Wah Pasti pada bingung, Kenapa saya update lebih cepat?

Kalo kagak bingung yasudalah, Emm tapi bagi yang bingung, saya kasi tau dah, saya update lebih cepat karena takut ntar liburan sibuk pula. so saya update malam ini.

Pyro-san: Wah makasih sudah setuju ama pendapat saya. kalo anda lupa baca itu hal biasa, karena cerita saya gx ada bagus-bagusnya.

Well In To the story.


" Urgh! Perasaan apa ini? Aku harus cepat – cepat kembali." Seru Wei Yu sambil memegang dadanya.

" Huh? Aku punya perasaan yang buruk, mungkin sesuatu terjadi kepada Zhou Ying, harus cepat – cepat kembali." Seru Lu Xun sambil melihat ke atas.

Wei Yu yang memiliki perasaan buruk akhirnya sampai di tempat di mana Zhou Ying berada. Saat itu ia melihat Zhou Ying yang sedang diikat, dan tidak sadarkan diri.

" Zhou Ying?" Seru Wei Yu Sambil berlari kearahnya. Di tengah larinya Wei Yu mencium sesuatu." Gawat Ini perangkap, aku harus hati – hati kesana."

Saat itu lah tiba – tiba tornado api melesat ke arah Wei Yu, tapi untunglah karena Wei Yu sudah tau ini sebuah perangkap ia berhasil menghindarinya.

" Hahahaha, sepertinya kau sudah mengetahui ini sebuah perangkap, tapi apa kau kira kau bisa menang kali ini?" tanya Flaria yang muncul tiba- tiba dari belakang pohon tua bersama dengan aero.

" Kau, Benar – benar Pengecut, Sudah memakai sandraan, kau juga membawa teman. Baiklah ayo kemari lawan aku, Kalian berdua." Seru Wei Yu.

" Kau masih mengira kau akan menang? Kau hanya sendiri sedangkan kami berdua." Seru Aero.

" Ya, Aero benar kau bisa apa sekarang bocah?" Seru Flaria.

" Wei Yu Tidak sendirian, Masih ada aku Lu Xun disini, Shadow." Seru Lu Xun yang muncul di belakang Wei Yu.

" Lu Xun? Kau ?" seru Wei Yu Heran.

" Nanti akan ku jelaskan, sekarang kita habisi mereka! ' O, Mighty Phoenix, Bless me with your gentle Flame.'" Seketika itu juga tubuh Lu Xun di kelilingi aura seekor burung phoenix. Twin sabernya pun berubah menjadi sebuah pedang api yang cukup panjang.

" Lu Xun..., Baiklah aku juga. ' Wild Wolf, Lend me your aid.'" Seru Wei Yu.

" Baik Wei Yu, ayo kita mulai."

" Apa ternyata sekarang ada 2 orang yang bisa memakai kekuatan itu, ayo cepat kita ubah taktik, bawa gadis ini langsung kepada tuan Death." Seru Flaria.

" Sudah terlambat nona, " Burning Feather."" Seketika itu juga bulu – bulu api langsung muncul dan segera menyerang Flaria, namun sayang karena Flaria juga pengguna elemen api, serangan itu hanya menimbulkan efek yang kecil, tetapi cukup untuk mencegah flaria membawa Zhou ying pergi.

" Aero, Kenapa kau Cuma melihat." Tanya Flaria.

" Kau kan tahu aku tidak suka dengan api."

" Lu Xun, Kau dengar itu kau urus saja Shadow yang bernama aero itu, biar nenek tua ini aku yang hadapi." Seru Wei Yu.

" HAH? Siapa yang kau panggil nenek tua bocah?" tanya Flaria

" Kau bodoh!."

Wei Yu.

" Hei Kau cepat kemari, Nek. Tangkap Aku." Ejek Wei Yu sambil berlari ke arah Sungai. " Kau akan musnah sekarang."

" Tunggu Bocah." Seru flaria.

