Sebelumnya saya akan minta maaf karena emang saya sangat telat updatenya

saya mengupdate telat karena saya sudah kembali memasuki sekolah.

Betapa kecewanya para reader ketika mereka tau bahwa selama ini mereka membaca Fanfiction hasil khayalan seorang bocah yang kurang waras

yap karena saya updatenya telat, saya minta maaf melalui balas review aja ya

Black Roses: Wah sama dong saya juga suka ama cerita yang ringan, hahahha, maaf karena update telat.

tanpa basa basi lagi, yup onto the story


[ Pillar of Destiny, Wei Yu & Zhao Ce ]

Tanpa basa basi lagi Wei Yu segera berlari ke arah Zhao Ce dan tanpa berpikir apapun lagi, ia langsung menusukan Glaivenya ke arah dada Zhao Ce namun sayang sekali serangan tersebut dengan mudah di tepis Zhao Ce.

"Cepat juga kecepatan shadow ini, sekarang lah saatnya! ' Fierce Tiger, I Know you can help me!' " dengan segera setelah berpikir seperti itu, Zhao ce segera memakai kekuatan Guardiannya.

" Huh? Dia ? kenapa? Kenapa dia bisa memakai kekuatan itu, apakah sebenarnya dia itu bukan lawanku?..."

' Omni Thrust '

Belum sempat Wei Yu sempat berpikir sampai selesai, pikirannya sudah terfokus untuk menghindari serangan Zhao Ce yang datang dengan tiba – tiba itu.

"' Wild Wolf, Lend me your aid.' ' Aurora Wall ' " Dengan cepat Wei Yu berubah menjadi Guardian dan setelah itu langsung mengumpulkan tenaganya dan menancapkan kedua senjatanya itu ke tanah yang menimbulkan sebuah dinding dengan aura berwarna putih yang melindunginya sekaligus melukai Zhao ce.

" Sialan, dia cepat sekali, dan itu kekuatan itu, Guardian! Apa maksudnya ini ? Sudahlah tidak perlu ku pikirkan, Shadow tetaplah Shadow tidak akan ada bedanya meski dia bisa menggunakan kekuatan Guardian."

Setelah itu, dengan tidak memperdulikan luka yang baru saja di terimanya, dia melancarkan serang balik ke Wei Yu.

' Expulsion'

Zhao ce mengayunkan tonfa berujung tombaknya itu untuk menghantam tanah di sekitar Wei Yu dan menimbulkan ledakan yang begitu dashyat, sudah pasti selincah apa pun lawannya pasti tidak akan bisa menghindarinya.

" Huh, baru menjadi shadow yang memiliki kekuatan plus saja sudah bangga! Sekarang riwayatmu habis. "

Asap hasil dari ledakan yang di buat Zhao Ce itu pun semakin menghilang. Pada saat asap itu menghilang sudah tidak kelihatan lagi orang yang seharusnya berada didalam asap tersebut.

" Ha! Mati juga dia, sekarang aku harus mencari jalan keluar."

Tiba – tiba saja dari belakang Zhao ce, Wei Yu muncul dengan bersiap menyerangnya.

' Earth Spliter '

Wei Yu kembali menancapkan kedua senjatanya dan menimbulkan pilar tempat mereka berdiri menjadi terbelah yang membuat mereka jatuh kedalam kegelapan yang berada di dasar tempat itu.

Zhao Ce

Sialan apakah aku mati? Tidak mungkin mana mungkin aku bisa kalah oleh shadow. Tapi tempat ini meskipun gelap aku bisa melihat dengan jelas semua tubuhku, tempat apa ini? Apakah mungkin memang aku sudah mati dan sudah berada di neraka?

TIDAK MUNGKIN! Aku tidak mungkin kalah oleh shadow, aku hanya terjatuh dari pilar itu karena shadow itu menghancurkannya. Dia pasti juga berada di sekitar sini, aku akan mencarinya setelah kutemukan pasti akan ku habisi.

Wei Yu.

Ouch , bodoh sekali aku, aku lupa aku sedang bertarung di sebuah pilar, eh malah ku hancurkan pilar itu, sekarang aku tidak tahu lagi aku berada dimana. Yang bisa kulihat hanya tidak ada. Tidak ada yang bisa kulihat, semuanya hitam dan gelap. Tapi tempat ini tidak bisa di bilang gelap karena aku bisa melihat dengan jelas anggota tubuhku sendiri bahkan ke dua senjataku.

[ General Resident ]

" Sun Ce, sepertinya Bayangan Zhao Ce dan Zhao Ce, sudah di kalahkan Wei Yu. Hahahah" Tawa Zhou Yu.

" Penasihat… Zhou…..Benar…Zhao…Ce…bukan…tandingan…Wei….Yu…." Seru Wei Yan.

" Wei Yan, penasihat Zhou sepertinya kalian harus melihatnya lagi bahwa Wei Yu dan bayangannya itu juga terjatuh." Seru Zhao Yun.

" Benar itu, berarti Pertandingan ini seri." Seru Sun Ce.

" Kalian ini, kenapa menganggap ini sebagai tontonan." Seru Seorang kakek yang muncul secara tiba – tiba."

" Zuo Ci !" Seru keempat orang tersebut.

" Bukan kah sudah waktunya mempertemukan mereka berdua, bukan hanya dengan bayangan saja." Seru Zuo ci.

