Kembali lagi dengan saya, hahahhaha.
Sebelum saya mulai ada sesuatu yang mau saya bilang, Mohon tolong mengerti author gila ini, umur, tahun dan lain sebagainya saya sudah benar - benar bingung enggak tau kenapa. setiap kali saya pikir - pikir pasti ada menurut sejarah berpaut umur sampai puluhan tahun tapi di cerita saya hanya tidak sampai puluhan atau bisa di bilang hampir seumuran. yah di maklumi saja lah author seperti saya memang tidak begitu mengerti tentang sejarah. Bah dari pada tambah ngaco mending saya ngereply review dlo
Pyro-san: Ya, saya pakai mata uang 3 kingdom karena memang saya kurang tau mata uang saat itu, ya jadi karena kesotoyan saya, saya akhirnya memutuskan memakai mata uang itu.
Anyway para readers pastinya mengharapkan chapter ini full action. ya bisa saya bilang chap ini full action tapi bisa juga di bilang actionnya kependekan. Maklum la author Newbie T..T
Hope u enjoy it.
[Bai Di Area, Shu Force.]
" Ini dia cabang jalan menuju istana Bai Di. Kita akan berpisah di sini." Seru Zhao Ce.
" Hati – hatilah kalian." Seru Xing Xiang.
" Kalian Juga." Balas Jiang Wei.
[Bai Di First Road, Shu Force – Zhao Ce's Unit]
" Xing, ingatlah jangan jauh – jauh dariku. Yang mereka incar adalah kau, bukannya wilayah Shu."
" Tenang saja, aku tidak akan jauh – jauh, lagian aku bisa menjaga diriku sendiri."
" Terserahlah, Jika aku sampai kehilangan kau, berarti aku kalah dengan si pecundang itu."
" Kau selalu memanggilnya pecundang, padahal baru bertemu sekali, itu pun di mimpimu."
" Sudahlah tak perlu membahas ini lagi."
" Padahal kan kau yang memulainya. Kau benar, kita harus fokus pada labirin yang ada di depan kita sekarang."
" Aku akan masuk duluan, kau ikut di belakangku. Lindungi punggungku."
[ Hutan di Luar Lu Jiang, ShadowExecutionerTeam.]
" Mereka menyerang, Ying, berdiri lah diantara aku dan Lu Xun."
" Benar, Cepat Zhou Ying, berdiri lah diantara kami."
" B-Baik."
"' Wild Wolf, Lend me your aid.'"
" 'O, Mighty Phoenix, Bless me with your gentle Flame.'"
Setelah itu Sekumpulan shadow keluar dari semak – semak mengepung SET.
" Ini dia mereka datang."
" Sial kita terkepung."
" Hei Lu Xun, tak perlu cemas, mereka tak berwujud, mungkin mereka hanya Shadow tingkat rendah."
" Mungkin kau benar Wei Yu. Aura mereka jauh lebih lemah dari shadow yang kita hadapi sebelumnya."
" Bukan Cuma aura mereka saja yang melemah. Sepertinya aura mu juga melemah."
" Kau benar, Gadis berbaju biru itu, dia melakukan sesuatu padaku."
" Emm, Wei Yu, Lu Xun. Kalian tau tidak, MEREKA SUDAH DATANG MENYERANG."
" Wah sepertinya ada mengganggu Pembicaraan kita, ayo kita habisi mereka."
" Yah."
' WhirlWind Howl.' Seketika itu juga Shadow yang berada di depan Wei Yu tercabik – cabik.
' Rising Sun ' Bagaikan matahari yang baru terbit, cahaya yang keluar dari tubuh Lu Xun itu menghanguskan Shadow yang ada di depan nya.
" Emm sampai mana tadi kita Wei Yu." Seru Lu Xun
" Entah, Sudahlah ayo kita habisi Shadow – shadow itu saja."
" Emm Tapi Shadow – shadow itu sudah…." Seru Zhou Ying.
