Tittle I called it with love
Rate nc 21
Cast yunjae
yoochun
junsu
changmin
Author : Sora_Zangetsu aka Sora Yagami
Inspired : Totally captivated comic
Warning..my i'll broke ur innocent mind with this
Suara gemericik air, bercampur dengan suara suara merdu burung burung di pagi hari, di tambah hangatnya sang mentari pagi, membuat gairah lain yang memuncak dari dua orang yang terperangkap oleh hasrat memiliki dan di miliki
Gairah yang lebih dan lebih, selain itu hasrat akan bercinta sangatlah dalam merasuk dan mengoyak seorang jung yunho dan kim jaejoong yang sedang berada di tempat itu
Teriakan teriakan yang sesekali diselingi lenguhan tanda kepuasan, kesakitan juga lenguhan pertanda terobeknya ke polosan serta kesucian dari dua insan yang sedang di bakar keinginan untuk memiliki dan dimiliki
Ya, kesucian kedua orang yang tengah di mabuk hasrat bercinta akan di buktikan saat ini juga
Jae's mind
Isn't it obvious? Saat dirimu melihat seseorang yang amat kau cintai tepat di depan matamu dalam keadaan menggairahkan, apakah kau hanya dapat berdiam diri tanpa berbuat apapun? Sanggupkah dirimu untuk menahan keinginan yang tiba tiba muncul dari dalam hati mu untuk tidak melakukannya? Sanggupkah kau mengelak dan mengatakan tidak?
Well, if it's me, I can't..
End of jae's mind
"aah..yunho? Yun..ah! Ah! Stop!"
Terlihatlah wajah memerah milik jaejoong, rona memerah yang terlukis nyata di kulit putih nan halus milik jaejoong
Wajah penuh kesakitan, kepuasan serta peluh mengalir deras, wajah innocent yang berubah menjadi wajah penuh kepasrahan, wajah yang menyiratkan hebatnya keinginan seorang jaejoong agar yunho segera merasuki dirinya
Tak sabar, sangat tak sabar seakan hendak berlutut meminta, mata yang mendamba, melemah dan senyum kepuasan
"not now, jaejoong..
Not now.."
Perlahan bibir basah itu, menjelajahi punggung bertattokan TVXQ SOUL MATE yang menjadi sepasang dengan milik yoochun, tangan bebas yunho meraba tepat ke arah dada jaejoong, mencari tepat dimana letak puting kecil jaejoong yang terlihat mengeras serta menegang akibat hasrat yang tiba – tiba menyergap
"why ure so yummy in my eyes, jaejoong? Whenever I see u right in front of me, always make me felt hunger more.."
Puting yang mengeras itu dipijatnya dengan lembut, di mainkannya benda itu, di tarik tariknya benda itu dengan gemas, dan sesekali diselingi lenguhan sang pemilik
"ugh!? Haah.. Uh!? Yun..ho! Hold on..a..sec..hold.."
Wajah yang tengah memerah itu terlihat makin memerah saat yunho tak hanya memainkan puting kecil milik jaejoong, tapi dia juga menjilat tepat di belakang telinga jaejoong di mana itulah titik kelemahan seorang jaejoong yang mampu membuatnya semakin bergairah
"hm..kau selalu meminta ku menunggu di saat kita sedang menikmatinya..u know that, lil jae?"
Untuk kesekian kalinya jaejoong hanya dapat menuruti apapun keinginan yunho yang selalu ingin menikmati apapun yang terdapat di tubuhnya seakan akan ia adalah makanan yang lezat yang mampu
Namun kali ini tidak akan seperti saat lainnya, kali ini jaejoong ingin sekali saja membuat yunho jatuh dalam permainananya
Ya, jaejoong yang keras kepala akhirnya muncul. Dan jika sudah seperti itu, tak akan ada yang dapat menghentikan apa yang akan jaejoong lakukan
"yunho.."
"hmm?"
Dengan segera jaejoong berbalik dan menyerang yunho, menciumnya dengan sebuah ciuman panas, tak hanya sebuah ciuman biasa, akan tetapi sebuah ciuman penuh nafsu yang sedari tadi di tahannya
"ja..jae? Ugh!
ckk..sllp..mm..uhm..pp.."
