A/N

Fic ini Ai dedikasikan untuk my friend Sabaku No Itechan yang Ultah hari ini

THE MIRACLE OF KISS

Chap 2

Memoirs Of You

Disclaimer : Naruto © Kishimoto Masashi

The Miracle Of Kiss (Original Version) © Airu Haruza

Genre : Romance/fantasi/humor and g' tw apa lagi

Rated : T *ya udah ngaku deh, Ai gak tau cara ngebuat fic dengan rated M*

Warning : Yaoi/typo banget plus OOC dikit

If you don't like, easy

Don't read this fic and

Don't Flame, Mind to RnR?

Pairing : Sasunaru always….

Nejigaa,

dan Shikakiba

Summary : Naruto mengenang kembali kejdian itu

Flashback Mode On……

One Year Ago *Halah….gue pintar juga bhs. Inggris (Narsis Mode On)*

Naruto Pov

'Yes! Aku berhasil keluar, ini salah Kaasan sendiri seh. menyuruh ini lah! Itulah!' Pikirku kesal sekaligus senang, kaasan memang sangat disiplin dalam waktu. 'Pokoknya hari ini aku akan main basket sepuasnya, tidak akan ada yang bisa menghalangiku lagi. Aku juga sudah janji pada Gaara, Kiba, Lee, Shino, dan Chouji untuk bermain basket bersama. Yap mereka semua adalah sahabatku.'

Aku berjalan agak cepat sambil menggendong Hinata rubah biruku menuju lapangan basket disamping sekolahku SMP Konoha Gakuen *disingkat SKG*. Sesampai disana aku melihat Gaara dan teman-teman yang lain sedang berdiri dipinggir lapangan, aku menyapanya

"Yo! Apa kabar semua? Kenapa kalian berdiri saja disini?

"Percuma, kita terlambat!" Kata Gaara.

"Hah! Apa maksudmu?"

"Kita keduluan oleh anak KHS *masih ingat kepanjangan KHS kan? Konoha High School…R:Iya tauuuu*" Kata Kiba lesu. Aku mengarahkan pandangan kearah lapangan, ternyata benar aku melihat anak KHS sedang bermain dengan serunya tampaknya ada pertandingan. Aku menghela napas tidak salah seh! lapangan basket ini berada diantara SKG dengan KHS. 'Payah! Padahal baru kali ini aku bisa keluar.' Rutukku agak kecewa.

"Ya sudah yah Naruto, kami mau ke Game Center, kamu mau ikut?" Kata Kiba sekaligus menawarkan padaku, tapi aku masih kecewa jadi hanya menggeleng.

"Baiklah, kami pergi dulu yah!"

"Yah, aku sendirian deh." Aku berjalan dipinggir lapangan, ramai sekali disini. Apalagi anak perempuan yang teriak-teriak. Terdengar sangat aneh ditelingaku. Aku terus berjalan tanpa memperhatikan kemana aku melangkah. Tiba-tiba aku berhenti karena aku merasa semua orang memperhatikanku, ternyata betul mereka semua memandangku termasuk para gadis yang berteriak-teriak kini mereka semua diam dan memandang heran padaku. Aku hanya bisa bengong tidak mengerti, lalu salah seorang dari pemain itu maju mendekatiku, tampangnya mengerikan kayaknya sedang marah dan….

Normal POV

"Woi! Kau bego yah?" Bentak anak laki-laki itu marah.

"Eh,,,,ke…ke..na..pa?Ada a..apa?" Kata Naruto tergagap sekaligus kaget karena dibentak tiba-tiba.

"Ada apa katamu??? Dasar anak bego!! Kamu pikir kamu berdiri dimana sekarang?" bentaknya lebih keras. Naruto memandang sekeliling, perasaan tidak ada yang salah kecuali….'Kami-sama, mati aku! Kenapa aku bisa berdiri ditengah lapangan begini?' Pikir Naruto panik.

"Eh, saya mi…min..ta maaf. Sa…ya.. ti..dak ta..hu" Kata Naruto terbata-bata saking takutnya.

"Kamu sudah mengganggu pertandingan kami, mau cari mati kau anak bego!!" Katanya kasar. Sekarang semua orang berkumpul mengelilingi mereka berdua.

"Maaf..kan Sss..sa..ya, sssa..ya ti…da…k se..nga..ja"

"Halah!! Alasan kamu, mati kau!!" Kata laki laki itu sambil melayangkan tinjunya kemuka Naruto sedangkan Naruto hanya pasrah dan menutup matanya, tapi….tiba-tiba seseorang menahan lengan laki-laki itu. Laki-laki itu marah dan melihat siap yang berani menghalanginya.

"Sasuke?" Serunya tidak percaya. Disampingnya berdiri seorang anak laki-laki berambut raven biru dan mata onix yang memandang tajam padanya. Dia juga menjadi salah satu lawan mainnya tadi.

