Hahahaha I'm Back, The Mad Author.
Emmm, karena saya gila makanya pada chap sebelumnya saya lupa buat disclaimer. jadi saya buat sekarang ya.
DISCLAIMER : SEMUA QUOTE SPELL BUKAN MILIK SAYA.
ya sekian dah, nah sekarang saya akan membalas REVIEW.
BlackRoses : Emmm, maksudnya begini, kekuatan cacad yang saya ciptakan truz diberinama 'Guardian' Ini cuma bisa melukai shadow jadi kalau terjadi perang antar manusia dengan manusia, maka kekuatan ini kaga ada gunanya, sementara serangan manusia yang tidak memiliki 'Guardian' ini mereka kaga bisa nyerang shadow kecuali kalo dibantu ama yang punya. Moga " tambah bingung. *Di Bakar rame-rame.
Tenkuryuu : Ya, sebenarnya karena saya sudah memakai terlalu banyak OC saya berniat untuk menghilangkan 1 atau 2 tapi ya Pikiran author gila ini bisa berubah kapan saja.
Mengenai Zhou Ying ama XIng Xiang, emmm ntar spoiler lagi kalo saya bilang disini.
Sekian Basa Basi author gila ini.
Happy reading.
[BaiDi Castle, Shu Force.]
" sekarang Bai Di castle sudah kembali menjadi daerah kita, apa tindakan kita selanjutnya perdana menteri?" tanya Jiang Wei.
" Para Wu itu ingin menguasai Shu kan? "
" Mungkin begitu karena mereka menyerang Bai Di."
" Kalau begitu sebelum kita diserang lagi, kita yang harus menyerang mereka terlebih dahulu. "
" Anda benar perdana menteri. Apakah kita harus menyerang Jian Ping ? "
" Tidak kita akan menyerang Wu dari dalam. Siapkan Kapal kita akan menyerang Wu di Chi Bi. "
" Tapi itu akan membuat kita terjebak, Anda sendiri pernah bergabung dengan Wu untuk menyerang Wei di Chi Bi kan? Anda pasti tahu kekuatan laut Wu sangatlah hebat !"
" Itu karena musuh sekaligus temanku Zhou Yu ada disana. Tapi sekarang tanpa dia, aku rasa kekuatan Wu akan jatuh."
" Tapi menurut Kabar, ada seorang strategis baru di Wu meskipun dia masih muda namun dia sangat berbakat. Aku pernah bertemu dengannya sekali."
" Hmm, aku juga ingin menemuinya. Baiklah Kita akan menyerang Wu Dari Chi Bi kemudian membelah menyerang ke 2 arah, yang 1 kearah Bai Di dan yang 1 lagi kearah Jian Ye."
" Tapi, apakah itu akan berhasil maksudku prajurit kita…"
" Tidak perlu takut, kita akan menyerang secara tiba – tiba, kita akan menyamar menjadi kapal pedagang lalu sesuai dengan 'Sun Tzu art of War' kita akan menyerang secepat angin dan seganas Api." Potong Zhuge liang
*Soldier Cheering*
" Bagaimana dengan kalian Zhao ce, Xing Xiang ? Kalian ikut? " Tanya Jiang Wei.
" Izinkan kami mendiskusikannya terlebih dahulu." Seru Xing Xiang. " Ayo ikut dengan ku Zhao Ce." Tambah Xing Xiang sambil menarik Zhao Ce.
" Hei! Hei! Aku bisa jalan sendiri."
Zhao Ce pun diseret Xing Xiang masuk ke salah satu tenda.
" Xing! Kau tidak berpikir untuk ikut dengan mereka kan?"
" Ya, aku berpikir begitu! "
" Pasti soal mimpi bodoh yang kuceritakan padamu itukan?"
" Itu bukan mimpi bodoh, Zuo Ci adalah seorang mystic, dia tak mungkin salah. Menurutnya satu – satunya cara mengalahkan jin adalah menyatukan kekuatan 3 kerajaan, tapi karena Wei Sudah hancur maka yang tersisa hanyalah Wu dan Shu, Apa kau mau membiarkan yang seharusnya bekerja sama menghancurkan 1 sama lain ?" Seru Xing Xiang.