" Apa? Kemana mereka?" Tanya Wei Yu.
" Ehem, Wei Yu, sepertinya kau harus bangun." Seru Lu Xun
" Bangun? Kenapa?"
" Karena kita berdua baru saja menghabisi mereka."
" Oh, jadi yang mengganggu pembicaraan kita itu para Shadow."
" Sadar lah lebih awal." Seru Lu Xun Jengkel.
" Ahaha, maaf – maaf aku Cuma bercanda."
Mereka bertiga pun tertawa, tiba tiba dari seseorang muncul dari balik pohon.
" Jadi Lu Xun, Putri Zhou Ying, dan Si Pemberontak itu ada disini." Seru Pria yang tiba – tiba muncul tersebut.
" G-Gan Ning."
[ BaiDi Castle South Gate, Shu Force – Zhuge Liang's Unit.]
" Jiang Wei, Siapkan Ram nya, akan kita dobrak pintu ini, yang lainnya siapkan tangga dan panjatlah keatas benteng tembok ini, hancurkan Catapult dan Balista yang kalian Temui, agar Ram kita bisa dengan tenang membuka Gerbang Ini." Perintah Zhuge Liang.
" Ram Sedang telah siap, Perdana menteri."
" Bagus, Sekarang kau ikuti para prajurit itu untuk menghancurkan balista dan Catapult di atas gerbang itu."
" Baik."
Jiang Wei pun menaiki tangga. Dia menghancurkan semua balista dan catapult yang ia temui dengan Double Edge spearnya itu.
" Aneh sekali tidak ada pasukan Jin sama sekali." Seru Jiang Wei.
Ia pun kembali turun dan kembali ke tempat Zhuge Liang.
" Jiang Wei Melapor, Semua balista dan catapult sudah dihancurkan, sekarang hanya tinggal mendobrak Gerbang ini dengan Ram saja. Tapi.."
" Tapi Apa jiang Wei?"
" Ada sesuatu yang aneh."
" Apa Yang aneh?"
" Apakah perdana menteri, tidak menyadarinya?"
" Aku menyadari beberapa hal, dari tadi tidak ada serangan dari Catapult maupun Balista kearahku maupun ke Ram. Selain itu tidak ada pasukan Jin yang keluar untuk menjaga gerbang atau bahkan menyerang pasukan kita."
" Kenapa ini? Apakah mungkin mereka melakukan strategi Kota Kosong?"
" Mungkin saja. Oleh karena itu kita harus berhati –hati."
[ Bai Di Castle Maze, Zhao Ce's Unit]
" Ini dia, aku semakin merasakan hawa membunuh. Para Shadow itu pasti sudah mendekat. Hati – hatilah Xing."
Satu shadow muncul dihadapan mereka, shadow ini memiliki Wujud seperti manusia dan di belakangnya terdapat sebuah Kotetsu.
" Hmm, sepertinya shadow yang tingkatnya cukup tinggi hati – hatilah Xing."
Setelah itu Zhao Ce tanpa basa basi lagi. ' Fierce Tiger, I Know you can help me!' Aura harimau menyelimuti Zhao Ce. Tonfa yang dipakainya sekarang berujung tombak. Langsung saja Zhao Ce maju menyerang Shadow itu, tapi sungguh tidak terduga Shadow tersebut sangat cepat.
" Gerakan nya cepat sekali, Tapi aku akan lebih cepat lagi."
Tetapi Shadow itu sudah berada di belakang Zhao ce dan siap menebasnya dengan Kotetsu miliknya.
' Cutie Leopard, You'll borrow me your power Right?' Setelah itu katana yang di pegang Xing Xiang menggandakan dirinya menjadi dua.
Dengan kecepatan seekor Macan tutul, Ia Berlari kearah Zhao Ce dan langsung menahan kotetsu shadow tersebut dengan kedua katananya dan langsung membalikan serangan menebas Shadow tersebut.
