Warning! Warning! Warning!

Wahahahaha, Kalian para readers akan membaca chap yg tidak penting lagi. Chap ini sangat tidak penting jadi Kaga perlu di Baca!, tapi ada beberapa hal yg mau saya sampaikan dan tanyakan nnti di akhir cerita.

Well, Let's Reply Review.

Black Roses: Ah masa sih mereka segokil itu? Hahah soal penamaan OC saya. Wah rahasia saya ketahuan. Memang saya hanyalah Author gila yg tidak kreatif.

Kosakata yang mw saya berikan.

Guard : Penjaga. Die : Ayah.

Ini adalah Special Chapter, chapter ini akan lebih panjang karena ini adalah 1 chap sebelum Final Chap.

Yosh To the story


Night before The Final Battle and The Awekening of the Young Strategist.

[ Jiang Xia City. Lu Xun & Gan Ning ]

" Oi Lu Xun, Ayo kita kembali dan lanjutkan perjalanan kita. Aku sudah bosan di kota ini." Seru Gan Ning.

" GAN NING! " Jerit Lu Xun ke arah Gan Ning. Kemudian ia mendekatinya dan berbisik kepadanya " Kau ini, sudah ku bilang jangan panggil aku begitu kalau kita sedang berada di kota. Apa kau lupa Aku ini Buronan."

Tiba – tiba Guard itu yang tadi rupanya mendengar Gan Ning menyebutkan Nama Lu Xun, menghampiri mereka.

" Jendral Gan Ning, maafkan kelancangan saya, Tapi apakah benar orang yang bersama anda ini adalah pengkhianat Lu Xun itu?" Tanya Guard itu.

" Oh, bukan, ini adikku. Ya dia memang sedikit tidak sopan karena memanggilku dengan nama beserta margaku. Tapi kau jangan salah paham, dia itu bukan Lu Xun, tapi dulu dia sangat terobsesi untuk menjadi seperti Lu Xun, makanya dia memohon padaku agar aku memanggilnya begitu." Jelas Gan Ning, dengan seluruh kemampuan berbohongnya.

" Apakah Itu benar?" Tanya Guard itu ragu.

" Be-Benar, aku sangat menyukai Lu Xun, tapi sejak dia menjadi buronan, aku membencinya. Jadi aku marah saat kakakku yang otaknya lebih kecil dari bola matanya ini memanggilku begitu. Nama asliku ada Gan Ying Ming. " Seru Lu Xun.

" Lihatkan, adikku ini memang kurang ajar, jadi jika kau bersedia aku dan adikku ini harus undur diri, kami harus segera ke ChiBi untuk mengatasi masalah kapal mencurigakan itu." Tambah Gan Ning.

" Emm Baiklah."

Lu Xun dan Gan Ning pun pergi menjauh dari Guard itu.

" Phew, untung saja kita lolos, tapi aku tidak pernah tau bahwa kau bisa berbohong juga Gan Ying MIng. Hahahaha." Seru Gan Ning Sambil menekankan suaranya saat mengucapkan Gan Ying Ming.

" Semua ini gara – gara kau, tapi tak kusangka kemampuan beraktingmu jauh lebih baik dari kemampuan bertarungmu. Kau lebih cocok jadi seorang pemeran pentas dari pada seorang Jendral." Balas Lu Xun.

" Kau ingin mengatakan kemampuan bertarungku buruk ya?"

" Aku tidak pernah berkata begitu, Kau yang bilang ya."

" GRRRR, kau ini kadang – kadang mengesalkan juga ya. Baiklah Kita berpisah di sini , aku ingin mencari hiburan sebentar. Kita akan berkumpul kembali di Kapal Malam ini."

" Baiklah. Oh Ya, apa kau bisa ingat dimana kita melabuhkan kapalmu?"

" Tentu saja bisa, Kau kira aku bodoh." Seru Gan Ning sambil berjalan menjauhi Lu Xun.

" Aku tidak mengira, tapi aku pasti!." Pikir Lu Xun.

[ Chang Jiang River othe side, Merchan Ship – Shu Force ]

" Ahhh, hari sudah malam. Aku ingin segera membaringkan tubuhku ini dan segera tidur." Seru Zhao Ce.

" HA? Kau masih ingin tidur setelah kau tidur saat harus menjaga kapal tadi?" Seru Xing Xiang.

" Tapi sekarang bukan giliranku menjaga Malam kan?" Seru Zhao Ce.

" APA! SEKARANG INI GILIRANMU! " Jerit Xing Xiang.

