Tittle : I Think ? ( 3/ ?)
Main Cast:
Lee Donghae
Cho Kyuhyun
Sub Cast :
Kim Heechul as Kyu's Eomma
Tan Hangeng as Kyu's Appa
Main Pair: KyuHae
Genre : Romance, yaoi, boy x boy
Rated: M (jaga-jaga boo, kalau author khilaf )
Sumarry :Lee Donghae , namja manis yang pemberani dalam menghadapi kenakalan dan kekejaman Kyuhyun ! Bagaimana akhirnya ? Sebuah jalan dan cerita yang merubah kisah hidupnya dan juga kisah cintanya .
.
.
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::
Sebelumnya ,
Kyuhyun mengusap-usap punggung Donghae, seakan memberi kehangatan untuk tubuh Donghae , "Apa masih dingin hm?", Donghae mengangguk membenarkan . Rasa dingin yang ia rasakan bertambah dua kali lipat seiringan dengan hujan yang turun dengan begitu derasnya .
"Ne , dingin , dingin ", ujar Donghae dengan nada yang bergetar . Kyuhyun melepaskan pelukannya , lalu melepas jaketnya . Ia kenakan ke tubuh Donghae, kemudian membawa Donghae kembali kedalam pelukannya .
"Apa masih terasa dingin ?", Donghae menggeleng , "Ani, sudah hangat , gomawo", ujar Donghae yang membuat Kyuhyun tersenyum . Eh ? Kyuhyun tersenyum ? Ya , lihatlah betapa manis senyumnya . Sayangnya Donghae tak bisa melihat senyum itu . Karena sekarang ia memilih menutup matanya dan semakin mempererat pelukannya pada tubuh Kyuhyun .
"Aku takuutt", ujar Donghae saat mendengar suara petir yang begitu menggelegar . Kyuhyun dengan cepat mengusap punggung dan rambut Donghae yang basah . Mencoba menenangkan .
"Tenang, aku disini , tak usah takut", Kyuhyun merasakan jantungnya berdebar begitu kuatnya . Mungkin karena hawa dingin atau mungkin karena hal lain ?
Tentu , Kyuhyun dapat menyadarinya . Dia mulai menyadarinya , bahwa ada hal lain yang mengusik hatinya ?
Namun sayangnya ia belum bisa mengerti apa yang mulai disadarinya ..
Lee Suhae ::::::::
Suasana pekat kini makin terasa . Kala rintikan yang cukup deras masih tak bosannya menyentuh permukaan bumi . Udara semakin menusuk hingga ke urat saraf , mencekam dan menakutkan . Tak ada suara apapun yang terlontar dari mulut dua orang namja yang masih berpelukkan . Menyatukan tubuh mereka satu sama lain , mencoba memberi kehangatan pada tubuh basah mereka .
Kyuhyun terus saja memeluk tubuh Donghae yang masih bergetar , mungkin karena udara dingin yang masuk menyentuh kulitnya . Mengingat kalau baju seragam Donghae basah . Kyuhyun mengusap punggung Donghae , "Apa masih dingin ?", Donghae mengangguk menjawabnya . Bibirnya terasa susah untuk mengatakan beberapa patah kata .
Kyuhyun melonggarkan pelukannya , membuat Donghae menatapnya heran , "M-mau apa ?",tanya Donghae dengan raut panic saat Kyuhyun mencoba melepaskan jaket miliknya , lalu berusaha membuka kancing seragam Donghae . Donghae menghentikan jari-jemari Kyuhyun yang terus saja membuka kancing baju miliknya , "Apa yang kau lakukan ?",tanya Donghae sekali lagi dengan raut ketakutan . Namun Kyuhyun diam , hingga akhirnya tubuh Donghae dalam sekejap mata sudah polos .
Donghae seakan susah untuk menghentikan pergerakan tangan Kyuhyun yang begitu cepat membuka kancing bajunya . Untuk sekedar digerakkan saja , tangannya begitu berat .
Kyuhyun terpesona akan keindahan tubuh mulus Donghae dalam temaramnya malam . Kyuhyun menggelengkan kepalanya , menyadari kebodohan otaknya saat berpikiran yang ' iya-iya ' .
Donghae terkejut saat Kyuhyun kembali memakaikan jaket miliknya ditubuh Donghae , lalu menarik Donghae ke dalam pelukannya , "Tenanglah , aku tak akan berbuat macam-macam ", ujarnya yang membuat Donghae tersenyum . Donghae merasakan Kyuhyun memeluknya dengan cukup erat . Sangat erat malah . Lebih erat daripada sebelumnya . Hingga Donghae merasakan sebuah kehangatan yang tercipta diantara dinginnya malam . Hatinya pun terasa terselimuti , tenang dan damai .
