Boxing Club
chapter 2
Rate: T
Genre: Romance
Main Pairing: NejiTen
Warning: gaje, abal, very OOC, crossed gender Naruto, containing bad words
Author's corner: akhirnya! chapter 2...
not much to say yet, but happy reading.. ^ ^
- Dinner -
"Kau serius?" tanyaku masih tak percaya perkataan Neji, sambil mencubit tanganku untuk memastikan ini mimpi atau bukan.
"Tentu saja, tolong tanda tangan dikertas ini." kata Neji sambil menyodorkanku kertas.
"Neji-san, terima kasih sudah ingin bergabung!" ujar Sakura girang.
"Bagaimana kau tahu tempat ini?" tanyaku penasaran sambil menandatangani kertas pendaftaran klub tersebut.
"Ah, Naruto memberitahuku tentang tempat ini. Awalnya aku ragu karena tidak bisa boxing, tapi setelah kulihat tempat ini aku pasti betah."
Yosh! Thanks Naruto!
"Neji, Sakura, kita harus merayakan ini!" ucapku tiba-tiba bibirku tidak sengaja melontarkan kata-kata itu.
"Bagaimana kalau makan malam dirumahku?" tawar Neji
DEG
Saat mendengar perkataan itu serasa perasaan aneh itu menembus hatiku, tapi entahlah itu perasaan apa tapi aku senang sekali! Sejak melihat Neji pertama kali perasaan ini selalu memburuku. Ah, mungkinkah ini cinta?
"Jadi bagaimana? Kalian mau?"
"MAU!" jawabku girang. SaKUra sweatdropped melihatku.
"Eh, maksudku boleh-boleh saja". ralatku. Sepertinya aku mulai tidak beres!
"Baiklah. Sampai jumpa nanti, Neji, Tenten! Aku pulang dulu ya!" pamit Sakura sambil melambaikan tangannya lalu pergi meninggalkan gymnasium.
"Jam 7 ya, nanti kujemput"
ooOOOoo
Aku menatap cermin kamarku sambil menata rambut cepol 2 ku yang kupita berwarna pink. Sekali-kali aku bergaya peace dengan tanktop hitam dilapisi jaket pink begitu juga celana jeans yang kupakai sekarang. Padahal tadinya aku ingin memakai dress hitam tapi kalau ketahuan Sakura, mau ditaruh dimana muka tomboyku? Ah penampilanku cocok nggak ya? Nggak aneh kan?
TIIN
Terdengar suara klakson mobil diluar apartemenku. Ah! Itu Neji! Tanpa buang waktu, aku langsung berlari ditangga menujuh bawah dan menghampiri mobil Neji. Aku kaget setengah mati saat melihat mobilnya. Ya ampun! Kukira Neji keluarga biasa saja! Sebuah mobil ferarri terbaru berwarna hitam terpajang jelas didepan mata cokelatku, beserta cowok berambut panjang dengan jas hitam menungguku. Aku memasuki mobil itu mewah itu.
"Maaf, apa aku terlambat?" Tanya Neji sambil menyetir
"Ah, nggak kok! Oh ya, Sakura-chan mana?"
"Kau tidak diberi tahu?"
"Eh? Diberi tahu apa?" tanyaku keheranan.
"Sakura ada urusan mendadak jadi tidak bisa datang."
DHUAARRR
Serasa aku tersambar petir mendengar hal itu. APAA? Sakura! kau tidak ada.. Jadi.. Pesta perayaan ini hanya ada aku dan..
..Neji..
Seumur hidup aku belum pernah diajak pesta berduaan apalagi dengan cowok! Aduh gimana nih kalau dirumah Neji ada orangtuanya? Selama perjalanan kerumah Neji aku sangat deg-degan sampai waktu tiba pun aku masih terhanyutkan dalam pikiranku.
"Tenten, sudah sampai nih." ujar Neji sambil memarkir mobil lalu membukakan pintu mobil untukku layaknya gentleman. Kakiku serasa dibekukan es saat nelihat rumahnya. Pagar hitam menjulang tinggi keatas. Dari sini dapat aku simpulkan bahwa rumah Neji pasti beesaaaaarrrr sekali!
"Ini Neji! Buka pagarnya!"
KREEK..
