Author gila bernama Dikz Aurelius ini kembali lagi dengan cerita gilanya.

nah saya mau ingatkan bahwa chap ini sama sekali tidak memiliki bagian menariknya, jdi ya maaf saja jika mengecewakan.

saya ucapkan terima kasih pada yg sudah ngereview, nah sebagai ucapan terima kasih saya reply reviewnya z ya.

black Roses: saya kaga tau apa nama klinik pada zman itu maklumlah namanya juga authornya gila. jangan terlalu berharap tentang cinta karena author gila ini sama sekali gx mahir dalam hal cinta, soal karakter yg gnggu, ya pastinya ada donk.

Well sudah saya peringatkan bahwa chap ini sama sekali tidak berbobot. Ntar di chap ini ada 1st person view moga" bisa tau yang mana

Enjoy reading dah.


[Lu Jiang Port. Wei Yu and Zhou Ying]

" Akhirnya kita sampai juga di pelabuhan." Seru Zhou Ying.

" Sekarang dimana kita harus mencari kapal." Tanya Wei Yu.

" Aku pun kurang tau, Sudahlah ayo keliling dulu." Seru Zhou Ying.

[ Chang Jiang river, Pirate Fleet. Gan Ning and Lu Xun ]

" Lu Xun, sebaiknya kita berlabuh dulu di Xia Kou, kemudian kita ke Kota Jiang Xia untuk menyuplai ransum kita. Karena setelah melewati Xia Kou kita sudah sangat dekat dengan Chi Bi, bisa gawat kalau kita sampai diserang di sana tanpa persediaan."

" Ide bagus Gan Ning, kemungkinan kita di serang sangatlah tinggi, bukan oleh kapal pedangang aneh itu saja, tapi mungkin juga kapal Wu yang ingin menyelidiki kapal pedagang itu juga. Selain itu dengan pergi ke Jiang Xia, kita juga bisa menunggu Zhou ying dan Wei Yu yang sedang menyusul kita."

" Lu Xun….. kau masih percaya anak itu bisa selamat. Kau benar jadi kita seperti membunuh dua burung dengan sebuah batu ya kan?"

" Tidak, aku tidak suka dengan pepatah itu, aku lebih suka menangkap 2 kupu - kupu dengan sekali ayunan jaring. "

" Kau benar –benar seperti perempuan ya, Lu Xun. Hahahahaha." Tawa Gan Ning mengejek Lu Xun.

" Meskipun penampilanku sudah begini, kau masih bisa mengatakan aku seperti perempuan?" Seru Lu Xun setengah marah.

" Ya memang penampilanmu itu sudah seperti Bad Boy tapi sifatmu itu masih seperti anak perempuan, hahahhaha, lagian kau memilih kubilang seperti perempuan atau seperti laki – laki? " Tanya Gan Ning dengan nada mengejek lagi.

" Tidak keduanya, Aku Ini Laki – Laki!."

[ Chang Jiang River ( Other Side), Merchant Ship. Shu Force.]

" Kemarin malam langit begitu indah dan hari ini cuaca begitu cerah, benar –benar membuat semua orang gembira." Seru Xing Xiang.

" Kau benar Xing Xiang." Seru Jiang Wei. " Kita akan langsung mengarah ke Chi Bi kan? "

" Tidak Jiang Wei, kita akan berhenti dulu di Jiang Ling, itu adalah kota terakhir yang berada di jalur Sungai Chang Jiang ini sebelum kita mencapai Chi Bi. Ingat kita berada di daerah musuh, akan berbahaya jika diserang pada saat kita belum siap." Seru Zhuge Liang.

" Oh jika begitu aku akan memberitahu Zhao Ce terlebih dahulu agar dia bersiap –siap." Seru Xing Xiang.

" Sebaiknya memang begitu karena kita sudah hampir sampai di Jiang Ling." Seru Zhuge Liang.

[ Chang Jiang River Merchant Ship's Cabin.]

" Zhao Ce, Cepat bersiap – siap kita akan memasuki kota Jiang Ling untuk membeli keperluan. " Seru Xing Xiang.

" Terus, apa hubungannya denganku?"

" Huh, kau tidak mau ke kota?"

" Tidak sama sekali, aku disini saja. Lagian kita kan berada di daerah musuh, bisa – bisa kita diserang saat kapal ini kosong, jadi aku tinggal di kapal ini saja untuk menjaganya dari serangan."

" Ahh, Terserah kau saja lah." Seru Xing Xiang sambil berjalan pergi.

" Xing!" seru Zhao ce ditengah- tengah saat Xing Xiang melangkah pergi. " Jaga Dirimu sendiri."

" Kau kira aku ini benar –benar lemah ya?" Dengus Xing Xiang Kesal sambil melanjutkan langkahnya.

