p style="text-align: center;"Game (c) darkjune a.k.a Junee_Park/p
p style="text-align: center;"Romance-hurt/comfort/p
p style="text-align: center;"Teenager-Rated/p
p style="text-align: center;"Main cast: Kim Jonghyun x Im Nayoung/p
p style="text-align: center;"Jonghyun, Nayoung, dan karakter lainnya milik Tuhan, keluarga, agensi, fans, dan dirinya sendiri. Da aku mah apa atuh, cuma punya alur cerita hehehe/p
p style="text-align: center;".../p
p style="text-align: center;"-epilog-/p
p style="text-align: center;".../p
p data-p-id="9df5dbde2c2373ac81e3f34843b7c062"Setengah tahun kemudian./p
p data-p-id="2f43b42fd833d1e77420a8dae7419000".../p
p data-p-id="050a03c9139f16790aefd635ed5210b0"Nayoung mendecih kesal saat permainan yang ada di layar berakhir dengan kekalahannya. Sementara pemuda di sampingnya terkekeh sebelum mengusak rambutnya dan berdiri. Nayoung menarik kaos yang di gunakan lawan bermainnya, memasang wajah memelas sekaligus kesal saat sang pemuda menatapnya./p
p data-p-id="6e684d86305f500a008179b572c324f8""Kamu mau kemana?." Tanya Nayoung, masih dengan tangan meremas ujung kaos sang pemuda. "Minum, sayang. Aus nih."/p
p data-p-id="90eceb99de8febe15f5a69b35faae9d4""Eh tunggu dulu, kamu janji kita main sampe aku menang kan?." "Iya abis gini main lagi, ntar aku ajarin biar kamu menang." Sang pemuda berusaha melepas genggaman erat Nayoung. Sungguh, kekasihnya itu begitu keras kepala./p
p data-p-id="1f99a873e9c2f3a4083ade887bcf1a4d""Cepet balik Jong!." Jonghyun, sang pemuda, menghela nafas di dapur. "Iya astaga, minum doang."/p
p data-p-id="0647ed7187be7be3cff8138ae432a8a4"Jonghyun kembali sambil membawa dua gelas dan satu teko es sirup, serta setoples kukis. Nayoung memekik senang melihat kekasihnya kembali, ditambah minum dan makanan. Sungguh, Jonghyun adalah kekasih paling pengertian yang diketahui oleh Nayoung./p
p data-p-id="b72eef527189074755e66c57f0b93847""Makasih." Nayoung menuangkan minuman ke gelas lalu segera menandaskannya. "Ayo sekarang main lagi."/p
p data-p-id="7605d893da7af7ed95485d5da9f207bf"Jonghyun menggeleng sambil tersenyum. Nayoung memang selalu lebih aktif saat sedang bermain game. Bukan masalah bagi Jonghyun, karena dia juga menggemari permainan yang sama dengan sang kekasih. Keduanya kembali terlarut dalam permainan, bertarung di dalam layar tapi tertawa bahagia di dunia nyata./p
p data-p-id="58e31546c93d4c548f60d9b4e973bb3c""Ihhh, kan janjinya bikin aku menang!." Nayoung merengut saat melihat sang kekasih bersorak menang. "Janjinya ngajarin biar menang, bukan ngalah biar kamu menang. Enak aja."/p
p data-p-id="7fff51552e460fc293c562299ba2ed9d"Nayoung melempar bantal sofa ke arah Jonghyun yang masih terkekeh. "Duh, mending dulu jadian sama Johnny aja gue. Dia anaknya nurut."/p
p data-p-id="57c39ebc68a8d5413961309346e53015""Apaan, jangan Johnny Johnny kalo sama gue." Jonghyun turut kesal. Kekasihnya sering sekali merajuk sambil membawa nama Johnny. Bukannya kesal, Nayoung justru tersenyum./p
p data-p-id="a4063c94e5f14b328dc58fd46f238880""Cemburu ya? Lucu banget sih." "Iyalah, Johnny itu hambatan paling gede buat dapetin lo. Astaga pacara sebulan sama lo kayaknya gue udah dengerin lo nyebut nama Johnny lebih dari lima puluh kali." Nayoung tertawa, lalu mencubit gemas pipi Jonghyun./p
p data-p-id="d83e52b014bfab4329733a60c90ff9d8""Ya salah lo sendiri dulu nolak gue. Kalo ada yang mau dan sayang sama gue kenapa enggak?." Jonghyun menatap Nayoung. "Tapi kan lo sayangnya sama gue."/p
p data-p-id="762c02518ef00c7c1851e9f09f5243d9"Nayoung mendengus. Melirik tajam pada Jonghyun yang memasang cengiran. "Terus lo nyuruh gue nyiksa diri dengan ngarepin lo yang gatau kapan bakal sayang balik sama gue? Males lah."/p