Kyuhyun berpikir , jika Donghae memakai seragam basah dan ditutup oleh jaket miliknya itu akan percuma . Hingga ia berinisiatif untuk melepaskan seragam Donghae .
Kyuhyun tersenyum , entah untuk berapa kali ia tersenyum hari ini . Ia mengusap lembut punggung dan rambut Donghae yang setengah mengering , ia melirik sekilas ke jam tangan Rolex-nya , "Jam 7", gumamnya pelan , namun membuat Donghae bergumam dan seperti dengungan – apa ?- sebagai balasannya karna memang ia tak mendengar ucapan Kyuhyun .
Kyuhyun memejamkan matanya tanpa menghentikan pergerakan tangannya pada tubuh Donghae , "Sudah malam ", jawab gumaman Donghae, seakan mengerti apa yang dipertanyakan Donghae . Donghae mengerucutkan bibirnya yang sudah bewarna biru itu , "Kau tak lihat kalau hari sudah gelap ", sangkal Donghae yang membuahkan tawa dari Kyuhyun .
Donghae terdiam sejenak . Kyuhyun tertawa ?
Donghae merenggangkan pelukannya , lalu memiringkan kepalanya . Ia tangkupkan kedua pipi Kyuhyun , "Kau sakit Kyu ?", tanya Donghae sambil menyentuh kening Kyuhyun . Namun dengan cepat Kyuhyun menepisnya , "Aku tak apa , sudah cepat sini ", Kyuhyun kembali memeluk tubuh Donghae . Donghae merasa senang sekali, hatinya serasa ingin melompat . Ingin rasanya berteriak , namun tak sanggup . Mengingat tak ada lagi tenaga yang tersisa .
Donghae heran dan kaget tentunya saat dirinya mendengar tawa Kyuhyun yang menarik hatinya yang seakan ingin ikut tertawa . Hingga ia berpikir kalau Kyuhyun sakit . Sangat berbeda , pikirnya .
Donghae memejamkan matanya , kepalanya terasa berat dan berputar . Ia semakin dalam memejamkan matanya . Hingga , tak ada yang dapat ia ingat melain sentuhan tangan Kyuhyun yang mengusap lembut punggungnya juga kedua sisi tangannya .
Kyuhyun merasakan sapuan nafas yang begitu panas mengenai perpotongan lehernya . Hingga membuatnya bergidik .
"Donghae-ah ?",panggil Kyuhyun saat ia benar-benar merasa ada yang tidak beres . Apalagi deru nafas Donghae yang tersengal-sengal mengenai perpotongan lehernya .
Ia pun merenggangkan pelukannya . Tubuh Donghaepun hampir jatuh kebelakang , namun dengan gerakan cepat Kyuhyun menahan kepala Donghae dengan lengan kanannya . Bisa ia lihat Donghae tengah tertidur , atau mungkin pingsan ?
Kyuhyun menyentuh wajah Donghae , "Ya Tuhan , panas sekali ", gumamnya pelan , ia pun menepuk-nepuk pelan pipi Donghae , "Donghae-ah, Donghae-ah ",panggil Kyuhyun berulang-ulang . Ia panic saat memandang wajah Donghae yang sudah putih semakin putih , seperti mayat hidup . Pucat sekali . Kyuhyun pun bingung harus berbuat apa ? Raut wajahnya benar-benar menggambarkan kekhawatiran yang sangat mendalam . Takut jika seseorang yang ada didalam pelukannya ini kenapa-kenapa .
Kyuhyunpun merogoh saku celanya , ia menepuk pelan dahinya , "Bodoh ! ", umpatnya kesal . Menyumpahi dirinya sendiri yang begitu teledor meninggalkan ponsel didalam mobilnya .
Kyuhyun semakin memperat pelukannya , "Tunggu sebentar Donghae-ah, bersabarlah ", ucapnya dengan nada pilunya . Bisa dibayangkan jika seseorang yang kita cintai tergolek lemah dalam dekapan hangat kita ? Cintai ? Ahh~ , entahlah . Namun perasaan Kyuhyun sedang seperti itu . Takut, gelisah dan khawatir . Bagaimana kalau Donghae kenapa-kenapa .
Kyuhyun memandang hujan yang seakan tak mau berhenti , "Siiall", umpatnya kesal . Ia tak mungkin menerobos guyuran hujan yang semakin deras dan jangan lupakan angin yang bertiup cukup kencang juga sambaran petir yang meramaikan suasana menegangkan ini .
