Behind The Dark
.
.
.
.
.
Jimin Uke
.
.
.
.
Warning! Mature content, bxb, yaoi
.
.
.
.
.
-Chapter 11-
Jimin mencoba melepaskan dirinya dari Jungkook ketika Taehyung semakin mempersempit jarak diantara mereka, tapi tentu kekuatan Jimin tidak sebanding dengan kekuatan monster mirip Jungkook
"A-aku mohon jangan hiks"
"Kenapa jangan baby?"
Taehyung semakin mendekatinya, Jimin bahakan bisa merasakan nafas hangat taehyung menerpa wajahnya dan itu membuat Jimin semakin takut ditambah lagi Jungkook yang masi setia memainkan tangannya di bokong sintal Jimin
"Ja-jangan! Hiks jangan pantat Jimin masih sakit hiks"
Taehyung dan Jungkook langsung menghentikan aksi mereka ketika Jimin berkata pantatnya masih sakit, mereka tentunya sangat kaget atas ucapan namja manis yang sekarang malah menangis
"Berbicaralah yang jelas Park Jimin, bagaimana bisa pantatmu sakit?!"
Jungkook yang sudah turn on tentu sangat kesal, bagaimana nasib juniornya kalau dia tidak dipuaskan malam ini
"Gak usah bentak! Hiks pantat jimin itu sakit tau!"
"Kalau gitu bilang kenapa sakit!"
"Pokoknya sakit ya sakit! Huee~"
'Plak'
"Ahh!"
Jungkook dengan tidak manusiawinya malah memuku pantat Jimin yang sudah dibilang lagi sakit dengan sangat keras hingga Jimin menjadi jatuh ke depan dada Taehyung
"Hiks jungkook jahat! Pantat Jimin jadi tambah sakit! Hiks"
"Buka bajumu Jimin"
Taehyung yang dari tadi diam melihat Jungkook dan Jimin berantem akhirnya membuka suara, namun kali ini beda kali ini taehyung berkata dengan aura yang lebih mendominasi hingga membuat Jimin sedikit menjauhi Taehyung
"Aku bilang buka bajumu Jimin!"
Jimin yang dibentak langsung mencoba membuka bajunya, berbeda dengan Jungkook kali ini Jimin bahkan tidak berani melawan, dengan tangan yang gemetaran Jimin mencoba baju kaosnya yang ia kenakan, menampilkan tubuh putihnya yang sekarang terdapat beberapa kissmark dibeberapa bagian, membuat Taehyung dan Jungkook langsung menatapnya dengan tidak percaya
"Sudah kuduga Namjoon hyung tidak mungkin mensiasiakan orang semanis dan menggairahkan seperti ini"
Jimin hanya bisa terdiam mendengarkan kata kata Taehyung dan selanjutnya Jimin tau bahwa kesalahan terbesar datang kekamar Taehyung dan Jungkook, karna kini Jimin tau tatapan ke dua teman barunya sama seperti tatapan Namjoon padanya kemarin
"Baiklah, kalau begitu bagaiman kalau kita main kook?"
"Wah ide bagus"
Jimin tentu terkejut dengan apa yang baru saja terjadi, jimin yakin dia melihat mata Taehyung dan Jungkook penuh dengan hawa nafsu sebelumnya tapi sekarang mereka bertindak seolah tidak terjadi apa apa tadi, apa mereka hanya mengerjai Jimin?
"Pakailah bajumu chim, kita akan main"
"E-eh iya"
Jimin langsung mengenakan kembali bajunya, ia sudah tidak mau memusingkan lagi sikap teman barunya ini yang sedikit aneh
"Jadi kita akan main apa Taehyung?"
"Aku ada kartu"
"Jika salah satu dari kita kalah maka kau harus membuka salah satu pakaianmu"
"Heh~ kupastikan aku tidak akan kalah"
"Yeah let's win this match"
"Kau ikut kan Chim"
Jimin yang tadi memperhatikan mereka hanya bisa diam ketika taehyung bertanya, ia bingung haruskah ia bermain? Kalau kalah dia diharuskan membuka bajunya
"Sudah kuduga bocah sepertimu tidak akan berani bermain seperti ini"
Jungkook berkata sambil memberikan tatapan yang sangat menyebalkan kepada Jimin
"Diam! Jimin ikut kok! Awas aja sampai Jungkook yang kalah!"
'Jackpot!'
-tobecontinue-