" Hei, SEMALAM KAN BARU GILIRANKU!" Jerit Zhao Ce tidak kalah kuatnya dengan jeritan Xing Xiang.

" Jiang Wei." Seru Zhuge Liang yang dari tadi melihat hal yang mungkin bisa disebut pertengakaran antara pasangan muda itu itu.

" Emmm, Kalian tahu tidak pertengkaran antara pasangan itu memang harus terjadi, tapi kalian tahu apa yang akan terjadi jika kalian terlalu sering bertengkar?"

" SUDAH KUBILANG KAMI INI BUKAN PASANGAN! Seru mereka berdua bersamaan.

" Tuh kan itu lah efek dari semakin sering bertengkar, kalian akan menjadi semakin cocok dan akan mempererat cinta kalian, bukankah begitu perdana menteri."

" Tentu saja."

Zhao Ce dan Xing Xiang berjalan pergi tapi ke arah yang sama.

" Kenapa kau mengikutiku?" Seru Zhao Ce.

" Bukankah kau yang mengikutiku?" seru Xing Xiang.

" Ahh, sudahlah aku ingin tidur…."

" Ya Sudah, aku tidak peduli."

Kembali lagi ke Zhuge Liang dan Jiang Wei yang masih menggeleng gelengkan kepala mereka melihat tingkah kedua pasangan muda itu.

" Mereka pasti akan menjadi pasangan yang sangat baik. Baiklah aku yang akan jaga malam untuk malam ini menggantikan Zhao Ce." Seru Zhuge Liang.

" Biar saya saja perdana menteri."

" Baiklah Jiang Wei."

[ Xia Kou port. Gan Ning.]

" Sial, aku benar – benar lupa jalan kembali." Seru Gan Ning sambil terus mengelilingi pelabuhan itu tanpa arah.

[ Xia Kou port. Wei Yu & Zhou Ying ]

" Akhirnya kita sampai, ayo Wei Yu kita jelajahi kota atau lebih tepatnya pelabuhan ini. Kau sudah janjikan ingin menemaniku?"

" Tapi hari sudah malam, apakah tidak sebaiknya menunggu besok saja?"

" Tidak, justru aku ingin melihat Xia Kou pada saat malam hari, karena dulu Die pernah bercerita bahwa Xia Kou sangat terkenal sebagai kota malam."

Suara kembang api menyelimuti malam yang indah itu.

" Lihat apa yang kubilang, ada kembang api bukan? Kota ini adalah kota malam, Ayo Kita berkeliling." Seru Zhou Ying menarik Wei Yu bersamanya.

[ Chang Jiang River Other's Side, Merchant Ship – Jiang Wei.]

" Malam ini begitu tenang, aku harap akan berlangsung seperti." Seru Jiang Wei

*Splash* Suara percikan air, dan keluarlah seekor Naga yang hanya tampak seperti bayangan.

" Sial ternyata keinginanku tidak di kabulkan." Seru Jiang Wei

Naga itu pun mendarat keatas kapal tersebut dan merubah wujudnya menjadi manusia dan yang anehnya benar – benar mirip dengan jiang Wei, hanya saja matanya berbeda.

" Kau, Kau ini siapa? Kenapa Wajah mu sama dengan Wajahku?"

" Aku adalah Kau, Kau adalah Aku. Kita ini adalah satu, sebagai buktinya aku tahu apa yang kau inginkan, yang kau inginkan adalah Kebebasan, Tidak di jerat oleh Perdanan menteri yang bodoh itu dan juga kerajaan ini. Kau ingin bebas menjelajahi udara dan lautan serta daratan."

" Tidak aku, tidak mengingikan itu. Kau bukanlah aku, untuk membuktikannya akan ku habisi kau, KARENA KAU BUKANLAH AKU." Seru Jiang Wei.

" Hahaha, bagus terus begitu, aku merasakan kekuatan mengalir di tubuhku. Baiklah, mulai sekarang AKU BUKANLAH DIRIMU LAGI, karena TIDAK AKAN ADA LAGI KAU." Seru Shadow tersebut.

Shadow tersebut berubah kembali menjadi Naga tapi kali ini bukan hanya sebagai bayangan tapi sudah memiliki wujud.

" Kau….. Bukan… Aku…..Jadi…Ku…habisi….Kau…ROAR!"

" Coba Saja."

Jiang Wei Melompat dan sudah bersiap mengarahkan Tombaknya kearah kepala naga tersebut. Tapi naga tersebut sepertinya sudah tahu serangan jiang Wei itu, sehingga bisa di hindari dengan mudah. Kemudian ia mencoba menyerangnya lagi tapi sama saja serangannya selalu meleset.