Kyuhyun merasakan baju seragamnya diremas begitu kuat , iapun menundukkan wajahnya , " Sabar eoh ", pintanya kepada Donghae yang memejamkan matanya namun semakin kuat meremas baju seragam Kyuhyun , "D-dingin , d-dingiiin Kyuu", ucapnya Donghae lirih dan bergetar . Kyuhyun sedikit bahagia saat mendengar panggilan ' manis ' Donghae untuknya . Sedikit ? Tentu, bukankah ada hal lain yang lebih penting , misalnya saat ini . Bukankah Donghae kedinginan ?
Kyuhyun semakin mendekap erat tubuh seseorang yang lebih kecil darinya . Sehingga ia lebih leluasa memenjarakan tubuh Donghae kedalam dekapannya . Donghae tersenyum , dan semakin menyembunyikan wajahnya kedada bidang Kyuhyun .
Kyuhyunpun merasakan hawa panas menjalar ke dalam dadanya . Ia pun menyentuh kening Donghae , "Demam tinggi , bagaimana ini ?",panic Kyuhyun yang sempat mereda kini timbul lagi . Panas Donghae semakin tinggi . Dan ia tak tahu harus berbuat apa ?
"Hikkss Kyyuu, d-dingiin , d-dingiinn , hhikkss"
Kyuhyun terus saja mendekap tubuh Donghae yang tengah terselimuti aura panas yang luar biasa . Namun masih saja ia berkata dingin . Sepertinya , demam Donghae semakin parah .
Dapat ia lihat , buliran air mata yang bergulir membasahi pipi mulus Donghae . Kyuhyun mengecup kening Donghae cukup lama .. Tak tahu apa dan siapa atau karena apa ia melakukan hal itu . Tapi, saat ia melakukan hal itu , saat bibirnya menyentuh kulit kening Donghae . Jantungnya berhenti berdetak . Mungkinkah ?
Kyuhyun menyandarkan tubuh Donghae pada tembok yang terbuat dari bamboo yang tak jauh dari jangkauannya . Iapun segera melepaskan baju seragam yang melekat ditubuhnya , hingga kini tubuhnya yang putih terekspos dengan jelas . Jangan lupakan letak abs yang begitu pas mengisi setiap otot dada dan perutnya .
Iapun kembali membawa tubuh Donghae kedalam dekapannya . Ia pun berdiri , kembali ia kecup kening Donghae , "Bertahanlah , sebentar lagi kita akan pulang ", Donghae tak bisa menjawab . Tubuhnya benar-benar beku. Namun didalam hatinya , ia tengah tersenyum dengan sumringah . Ditengah hujan yang semakin memperburuk keadaanya , Kyuhyun peduli dan mengecup keningnya yang bukan siapa-siapanya !
Kyuhyun menerobos guyuran hujan yang semakin marah . Deras . Deras . Diapun dengan sengaja membiarkan tubuhnya bagian atasnya yang tak terbalut apapun terbasahi oleh hujan yang tak henti-hentinya .
Kyuhyun terus berlari , sesekali membenarkan letak seragamnya yang menutupi wajah Donghae yang bersembunyi didadanya . Kyuhyunpun dengan ikhlas membiarkan tubuhnya kedinginan . Tubuhnyapun bergetar kuat , menahan dinginnya angin dan juga hujan . Tak ada yang dipikirkannya saat ini . Dia tidak peduli sakit atau apa . Asalkan satu , Donghae mendapatkan kehangatan dan segera mendapatkan pengobatan !
Donghaepun merasakan air yang meresap dari seragam Kyuhyun dan menjatuhi wajahnya yang sangat pucat itu . Ia semakin menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Kyuhyun . Dapat Donghae rasakan , tubuh Kyuhyun mengigil karena kedinginan . Donghae berusaha membuka matanya , namun sungguh . Terlalu berat . Hingga ia hanya bisa mengucapkan terimakasih melalui air matanya .
'Gomawoyo Kyu '
Kyuhyun begitu peduli dengannya . Asal tahu saja , Kyuhyun tak begitu menyukai dengan namanya hujan . Pernah suatu ketika , ia mengusir hampir seluruh maid hanya karena salah satu maid salah memberikannya minuman . Hanya itu . dan Kyuhyun menyuruh mereka bersimpuh dibawah tetesa air hujan yang cukup lebat pada malam hari . Sedikitpun Kyuhyun tak kasihan , malahan dia tertawa melihat kesengsaraan para pelayannya . Namun kali ini berbeda bukan ? Kyuhyun seperti seorang pahlawan atau mungkin seorang kekasih yang tengah mencoba menyelamatkan kekasihnya yang terluka .