p data-p-id="429080c12c197ce2a32406b2bf0bcec9"Jonghyun langsung meluk Nayoung. "Tapi kan sekarang aku sayang sam kamu." Nayoung berontak. "Lepas elah, sesek nih."/p
p data-p-id="3f0f3ed9dd508a33c095463408ac76de"Jonghyun bergeming. "Enggak, sebelum lo janji gak nyebut-nyebut Johnny lagi." "Aduh, iya iya. Udah sekarang lepasin."/p
p data-p-id="57d20bcf26a8450136977266042a3638"Sang pemuda tidak melepaskan pelukan secara langsung. Dia hanya melonggarkan pelukannya agar bisa menatap wajah Nayoung yang memerah. Entah karena kesal, sesak, atau malu./p
p data-p-id="d1d3353f057c6f93ab352687b3b299fc""Maaf." Nayoung berhenti berusaha melepas pelukannya. "Maaf soalnya gue lamban banget. Maaf bikin lo sedih terus kecewa. Maaf soalny-"/p
p data-p-id="734ba7c80bf48c4a904503378a93b4f1"Nayoung menghentikan kalimat Jonghyun. Gadis itu tersenyum lalu menggeleng. "Gapapa. Gue udah maafin lo kok." Jonghyun menghela nafas. "Makasih."/p
p data-p-id="edbe40f7265778c86faf1051e0c3b007""Iya sama-sam-." "Dengerin gue dulu ya, sayang." Nayoung diem, sementara Jonghyun membelai rambutnya sayang./p
p data-p-id="85e6ed14749492bd87a658fcf57a7190""Makasih udah mau nerima aku. Makasih karena milih aku dibanding Johnny. Makasih karena kamu gak mau ngereset hubungan kita, tapi lebih milih buat bikin hubungan baru. Makasih. Aku sayang sama kamu."/p
p data-p-id="925840bb47f3f5817a45fa11b62e1f22"Nayoung terdiam. Setelah hubungannya dan Jonghyun berjalan selama satu bulan, ini pertama kalinya sang kekasih mengungkapkan segala hal. Nayoung kemudian tersenyum dan memeluk Jonghyun./p
p data-p-id="b206d5fa2fc90a0ead4571bea8a48f3f""Sama-sama. Makasih juga mau mulai hubungan baru sama aku." Jonghyub mengusap rambut Nayoung dan berniat menenggelamkan wajahnya pada perpotongan leher sang kekasih, saat tiba-tiba Nayoung melepaskan pelukan mereka./p
p data-p-id="be93ac309fbd15bdf3ba32a01b6dec92""Boleh jujur gak?." Jonghyun mengernyit. Tiba-tiba takut Nayoung akan mengatakan sesuatu yang bisa menghancurkan hatinya. "Omongan lo cheesy banget sumpah. Gue geli."/p
p data-p-id="6a2e35decfece17c9a060241c611e11a"Nayoung tergelak melihat wajah khawatir Jonghyun. Sang kekasih mencubit gemas pipi Nayoung. "Gue udah takut lo ngomong aneh-aneh, taunya gitu doang."/p
p data-p-id="1f6a409410e7a50967ba923c187317ef""Eh lo kali yang aneh-aneh. Sumpah ya gue geli banget tadi." Nayoung kembali tertawa, tapi kemudian dia menatap serius pada Jonghyun. "Tapi beneran gue juga makasih. Gue gak nyangka kita bakal beneran jadian. Padahal gue udah nyiapin hati buat John-."/p
p data-p-id="ac877c89ae4df74f1628fe5d64e8e0e9"Nayoung menghentikan kalimatnya saat melihat tatapan tajam Jonghyun. "Oke oke. Sorry kelepasan."/p
p data-p-id="cfb409933b889e6478d0dd0ef3f64331"Keduanya kemudian bertatapan sambil tersenyum. "Aku sayang banget sama kamu." Ujar Jonghyun. Senyum Nayoung kembali mengembang. Jonghyun diam, menunggu balasan dari Nayoung, tetapi sang kekasih hanya memberinya senyuman./p
p data-p-id="bc0453f739681451f4784774639a9734""Young, gue sayang nih sama lo!." Nada suara Jonghyun naik, tapi bukannya terkejut, Nayoung juatru tergelak. "Iya iya. Aku juga sayang banget sama kamu."/p
p data-p-id="5b80a4a9a00f5f09ae0ccf41db930f03"Jonghyun tersenyum tulus. Lalu memeluk erat sang kekasih. Nayoung membalas, bibirnya terus menyungging senyum./p
p data-p-id="14c69ee600c2dcd3176573bd9a251586""I love you, Im Nayoung."/p
p data-p-id="8a7646e869dee8561edc447b1cc8bf56""I love you too, Kim Jonghyun."/p
p style="text-align: center;" data-p-id="10561c0ebe00305f5388589901335233"- END -/p
p style="text-align: left;" data-p-id="10561c0ebe00305f5388589901335233"A/n: okayyy tamat yaaa. byee byeee/p