" Sial kenapa kau seperti bisa membaca semua gerakanku."

Naga itu kembali ke Wujud manusianya.

" Sudah ku katakan, karena aku adalah kau. Akan ku beri kesempatan sekali lagi, mengakulah bahwa apa yang kukatakan tadi benar."

" Tidak Kau BUKANLAH DIRIKU."

" Hahahhaha, Jawabanmu salah Jiang Wei."

Ia kembali menjadi Naga, kali ini ia menembakkan bola air dan juga menghembuskan Angin Dingin kearah Jiang Wei, Awalnya Jiang Wei Bisa menghindari serangan itu, namun kelamaan dia menjadi lelah, dan akhirnya serangan yang bertubi - tubi itu mengenainya.

" Arghhh. Kenapa aku begitu lemah ?"

Naga itu kembali lagi menjadi Wujud manusianya.

" Itu karena kau membuangku, kau membuang keinginanmu, membuang semua harapanmu." Seru Shadow itu.

" Kau Tahu apa, Kau hanyalah Shadow, kau bukanlah siapa – siapa."

Flash Back

" Jiang Wei, kau tahu hal terpenting yang harus kau lakukan untuk menjadi seorang strategis yang hebat?" tanya Zhuge Liang.

" Tahu, Selalu berpikir jauh kedepan dan mempersiapkan segala kemungkinankan?"

" Bukan, Yang paling penting adalah kau harus menjadi dirimu sendiri, meskipun ada sesuatu yang buruk yang ada didirimu itu, kau harus menghargainya seperti hal baik di dirimu."

Flash Back End.

" Kau masih tidak mau mengakuiku sebagai dirimu, Baiklah kali ini tanpa basa basi lagi AKAN KU HABISI KAU! " Seru Shadow itu.

" Tunggu, kau benar, aku pernah berpikir seperti yang kau katakan, tapi itu dulu dan sekarang pun aku masih memilikinya walaupun ku pendam, aku masih merasakannya. Tapi karena sekarang aku mulai menyukai hal ini, aku jadi membiarkannya."

" … "

" Aku tahu, aku pernah memiliki perasaan seperti itu, tapi aku tidak bermaksud membuangnya."

" Jadi Kau ingin menerimaku? " Tanya Shadow itu.

" Menerimamu ? Baiklah jika itu membuatmu lebih baik."

" Tentu saja, dan aku juga akan meminjamkan kekuatanku pada mu agar kau bisa melawan Guardian User yang lain dan juga para Shadow itu."

" Kau ….."

Shadow itu berubah bentuk lagi menjadi seekor elang yang begitu indah dan masuk kedalam tubuh Jiang Wei.

" Kekuatan ini, akan ku jaga, aku tidak akan membuangmu lagi." Seru Jiang Wei.

[ Xia Kou Port. Wei Yu & Zhou Ying.]

Wei Yu ditarik Zhou Ying kesebuah bundaran dan duduk disana.

" Wah cantik sekali kembang apinya."

" Emm ya, kau benar Zhou Ying."

" Menurutmu Wei Yu, apakah ada yang lebih cantik dari kembang api itu?"

[ Xia Kou Port. Gan Ning.]

" Sialan, aku sudah melewati bundaran ini berkali – kali dan sekarang aku kembali lagi kesini." Keluh Gan Ning.

" Menurutmu Wei Yu, apakah ada yang lebih cantik dari kembang api itu?" suara familiar itu terdengar oleh Gan Ning.

" Itu Putri Zhou Ying dan Wei Yu." Seru Gan Ning terkejut saat melihat Wei Yu masih hidup. " Aku tak menyangka anak itu akan selamat. Sebaiknya ku sapa mereka."

" Sebaiknya Jangan!." Sura Lu Xun muncul dari belakang Gan Ning. " Sudah ku katakan dia pasti akan tetap hidup dan Kau pasti akan tersesat."

" Ya ! Ya ! Strategis yang paling bijaksana." Seru Gan Ning sambil menekankan kata bijaksana." Tapi kenapa aku tidak boleh menyapa mereka Tuan Strategis?"

" Kau tidak lihat suasananya? Memang kau ini tidak punya perasaan, lihat atmosfer di dekat mereka berbeda."

" Kau benar."

" Apa kah kau masih ingin mengganggu mereka? "

" Tentu saja tidak tapi aku akan tetap disini melihat mereka. Sepertinya ini akan menarik."