...
Cukup jauh Kyuhyun berlari . Hingga kini dia sudah berada didalam mobilnya . Ia pun membaringkan tubuh Donghae yang lemas dijok belakang . Ia pun kembali membuka jaket yang melekat ditubuh Donghae , lalu mengganti dengan jaket milik Donghae yang ia temukan dijok belakang .
Kyuhyun iba melihat Donghae dengan bibir yang bergetar lalu air mata yang keluar dari mata yang terpejam . Kenapa hatinya sedih melihat Donghae seperti itu ?
Kyuhyun mengusap pipi Donghae , hingga ia merasakan panas menyentuh telapak tangannya . Ia mendekatkan wajahnya pada wajah Donghae , "Bersabarlah ", ucapanya saat kecupan dikening Donghae terlepas .
Ia pun berlari ke kusri kemudi , lalu menyalakan mesin dan menjauh dari tempat itu .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::
Hangeng – Appa Kyuhyun dan Heechul- Eomma Kyuhyun sedang berdiri didepan pintu rumah mereka yang terbilang sangat besar itu . Didampingi beberapa pelayan juga pengawal . Setelah mendapat telepon dari Kyuhyun , segera mereka menghubungi Dokter pribadi keluarga Cho . Hujan pun tinggal tetesannya saja .
Hangeng mengusap punggung Heechul , "Tenanglah Chuliie , mereka pasti sudah dekat ", Hangeng mencoba menenangkan Heechul yang terlihat gelisah .
Heechul mengangguk , "Ne Yeobo, namun aku sungguh khawatir dengan keadaan anak manis itu ", Hangeng tersenyum mendengarnya . Dia tahu, kalau istrinya itu terlanjur menyayangi Donghae . Saat pertama kalinya melihat wajah Donghae , ada sebuah isyarat untuk membawa anak itu kedalam kehidupan mereka . Mungkin ada sebuah keajaiban yang terjadi ?
Tak selang lama , muncullah mobil dengan kecepatan yang maksimal . Semua pengawal dan pelayan datang menghampiri mobl milik Kyuhyun begitu juga dengan Hangeng dan Heechul .
"Jangan sentuh !", teriak Kyuhyun menggema diantara malam saat melihat seorang pelayan berusaha mengangkat tubuh Donghae . Kyuhyun mendorong tubuh maid itu hingga terjatuh ke tanah . Semua orang yang ada disitu termasuk kedua orangtuanya hanya bisa diam dan mencoba memahami apa maksud dari perilaku Kyuhyun .
Kyuhyun mengangkat tubuh Donghae yang sudah tak berdaya , kemudian mendekapnya dengan sangat erat . Ia berdiri , "Jangan ada yang berani menyetuhnya kecuali aku ", ucapnya lalu berlari masuk kedalam rumah istanannya .
Hangeng menggaruk kepalanya , "Dia kenapa Chuliie-ah ?",tanya Hangeng , Heechul memutar bola matanya malas , "Dia jatuh cinta pabbo !", jawab Heechul kesal karena pertanyaan polos atau bodoh dari sang suami tercinta . Tak lupa ia mendaratkan satu tepukan ringan dikepala Hangeng .
Hangeng hanya tersenyum yang memperlihatkan giginya yang rapi , lalu berlari mengejar Heechul . Diikuti oleh semua maid dan pelayan yang ada disitu .
…
Dokter yang bemarga Choi itu sedikit risih atas tatapan – mematikan – yang ia terima dari seseorang yang berdiri disampingnya . Hingga ia harus berapa kali menundukkan wajahnya dalam , mencoba menghindari tatapan yang seakan merenggut nyawanya .
Hangeng dan Heechul tersenyum , kala melihat anaknya yang begitu posesiv . Kyuhyun tak suka saat melihat Dokter Choi itu menyentuh kulit Donghae , yang jelas-jelas tak berstatus apapun dengannya . Namun anggapannya – lebih dari itu - .
Hangeng mendekati putranya , "Sudahlah Kyuhyun, biarkan Dokter itu memeriksa keadaan Donghae ", Kyuhyun menolehkan wajahnya pada Hangeng yang sudah berdiri disampingnya .