Sesudah sampai di pinggir Sungai. Wei yu pun menghentikan langkahnya.

" kenapa berhenti sudah capek ya? Huh Kasihan?" Ejek Flaria.

" Kali ini kau akan musnah Flaria!" Seru Wei Yu.

" Coba saja" Tantang Flaria. Dengan tantangannya itu Flaria menjerit " Magma Floor". Tetapi jurusnya itu tidak memiliki efek kepada Wei Yu karena sekarang ia telah berdiri di pinggir sungai dimana air masih dangkal.

" Kau benar –benar nenek tua yang tidak tahu apa –apa, kau sudah kupancing kesini agar aku bisa memusnahkanmu tanpa harus melukai Hutan dan diriku." Seru Wei Yu.

" Jika itu tidak berhasil terima ini ' Flare bomb ' " Sebuah bola api muncul dan mulai melesat ke arah Wei Yu. Tapi seperti sebelumnya serangan itu berhasil di kembalikan Wei Yu. Tetapi kali ini tidak kembali mengenai Flaria.

" Hehe, Ku kira kau akan kena jurusmu untuk kedua kali." Ejek Wei Yu. " Sekarang giliranku,' Whirlwind ' " Wei Yu mengarahkan serangannya itu ke arah sungai.

" Ha? Kemana kau mengarahkan seranganmu? Ke Ikan? Hahahahha." Flaria Tertawa.

" Bukan, ini untuk melenyapkanmu. ' WhirlWater ' " Angin yang tadi diarahkan Wei Yu kesungai kini membawa air sehingga membuat pusaran air yang melayang. Pusaran tersebut melesat ke arah Flaria dan memadamkan api di sekitarnya serta mengakhiri hidupnya.

" 'Never Fight A battle you can't Win', Tapi kenapa dia kulenyapkan? Aku kan ingin tau death ada di mana." Keluh Wei Yu.

Lu Xun

" 'Windcutter' Terima seranganku bocah." Seru Aero. Sebuat Pisau Angin muncul dan siap mencincang Lu Xun. Akan tetapi dengan hanya mengibaskan pedangnya, ia telah melenyapkan pisau tersebut.

" Cuma itu yang kau bisa shadow? Baikalah sekarang giliranku,'Nova Laser'" Dengan mengayunkan pedangnya, Sebuah Laser api melesat hampir mengenai aero, serangan tersebut di tahan oleh sebuah dinding air.

" Huh, Siapa yang melindungiku?" Tanya Aero.

" Aero, ayo kita pergi Flaria sudah mati, Tuan death pasti tidak akan senang jika jatuh 2 korban sekaligus." Seru seorang gadis yang berpakaian serba biru.

" Jangan pikir kalian bisa kabur." Seru Lu Xun.

" Anak ini benar-benar mengganggu, terima ini ' Re-Power ', Ayo sekarang saatnya Aero." Seru Gadis itu.

" Ugh, kenapa tubuhku terasa begitu lemas, rasanya seperti kekuatanku menghilang, tapi kenapa?" seru Lu Xun. Seketika itu juga pandangan Lu Xun menjadi gelap, dan kemudian ia tidak sadarkan diri.


" Ahh sudahlah aku bisa menanyakannya kepada shadow yang sedang melawan Lu Xun. Sekarang, lebih baik aku bergegas kembali untuk membantunya."

Sesampai di tempat itu, Wei Yu menemukan Lu Xun terbaring. Wei Yu pun dengan sigap berlari ke arah Lu Xun.

" Hei, Lu Xun. Kau Kenapa? Mana Shadow yang satu lagi?" Seru Wei Yu. Kemudian ia memeriksa detak jantung Lu Xun dengan ragu. " Syukurlah, Masih Normal, mungkin hanya kelelahan akan kubiarkan dia istirahat. Oh Ya, harus ku lepaskan ikatan Zhou ying."

Wei Yu berlari ke arah Zhou Ying dan kemudian melepaskan ikatannya.