Terdengar suara lidah yang sedang beradu, liur yang tak habis habisnya keluar dan saling bercampur di antara keduanya, lengket, basah dan penuh dengan perasaan ingin menguasai sepenuhnya apa yang mereka miliki satu sama lain
"sllp..ckk..mm..ure mine, yunho..ure absolutely mine.."
"of course I do, lil jae..
I'm ur slave and ur be my slave aren't we?"
Ciuman panas ini tetap berlanjut sampai titik dimana area privat mereka tak sengaja bertemu, beradu
Sebuah kenikmatan yang tidak bisa yunho katakan saat dia merasakan milik jaejoong yang memerah dan tergurat otot tanda hasrat yang memuncak tengah menyodok perutnya
"are u also wanna me so badly, lil jae?"
"don't ask me, dumbass! Of course I wanna u, every time, every minute and every day.."
Sebuah senyum kemenangan menghiasi wajah yunho..
Ya, dia menunggu saat dimana jaejoong memintanya sendiri dengan suka rela, dia tak ingin memaksakan nafsu yang dimilikinya walaupun terkadang jika sudah berada di dekat jaejoong, akal sehat nya melayang entah kemana
"I know u'll say that, lil jae..do we have it right now with this position?"
"of course, my the one and only lover..but be gentle.."
Yunho pun tersenyum, saat di dapatinx kekasih hatinya memajukan bibir sexy nya sesenti. Kesan imut yang tak terkira lebih membuat yunho gemas ingin segera memasukkan benda miliknya tepat ke dalam tubuh kekasihnya, merasakan sempitnya suatu titik tempat mereka berdua akan bertempur yang dimiliki jaejoong
Ya, perasaan sempit yang membuat yunho semakin ingin dan ingin melakukannya saat ini juga
"ok then, lil jae..relax..u know right!?"
Dengan sebuah senjata yang tengah teracung tepat di depan spot milik jaejoong, yunho tanpa basa basi segera memasukkan benda miliknya yang sudah menggembung akibat panasnya hasrat yang tengah mereka kumandangkan
"ahhh!"
Jaejoong berteriak hebat, sebuah rasa sakit bercampur nikmat yang tak tertahankan, seakan ada sesuatu meliuk berada dalam tubuhnya
Dan benda itu terasa makin berdenyut dan makin membesar dalam tubuhnya, membuat sensasi aneh menyergap jaejoong
Dan tanpa di beri perintah, spot milik jaejoong yang tengah di terobos paksa oleh yunho terasa berkontraksi dengan irama teratur, dan hal ini semakin memanjakan benda milik yunho yang memang mencari sensasi ini
"ah..ah..ah..yunho..mm! Yun..ho!hh..hold..on..Aht! Hold on for a sec.."
"ure screaming and holding one while calling out my name really drives one crazy.."
Menambah kesan erotis, yunho mulai menggigit telinga jaejoong dan menjilat keseluruhan telinga jaejoong hingga melalui garis wajah jaejoong dan kemudian turun hingga leher dan bahu jaejoong
"ah!yunho!ah!aaah! Do..don't move so..fast..
Hh..h..doing it standing up is much more difficult.."
"sorry..but I absolutely can't hold back something in u now"
Dengan kasar, yunho menarik dan mendorong benda yang tengah berada dalam spot milik jaejoong, membuat jaejoong berteriak hebat, rona kemerahan terpancar lebih hebat, di sertai keringat yang mengucur turun
Tak hanya memaju mundurkan benda miliknya dengan semakin cepat, kedua tangan yunho juga bermain dengan sesuatu yang berada tepat di bagian depan tubuh jaejoong. Dia menarik narik puting jaejoong dengan kasar, memainkannya hingga puting yang sudah terlihat memerah dan menegang itu semakin menegang, sementara tangan lainnya memainkan benda milik jaejoong yang juga tengah mengacung
"ah! Ugh! Aaah! Yun..ho! It..hurts!"