Kyuhyun mengangguk , membuat Dokter Choi itu tersenyum . Setidaknya pekerjaanya akan cepat selesai . Namun belum sempat Dokter itu menyentuh tangan Donghae , Kyuhyun berteriak , "KYAAA, JANGAN SENTUH DIA AKU BILANG !", Kyuhyun menyeret tubuh Dokter Choi hingga berdiri . Kyuhyun menatap tajam mata Dokter itu . Sungguh , Dokter Choi berkeringat dingin . Sebelumya ia tak pernah tahu sifat Kyuhyun seperti apa . Karena memang saat dirinya bertemu dengan Hangeng atau Heechul , Kyuhyun tak pernah mau ikut campur . Karena baginya , itu bukan urusannya . Sekalipun salah satu dari kedua orangtuanya itu sakit .
Hangeng dan Heechul berusaha melepas genggaman tangan Kyuhyun pada jas Dokter Choi yang begitu kuat , "Ayolah Kyuhyun , bagaimana Dokter bisa memeriksa keadaan Donghae jika tak menyentuhnya ?", Heechul mencoba memberi pengertian pada anaknya yang keras kepala itu .
"Benar apa yang dikatakan Eommamu , lepaskanlah , kau mau melihat Donghae semakin parah ", seketika ucapan Hangeng membuat tangannya yang mencengkeram kuat jas Dokter Choi secara perlahan terlepas .
Kyuhyun menghela nafas beratnya , "Ku beri waktu kau 5 menit untuk meyentuh tubuhnya ", Kyuhyunpun berjalan meninggalkan ketiga namja itu dalam keheningan .
Hangeng dan Heechul membungkukkan tubuh mereka , "Maafkan anak kami , maafkan ", ucap keduanya serempak . Dokter Choi jadi tidak enak , sehingga menghentikan aksi suami istri , "Tidak apa Tn dan Ny Cho , tak apa, itu sangat wajar , sudahlah ", Hangeng dan Heechul tersenyum kecil mendengarnya .
…
Kyuhyun tersenyum saat melihat wajah Donghae yang terlelap begitu damainya . Setelah berganti pakaian dan mandi , ia kembali ke kamar Donghae . Iapun dengan tidak hormatnya , menyuruh Eommanya jangan lama-lama memandangi tubuh Donghae saat ingin menggantikan baju untuk si manis Donghae .
Donghae naik ke tempat tidur Donghae , lalu mendudukan dirinya disamping tubuh Donghae . Ia mengusap kening Donghae dengan lembut , seakan mengisyaratkan kekhawatiran dalam hidupnya . Entah kenapa perasaan Kyuhyun seperti ada yang berbeda . Tentu ada ? Dan rasanya , ia mulai menyadarinya .
Ia melirik ke samping kanannya , melihat sebuah boneka kusam yang menarik perhatiannya . Ia tersenyum kecil melihatnya , "Kau miskin eoh , hingga tak mampu membelinya ?", Kyuhyun tertawa kecil dibuatnya . Iapun turun dari ranjang dan berjalan keluar kamar .
Masih sempatnya kau menghina ?
…
Kyuhyun berjalan menuruni anak tangga , "Mana Appa dan Eomma ?",tanya Kyuhyun sedikit ketus kepada Suhae – salah satu pelayan yang tengah membersihkan meja . Suhae menunduk , "Saya tidak melihatnya Tuan Muda Cho ", jawab Suhae dengan hormat .
Kyuhyun menyodorkan boneka nemo ke hadapan Suhae , "Huh ? Ini apa tuan muda ?", Kyuhyun mengangkat bahunya , "Aku tak tahu , tolong carikan boneka seperti ini ", perintah Kyuhyun yang dianggukan oleh Suhae .
"Apa yang kau lakukan ?", tanya Kyuhyun kasar saat Suhae mencoba menyentuh boneka nemo lusuh itu . Suhae mendongakkan wajahnya , hingga kini nampaklah dengan jelas wajah tampan sang majikan . Putih , bersinar dan mempesona .
Kyuhyun mendengus kesal melihatnya , "Cepat sana carikan !", Ujar Kyuhyun lalu membalikkan tubuhnya dan berjalan menaiki anak tangga . Suhae menggaruk kepalanya , "Sejak kapan Tuan Muda Cho menyukai boneka , setahuku hidupnya hanya untuk psp ", Suhae bermonolog ria sambil berjalan kea rah dapur .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae menggeliat dalam tidurnya , ia juga merasakan panas ditubuhnya . Sesak dan sesak . Ia berusaha membuka matanya , namun terasa berat . Dan jangan lupakan pusing dikepalanya , menambah kemalasan dirinya untuk bangun .
Dengan susah payah ia mencoba membuka matanya . Kini ia mencoba melihat keadaan disekitar menggunakan setengah matanya yang terbuka .
Donghae memengangi kepalanya , "Aku dikamarku ", ucapnya atau pernyataan dirinya yang sebelumnya sempat terpikirkan – dimana dirinya saat ini - . Mengingat kemarin ia berada di pondok bamboo bersama Kyuhyun .
