Yak! Ini dia chapter 2 nya. Gomen lama. Maklum, orang sibuk, hehehe.. X9 *bletak*

Happy reading minna-san and here we go! XD


Disclaimer:

Seandainya aku beneran jadi anak dari Ikuto. *diseret Peach-Pit ke laut*

Summary:

Shugo chara Yuina lahir! hm.. seperti apa ya kira-kira sosok Shugo Chara Yuina? selain itu.. ia juga bertemu pemuda asing yang terlihat.. tampan?

Rate: T

Warning:

Kayaknya hampir full OC, OOC, typo yang lagi pesta, not plagiat but same idea *he?*, don't like don't read, dwwl (dan warning-warning lainnya).

.


Secret Princess

By: Yui Hoshina

Chapter 2: Two Shugo Egg, Born!


.

"Ng.. aku memang mengatakan ingin mempunyai karakterku sendiri tapi..." Yuina memandang aneh 3 buah benda yang berada di tempat tidurnya. "T-TELUR?"

Tiga buah telur dengan motif aneh berwarna pink lembut, biru langit, dan hijau muda.

Dengan perasaan ragu-ragu Yuina menyentuh sebuah telur berwarna pink lembut dengan motif hati. Motifnya sama dengan milik Amu, hanya saja ada bagian putih di tengahnya, sedangkan Amu berwarna hitam.

"Aaah~, hangat," batin Yuina ketika menggenggam telur itu. "T-tapi.. kenapa bisa ada telur di kasurku? Masa' sih Papa yang menaruhnya? Papa kan suka iseng. Tapi.. rasanya itu tidak mungkin. Ugh.. aku tidak bisa meninggalkannya di sini."

Yuina pun memasukkan 3 telur itu dengan hati-hati ke dalam tas sekolahnya, dan ia sendiri langsung bersiap-siap ke sekolah setelah mandi tentunya.

"Ohayo.." sapa Yuina lemas ketika menuruni tangga.

"Ohayou, Yuina. Are.. kau kenapa?" tanya Amu heran.

"T-tidak ada apa-apa. Hanya.. eeh?" Yuina kembali shock dengan pemandangan di depannya. Sesuatu seperti peri (menurut Yuina) mengelilingi kedua orangtuanya. Amu yang dikelilingi oleh 4 peri dan Ikuto hanya 1 peri berbentuk setengah (?) kucing.

"Kau kenapa?" tanya Ikuto heran yang sedang menikmati roti panggangnya.

"B-betsuni. Aku berangkat ke sekolah dulu ya, Papa, Mama. Ittekimasu!" Yuina langsung pergi secepat kilat.

"Eh? Yuina! Ada apa dengannya, ya?" pikir Amu bingung.

"Entahlah. Dia juga tidak sarapan," kata Ikuto santai.

"Apa! Gawat! Aku belum memberikan bekal makan siangnya!" histeris Amu.

"Tinggal bawakan ke sekolahnya saja, apa susahnya sih?" kata Ikuto santai.

"Hum.. benar juga. Kalau begitu.." Amu memberikan sebuah buntelan berisi bekal pada Ikuto, "Tolong antarkan bekal Yuina ya?" pinta Amu dengan senyum polosnya.

.


"Che! Kenapa harus aku yang mengantarkan bekalnya," keluh Ikuto. Ia sekarang pergi ke Seiyo dengan cara melompat dari atap rumah ke atap yang lain. Dan tentu saja Ikuto menggunakan Chara Change.

"Shishishi.. terima saja, nyaa~" kata Yoru tertawa kecil.

Setelah beberapa lama, akhirnya Ikuto melihat Yuina yang sedang berjalan ke gerbang sekolah Seiyo dengan lesu. Ikuto langsung menghampirinya setelah melepaskan Chara Change tentunya.


"Haahh.. apa yang kulakukan. Bisa-bisanya aku membawa telur aneh ke sekolah," batin Yuina lesu.

Saat Yuina memikirkan lamunannya, terdengar teriakan histeris dari arah gerbang Seiyo.

"Kyaaaaaaaaaaa~! Siapa dia? Kereeeen! Ada pria tampan masuk sekolah kita! Tampan sekali! Mau cari siapa dia? Pasti mencariku!" teriakan-teriakan histeris gaje para siswi SMP Seiyo bertambah riuh ketika pria itu mendekati seseorang yang berjalan lesu.