" Lihat Sekarang Siapa yang melindungi siapa. Tee Hee." Seru Xing Xiang.
" Aku hanya kurang waspada, dan itu Cuma pemanasan sekarang aku sudah serius."
Shadow yang tertebas itu sekarang membelah dirinya menjadi Ribuan.
" Hmph, beraninya Cuma membelah dirimu. Dasar pecundang."
" Ahh, Kau berubah menjadi sebanyak itu ini tidak adil." Seru Xing Xiang sambil menggembungkan pipinya." Sudahlah, meskipun sebanyak ini aku yakin yang asli Cuma satu, kita harus menemukannya saja."
" Aku juga tau itu tapi bagaimana menemukannya." Seru Zhao Ce.
" Berpikir lah."
" Ah aku tidak suka berpikir, akan ku habisi saja semuanya."
' OmniHowl ' seperempat shadow tersebut musnah karena auman Zhao Ce.
' Lightning Strike ' Xing Xiang pun berlari dengan kecepatan penuh menebas shadow –shadow itu, ia mengahabisi sekitar 400 shadow.
" Haha lihat kan jumlah mereka sudah semakin kecil." Seru Zhao Ce.
" Jangan senang dulu lihat lah. Mereka membelah diri lagi."
" Aw, sial, sampai kapan kita harus begini terus ? Tunjukan dirimu yang asli Pecundang."
Shadow – Shadow itu kembali menyerang. Tetapi ketika shadow itu menyerang tidak ada luka atau pun rasa sakit yang di terima oleh Zhao ce dan Xing Xiang. Sampai …..
" Zhao Ce! Awas Di belakangmu."
Dengan segera Zhao Ce memutarkan tubuhnya dan menusuk shadow dengan ujung tombak pada tonfanya itu.
" Bagaimana kau tahu itu yang asli?"
" Jangan bicara dulu, lihat dia kembali masuk ke kerumunan itu."
" Sial, sekarang Bagaimana?"
" Tenang saja, yang asli memiliki tubuh, sedangkan yang lain hanya bayangan saja, kau hancurkan dinding labirin ini, dengan bantuan cahaya matahari kita pasti bisa melihat mana yang asli."
" Baiklah."
Zhao Ce pun melompat dan mengarahkan Tonfanya menuju tembok. ' Expulsion ' Ia pun meledakkan tembok tersebut dan membiarkan Cahaya matahari masuk dan bayangan itu menghilang menyisakan tubuh asli shadow tersebut.
" Baiklah aku yang akan mengakhirinya." Seru Xing Xiang. ' Dual Sword, Leopard Bite' Xing Xiang menancapkan Kedua katananya ke tanah dan aura seekor macan tutul keluar dan menerkam shadow tersebut.
" Hei itu tidak adil Xing, kenapa kau yang mengakhirinya?."
" Sudahlah, Ayo kita lanjutkan saja perjalanan kita ke gerbang utara istana Bai Di."
[Bai Di Castle South gate, Shu Force – Zhuge Liang's Unit ]
" Gerbang berhasil di tembus Perdana menteri." Seru seorang prajurit.
" Bagus ayo kita masuk, tetapi kalian harus berhati –hati."
" Perdana menteri , lihat itu.."
" Astaga itu Xing Cai, ku dengar ia hilang tapi tak kusangka ia ada disini."
" Aku akan kesana menyapanya." Belum sempat Jiang Wei Melangkahkan kakinya. Ia sudah dihentikan oleh Zhuge Liang. " Kenapa?"
" Lihat matanya jiang Wei Ada sesuatu yang berbeda."
" Anda benar perdana menteri."
Ya seperti yang saya sampaikan diatas, jangan bertanya atau berpikir tentang hal yang berkaitan tentang tahun karena saya sama sekali gx ngerti.
Maaf ya Jika endingnya ngegantung lagi. NO COMMENT from author
anyway ada yang mau ngereview?
UPDATE NEXT WEEK