" Kau benar Zuo Ci tapi biarkanlah mereka bertarung sebentar dulu, bertarung secara langsung!" Seru Zhao Yun.

" Baiklah."

[ Ruin of Pillar of Destiny ]

Wei Yu.

Sekarang aku harus mencari jalan keluar tapi aku tidak tahu harus pergi kemana karena semua yang bisa kulihat hanyalah kegelapan. Tapi didepan tiba – tiba muncul cahaya yang begitu terang. Aku pun berjalan menuju Cahaya itu.

Zhao Ce.

Aku sudah hampir putus asa mencari jalan keluar. Tetapi tiba – tiba Cahaya bodoh yang begitu terang muncul dan menyilaukan mataku. Aku pun berjalan kesana agar bisa menemukan asal cahaya bodoh ini.

[ General Arena ]

Wei Yu.

Setelah kudekati Cahaya itu, aku sampai di sebuah tempat, kelihatan seperti tempat dimana biasa Para jendral menunjukan kebolehannya antara satu sama lain dan di depanku, meskipun sekarang yang kulihat adalah orang yang dulu membantuku mendapat kekuatan ini, tapi auranya itu adalah aura orang yang tadi baru aku lawan.

Zhao Ce.

Begitu aku sampai di sumber cahaya itu, aku sudah bisa melihat dengan jelas si pecundang yang akan menjadi strategisku kelak itu, tapi auranya itu adalah aura yang dikeluarkan Shadow tadi, bahkan lebih kuat. Tidak ku pedulika siapa dia, ini pasti hanya tipuan shadow jadi dengan segera saja akan kuakhiri.

Wei Yu.

Kelihatannya keadaan memburuk, sepertinya aku tidak bisa mencoba berbicara dengannya baru saja dia melihat ku dia sudah bersiap menyerang. Baiklah, akan ku akhiri hal ini.

[ General Arena, Wei Yu & Zhao Ce]

' Roar Of Tiger ' ' Howl of Wolf'

Akibat kedua serangan itu tercipta sebuah bola yang kemudian meledak dan menghancurkan Arena tempat mereka bertarung. Serangan itu mengakhiri pertarungan mereka, keduanya sudah tidak dapat berdiri lagi.

[ General Resident ]

" Kelihatannya sudah selesai sekarang Waktunya kalian mengatakan hal itu pada mereka." Seru Zuo Ci.

" Baiklah, padahal aku masih ingin melihat mereka bertarung lagi." Seru Sun Ce.

[ Realm of Light]

Wei Yu.

Benar, pada saat terakhir, semua itu terjadi lalu dimana aku sekarang? "Wei Yu kau dengar aku?" Suara itu, itu suara penasihat Zhou, " Aku mendengarmu dengan jelas sekali." Seruku. " Sekarang dengarkan aku, jika kau bertemu dengan orang tadi lagi ingatlah kalian tidak boleh lagi bertarung, kalian harus bekerja sama jika tidak Death, tidak mungkin dikalahkan. " Belum sempat aku bertanya kembali aku sudah kembali terbangun di kapal yang aku dan Zhou Ying naiki.

Zhao Ce

Ahhhhhhhhh! Kenapa aku selalu berakhir di tempat yang aneh. " Kau mau tau kenapa Zhao Ce?" Suara itu, itu suara Zhao Yun. " Itu karena kau selalu ingin menghabisi semua yang kau anggap berbahaya. Contohnya orang itu. Jika kau bertemu dengan dia lagi, kau harus bekerja sama dengannya, jika tidak Xing akan dalam bahaya. Ingat Itu Zhao Ce." Suara yang menyebutkan nama ku itu menggema dan lama kelamaan berubah menjadi suara perempuan.

[ Chang Jiang River, Vessel. Wei Yu & Zhou Ying]

" Oh Wei Yu, kau sudah bangun! Kita sudah mendekati sebuah pelabuhan dan menurut peta ini itu adalah kota Xia Kou. Aku ingin menjelajahi kota itu, maukan kau menemaniku ?"

" Baiklah tapi ingat ya, Lu Xun dan Gan Ning sedang menunggu kita."

[ Chang Jiang River Merchant Ship's Cabin.]

" Zhao Ce! Zhao Ce! ZHAO CE!"

" Uoaaaaaaa!" Karena terkejut dengan suara itu Zhao Ce jatuh dari tempat tidurnya.

" Kau mengatakan akan menjaga Kapal ini tapi yang kau lakukan hanyalah tidur, perasaan burukku benar, kami tidak bisa mempercaya kapal ini kepada ORANG SEPERTI MU!" Jerit Xing Xiang yang hampir menggetarkan kapal itu.

" Ya, ya. Aku salah, tapi kau tidak perlu MENJERIT BEGITU!" Balas Zhao ce dengan menjerit juga.

" Ah! Ah! Ah! Pasangan muda tidak boleh bertengkar." Seru Zhuge Liang yang muncul tiba – tiba.

" KAMI BUKAN PASANGAN!" seru mereka berdua bersamaan.

" Lihat saja serasi dan kompak sekali. Hahahahaha." Seru Penasihat Naga tidur tersebut.


Nah ceritanya begitu tidak jelas kan?

ya, saya sendiri juga no comment dah.

Oh Ya berhubung saya sudah balik sekolah updatenya Hari minggu ya

SEE YA next WEek