" Apa urusannya denganku ? Siapa pun yang menguasai China tidak ada hubungannya denganku."
" Grrr! Kau ini, Lagian kau tidak mau bertemu dengan mereka?"
" Tidak sedikitpun aku ingin bertemu dengan mereka."
" Argh! Baiklah aku akan pergi bersama mereka, terserah kau mau ikut atau tidak. Itu bukan urusanku juga."
" Xing! Kau tidak Ingat Para Shadow itu mengincarmu!"
" Aku tidak peduli, Lagian aku ingin bertemu dengannya, 'Astral Princess' yang lain selain diriku."
" Baik! Baik! Aku ikut denganmu ! Tapi ingat aku hanya menjalankan tugasku."
" Nah, Kenapa tidak setuju saja sih tadi?"
" Aku hanya setuju karena kau memaksaku, Huh! Lagian kenapa aku tidak pernah bisa membiarkannya dalam bahaya? Apa karena tugasku? Jika memang benar kenapa aku tidak bisa mengabaikannya? Argh! Sudahlah aku tak mau memikirkannya lagi."
[Hutan daerah Lu Jiang, Lu Xun and Gan Ning ]
" Gan Ning, aku rasa semua ini sudah cukup, Ayo kita kembali."
" Lu Xun, apakah kau merasakan kita sedang di awasi? "
" Tidak. Tentu saja aku merasakannya ini kan hawa shadow tapi Gan Ning ada disini, aku tidak bisa mengatakan 'tentu saja'."
" Kau Yakin? "
" Ya."
" Jika seorang strategis saja tidak merasakannya pasti itu Cuma khayalanku saja."
Seekor Shadow tiba – tiba muncul di hadapan mereka, shadow itu membawa sebuah Pike dan memiliki sayap.
" Sepertinya itu bukan khayalanku tapi Apa kau ini ? kenapa berwujud bayangan begitu?" seru Gan Ning sambil bersiap menghadapi serangan.
" Gan Ning, Mundur! Dia bukan tandinganmu, Jangan sampai kau di kendalikannya lagi!."
" Lagi? Berarti makhluk ini yang membuatku melukai bocah itu! Aku tidak akan memaafkannya."
Gan Ning pun langsung maju untuk menebas Shadow itu.
" Tidak Terlambat!" Seru Lu Xun.
"Belum terlambat Lu Xun gunakan kekuatanku dan berikan sedikit kepada senjata Gan Ning."
" Baiklah Lu YI, 'O, Mighty Phoenix, Bless me with your gentle Flame.' 'Phoenix Down'."
Sebuah Bulu Yang berwarna merah keemasan masuk kedalam tubuh Gan Ning dan memberikannya Sayap dan membuat pedangnya berwarna keemasan.
" Kekuatan ini…. Baiklah ' Pirate Burning Havoc ' " Seru Gan Ning melompat dan turun dengan tebasan pedang yang berapi tapi sayang Shadow tersebut sudah terbang terlebih dahulu.
' Sun Beam '
Lu Xun menembakan sebuah Laser dari tangannya kearah shadow tersebut tetapi sekali lagi shadow tersebut menghindar karena kecepatannya saat di udara sangatlah cepat.
" Kecepatannya sangatlah cepat Lu Xun."
" Aku tahu kita harus mencari celah, tidak aku akan membuat celah saat dia menghindar dari seranganku kau langsung menyerangnya."
" Baiklah."
' Feng Dive '
Lu Xun dengan kecepatnya ia terbang seolah – olah seperti sebuah panah berapi yang di tembakan dan melesat dengan kecepatan yang tinggi, sesuai dugaan Kecepatan Lu Xun tidak bisa menandingi kecepatan Shadow itu. Shadow itu menghindar kebawah tempat dimana Gan Ning Sudah bersiap melancarkan serangannya.
' Phoenix Slash '
Gan Ning memfokuskan seluruh kekuatannya pada tangannya dan melancarkan 7 buah tebasan pada Shadow itu dengan pedang nya yang memiliki aura api itu sehingga membakar habis Shadow itu.
