Yap kembali lagi dengan saya author yang sangat tak jelas ini.

Wah judul kali ini terlihat begitu aneh kan, apakah anda penasaran apa yang akan terjadi?

ya sebelum kalian simak aku mau mereply review sodara - sodar terlebih dahulu.

Ferz : Bisakah anda tidak membahas hal yang seperti itu ==", Kalau di artikan pengecut dan pecundang itu sama saja.

Kuro Roses-san : yap, semua orang juga pasti bisa melihat jalan cerita yang super simple dan tidak menyenangkan ini, anyway thx.

Yap Into The Story


[ Bai Di Castle South Gate-Shu Force, Zhuge Liang's Unit ]

" Jiang Wei, ayo kita serang Xing Cai. " Seru Zhuge Liang.

" Kelihatannya kita sudah tidak punya pilihan lain kan, kalau begitu ayolah. "

Seluruh prajurit Shu maju terlebih dahulu.

' Earth Bind '

Xing Cai Dengan Sebuah lompatan dan menancapkan Tridentnya ke tanah menimbulkan Gempa yang membuat tanah retak dan mengikat prajurit shu di retakannya.

' Earth Coffin '

Retakan tanah tadi kembali merapat dan menjepit semua prajurit shu tersebut sampai mati.

" Whoa, kalau saja aku kena, pasti aku sudah mati." Seru Jiang Wei. " Perdana menteri, anda baik – baik saja ? "

" Tentu Jiang Wei, Tapi jika kita terjebak kita benar benar akan mati."

[ BaiDi Castle. Shu Force – Zhao Ce's Unit ]

" Suara itu, apakah mereka sedang bertarung. Sial ! Kita harus cepat Xing, aku merasakan hawa Shadow yang lumayan kuat dan arahnya dari gerbang selatan. " Seru Zhao Ce.

" Kau benar, aku juga merasakannya, Hawa Dingin yang ingin membunuh."

[ Bai Di Castle South Gate-Shu Force, Zhuge Liang's Unit ]

" Perdana menteri, anda dari belakang saja, panggillah alam untuk membantu anda seperti biasa. Sementara anda sedang dalam proses , aku akan menyediakan waktu untuk anda. " Seru Jiang Wei

" Terima kasih Jiang Wei."

Zhuge Liang pun memulai proses untuk memakai kekuatan alam.

" Kau kira akan kubiarkan! " Seru Xing Cai.

Xing Cai melesat kearah Zhuge liang siap untuk membunuhnya. Tapi ia dihentikan oleh tusukan tombak Jiang Wei di Bahunya.

" Kau mengganggu saja. Akan kumusnahkan kau terlebih dahulu." Seru Xing Cai

" Itu yang kutunggu, Perdana menteri, jangan khawatirkan aku! Siapkan saja proses anda."

Xing Cai kembali menyerang dengan Tridentnya, tapi serangan itu di tahan oleh Jiang Wei, kemudian Jiang Wei membalas dengan tusukan bertubi – tubi tapi Xing Cai dengan Tenangnya melangkah kebelakan bisa menangkis serangan itu.

" Jiang Wei aku sudah selesai." Seru Zhuge Liang.

" Lanjutkan perdana Menteri."

' O maddening gale of the spirits of the earth . . . Stalagmite! '

Batu tajam muncul dari permukaan tanah dimana Xing Cai berdiri, dengan cepat Xing Cai melompat keudara.

' Got you, O darkened storm cloud, loose thy blade and run mine enemies through! Thunder Blade! '

Awan Hitam datang dan berkumpul diatas Xing Cai, Awan tersebut melepaskan sebuah kilat yang Tajam dan menyambar Xing Cai.

" Bagus perdana menteri kita berhasil ! "

" Jangan senang dulu Jiang Wei." Gumam Zhuge Liang

" Hahahahahaha! Lumayan tangguh juga kau kakek tua. Tapi aku takkan terlukan karena gigitan semut tersebut. Hahahahaha!." Tawa Xing Cai.

" Jiang Wei, Kau bisa tahan dia sebentar lagi ? aku akan memakainya ! "

" Baiklah."

Jiang wei pun maju menuju Xing cai dengan Tombak di tangannya.

" Xing Cai sadarlah ! Haaaaaaaaaaaaaa! "

[ BaiDi Castle South Gate, Shu Force – Zhao Ce's Unit ]

" Gawat Jiang Wei maju menyerangnya. " Seru Xing Xiang.

" Tenang, Ayo Xing. " Seru Zhao Ce.

' Fierce Tiger, I Know you can help me!'

' Cutie Leopard, You'll borrow me your power Right?'

" Sekarang Xing ! "

' Lightning Cover ' seru Xing Xiang sambil memfokuskan tenaganya ke tombak Jiang Wei, dan membuat tombak Jiang Wie di aliri Listrik. Serangan Jiang Wei tersebut berhasil membuat Xing Cai terluka.

" Kenapa kali ini serangan ku berhasil ?" Tanya Jiang Wei.

" Serangan kalian yang sebelumnya juga berhasil." Seru Zhao Ce.

" Huh? Tapi dia tidak kelihatan terluka . "

" Itu karena yang kalian serang adalah Wanita itu. Tapi sekarang karena bantuanku yang kau serang adalah Shadow yang mengendalikannya." Jawab Xing Xiang.

" Maksudmu Xing Cai dikendalikan Shadow dan kami melukainya bukan shadownya ? " tanya Jiang Wei.

" Setelah ini berakhir aku yakin kau baru bisa mengerti."

" Prosesku sudah selesai, aku akan memakainya." Seru Zhuge Liang

" Zhao Ce sekarang! " perintah Xing Xiang.