" Hei Zhou ying, Kau Tidak Apa – Apakan?" tanya Wei Yu.

" Huh? Wei Yu? Syukurlah kau datang." Seru Zhou Ying sambil berusaha untuk sadar sepenuhnya.

" Kenapa, mereka mengikatmu? Apa yang mereka inginkan?"

" Entahlah, tapi kata MaMa ada sesuatu dalam tubuhku yang di inginkan mereka."

" Yang di inginkan mereka? Tapi Apa?"

" Sudahlah jangan kau pikirkan. Oh Ya Mana Lu Xun?"

" Di situ ia berbaring karena kelelahan."

" Apakah Lu Xun juga sama denganmu? " Tanya Zhou Ying. Yang bisa Wei Yu lakukan hanyalah mengangguk.

" Lagi lagi dia yang melindungiku." Pikir Zhou Ying." Kira-kira aku akan bisa seperti kalian tidak ya? Aku tak mau merepotkan kalian."

" Lebih baik tidak bisa, karena sudah tugasku melindungimu. "

" Tapi aku tak mau menjadi beban dalam perjalanan ini."

" Sudahlah hari sudah mulai malam, Cepat istirahat, besok kita akan melanjutkan perjalanan."


Kedua Shadow yang melarikan diri itu, masuk ke sebuah ruangan yang begitu gelap. Diruangan itu mereka melaporkan semua kejadian yang terjadi.

" KENAPA KALIAN INI? KALIAN BEGITU LEMAH!" Bentak Death.

" Tenang tuan death, salah seorang dari mereka telah kuturunkan kekuatannya." Seru gadis yang berpakaian serba biru.

" KALI INI, JANGAN KEMBALI SEBELUM MENGALAHKAN MEREKA DAN MEMBAWA ANAK ITU KEPADAKU! "

" Baik Tuan."

Gadis berpakaian serba biru tersebut keluar dari ruangan tersebut bersama dengan Aero.

" Apa yang harus kita lakukan MaidMer?" tanya aero ke gadis tersebut. Gadis tersebut hanya menggeleng.

" Bagaimana jika sementara kita pikirkan rencana selanjutnya, kita suruh anak buah kita untuk mengganggu mereka agar, Para penjaga kedua 'Astral Princess ' itu tidak saling bertemu. Karena bisa berbahaya jika sampai mereka menggabungkan kekuatan. Karena bahkan dengan bantuan Orang – orang Jin yang dungu itu pun kita pasti takkan menang." Seru Aero

" Rencana yang bagus."


" Penasihat Zhuge!" Seru seorang pemuda yang kelihatan pintar, yang membawa tombak berujung dua. Dari raut wajahnya, ia kelihatan begitu panik.

" Ada apa Jiang Wei?" Jawab Penasihat tersebut dengan tenang.


RePower Di gunakan untuk menurunkan kekuatan, hanya ada satu 'Spoiler starts here' Di buat oleh orang tua Wei Yu, tapi dengan suatu alasan jatuh ketangan shadow 'Spoiler ends here'

Penjelasan RePower kalo misalakan kita maen game Lv. Lu Xun sebelum terkena efek RePower udah LV.40-an sementara Wei Yu baru 4-5. Nah setelah kena efek ini Lv LuXun turun jadi sama ama Wei Yu.

Soal Zhuge Liang itu, saya pernah baca kalo zhuge liang mati gara gara ritual pemanjangan umurnya digagalkan ama Wei Yan, nah di cerita saya inikan Wei Yan da mati sebelum Zhuge liang melakukan ritual tersebut, jadi ritual tersebut berhasil dan Zhuge liang masih hidup begitu juga dengan Shu.

Buat update selanjutnya paling lama 3 minggu lagi. Saya usahakan secepatnya!

Sekian basa basi saya, yap Sepertinya cerita saya ini memang gx ada bagus-bagusnya untuk di review, Tapi berminat kah anda Mereview? T..T