"Kyaaaa~! Dia menghampiri Tsukiyomi-san! Jangan-jangan pacarnya? Waaaah~ aku tidak menyangka Tsukiyomi-san punya kekasih setampan dia!" teriakan-teriakan histeris itu membuat Yuina tersadar dari lamunannya karena mendengar namanya disebut-sebut.

"He? Ada seseorang yang mendekatiku?" Yuina pun berbalik dan menemukan seorang pria tampan berada didepannya.

"Kau memang merepotkan, Yuina," kata pria yang tak lain adalah Ikuto sambil menaruh buntelan berisi bekal di atas kepala Yuina.

"Kyaaaaaa~! Ternyata beneran kekasih Tsukiyomi-san! Sampai dibawakan bekal segala. Romantisnya~!" teriakan-teriakan histeris itu sepertinya sudah menjadi biang gosip. Yuina yang mendengarnya jadi malu sendiri dan tidak bisa berkata apa-apa.

"Hm.. sepertinya kau lumayan populer di sini sampai mendapat gosip tidak jelas," komentar Ikuto sambil menatap gerombolan siswa-siswi yang histeris.

"Pa-Papa mau apa kesini?" desis Yuina pelan tapi cukup terdengar oleh Ikuto. Ikuto menoleh pada anaknya.

"Mengantar bekalmu," kata Ikuto memberikan buntelan berisi bekal buatan Amu kepada Yuina. Yuina pun menerimanya dengan malu-malu.

"Arigatou," ucap Yuina tersenyum manis. Ikuto juga ikut tersenyum.

"Belajar yang rajin ya," ucap Ikuto sambil mengusap-usap kepala Yuina membuat para siswa maupun siswi berteriak lebih histeris lagi.


"Wah~ ramai sekali. Apa ada kejadian menarik di sini?" tiba-tiba Kaoru datang sehingga membuat siswi yang di dekatnya tersentak kaget.

"K-Kaoru-senpai!" pekik siswi di dekatnya. Kaoru pun menoleh pada siswi itu.

"Apa yang terjadi di sini?" tanya Kaoru pada siswi itu.

'A-ano.. ke-kekasih Tsukiyomi-san datang kemari," jawab siswi itu malu-malu.

"He? Kekasih? Aku tidak tau bahwa Yuina punya kekasih. Memangnya seperti apa dia?" tanya Kaoru lagi. Siswi itu menunjuk Yuina dan seorang pria yang sedang mengusap-usap kepala Yuina.

"Lho? Dia kan.."

"Kyaaaa~ tidak kusangka, pacar Tsukiyomi-san itu seorang pria dewasa. Tampan sekali. Aku iri!" pekik siswi itu. Mendengar hal itu Kaoru tertawa.

"Hahaha... kasihan sekali Yuina mendapat gosip seperti itu," Kaoru tidak bisa menahan tawanya membuat siswi-siswi itu semakin terpesona. "Sepertinya kesalah pahaman ini harus berakhir."

Kaoru langsung menghampiri Yuina dan Ikuto dan menyapanya langsung.

"Yo! Ohayou Yuina, Paman Ikuto. Pagi-pagi sudah membuat sekolah ini jadi ramai ya?" sapa Kaoru ceria. Yang dipanggil langsung menoleh.

"Ka-Kaoru?" pekik Yuina.

"Oooh.. kau Kaoru. Tolong titip Yuina ya. Aku pulang dulu," pesan Ikuto.

"Roger!" jawab Kaoru sambil berpose hormat.

"Yaaaah~ kekasih Tsukiyomi-san mau pulang ya? Aku iri!" keluh para siswi kecewa. Ikuto yang mendengarnya hanya bisa sweatdrop. Tak lama kemudian, ia pun mendapat sebuah ide.

"Hm.. sebelum pergi, sepertinya aku harus meluruskan kesalah pahaman ini. Yuina, 'Papa' pulang dulu ya?" kata Ikuto sedikit mengeraskan kata 'Papa' sehingga terdengar semua siswi di sana.

"HEEE? PAPA? ITU AYAHNYA TSUKIYOMI-SAN? MUSTAHIL! TAMPAN SEKALI!" jerit para siswi tidak percaya.

"Humph.. hahaha.. Papa iseng," Yuina tertawa kecil sambil memandang Ikuto dengan tatapan kagum. "Papa memang keren. Aku ingin sekali memotretnya."