[Lu Jiang Port. Wei Yu and Zhou Ying]

Wei Yu dan Zhou Ying yang mengelilingi Pelabuhan Lu Jiang yang ramai akan para nelayan itu sampai di sebuah dermaga. Disana mereka membeli sebuah kapal kecil yang berharga 10 keping emas, kemudian mereka juga meminta peta agar tidak tersesat.

[ Chang Jiang River, Vessel. Wei Yu & Zhou Ying]

" Hmm jadi kita hanya perlu mengikuti arus sungai untuk saat ini, pada saat ada percabangan kita mengambil jalan kanan." Seru Zhou Ying sambil melihat kepeta yang di pegangnya.

" Kurasa kita tidak perlu khawatir tentang itu Zhou Ying."

" Kenapa? Begitu ?"

" Kelihatannya Arus sungai Chang Jiang kan membawa kita sampai ke Chi Bi."

" Kurasa kau benar."

[ Chang Jiang River ( Other Side), Merchant Ship. Shu Force.]

" Kita sudah sampai di Jiang Ling, Xing Xiang mana Zhao Ce?" tanya Jiang Wei.

" Katanya, dia tidak mau ke kota, dia akan menjaga kapal ini saja."

" Ya sudah lah ayo kita masuk kekotanya."

Mereka bertiga pun masuk ke kota Jiang Ling meninggalkan Zhao ce sendirian di kapal itu.

" Huh meskipun aku mengatakan aku akan menjaga kapal ini, tapi sepertinya akan lebih enak jika aku tidur." Seru Zhao Ce. " Baiklah aku tidur saja."

[ Chang Jiang River, Vessel. Wei Yu & Zhou Ying]

" Rasanya aku lelah sekali, aku akan beristirahat sebentar." Seru Wei Yu.

[ Pillar of Destiny. ]

Wei Yu

Aku terbangun di sebuah pilar lagi sama seperti pada saat dulu ketika aku hampir di eksekusi di Jian Ye, hanya saja kali ini hanya ada sebuah pilar dan di permukaan pilar itu aku bisa melihat diriku bersandar di kiri pilar sementara, orang yang aku temui pada saat aku hampir mati saat melawan shadow pertama kali bersama Nona Xiao Qiao bersandar di kanannya.

Di Tengah atas permukaan pilar tersebut terdapat 4 buah lingkaran kecil tersusun membentu persegi empat. aku bisa melihatnya wajah Lu Xun di salah satu dari 2 lingkaran yang dekat dengan ku begitu juga wajah Zhou Ying pada Lingkaran lain yang dekat denganku.

Sementara kedua wajah pada kedua lingkaran yang dekat dengan orang itu, aku tidak mengenalinya. Tapi didepanku kini berdiri seseorang dengan jubah hitam jadi aku tidak bisa melihat wajahnya.

Zhao Ce.

Sialan, pertama aku tidur di kapal dan sekarang aku terbangun disebuah pilar aneh, dan di pilar itu aku melihat 6 wajah namun yang kukenali Cuma 4, pertama wajah pecundang itu, kemudian Jiang Wei, Xing Xiang dan terakhir aku. Sisanya adalah seorang laki – laki yang kelihatan pintar namun dari gaya rambutnya aku bisa tahu bahwa dia adalah seorang preman. Sedangkan yang satunya lagi adalah seorang perempuan yang cantik menurutku mungkin dia adalah seorang putri yang manja.

Di Bawah 4 Lingkaran kecil yang terdapat wajah Xing, Jiang Wei dan kedua orang itu, aku bisa melihat sebuah tulisan, tulisannya seperti ini ' These are the people that the Guardian Chose.' Aku tidak mengerti bahkan tidak bisa membacanya.

Tapi yang lebih parahnya ada seseorang berpakaian serba hitam berdiri di depanku, dengan sebuah pedang dan Glaive di tangannya itu, tidak perlu berpikir lagi aku yakin yang ada di depanku itu adalah shadow. Aku pun mulai mengeluarkan kedua tonfaku dan bersiap menghabisinya.

Wei Yu.

Orang yang berpakaian hitam itu, mengeluarkan dua tonfa dan sepertinya dia akan segera menyerangku, tapi sebelum dia menyerangku aku akan menyerangnya duluan.


Sudah saya katakan chap ini bener" kaga berbobot kan?

Soal pillar of destiny tu, yg pernah maen kingdom 2 FM+ pasti tahu itu arena bertarungnya Sora ama Roxas. ya karena author ini sangat tidak kreatif, makanya memakai unsur dari game lain. cuma gambar pada permukaan pilar tersebut saja yang author ganti, bner -bener kaga kreatif!

Well sampai disini aja bacot author ini.

UPDATE NEXT WEEK! See Ya