THEODORE'S STORY - VI
Summary: OOC, gaje, tapi yah… minakoX um… Theodore (saya ga pinter bikin summary)
Disclaimer: P3 sama P4nya punya ATLUS, fanficnya punya saya!
.
"Souji-nii!"
.
"Souji-nii!" seruku
"Minako?" tanyanya
Aku langsung berlari ke arahnya dan memeluknya, "Souji-nii!"
"Hahaha lama tidak bertemu ya? Kau sudah tambah besar saja." kata Souji-nii sambil mengacak-acak rambutku
"Hei Minako, kasihan Souji, masa baru datang sudah kau serang?" canda Kakek. Aku melepaskan pelukanu pada Souji-nii dan menoleh pada Kakek
"Huuuh… Kakek… Aku kan kangen sama Souji-nii!" kataku sambil memonyongkan bibirku
"Hahaha sudahlah jii-chan, aku tidak secapek itu kok!" lerai Souji-nii
"Tuh kan! Souji-nii aja bilang begitu!" kujulurkan lidahku pada Kakek dengan gaya anak kecil
"Sifatmu sama sekali tidak berubah ya, Minako." Souji-nii mengacak-acak rambutku lagi
"Souji-nii sendiri juga tidak berubah kok! Tetap suka mengacak-acak rambutku!" kataku sambil tertawa
"Habis kalau aku mengacak-acak rambut Minato, bisa bahaya jadinya!" kata Souji-nii dengan senyum lebar
"Hahahahaha benar juga! Bisa-bisa Minato ngamuk ya?" timpalku. Lalu aku, Souji-nii, dan Kakek pun tertawa bersama saat menatap wajah cemberut Minato. Tapi tak lama kemudian Minato pun tertawa bersama kami.
"Permisi," kata sebuah suara wanita. Dengan seketika kuhentikan tawaku dan menoleh ke arah sumber suara itu.
Kulihat seorang wanita berambut (pirang/perak) bermata kuning memasuki ruang keluarga. Dengan anggunnya dia meletakkan sebuah nampan di atas meja dan memindahkan gelas-gelas serta teko yang awalnya berada di atas nampan ke atas meja. Lalu dengan hati-hati dituangkannya isi teko itu ke masing-masing gelas. "Silahkan tehnya," katanya dengan suara selembut beludru.
"Margaret!" aku langsung menghampirinya sebelum dia mengambilkembali nampannya
"Ah, selamat sore Nona Minako," sapanya lembut. Aku hanya tersenyum dan memeluknya erat-erat
"Lama tidak bertemu ya!" kataku
"Ya," sahutnya. Aku pun melepaskan pelukanku dan terseyum padanya. Margaret membalas senyumku, "Saya harus membantu Elizabeth menyiapkan makan malam," pamitnya. Aku mengangguk. Dia mengambil nampannya dan berjalan ke dapur.
"Hei Minako, lebih baik kau mandi dulu. Baumu itu… benar-benar tidak enak!" canda Kakek sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan hidungnya seakan-akan mencium aroma tidak enak
"Jii-chaaaaan!" tegurku sambil berusaha mencubit pipi Kakek
"Kurasa kali ini Jii-chan benar," kata Minato santai
"Minatooo jangan ikut-ikutan!" kulemparkan death glareku padanya
"Meskipun tidak benar, kau harus tetap mandi, kan? Ini sudah jam setengah enam lebih loh!" lerai Souji-nii
"Huh… Baiklah… baiklah…" kataku sambil mengambil tas yang tadi sempat kulempar ke sembarang arah. Lalu dengan cepat menaiki anak-anak tangga menuju kamarku.
.
-evening, Shirogane Residence, Minako's Room-
Aku baru saja keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut orangeku dengan handuk berwarna putih. Aku memakai kaos berwarna putih dengan gambar buah apel di tengahnya dan celana tiga perempat berwarna biru. Saat aku akan menyalakan netbookku, tiba-tiba ringtone HPku berdering,
We are living our lives
Abound with so much information
.
Come on
Let go of the re—
Aku langsung berlari mengambil HP yang tergeletak di tempat tidurku
Satonaka Chie
Calling
Dengan cepat kutekan tombol hijau di HPku
*PIK*
"CHIEE!" seruku
"Ah, maaf, ini bukan Chie. Ini aku Yosuke." jawab suara di ujung sana
"Y-Yosuke? Aduuuh… Maaf ya… Kupikir kamu Chie…" wajahku langsung memerah karena malu
"Tidak apa-apa, toh aku memang pakai HPnya kok." kata Yosuke santai
"Eh emang kenapa kamu pakai HPnya Chie? HPmu kenapa?" tanyaku bingung
"HPku lowbat, dari tadi dipake main sama si Kuma. Huh, dasar udik." jelas Yosuke yang diakhiri dengan keluhan
"Hahahaha dasar Kuma…" aku hanya tertawa
"Eh ngomong-ngomong aku mau nanya nih!" kata Yosuke
"Ya? Apa?"