Terkesiap, yunho menghentikan aktifitasnya dan menarik benda miliknya yang sedaritadi menerobos spot milik jaejooong
"it hurts?"
"uughhtt..it..hurts.."
Yunho membalikkan tubuh jaejoong dan mencium nya sebagai tanda permintaan maaf karena telah membuat kekasihnya kesakitan
"uuhh..ummm..ckkk..hhmm..yun..ho.."
Keduanya kembali mengadu lidah dalam sebuah ciuman panas, pertukaran liur kembali terjadi, tertumpah bercampur dengan keringat yang muncul
"baiklah, kemari…"
"huh?!"
Yunho menyeret lengan jaejoong menjauh dari dinding tempat tadinya mereka bercinta, yunho menjatuhkan jaejoong ke lantai kamar mandi dan
"yu..yunh..yunho wait..aah!"
"I'll make u feel good right now"
Dengan lidah yang lentur, yunho menjilati perut jaejoong yang mulai bergerak naik turun akibat perlakuan yunho, dan lidah basah itu turun hingga ke selangkangan jaejoong dan dengan kilat yunho menggigit benda milik jaejoong, menjilatnya dari lubang tempat keluarnya segala kenikmatan naik hingga ke arah rerimbunan hutan yang tak begitu lebat milik jaejoong
"ah..yunh..yunho..aah! Stop..ah! Aaahh!"
"hmm?I don't hear u.."
Tak lama, yunho membalikkan tubuh jaejoong dan mulai menjilati tubuh bawah bagian belakang jaejoong, membuat spot itu basah dan penuh oleh liur agar memudahkan rencana yunho yang tadi sempat tertunda
"hh!? Yun..ho..stop it..I ha..hate when u..do..that..ugh..ah!"
"I want to continue what I was did.."
Tanpa basa basi sekali lagi benda milik yunho memasuki spot milik jaejoong dan tak ayal membuat jaejoong berteriak kesakitan sekaligus rasa nikmat yang tak terkira
Dengan ganas yunho memaju mundurkan tubuhnya dan hal itu tentu saja membuat tubuh jaejoong maju mundur
"yun..ho..yunho..ah!agh!"
Setelah puas melakukannya dengan cara di punggungi jaejoong, yunho menarik kembali dan membalik kan tubuh jaejoong berhadapan dengan benda miliknya yang masih menancap kuat di spot milik jaejoong
Dan sekali lagi, dengan lebih brutal yunho menusuk nusuk spot milik jaejoong dan membuat jaejoong kembali melenguh
"yunho..ah..yun.."
"jae..tell me it feels good, tell me u won't it deeper, tell me u want more..just now, u have to be completely honest.."
Masih dengan tubuh yang maju mundur, disela kesakitan dan kenikmatan yang dirasa, jaejoong hanya dapat melenguh dan bersemu merah
"there..yun..ho..i..want more..i..want deeper..this day, i'm completely urs"
Tanpa aba aba, yunho menekankan lebih pada tubuh bagian bawahnya, dan tentu saja hal itu membuat jaejoong meringgis menahan sakit
Mengetahui hal itu, yunho segera menciumnya seolah ingin meredakan rasa sakit yang jaejoong rasakan
"jaejoong..I love u.."
"I know it, bcz I do too"
…,…
Sementara itu…
"shim changmin, pakai ini dengan volume max!"
"WTF!?"
Junsu dengan suara dolphin miliknya terdengar membahana dan sedikit merasa bingung bagaimana cara menjaga agar image polos magnae nya ini tak tercemar oleh dua orang yang sedang di mabuk asmara itu
"su ie, biarkan saja changmin..dia sudah dewasa.."
Sebuah suara berat nan sexy milik yoochun membuka percakapan dan membuat junsu cemberut
"its not like that! Arrggh! Do what u want to do!"
"araa..don't upsat, su ie.."
Changmin yang bingung harus bagaimana hanya bisa terbengong heran melihat ke dua pasang hyungnya ini
"khhh..setiap pagi selalu seperti ini"
Dan changmin pun berlalu sembari memasang headset dengan lagu favouritenya keras keras
TBC