Kyuhyun tersenyum kecil mengingat nama Kyuhyun . Seseorang yang begitu hangatnya mendekap tubuhnya . Mencium keningnya , berusaha menolong dirinya saat dirinya demam .Rela berhujan-hujan hanya untuk dirinya .
"Aku rasa , aku "
"Apa ?"
Donghae menolehkan wajahnya , saat dia mendengar suara-nya masuk ke dalam gendang telinganya . Donghae memirinkan kepalanya , "Apa yang kau bawa ?",tanyanya pelan mengingat keadaanya yang belum stabil . Kyuhyun hanya diam menjawab pertanyaan Donghae .
Ia menarik kursi , lalu duduk disamping ranjang Donghae , "Mianhae ", ucap Kyuhyun sedikit pelan . Donghae tersenyum tipis mendengarnya , "Aku tak mendengar", goda Donghae yang membuat Kyuhyun ingin sekali mencekik leher Donghae saat ini juga . Ini adalah kali pertama didalam hidupnya , ia mengatakan kata – MAAF
Kyuhyun menaruh boneka nemo yang berukuran cukup besar disamping kepala Donghae , membuat Donghae keheranan .
"Apa maksudmu ? boneka ini ?",tanya Donghaesambil menatap Kyuhyun yang tengah menatapnya dengan tatapan yang berbeda . Tatapan cinta mungkinkah ?
Kyuhyun menggaruk belakang kepalanya , "Hmh itu , sebagai tanda permintaan maaf ku , karna aku kau jadi seperti ini ", Donghae tersenyum lebar mendengarnya . Ia pun meraih jari-jemari Kyuhyun , lalu menggenggamnya sangat kuat .
Donghae tersenyum jahil , "Tapi aku tak mendengar kata maafmu ", lagi-lagi Donghae menggoda Kyuhyun yang tengah dirundung kegugupan akibat sentuhan Donghae yang mengenai kulitnya . Panas dan menjalar ke seluruh tubuhnya hingga ke ubun-ubunya .
'Kenapa akhir-akhir in aku sering gugup yah ?',tanyanya dalam hati . Apa itu karena Donghae ?
Kyuhyun mengangguk pasrah , "Mianhae , mianhaeyo ", Ucap Kyuhyun sedikit lebih keras , dan Donghae tersenyum mendengarnya .
Donghae berusaha duduk , dan betapa terkejutnya dirinya saat melihat hampir keseluruh ruangan pribadi miliknya ( Maksudnya milik Heechul Eomma) , boneka nemo dan serba pernak-pernik nemo bertebaran didinding juga dilangit-langit kamarnya .
Donghae dengan mulut yang menganga , ia mengerjapkan matanya berulang-ulang . Mensugestikan dirinya kalau apa yang ia lihat bukanla mimpi dipagi hari . Kyuhyun yang melihat itu tersenyum . Usahanya berhasil untuk membahagiakan Donghae . Eh ? Membahagiakan ? Atas motif apa ?
Donghae menolehkan wajahnya kea rah Kyuhyun yang masih setia mempertahankan senyuman manisnya , "K-kau yang melakukan ini semua ?", tanya Donghae takjub . Karena memang seumur hidupnya ia hanya memiliki satu boneka nemo yang sudah sangat lusuh . Padahal , dia sangat menyukai ikan badut tersebut . Btw- , kemana boneka lusuh itu ? Sudahlah , toh Donghae tak mengingatnya . Lagipula, puluhan boneka nemo dengan berbagai macam ukuran dan juga mahal tersedia didalam kamarnya , jadi buat apa ia mengingat boneka yang usianya hampir setara dengannya itu .
Kyuhyun mengangguk , "Tak usah berterima kasih , santai saja ", ujarnya yakin mengabaikan pertanyaan Donghae sebelumnya .
Donghae menaikan satu alisnya , "Aku tak ingin berterimakasih tuh ", cibir Donghae sambil memajukan bibirnya hingga beberapaa centi kedepan .
"Ye ?"
Donghae tertawa melihat wajah bingung Kyuhyun , ia pun memeluk tubuh Kyuhyun dengan sangat erat . Untung saja Kyuhyun sudah mengantisipasi sebelumnya , jika tidak akibat perlakuan Donghae yang begitu mengejutkan dirinya bisa jungkir balik kebelakang .
Donghae semakin memperat pelukannya , "Gomawoyo untuk semuanya , untuk tadi malam dan untuk sekarang , jeongmal gomawoyo Kyu ", Kyuhyun tersenyum mendengarnya . Kyu ? Kyu ? Panggilan yang teramat ia suka .