"Katanya Souji hari ini bakal ke rumahmu ya? Apa dia sudah sampai?" tanya Yosuke
"Ya. Mungkin sekarang lagi ngobrol sama Minato atau Jii-chan," kataku. "Mau bicara?" sambungku
"Waah makasih Minako!" kata suara di ujung sana dengan nada senang
"Lagi pula kenapa kamu malah nelpon ke HPku? Kenapa ga ke HPnya Souji-nii aja?" tanyaku sambil berjalan keluar dari kamar
"Tadi sudah aku coba, tapi ga diangkat. Mungkin ga kedengaran kali ya?" jelas Yosuke
"Hmm…" aku hanya mengangguk-angguk sambil masih berjalan ke ruang keluarga.
Saat aku sampai di ruang keluarga, Souji-nii sudah mengganti bajunya dengan kaos lengan pendek bergaris-garis dan celana panjang berwarna cokelat. Dia masih mengobrol dengan Jii-chan, sedangkan Minato sedang asik memindah-mindahkan channel TV.
"Yosuke, sebentar ya, ini Souji-niinya." kataku pada Yosuke, "Souji-nii! Ini, Yosuke menelepon!" panggilku pada Souji-nii
"Yosuke? Mana?" tanyanya
"Ini," aku menyerahkan HPku pada Souji-nii, "Aku ada di kamar," kataku pada Souji-nii yang sudah mulai asik mengobrol dengan Yosuke. Souji-nii hanya mengangguk. Lalu aku pun kembali ke kamarku dan langsung menyalakan netbookku.
.
What's on your mind?
Share
.
Ryotaro Sayang Anak, Nanako Chan, Adachi Cabbage Lover, and Mitsuo the Hero are tagged in Risette Rise Sexy Idol's album, Ngaco Abbiiieezz!
10 people likes this, 6 comments
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna – Upload foto-fotonya Investigation Team dong!
Risette Rise Sexy Idol – yang mana senpai?
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna – kalo bisa yang waktu di rooftop itu!
Yosuke 'JUNES' Hanamura – JANGAN! MENOLAK DENGAN KERAS
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna – hahaha padahal kamu lagi ga kobe!
Risette Rise Sexy Idol - -senpai: sip dech senpai… 3
.
Nanako Chan
Everyday's great at your JUNES!
Ryotaro Sayang Anak, Yosuke 'JUNES' Hanamura and Nanako Chan likes this
.
Gangster Boy
Dammit!
5 Comments
Detective Prince – kenapa tatsumi-kun?
Gangster Boy – g-ga ada apa-apa kok *blush*
Take-Mikazuchi Jelegeeerrr! – wadul siah!
Yamato-takeru Prince – tolong jangan pake kata-kata kasar
Take-Mikazuchi Jelegeeerrr! – berisik lo!
.
Yukiko Princess changed her profile picture
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna likes this
.
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna – is going to Iwatodai to meet his beloved cousins, Minato Hoaaahm and Arisato Minako Hamham
Minato Hoaaahm likes this, 1 comment
Minato Hoaaahm – ditunggu
.
KungfuGirl Chie
Masa sih aku suka sama dia? D:
Yosuke 'JUNES' Hanamura likes this, comments
Yukiko Princess – chie? kok ga bilang2 sama aku sih?
Aa Souji Pangeran anu Pang Kasepna – iya yosuke juga kok ga bilang?
Yosuke 'JUNES' Hanamura - -Sou: hahaha gitulah
KungfuGirl Chie- -Yukiko: bilang apa? –Yosubaka: MAKSUD LO?
Yosuke 'JUNES' Hanamura - kita kan pacaran! hahahahaha
KungfuGirl Chie – NGACO! JANGAN PERCAYA OMONGAN YOSUBAKA!
KuMaTeDdiE si ImOeTzZ – wAaAaAaAcH yOsUkE, KuMa,,, TeRxTa mAnKzZz JaDiAaAnx SmAaA cHie-ChAn, KuMa,,,, XeXeXeXe, KuMa,,,,,,,
KungfuGirl Chie - -kuma: baca komen aku yang diatas!
.
Yosuke 'JUNES' Hanamura
Hapus makhluk ALAY bernama KuMaTeDdiE si ImOeTzZ! *semangat 45*
Yosuke 'JUNES' Hanamura, Yukiko Princess, Minato Hoaaahm, Daisuke d'Gantangxzz and Kou d'Gantangxzz likes this, 19 comments
Kou d'Gantangxzz – SETUJU!