Tluk! Tlik! Tlik! Tlik! Tlik! Tlik! Tlik!

Terdengar suara aneh di tas Yuina membuat Ikuto dan Kaoru kaget.

"He? Sepertinya ada sesuatu yang berbunyi," Yuina pun sedikit membuka tasnya dan terlihat telur berwarna pink itu bergerak.

"Hee?"

"Yuina, apa yang ada di dalam tasmu?" tanya Ikuto penasaran. Yuina langsung menutup tasnya dengan cepat.

"Be-betsuni!" kata Yuina menyembunyikan tasnya. Yoru yang penasaran mencoba mengendusnya.

"He? Bau telur, nyaa~" ucap Yoru.

"He? Apa-apaan kucing ini?" ucap Yuina kaget.

"Yuina, jangan-jangan kau.." Ikuto langsung menyeret Yuina ke tempat tersembunyi. "Kaoru, kau juga ikut."

"Hai!" sahut Kaoru.


~Secret_Princess~


"Yuina, perlihatkan telur yang ada di dalam tasmu," pinta Ikuto.

"Te-telur apa?" tanya Yuina terbata-bata berusaha menyembunyikan tasnya.

"Aku tau kau menyembunyikan telur. Yoru, ada berapa telur yang ada di tas Yuina?" tanya Ikuto pada Yoru yang terbang di dekatnya.

"Tiga, nyaa~" jawab Yoru.

"Hee? Pa-Papa bicara pada peri?" tunjuk Yuina gemetaran pada Yoru.

"Itu bukan peri. Itu namanya Shugo chara," kata Kaoru sambil memperlihatkan Riku.

"Yo!" sapa Riku.

"Ja-jadi kemarin bukan halusinasi ya?" kata Yuina terkejut.

"Sekarang, coba perlihatkan Shugo Tama-mu," pinta Ikuto lagi.

Yuina pun memperlihatkan Shugo Tamanya takut-takut.

"Woaaa.. beneran ada tiga," ucap Kaoru kagum.

"Sedikit mirip dengan Shugo Tama Amu. Hanya saja telur ini warnanya sedikit lembut," kata Ikuto.

Shugo Tama Yuina mirip sekali dengan Shugo Tama milik Amu. Hanya saja ada bagian berwarna putih yang mengelilingi motif Hati, Spade, dan Clover itu. Warna telurnya juga sedikit lembut dan muda.

"Mama juga memiliki telur yang sama sepertiku?" tanya Yuina.

Ikuto mengangguk, "Jangan-jangan.. saat Shugo Tama ini lahir, keahlian mereka juga sama dengan Shugo Chara milik Amu," duga Ikuto.

"Apa yang dimaksud itu adalah per-.. ehm.. ma-maksudku 4 Shugo Chara yang mengelilingi Mama? Tapi aku hanya memiliki tiga," kata Yuina.

"Hahaha.. tenang saja Yuina. Aku pernah mendengar cerita dari Papa, kalau Bibi Amu juga pertama kali mempunyai tiga telur. Mungkin saja kau akan mendapat satu telur lagi suatu saat nanti, hehe.." ujar Kaoru.

"Begitu..? Jadi Mama juga pernah mendapat tiga telur sepertiku. Lalu, keahlian apa saja yang dimiliki oleh Shugo Chara Mama?" tanya Yuina pada Ikuto.

"Kalau soal itu, kita bicarakan nanti saja di rumah. Semua yang ingin kau tanyakan nanti juga bisa terjawab," kata Ikuto.

"Yaaahh~" Yuina menggembungkan pipinya, tanda ia sedikit kecewa.

"Sudah. Sudah. Yuina, sudah waktunya kita masuk. Kau tidak ingin terlambat kan? Sebentar lagi ada rapat Guardian pembukaan musim gugur. Ayo kita pergi," ajak Kaoru.

"Ng.. baiklah," ucap Yuina pasrah.

"Sampai jumpa di rumah," ucap Ikuto seraya pergi.

"Haahh.." Yuina menghela nafas lelah saat Ikuto sudah menghilang. "Shugo Tama, hee?" batinnya sambil melihat ketiga telur.

Tluk! Tluk!

Telur berwarna biru tiba-tiba bergerak.

"He?"

"Yuina, ayo! Kita sudah hampir terlambat!" teriak Kaoru yang ternyata sudah agak jauh.

"Tu-tunggu!" Yuina pun berlari menyusul Kaoru.