Ia usap punggung Donghae , "Tentu , kau kan kekasihku ", ujarnya . Tunggu ? Kekasih ?
Donghae melepas pelukannya , menatap Kyuhyun dengan tatapan tajamnya . Mencoba meminta jawaban dari pernyataan Kyuhyun sebelumnya yang mengatakan kalau Donghae adalah kekasihnya . Kekasih seorang Cho Kyuhyun ?
"Apa ?",tanya Kyuhyun dengan wajahnya yang terlihat bingung dengan tatapan Donghae yang menyiratkan sebuah tanda tanya besar .
Donghae menunjukkan dirinya , "Ak-ku kekasihmu kau bilang ?", tanya Donghae tak percaya . Kyuhyun mengangguk . Donghae tertawa garing , "Kapan kau menyatakan cinta kepadaku ?",tanyana lagi .
Kyuhyun berpikir sejenak . Benar juga , Kyuhyun tak ada mengungkapkan isi hatinya yang sebenarnya pada Donghae . Walau awalnya kata benci yang terlontar , kata tak suka , namun pada akhirnya ..
Kyuhyun tersenyum , ia menarik kedua tangan Donghae dan dibawa kedepa dadanya , "Maukah kau menjadi kekasihku ?", Donghae membulatkan matanya lucu , "M-mwoo ?", Kyuhyun tersenyum sangat lebar .
"Ku anggap itu jawaban iya Lee Donghae "
"K-kau gil", Omongan Donghae terputus kala Kyuhyun membungkam bibirnya dengan bibir tebal nan sexy milik Kyuhyun . Donghae semakin membulatkan matanya tak percaya apa yang kini dilakukannya bersama – Kyuhyun – evil jelek yang menarik perasaannya .
Donghae mendorong pelan dada Kyuhyun , menyebabkan kecupan itu terlepas , "Kau gila !", ucap Donghae kesal , karena Kyuhyun bertindak atas kemauannya sendiri .
Kyuhyun mengangkat bahunya , "Yah , aku gila karena kau ", belum sempat Donghae membuka mulutnya untuk menyumpahi Kyuhyun atas perlakuan yang tiba-tiba dan hampir membuatnya jantungnya melompat . Kembali Kyuhyun mengunci bibir Donghae dengan bibirnya . Kyuhyunpun sedikit melumat bibir Donghae yang akhirnya membuat Donghae melenguh nikmat .
Kyuhyun menyeringai disela-sela lumatannya itu , ia pun mengigit bibir bawah Donghae untuk meminta aksek kedalam . Donghae hanya bisa memejamkan matanya , mencoba meresapi apa yang tengah terjadi saat ini .
…
Untuk kesekian kalinya , dua orang ' penguntit ' tengah menyaksikan adegan tak senonoh yang dilakukan oleh putra mereka dari balik jendela kamar Donghae .
Heechul menggelengkan kepalanya , "Aigoo mereka so sweet sekali Yeobo ", ujar Heechul , "Juga sangat serasi ", timpal Hangeng .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae menyandarkan punggungnya pada sisi ranjang , sekilas melirik jam yang tergantung indah didinding kamarna . Jam baru berbentuk ikan nemo juga wallpaper bergambar sama . Ahh~ , seperti berada dikamar anak-anak eoh !
Donghae memandang Kyuhyun yang tengah berjalan menghampirinya , "Kau tak sekolah Kyu ?",tanya Donghae heran saat jam menunjukkan pukul 8 pagi .
Kyuhyun mengecup sekilas kening Donghae , "Mana bisa aku sekolah jika kau sakit seperti ini ", jawab Kyuhyun yang membuat bibir Donghae maju .
Dengan mata berair Donghae berbicara , "Apa aku beban untukmu , kalau begitu putuskan saja aku ", Kyuhyun membalakan matanya saat mendengar penuturan dari Donghae . Ia mengangkat tubuh Donghae , membawanya turun dari ranjang .
"Kau bukan beban untukku , aku tak bisa meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini , itu akan membuatku semakin khawatir ", Donghae mengangguk menjawabnya , "Dan jangan pernah mengatakan kata putus , arra !", ucap Kyuhyun sedikit memakasa membuat Donghae memukul pelan kening Kyuhyun .
Kyuhyun mendelik dibuatnya , namun sedetik kemudian ia tersenyum kala Donghae mengecup cepat bibirnya .
