Title: Virus

Disclaimer: Inagaki Riichiro & Yusuke Murata

Genre: Humor / Romance

Rated: T

Chara: Kotaro Sasaki

Warning: OoC, ada bumbu Shounen ai! Don't Like Don't Read.

!Selamat membaca!

© Ashirish Ares ©

Present


Esoknya, Kotaro segera pergi ke rumah Akaba. Waktu menunjukkan pukul setengah tujuh pagi. Begitu sampai di rumah 'sahabat'nya itu, bukannya ke pintu depan, malah ke taman belakang rumah itu.

'bagaimana aku masuk ya? Apa ga ada tangga?' pikir Kotaro sambil menatap beranda kamar di rumah itu.

Kotaro melirik ke kanan dan kiri tak ada tangga, ke belakang juga ga ada tangga, ia menatap apa yang ada di depannya. Sebuah tangga!

'ini tangga ya? Kok baru nyadar ya?' batin Kotaro melihat tangga lipat di depannya.

Ah… sungguh tidak smart.

Dengan sedikit keringat, dan flashdisk yang penuh virus menggantung di lehernya. Beberapa saat kemudian, ia sampai di beranda yang terhubung ke sebuah kamar yang hanya dipisahkan oleh jendela besar setinggi dua setengah meter. Dengan gorden merah putih menggantung di sisi atas jendela dalam, terlihat agak menghalangi pemandangan di dalam kamar itu.

"Heh… selera yang ngga smart banget! Gorden kok warnanya kayak bendera kebangsaan Indonesia. Ckckck…" gumam Kotaro yang lalu masuk melalui jendela itu .

Kotaro melihat-lihat isi kamar itu. Sebuah lemari kaca berisi berbagai macam gitar yang di dominasi warna merah, sebuah rak berisi kaca mata merah. 'ah… selera yang bener-bener ga smart.' batinnya.

Setelah membatin seperti itu, Kotaro berjalan pelan ke arah kasur yang di atasnya terdapat seonggok daging manusia yang tidur menghadap ke kanan.

Kotaro mendekatinya dengan melangkah berjinjit, lalu segera menendang sosok manusia berambut merah itu.

"WOY! Bangun! Udah jam segini ga SMART banget sih!" bentak Kotaro pada manusia yang kini tertelungkup di tanah dengan posisi yang tidak elit untuk seorang Akaba Hayato.

"Bego! Sekarang itu hari minggu! Ngapain bangun pagi-pagi!!" bentak Akaba balik.

"Huh… Ga smart. Nih!" kata Kotaro sambil memberikan flashdisk bernama MoonDisk itu ke Akaba.

"Apa ini?" tanya Akaba sambil mengambil flashdisk itu dengan dua jari, telunjuk dan ibu jari.

"Itu flashdisk, bego! Kena virus! Scan sana! Dasar ga smart." jawab Kotaro ketus.

"Fuu… Jangan seenaknya. Emangnya aku ini anti virus berjalan?" Tanya Akaba sambil mengambil handuk di sisi pintu kamar mandinya.

"Iya…" jawab Kotaro dengan wajah bloonnya.

Akaba menyeringai kecil.

"Apaan sih?!"

"Kalau aku anti virus, kau berarti virusnya." jawab Akaba yang langsung masuk ke kamar mandi meninggalkan Kotaro yang tenggelam dengan pikirannya.

==^o^==

Tiga puluh menit kemudian…

"Wah, virusnya warna item!" seru Kotaro dengan segala ke-katrok-annya.

Akaba Cuma sweatdrop liat partnernya yang satu itu.

"Fuu… Kalau item berarti susah. Akan kucoba lagi…" kata Akaba dengan nada meremehkan. Kotaro mendelik.

"Heh… Yang penting itu virus ilang!"

Akaba hanya menuruti apa yang dikatakan (baca: perintah) oleh Kotaro. Ah… Dunia memang indah.

Lalu bagaimana dengan komputer Kotaro yang kana virus juga? Hanya dengan satu cara mudah Kotaro menyingkirkan virusnya, yaitu membuangnya ke TPS setempat. Sangat amat teramat mudah tentu saja.


Fin


Akhirnya terselesaikan dengan gaje... *geleng-geleng*

Ini juga selesainya pas di jalan mau pulang mudik dari Jogja... ToT

Padahal masih betah di sana... lol

Mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan atau pun ada typo, karena saia bukan makhluk yang sempurna.

Yosh! Daripada misah-misuh gaje, mending ngelakuin apa yang harus dilakuin.

Mind to review?