Serentak para penjaga pagar itu langsung membuka pagar itu. Aku melihat tembok disebelah pagar itu terukir
"Hyuuga Mansion"
Rumah Neji sekarang terekspos bebas didepan mataku. Waw, ternyata Neji sangat kaya! Rumahnya memiliki taman yang sangat luas lalu ditengah taman itu, terbangun kokoh Hyuuga Mansion yang seperti mansion ala Eropa. Besarnya lebih dari Konoha Gakuen. Baru kali ini aku bertemu dengan orang kaya tetapi tidak sombong dan tidak angkuh seperti Neji. Saat melangkahkan kakiku kedalam mansion tersebut, aku dan Neji disambut belasan Butler dan Maid didalam. Aku terkagum-kagum melihat isi mansion Neji! Isinya benar-benar mewah sampai aku susah mendeskripsikannya! Aku langsung dibawa keruang makan yang sangat High-Class! tempat ini benar-benar tidak cocok dengan bajuku yang casual aku sampai sempat minder. Diruang makan tersebut ada butler yang menunggu dan mempersilahkan kami.
"Mau makan dan minum apa?" tanya butler yang memiliki wajah mirip Sebastian iu.
"Hmm, Tenten mau makan apa?" Neji balas bertanya padaku.
"H-heeh? Nasi goreng sama air putih!" jawabku lantang. Habis, aku tidak tahu makanan orang kaya sih..
"Aku sama kayak Tenten." ujar Neji sambil melirik butler tersebut.
Malam itu, aku dinner bersama Neji dan kebetulan orangtuanya sedang tugas keluar kota. Setelah Dinner dan berbincang-bincang bersama aku diantar pulang Neji. Sepertinya hari ini adalah hari yang paling romantis bagiku.
"Terima kasih, Neji." ucapku saat keluar dari mobil.
"Sampai jumpa besok." balasnya lalu pergi
ooOOOoo
-istirahat-
Sekarang aku sedang jalan-jalan dikoridor sekolah entah kenapa hari ini aku sangat senang dan bersemangat! Seharian ini aku tersenyum bahagia karena kemarin aku diajak dinner dengan Neji. Sepertinya hari ini terasa seperti tidak ada beban menimpaku! Saking bahagianya sampai-sampai aku tidak sengaja menabrak Naruto yang kebetulan sedang berjalan disampingku hingga gadis itu terjatuh.
"Ah.." rintihnya.
"Naruto, maaf! Kau tidak apa-apa?" aku segera membantunya berdiri.
"Ng.. tenang saja akutidak apa-apa. Oh ya, kau sudah cek kertas pendaftaran yang kutempelkan dipapan pengumuman kemarin?"
"Belum. Memangnya kenapa?"
"Ayo cek sekarang! Siapa tahu ada yang sudah menulis namanya dikertas itu! Trus, bilang apa dulu padaku, hah?" tanya Naruto sambil menggembungkan pipinya padaku.
"Oh iya! Terima kasih karena sudah mengajak Neji masuk klub ini!"
"Nah, gitu dong!" ujarnya sambil menarik tanganku kearah papan pengumuman.
Aku menahan nafasku sambil menatapi kertas pendaftaran klub boxing dipapan pengumuman. Yah ampun.. aku tidak percaya apa yang kulihat!
PENDAFTARAN CLUB BOXING
Nama/Kelas
Ino Yamanaka/2D
Sai/2D
Hinata Hyuuga/2B
Shikamaru Nara/2C
Kiba Inuzuka/2B
Temari/2E
"Ada 6 orang! Dan mereka semua adik kelas kita!" jeritku girang.
"Tentu saja, aku kan mengajak mereka hehe!" balas Naruto sambil menepuk pundakku.
Terima kasih, Naruto!
"Padahal waktu itu saat pertama kali aku menempelkan kertas pendaftaran klub 1 semester yang lalu isinya..."
"Isinya apa?" tanya Naruto penasaran.
FLASHBACK
PENDAFTARAN KLUB BOXING
Nama/Kelas
Damn
Bitch
Bitch
Shit
flASHBACK OFF
Entah orang iseng macam apa yang menuliskan kata-kata seperti itu.
"Ah, nggak jadi." jawabku pada Naruto
TO BE CONTINUED..
Author Note: GOMEEENNN READEERSS! makin gaje ya? Ini ngetiknya buru-buru juga. Padahal tadinya mau twoshot aj tapi keasikan ngetik. Maaf deh kalo jelek! Maklum masih newbie tolol wkwk.. bagi yang penasaran endingnya gimana, chapt depan pasti tamat kok! Semoga readers masih menantikan chapter ! kalau ada kekuarangan dalam fict ini! Jadi mohon reviewnya ^ ^