"Jangan mencari masalah Suigetsu!" Kata Sasuke dingin tanpa ekspresi. Sedangkan Suigetsu hanya mendengus kesal dan berkata

"Baiklah, aku mau pulang saja" Lalu berlalu bersama teman-teman yang lainnya. *Ayo kita tengok Naruto yang nyawanya sudah diambang batas* Naruto langsung jatuh lemas ditengah lapangan, sangat takut! Sasuke yang berdiri disamping Naruto mengulurkan tangannya untuk membantu Naruto berdiri *Ya..ampun Sasuke menjadi baik, Dunia menjadi kiamat!!! (teriak-teriak gaje)*. Naruto yang sudah lemas mendongak untuk melihat siapa penolongnya dan ternyata pemirsa *didamprat* Naruto pingsan dengan hidung berlumuran darah, membuat sang Uchiha bengong *Eh, maksudnya panik* dia lalu mencoba membangunkan Naruto tapi tidak berhasil yang ada darah yang keluar semakin banyak. Dia lalu mengangkat sang anak yang berlumuran darah kemobilnya yang diparkir dipinggir lapangan.

***

Naruto POV

'Hah! Dimana ini?' pikirku sambil memandang berkeliling 'seingatku tadi aku berada dilapangan basket tapi sekarang?'. Aku memnadang berkeliling dengan penuh tanya. Aku berada disebuah kamar yang sangat megah dengan nuansa biru menghadirkan suasana yang tenang dan damai. Aku bangun terduduk, lalu aku mendengar sebuah suara

"Sudah bangun Dobe?" Tanya seorang cowok berambut hitam pantat ayam dengan mata onix sedang berdiri didepan pintu. 'Tunggu! Dia kan cowok yang dilapangan tadi? Jangan-jangan……….'

"Oi…kalau aku bertanya padamu Dobe!" Katanya lagi datar. 'Tunggu! Dia bilang apa tadi? Makhluk ini!!!'

"Aku bukan Dobe Teme! Namaku Namikaze Naruto!" Teriakku kesal. "Eh, aku berada dimana?" Tanyaku lagi.

"Hn"

"Hah! Jawaban apa itu? Aku berada dimana Teme?"

"Diam! Kamu berada di kamarku sekarang!"

"Hah! Kok bisa?"

"Iya, karena seseorang yang bodoh dan melamun pergi mengacaukan pertandingan basket dengan berjalan ketengah lapangan, dan menantang pemain paling menyeramkan." Katanya. Lalu aku teringat peristiwa itu lagi. Ternyata dia yang menyelamatkanku.

"Ano…Arigatou sudah menyelamatkanku."

"Hn" responnya.'Hah! Respon apa itu? Dasar!'

"Yah, sudah aku mau pulang sekarang!" Kataku lalu beranjak meninggalkan tempat tidurnya yang superbesar. Dia hanya memandangku, tanpa mengatakan apa-apa. Payah juga dia.

Aku baru mengetahui namanya adalah Uchiha Sasuke dari Kiba yang mengenalnya, tepatnya dia memang terkenal. Dia sangat terkenal di KHS. Sekarang aku mempunyai kemauan. Aku ingin masuk KHS dan masuk ke tim basket, mungkin juga aku mencintainya.

Flashback Mode Of

Normal POV

"Woi!Dobe! kamu dengar tidak?" Teriak Sasuke kesal. Bagaimana tidak, dia lagi sibuk menjelaskan tentang penerimaan anggota basket, sedangkan orang bodoh didepannya sibuk melamun entah sedang melamunkan apa.

"Hah! Ada apa Sasuke-san?" Tanya Naruto kaget.

"Ya, ampun! Kamu dengar yah Dobe! Penerimaan anggota basket itu sebentar sore dilapangan, jadi kamu datang saja kesana." Kata Sasuke kesal sekali. Baru sekali ini dia bicara tapi tidak diperhatikan.

"Eh, Ba…baik Sasuke-san"

"Hn" Gumam Sasuke tidak jelas lalu tanpa berkata apa-apa lagi dia melangkah keluar meninggalkan Naruto yang masih cengo sendirian dikamar mandi.

'Dia kenapa? Apa jangan-jangan dia marah yah sama aku? Ini gara-gara aku yang melamun, dasar Naruto bego!!!' Pikir Naruto stres sambil memukul-mukul kepalanya sendiri.

Sasuke yang berjalan sendirian di Koridor sekolah tampak tersenyum, senyum yang tidak pernah dilihat oleh siapapun 'Akhirnya! Aku menemukan sesuatu yang menarik disekolah ini. Hm…Uzumaki Naruto yah! Selamat datang!' Gumamnya.

~TBC~

Gimana? Apa? Jelek?

Ya, sudah nanti Ai akan buat yang lebih bagus deh *Down*

Oh, iya Otanjoubi Omedette kepada Sabaku No Itechan…….

Review Please

No Flame!!!

~Airu Haruza~

~_^