Daisuke d'Gantangxzz – SETUJU!
Kou d'Gantangxzz – btw caranya gimana?
Daisuke d'Gantangxzz – btw caranya gimana?
Yosuke 'JUNES' Hanamura – seppp!
Kou d'Gantangxzz – MANTEPPPPP!
Daisuke d'Gantangxzz – MANTEPPPPP!
Kou d'Gantangxzz – woi daisuke! lo copas comment gue ya?
Daisuke d'Gantangxzz – woi kou! lo copas comment gue ya?
Kou d'Gantangxzz – swt
Daisuke d'Gantangxzz – swt
KuMaTeDdiE si ImOeTzZ – JaHaAaAaAaAaAaAtTzZz, KuMa,,,, HxHxHxHxHx KuMa!
Kou d'Gantangxzz – swt
Daisuke d'Gantangxzz – swt
Yosuke 'JUNES' Hanamura - -kou & daisuke: nama kalian kan alay. Apaan tuh "d'Gantangxzz" alay banget!
Kou d'Gantangxzz – gue sih emang ganteng! ga tau deh kalo si daisuke. paling copas nama gue doang
Daisuke d'Gantangxzz – gue sih emang ganteng! ga tau deh kalo si kou. paling copas nama gue doang
Kou d'Gantangxzz – woi daisuke! sadar diri dong lo! muka pas2an masih ngaku ganteng… cacad
Daisuke d'Gantangxzz – woi kou! sadar diri dong lo! muka pas2an masih ngaku ganteng… cacad
.
See older post
.
'Ya ampun…' aku menggeleng-gelengkan kepalaku. Lalu aku menulis beberapa comment. Saat aku menekan tombol enter, aku mendengar pintu kamarku diketuk.
TOK TOK
"Masuk saja, tidak kukunci!" sahutku tanpa menoleh. Lalu terdengar suara pintu dibuka.
"Minako, makasih ya HPnya," aku langsung berbalik dan melihat Souji-nii mengenggam HPku
"Iya! Sama-sama." balasku
"Hei, lagi buka FB ya?" tanya Souji-nii sambil berjalan ke arahku dan melihat ke arah netbookku
"Hah? Eh iya." jawabku
"Hayoo jangan kebanyakan buka FB! Belajar dong!" kata Souji-nii
"Iyaa…" sahutku malas
"Sekarang turun yuk! Makan malam sudah siap." aku hanya mengangguk mengikuti Souji-nii turun ke ruang makan.
.
-evening, Shirogane Residence, dining room-
Aku duduk di diantara Elizabeth dan Theo. Di depanku, Minato sedang menguap dan mengucek matanya yang berair. Sedangkan Souji-nii terlihat sedang memain-mainkan gelasnya. Meskipun sepiring chiken katsu dan semangkuk sup miso yang mampu membuat air liurku menetes sudah berada di depan kami, tak ada satu pun diantara kami yang menyentuhnya. Ya, kami masih menunggu Jii-chan. Beberapa menit kemudian, akhirnya orang yang kami tunggu itu datang dan segera mengambil tempat duduk di sebelah kiri Theo.
"ITADAKIMASU!"
Setelah kami mengucapkan kata itu, kami memulai acara makan malam. Kupikir acara makan malam kali ini akan sesunyi biasanya, tapi aku salah. Kakek terus-terusan mengajak Souji-nii mengobrol. Mulai dari topik yang ringan sampai yang agak berat. Sedangkan aku sendiri, hanya duduk dan memakan chiken katsu serta sup miso yang tersaji di depanku tanpa banyak bicara. Aku memang tertawa saat Souji-nii dan Kakek membuat lelucon, tapi selain itu aku tidak mengeluarkan suaraku.
Kulihat Minato dan Theo melirik ke arahku beberapa kali seakan-akan ada yang aneh. Memang sih, biasanya akulah yang paling yang paling heboh saat makan, jadi tak heran kalau mereka berdua menatapku dengan pandangan aneh. Tapi sekarang ini aku sedang berkonsentrasi memegang sumpit menggunakan tangan kiriku (karena tangan kananku masih tergantung rapi di ambin). Karena menurutku makan menggunakan sumpit yang dipegang tangan kiri itu cukup sulit.
"Tumben kau diam. Biasanya kau cerewet," kata Minato. Matanya memang tidak menatapku, tapi aku yakin maksud pernyataannya itu pasti ditujukan padaku
"Aku hanya sedang berkonsentrasi,"
"Pada?"