' Tiger Spirit ' Aura harimau melesat ke arah Zhuge Liang dan menyelimuti tubuhnya.

" Kekuatan apa ini? Baiklah Sekarang Waktunya. 'O countless falling stars, come forth! Meteor Storm! ' "

Beribu ribu meteor muncul dari langit dan melesat kearah Xing Cai.

' Unyielding aegis ! Barrier '

Sebuah pelindung muncul dan menahan semua meteor – meteor itu.

" Xing Cai, itu sudah cukup. Kita kembali lain kali." Seru Seseorang yang tampak licik.

" Baiklah, kalian tunggu pembalasanku." Seru Xing Cai.

Mereka berdua pun menghilang.

" Perdana menteri, kau lihat orang yang menyelamatkan Xing Cai tadi ? " Tanya Jiang Wei.

" Bagaimana bisa kau tidak melihatnya, Musuh terbesarku Sima Yi. " Seru Zhuge Liang.

" Untung saja kami sempat datang. Jika tidak pasti Orang yang kalian sebut Xing Cai itu sudah mati." Seru Xing Xiang

" Kenapa bisa begitu ? " tanya Zhuge Liang.

" Seranganmu yang terakhir itu perdana menteri, Karena kau ku beri kekuatanku, makanya Sima Yi datang menyelamatkannya. Jika Tadi aku tidak memberikannya, bukan Cuma Xing Cai saja yang mati kalian juga mungkin akan mati." Jawab Zhao Ce.

" Ya karena dengan kekuatan kalian, kalian hanya menyerang Xing Cai saja, tapi Dengan Kekuatan yang yang diberikan tadi yang kami sebut dengan Guardian, Maka seranganmu bisa hanya menyerang Shadow yang mengendalikannya saja." Sambung Xing Xiang.

" Maksudnya para shadow ini seperti parasit ya? " Tanya Jiang Wei.

" Begitu lah, jika orang yang dikendalikannya sudah mati maka ia akan mengendalikan orang yang disekitarnya lagi." Jawab Xing Xiang.

" Jadi karena kalian memiliki 'Guardian' ini kalian menjadi tidak bisa di kendalikan ?" Seru Zhuge Liang.

" Seperti yang kita duga dari strategis naga Tidur. " Seru Zhao Ce.

" Para Jin itu sebenarnya dari mana mereka mendapatkan pasukan yang disebut shadow ini." Seru Jiang Wei.

" Sudahlah, Ayo kita kibarkan bendera Shu disini dan membakar bendera Jin. " Seru Zhuge Liang.

[ Klinik, Lu Jiang – SET ]

" Bagaiman keadaannya ? " Tanya Lu Xun.

" Sepertinya ia terkena semacam racun yang akan memakan habis sel di dalam tubuhnya dan aku minta maaf aku baru pertama kali melihat hal seperti ini, jadi bisa ku bilang belum ada penawarnya."

" *Gasp* Racun, pasti saat itu, dia menolongku dari bola hijau yang di lemparkan Gan Ning Ke arahku dan sebagai akibatnya dia yang menerimanya." Seru Zhou Ying. " Semua ini Salahku."

" Tidak Xiao Ying, kau tidak bersalah, akulah yang bersalah aku yang menyerang kalian? "

" Huh Jendral Gan Ning menyerang kalian siapa mereka sebenarnya Jendral ?"

" Oh tidak aku mengira mereka mata – mata makanya aku menyerang tapi ternyata mereka hanya penduduk biasa."

" Oh Begitu, Biarkanlah dia tinggal di klinik ini dulu, aku akan mencoba menemukan penawarnya."

" Baiklah Ying Ming, kita harus mengumpulkan beberapa bahan untuk membuat penawar racun, kau pasti tahu mana yang bisa di jadikan obatkan?" Seru Gan Ning

" Ya, tapi bagaimana denganmu Xiao Ying? Apa kau mau ikut ?" tanya Lu Xung

" Tidak aku disini saja. Aku akan menemaninya."

Lu Xun dan Gan Ning pun keluar untuk mencari obat.

[ Hutan daerah Lu Jiang. Lu Xun and Gan Ning ]

" Lu Xun sebenarnya apa yang terjadi dengan ku dan kenapa aku menyerang kalian, sekarang kau harus memberitahuku Lu Xun, mungkin saja aku bisa kembali menyerang kalian."

" Tidak kau tidak akan menyerang kami lagi. " Jawab Lu Xun " Jika saja aku ikut melawan Gan Ning semua ini pasti tidak akan terjadi. Maafkan aku Wei Yu, Zhou Ying."

" Kenapa begitu ?"

" Sudahlah kita lupakan ini, ayo kita cari bahan – bahan yang bisa dijadikan obat."

[ Luo Yang Castle ]

" Maafkan aku Death, Kami tidak berhasil di Shu dan di Wu kami hanya berhasil melenyapkan satu orang saja." Seru Sima Yi.

" Tidak apa satu per satu akan kita habisi mereka. HAHAHAHAHAHAHA." Tawa Death.

[ Klinik, Lu Jiang. Zhou Ying and Wei Yu.]

" Apa yang harus kulakukan sekarang, jika saja aku bisa membantu saat itu dan tidak lemah seperti ini semua ini pasti tidak akan terjadi." Tangis Zhou Ying.


Apakah yang sebenarnya terjadi?

Penasaran ? Penasaran ? *di keroyok rame - rame karena heboh.

Yap kalo ada yang bingung dengan penjelasan Zhao ce dan XIng Xiang. Tanya nya lewat Review aja Ya?

Update Next Week.

See Ya! Review?