Boku no Hero Academia belongs to Horikoshi Kohei.
.
it's always you
by helloxygen
.
Ochako melihat sunset; rasanya menenangkan, ia menyukainya. Katsuki menatap langit malam; lucu, bukan bintang yang ia lihat.
Part 1: it's not a sunset i see
Sambil memandang langit senja, Ochako berjalan di pesisir pantai. Ia menikmati pemandangan saat-saat matahari akan terbenam sambil berbicara dengan Katsuki melalui ponsel.
Liburan bersama teman-temannya memang menyenangkan, tetapi tanpa Katsuki di sisinya terasa ada yang kurang. Terlebih saat Ochako melihat senja.
Seolah mempunyai daya magis, senja selalu membuat Ochako terhipnotis. Saat melihatnya, ia akan merindukan Katsuki dan menelepon kekasihnya seperti ini.
"Kau seharusnya kembali ke hotel, Ochako," ujar Katsuki di sambungan telepon, terdengar khawatir. "Bagaimana kalau Ashido mencarimu?"
"Tenang saja, Katsuki. Mina tahu aku pergi ke pantai," kata Ochako enteng.
Katsuki mendesah di ujung sana. "Aku tidak tahu kau menyukai sunset," tuturnya.
"Aku juga tidak," tukas Ochako.
"Masa? Kau sudah melihatnya tiga kali selama liburan di sana."
Ochako mengangguk. "Ya. Jadi empat dengan sekarang," katanya sambil tertawa.
Kemudian, Ochako berhenti melangkah. Tawanya berhenti dan memandang cakrawala; menikmati matahari terbenam dalam diam.
Langit senja merah merekah berubah menjadi hitam kelam. Warnanya terlihat menawan. Merahnya menghangatkan, sedangkan hitamnya menyenangkan. Kedua warna itu mengingatkannya kepada Katsuki.
Mungkin karena itu, Ochako menyukai sunset dan ingin melihatnya setiap hari, khususnya selama liburan di sini.
"Hei, kenapa diam saja?" sentak Katsuki, menyadarkan Ochako yang melamun.
Ochako tersentak lantas mendesis kesal. "Aku baru saja melihat sunset tadi," katanya kepada Katsuki. Lalu menghela nafas dan kembali menatap cakrawala.
Langit telah diselimuti malam. Bulan mulai menampakkan dirinya perlahan.
"Sebaiknya kau kembali ke hotel," kata Katsuki, memerintah.
"Katsuki, sepertinya sekarang aku menyukai senja," ujar Ochako.
"Oh. Aku sudah menebaknya." Katsuki sama sekali tidak terkejut.
Ochako tertawa. "Kalau begitu coba tebak apa alasannya," tantang Ochako.
Katsuki mendengus. "Mana aku tahu."
"Coba tebak saja, Katsuki," pinta Ochako.
Katsuki mengerang, lalu mendesah pelan. "Karena warnanya imut," tebaknya asal.
Ochako tertawa. "Bodoh. Karena warnanya mengingatkanku kepadamu." Ia terbahak tepat di speaker ponsel.
Katsuki menggerutu dan mengumpat, mengatakannya berisik. Tapi Ochako terus tertawa.
Ochako memutar tubuhnya, lalu berjalan memunggungi pantai. Sebenarnya senja tidak hanya mengingatkannya kepada Katsuki, tetapi membuatnya ingin pulang, dan liburannya segera berakhir.
.
Whenever it's early twilight. I watch til' a stars breaks through. Funny, it's not a star I see. It's always you.
It's Always You, Chet Baker
.
Susah banget ya bikin fluff orz
Bogor, 24 April 2018