"Tangan kiriku." aku melirik ke tangan kiriku yang sedang memegang sumpit kayu. Kulihat Minato sedang berusaha menahan tawanya.
"Hei, coba saja gunakan tangan kirimu untuk memakai sumpit! Susah tau!" umpatku
"Hnn… Iya… Iya… Maaf,"
"Huh! Ini kan gara-gara sepedamu yang remnya blong!" omelku
"Salahmu sendiri. Aku kan sudah bilang, tapi kamu malah tidak mendengarkan." Minato mengangkat bahunya, lalu meneguk kuah sup misonya
"Terserahlah!"
"Memangnya ada apa sih?" tanya Souji-nii tiba-tiba
"Kemarin kan aku demam, terus Minako mau pinjam sepedaku. Waktu aku bilang rem sepedaku itu blong, ternyata Minakonya sudah keburu pergi." jelas Minato sambil sedikit terkekeh
"Hahahaha ya ampun… Kau ini ceroboh sekali sih!" kata Souji-nii
"Huuuuh! Sudahlah, jangan bahas tentang itu!" aku menggembungkan pipiku. Lalu kami semua pun tertawa.
"Ngomong-ngomong Souji-nii ada urusan apa ke Iwatodai?" tanyaku mengganti topik
"Salah satu kenalanku meneleponku, katanya mungkin ada yang bisa kukerjakan di sini." jawab Souji-nii
"Tepatnya?" tanya Minato
"Entahlah. Aku sendiri tidak tahu," Souji-nii mengangkat bahu
"Hnn…" Minato hanya ber'hn'ria sebelum meneguk kuah sup misonya lagi
.
Tanpa terasa, makan malam kami telah selesai. Sekarang, kami sedang melakukan berbagai aktivitas di ruang keluarga. Aku dan Elizabeth sedang menonton TV, Kakek dan Souji-nii heboh sedang bermain catur sambil mengobrol, Minato sedang asik dengan netbook-nya, Theo sedang sibuk membaca buku, sedangkan Margaret kelihatannya sedang menjahit sesuatu.
Waktu pun berlalu dan malam bertambah larut. Aku mulai mengantuk, sedangkan yang lain sama sekali tidak menampakkan tanda-tanda mengantuk. Jadi, dari pada ketiduran di sofa aku lebih memilih langsung pergi ke kamar untuk tidur.
.
.
to be continued…
.
*deep bow* Saku mau bilang makasih sama semua readers yang udah mau baca fic kacau ini…
Terus.. Saku mau curhat dikit nih… *curhat MODE: ON*
Saku seneng banget sama bagian waktu Yosuke nelepon Minako pake HPnya Chie, terus Minako salah manggil. Soalnya dulu temen-temen kakaknya Saku suka kaya gitu kalo nelepon. Misal:
*kriiing*
Saku: Halo,
Zen-senpai (temen kakaknya Saku): Hoi Kira (kakaknya Saku)! Besok ulangan kimia kan? Materi apa aja? Katanya ada tugasnya ya? Yang mana aja? Terus udah ngerjain tugas ekonomi belum? Aku ga ngerti yang nomer 3 essay nih! Kamu kan pinter, boleh nyontek ga?
Saku: Ano… Zen-senpai ya? Mau ngomong sama Kira-nee?
Zen-senpai: Hah? I-ini Sakura ya? Aduh… Maaf ya. Senpai kira kamu tuh si Kira, abisnya suara kalian mirip kalian banget sih! Hahahaha (tawa garing)
Saku: G-gitu ya? Bentar deh aku panggilin Kira-nee dulu.
Atau juga…
*kriiing*
Saku: Halo,
Katsuya-senpai (temen kakaknya Saku): Kira! Matematika yang nomer 27 gimana? Ajarin dong! Sumpahlah aku bingung banget. Tadi sih ngerti, tapi sekarang bingung lagi. Eh PRnya cuma matematika sama geografi aja kan? Udah ngerjain? Besok kan dikumpulinnya? Aku sih males, tapi yah, dari pada dimarahin Mayumi-sensei (guru geografi kakaknya Saku sekaligus kepala sekolah). Emang sih… Mayumi-sensei tuh baik, tapi kalau udah marah parah banget ya!
Saku: Ini siapa?
Katsuya-senpai: Woi! Ini aku, Katsuya!
Saku: Katsuya-senpai?
Katsuya-senpai: … ehm, Sakura?
Saku: Mau bicara sama Kira-nee ya? Bentar aku panggilin dulu
.
.
Alhasil kedua senpai saya itu bener-bener malu. Dasar… siapa suruh langsung nyerocos kaya mercon gitu!
.
.
.
Oke deh segitu dulu aja chapter ini, see ya in next chapter!