…
Kyuhyun mendudukan tubuh Donghae dikursi meja makan . Membuat semua pelayan tertegun melihatnya , apalagi saat Kyuhyun tanpa tahu malu mencium bibir Donghae yang ranum itu . Donghae menundukkan wajahnya malu , akibat ulah Kyuhyun yang tak tahu tempat .
"Silahkan dimakan Tn. Lee ", ujar salah satu pelayan . Donghaepun tersenyum , "Gomawoyo ", balasnya menimbulkan senyum dari pelayabn itu . Kyuhyun yang melihat itu jadi tak suka , ia pun mengambil semangkok sop itu dan menyuruh pelayan yang lain membuangnya .
Donghae memiringkan kepalanya , "Kenapa Kyu ?",tanya Donghae heran , Kyuhyun tak menjawab . Ia pun berbalik dan mengambil celemek yang tergantung di dinding . Lalu ia berjalan menghampiri Donghae , sedikit menundukkan wajahnya , "Aku akan memasakan sop untukmu , dari olahan tanganku ", ujar Kyuhyun yang membuat Donghae tertawa kecil .
Kyuhyun mengecup kening Donghae , "Jangan senyum kepada orang lain saat ada aku , kau membuatku sakit ",ujar Kyuhyun saat kecupan itu terlepas .
Donghae tertawa , "Kau cemburu eoh ?", Kyuhyun menghentikan langkahnya , "Terlalu mengumbar ", jawabnya yang membuat Donghae memajukan bibirnya .
"Dasar evil jelek ", ucap Donghae lantang .
Kyuhyun tak memperdulikannya , ia segera mengambil bahan-bahan dari kulkas . Tak lupa ia menyuruh para pelayan agar menjauh dan meninggalkan dirinya berdua saja dengan Donghae .
…
"Apa yang kau lihat Chuliie ?"
"Stttt"
"Apa ?"
"Lihat , anak kita memasak "
"Jeongmal ?"
Hangengpun ikut mengintip dari balik tembok , mereka tertawa saat Donghae berusaha untuk merusuh pekerjaan Kyuhyun .
"Perfect !", ujar keduanya .
...
Kyuhyun melirik Donghae yang berdiri disebelahnya , "Duduk saja Hae", Donghae menggelengkan kepalanya , "Apa aku tak boleh membantu kekasihku memasak ", ujar Donghae .
Kyuhyun tertawa lalu , membalikkan tubuhnya .Tak lupa ia membalikkan tubuh Donghae sehingga mereka menjadi hadap-hadapan , Kyuhyun menaruh satu jari telunjuknya pada kening Donghae , "Kau sedang sakit anak miskin , cepat duduk sana ",, ujar Kyuhyun sambil mendorong kening Donghae . Donghae mendengus sebal mendengarnya , "Iya evil jelek ", Donghae menjulurkan lidahnya lalu berjalan menunju kursi yang sebelumnya ia duduki . Tak lupa ia menginjak kaki Kyuhyun , membuat Kyuhyun mengeram kesal .
Donghae tersenyum sangat manis saat Kyuhyun melemparkan – deathglare - ke arhnya , "Jangan marah , aku sedang sakiitt ", ujar Donghae manja . Kyuhyun tertawa mendengarnya .
"Kau memang benar-benar", hanya itu saja yang bisa Kyuhyun katakan . Selebihnya ia simpan sendiri dialam hatinya .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Bagaimana ini ?
Apa mau Fin aja ? Atau mau diteruskan ? Kalau diteruskan akan ada konflik ? Masalah chapter tergantung cerita tersebut … ^^
Ugghh, so sweet sekali mereka ^^ , pengen dunk dipeluk Kyu waktu hujan-hujan#dirajamHae , V ,
Please review , follow , n fave eoh :D
Buat para readers yang telah menyempatkan waktu membaca ini , saya mengucapkan ' gamsahamnida ' …
Mianhae , gk bisa balas satu" review'an kalian … mianhae , mianhae …
Irinda-nurafridawati ~ mimi elfishy ~ findaa ~ dewi ~ arumfishy ~ BornFreeHae ~
Kim Haemi ~ Anonymouss ~ Guest ~ Casanova indah ~ rae ~ Guest ~ Elfishy ~ lee minji elf ~ nnaglow ~ dew'yellow ~ Lullu20 ~ KittYoongFisHae ~ CutFish ~ NaHaZa ~ Song Je Yoo ~ evilfish1503 ~ evilgamefishy ~ ermagyu ~ Augesteca ~ Yulika19343382 ~ shetea-vhateamach ~
Terimakasih untuk kalian semuanya dan juga untuk kalian para ' silent readers ' … -_-
Saranghaeyo :* #tebarciuman