" Kita berhasil Lu Xun. Sekarang kau harus menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan apa mau makhluk tersebut."
" Huh! Sepertinya aku tidak punya pilihan."
Lu Xun pun menceritakan semua tentang Shadow tersebut dan bagaimana shadow itu mengontrol Jin dan Sekaligus Wu.
" Makhluk yang bernama Shadow ini, aku akan membantumu memusnahkannya. Tapi Lu Xun sebelum itu menurut Scout ada kapal pedagang aneh yang menuju Chi Bi, Kau mau kesana mungkin ini juga ada hubungannya dengan Shadow ini."
" Tentu tapi setelah Wei Yu Sembuh."
" Baiklah, ayo sekarang kita bawa Semua ini dan berikan kepada Dokter itu."
" Ya kabarnya bunga phoenix adalah penawar racun yang paling efektif."
" Marilah kita berharap dia akan sembuh."
Mereka berdua pun kembali ke Klinik tersebut.
[ Klinik, Lu Jiang. SET and Gan Ning.]
" Kita sampai." Seru Gan Ning.
" Oh kalian kembali."
" Ini bunga phoenix yang kami kumpulkan." Seru Lu Xun sambil menyerahkan Bunga Phoenix yang ia kumpulkan.
" Baiklah tunggu sebentar akan ku buat menjadi obat."
Tabib itu pun masuk ke ruangannya dan membuat Obat.
" Zhou Ying tenang saja dia pasti akan baik – baik saja." Seru Lu Xun Mencoba menghiburnya.
" …. " Namun Zhou Ying Hanya terdiam.
" Obatnya sudah selesai, sekarang biarkanlah dia minum ini."
Wei Yu yang sekarat hanya bisa meneguk saja, ia bahkan tidak tahu apa yang di teguknya itu.
" Bagaimana keadaannya?"
" Aku benar – benar minta maaf sepertinya kondisinya tidak membaik. Paling lama ia akan bertahan hanya 2 hari lagi."
" Tidak Mungkin! Ini Tidak mungkin! " tangis Zhou Ying.
" Baiklah aku akan mengundurkan diri dulu." Seru Tabib Itu
" Wei Yu … " Seru Lu Xun dengan nada rendah sambil menundukan kepalanya tapi mata merah dan berair itu tidak bisa disembunyikannya.
Lu Xun pun menghapus air matanya dan mencoba tegar kemudian ia berpikir "Meskipun kita baru bertemu tapi kau sudah kuanggap sebagai teman baikku, aku akan membalaskan dendammu dan juga orang tuamu."
" Zhou Ying, apa yang akan kau lakukan sekarang? " tanya Lu Xun.
" Aku akan menunggu sampai dia sembuh, meskipun tabib itu mengatakan seperti itu, aku tidak peduli! Selama dia masih hidup berarti masih ada cara menyembuhkannya."
"Zhou Ying, Baiklah tapi aku akan melanjutkan tujuannya yaitu membalaskan dendam orang tuanya."
" Apakah kau juga pergi untuk membalaskan kematiannya ? " tanya Zhou Ying.
" Tentu saja tidak, karena aku memiliki suatu Firasat jika kau berada disampingnya dia akan tetap hidup." Seru Lu Xun sambil tersenyum.
" Gan Ning, ayo kita pergi ke kapal pedagang mencurigakan itu. Seperti dugaanmu mungkin saja Kapal itu ada hubungannya dengan para shadow ini."
" Baiklah kalau begitu kita akan naik Kapal Bajak Lautku yang dulu saja, supaya tidak ada yang tahu bahwa kau adalah Lu Xun yang sedang dicari."
" Oh Ya Zhou Ying, Setelah Wei Yu bangun, Pergilah ke Chi Bi agar kita bisa berkumpul kembali."
" Baik."
Sepertinya cerita saya ini semakin Cacad ya?
emm sudahlah, UPdatenya MINGGU DEPAN!
Berniatkah Sodara - sodara sekalian mereview ?