" Kau ini, aku tidak mau, karena ini bukan hal yang Baik."

" Tentu Saja ada ….. "

Suara itu membuat Lu Xun yang tadinya sudah ingin beranjak pergi kembali tinggal bersama Gan Ning.

[ Xia Kou Port - Wu force]

" Tentu saja ada jika itu menurutku." Seru Wei Yu.

" Apa itu jika aku boleh tahu." Seru Zhou Ying, terlihat kalau Wajahnya sudah mulai memerah.

" Tentu saja, itu adalah Orang yang berada di dekatku sekarang." Jawab Wei Yu sambil melihat ke langit.

" Wei Yu…, kau….., apakah kau benar – benar menyukaiku?" seru Zhou Ying yang wajahnya sudah semakin merah.

" Hah, Tak bisa kubilang tidak dan tak bisa kubilang ya juga."

" Kenapa Begitu?" kelihatan sekali bahwa Zhou Ying kecewa dengan Jawaban Wei Yu.

" Karena Jika Ku bilang tidak, berarti aku membohongi diriku sendiri, karena Aku benar – benar menyukaimu. Tapi Jika Ku bilang Ya, aku tahu itu tidak akan mungkin terjadi. * Deep Sigh *" Seru Wei Yu sambil menghela nafas Panjang dan tetap melihat kelangit.

" Apa yang tidak akan mungkin terjadi?" Tanya Zhou Ying.

" Begini, Aku paham aku salah jika aku menyukaimu karena aku hanyalah seorang…., tidak aku bahkan bukan siapa – siapa, mungkin bisa dibilang aku ini hanyalah seekor serigala liar." Seru Wei Yu yang kembali menghela nafas panjang.

" Dan Kau adalah seorang Putri, dan terlebih lagi kau sudah mempunyai tunangan yang seorang calon Raja. Aku tidak akan bisa bersaing dengan orang itu, jadi tidak mungkin kita bisa bersama." Sambung Wei Yu dengan suara yang semakin lama semakin memelan.

" Kenapa ? Kenapa? Jika karena aku seorang putri kita tidak bisa bersama, aku lebih baik memilih untuk tidak menjadi putri bahkan aku memilih untuk menjadi seekor serigala liar agar bisa bersamamu." Seru Zhou Ying, suara tangisnya sudah mulai terdengar.

" Kau tidak boleh melakukan hal itu, kau adalah seorang putri, jika kau bertindak seperti itu, maka nama kedua orang tua mu akan tercemar. Kau tidak menginginan hal itu terjadikan?"

" Tentu saja tidak, tapi aku juga tidak ingin menjadi putri jika itu berarti kita tidak bisa bersama."

Lu Xun yang melihat kejadian ini sudah tidak bisa menahan lagi.

" Aku Sudah tidak tahan melihatnya, akan kuhampiri mereka."

" Lu Xun, jangan!" Seru Gan Ning sambil menahan tangan Lu Xun.

" Tidak, aku harus membantu Putri….., tidak aku aku harus membantu Zhou Ying. Aku sudah tidak tahan melihat hal ini." Seru Lu Xun yang kemudian menghampiri mereka.

" Wei Yu!." Seru Lu Xun.

" Lu Xun."

" Lu… Xun….. apakah kau mendengar apa yang dikatakan Zhou Ying, jika Ya maka hukum lah aku, jangan menghukumnya, karena aku yang memulai."

" Tidak, aku lah yang memulainya, aku tidak mau melihat Wei Yu dihukum hanya karena diriku."

" Kalian berdua salah paham, terutama kau Zhou Ying. Aku sangat ingin melihat kalian berdua bersama selamanya."

" Lu Xun." Seru Zhou Ying.

" Lu Xun, ini bukan waktunya untuk bercanda, kita harus segera pergi ke Chi Bi kan?" Seru Wei yu.

" Jangan berusaha mengalihkan pembicaraan, Jika kau benar –benar menyukai putri Zhou Ying, aku dan Lu Xun pasti akan membantumu mencari caranya agar kalian bisa bersama, bukan begitu Lu Xun?" Seru Gan Ning yang muncul Tiba- tiba.

" Gan Ning, tentu saja! Aku pasti akan membantu kalian, aku dan Gan Ning akan mencarikan Cara agar kalian bisa bersama."

