimin berusaha mendorong taehyung yang dengan tiba tiba menciumnya tapi tentu saja dia tidak sekuat taehyung

"Aku penasaran kenapa bibirmu lebih tebal dari pada hari hari sebelumnya chim?"

Taehyung berbisik seductive ketika ia melepaskan ciuman mereka dan memegang bibir jimin yang semakin membengkak karena ulahnya

"Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku baby?"

.

.

.

.

.

.

.

.

Hi! I'm back!! Ada yang rindu ff ini? Semoga ada hehe, btw gantung ya? Pendek ya? Gak apa biar makin penasaran