" Terima Kasih Gan Ning, Lu Xun. Tapi Tidak terima Kasih, aku tidak ingin merusak kerajaan seseorang. Sudahlah aku kembali ke kapal saja. Jika sudah mau melanjutkan perjalanan beri tahu aku." Seru Wei Yu Kemudian berjalan pergi. " Maaf kan aku Zhou Ying, aku tahu aku tidak layak untukmu,dan aku tahu ada pria yang lebih layak untukmu."

" Zhou Ying, tenanglah, aku akan membantumu jangan terus menangis." Seru Lu Xun Berusaha menenangkan Zhou Ying.

" Sudahlah tidak perlu, mungkin memang aku dan dia tidak pernah berjodoh. Sudah lupakan saja." Seru Zhou Ying sambil berjalan pergi.

Lu Xun yang berusaha mengejar Zhou Ying di hentika oleh Gan Ning.

" Sudah biarkan saja, untuk sementara aku rasa Putri Zhou Ying butuh waktu sendiri."

[ Xia Kou Port, Vessel. Wei Yu & Zhou Ying.]

Zhou Ying yang mulai mendekati kapal sudah mendengar suara Wei Yu Menyanyikan sebuah lagu.

"I say yes and so,
I'll be by your side forevermore
No matter what the future holds,
Warm or cold, I'll try to make it through it all

Ah, this our chosen destiny
I knew that we'd meet eventually
Because I hear your voice inside my dreams
Yeah, even in an emergency
You know you can depend on me
When we're together there's nothing that we can't achieve

When I am with You, my heart it beats so fast, is this what they call fall in love ,and is this the end?

Stay with me today and I will protect you, keep you safe.
We were born in different family, so far apart, let's bridge the gap today
I say yes and so,
I'll be by your side forevermore
No matter what I have said,
I want you to know, I'll always love you, FOREVER."

" Wei Yu, Kau." Seru Zhou Ying sambil mendekatinya.

" K-Kau dengar semua yang kunyanyikan tadi? Tolong jawab tidak."

" Tidak." Seru Zhou Ying dengan suara sambil menahan tangis.

" Kau tidak mengatakan apa yang ingin kudengarkan? "

" Tentu."

" Jadi kau mendengar semuanya."

" Iya. Lagu itu…."

" Ya Kau benar, Lagu itu adalah perasaanku, aku tidak tahu lagi, aku merasa aku tidak layak untukmu dan aku benar – benar…." Ucapan itu di hentikan oleh Zhou Ying dengan dia menempelkan Jari nya kebibir Wei Yu mengisyratkan agar dia tidak bicara lagi.

" Kau tak perlu mengatakannya lagi." Seru Zhou Ying, wajahnya mulai mendekati Wajah Wei Yu sampai akhirnya bibir mereka bertemu. Hal ini berlangsung beberapa saat, keduanya hanya memandangi satu sama lain setelah berakhir.

" Zhou Ying…"

" Kau menyampaikan perasaanmu lewat lagu, karena aku tidak bisa menyanyi mungkin hal itu bisa membuktikan perasaanku padamu."

" Zhou Ying, atau boleh ku panggil Ying saja? "

" Tentu saja Yu."

Malam itu pun berlangsung


Yap, cerita super lebay karangan saya, seperti diatas sudah saya bilang cerita ini benar – benar kaga perlu di baca.

Saya mau buat pengakuan tentang Fight Jiang Wei, semua hal yang terjadi pada jiang Wei Sebenarnya sudah terjadi pada Yu Narukami ( Souji Seta ), Yosuke hanamura dan kawan- kawan dari Persona 4 maklumlah author ini memang nggak kreatif.

Soal lagunya Wei Yu itu bukan karangan saya itu adalah lagu Ichiko yang di rewrite ama Christina Vee yang judulnya I Say Yes, hanya saya ubah beberapa kata.

Oh Ya Updatenya ini sudah bukan minggu depan lagi, karena saya ingin membuat Final Battle bener bener Final Battle jadi sambil menunggu, saya akan membuat sebuah FF baru yang gx kalah gila ama nggak kreatifnya sama macam FF Ini tapi malah mungkin lebih kaga kreatif lagi karena saya memakai Storyline Game lain.

Yup Just Wait For my new FF, jika Final chap selesai akan saya bahas di FF baru saya itu, mungkin Minggu depan akan saya terbitkan, nah sekarang sodara – Sodara pilih, Mw B. Ing ato B. indo, kalo saya sih milih B. Ing, soalnya lebih keren bahasanya dari pada B. Indo.

Jadi sodara review truz kasi saran ya, Cerita baru saya mau English ato indonesia.( saya sendiri prefer English )

See Ya in the new Fan fiction by DikzAurelius The last Samurai. ^^