.

.

Aula Gedung Seiyo..

"Rapat guardian pada musim gugur akan segera dimulai. Harap tenang," kata Ryuuta selaku King's Chair Guardian.

Yuina yang sedang duduk ditengah acara rapat Guardian tengah melamun dan tidak mendengarkan pembicaraan. Ia sama sekali tidak habis pikir, bahwa di dunia ini masih ada peri err.. ralat, ada makhluk bernama Shugo Chara.

"Baiklah. Jika ada pertanyaan, silahkan angkat tangan," kata Ryuuta lagi. Yuina pun mengalihkan pandangannya pada Ryuuta yang sedang pidato.

"Ryuuta-kun, seperti biasa, terlihat imut. Aku ingin sekali memotretnya tapi.. aku tidak punya keberanian," batin Yuina lesu.

"Kalau begitu, tinggal berubah saja!"

"He?"

"Dari gadis yang tidak berani jadi gadis yang berani. Chara Change!"

"A-apa?"

Tring~!

Jepit rambut X Yuina berubah bentuk jadi Heart.

Yuina pun berdiri dan mengangkat tangannya.

"KING! BOLEHKAH AKU MEMOTRETMU!" teriak Yuina lantang.

"..."

"..."

"..."

Siiing~

Semua terdiam dan langsung menatap Yuina dengan pandangan tidak percaya.

Tring~!

Jepit rambut Yuina kembali dalam bentuk X.

"He? Apa tadi? Mulut dan tubuhku bergerak sendiri. Apa yang terjadi?" batin Yuina bingung.

"Apa yang terjadi? Apa yang dilakukan Tsukiyomi-san tadi? Mau memotret? Tsukiyomi-san suka memotret?" dan rentetan pertanyaan maupun komentar lainnya dari siswa-siswi di sana saat melihat 'aksi' Yuina. Apalagi para Guardian juga ikut terheran-heran.

"A-apa yang harus aku lakukan? Kabur dari sini? A-aku tidak bisa bergerak! A-apa yang harus kulakukan? Aku tidak bisa berpura-pura sakit di sini. Aku tidak bisa bersandiwara!" pekik Yuina dalam hati.

"Kalau begitu, berubah saja."

"Eh?"

"Dari gadis yang tidak bisa bersandiwara jadi gadis yang bisa bersandiwara. Chara change!"

Tring~! Jepit rambut X Yuina kembali berubah menjadi bentuk.. Spade!

"Maaf. Sepertinya aku sedang tidak enak badan. Aku permisi dulu," kata Yuina sambil berjalan 'pura-pura' lesu dan membuat ekspresinya sepucat mungkin. Yuina pun berjalan keluar Aula Gedung Seiyo.

"Tsu-Tsukiyomi-san tidak apa-apa? Mau kami antar?" tawar salah siswa yang berada di dekat Yuina.

"Tidak perlu. Aku bisa sendiri," kata Yuina lirih seraya melanjutkan perjalanannya.

Blam!

Pintu gedung aula langsung tertutup rapat dan sosok Yuina pun menghilang..

"A-apa Tsukiyomi-san tidak apa-apa? Wajahnya terlihat pucat sekali," kata salah satu siswa di sana.

"Ryuuta, kau melihatnya?" bisik Kaoru pelan.

"Ya. Jangan-jangan Tsukiyomi-san.." duga Ryuuta.

Kaoru mengangguk, "Aku akan memeriksanya sebentar. Kau urus sisanya ya?" pinta Kaoru.

"Hm.. hati-hati, Souma-kun," pesan Ryuuta. Kaoru mengangguk seraya pergi.

"Hotori-kun, jangan-jangan Yuina..." Himeka juga ikut menduga-duga.

Ryuuta mengangguk, "Baiklah. Aku harus melanjutkan pidato ini," kata Ryuuta kembali fokus.

"Himeka-chan, jangan-jangan Yuina-chi.. sudah punya Shugo Chara juga?" tanya Akari.

"Mungkin," jawab Himeka tersenyum lembut.

.


Blam!

Yuina menutup pintu aula dengan lumayan keras. Ia bersandar di pintu itu.

"Huwaaaaaa.. apa yang barusan terjadi? Apa itu barusan?" jerit Yuina dalam hati. "Mungkinkah.."

Yuina mencoba membuka tasnya dan telur berwarna pink itu bergerak dan melayang.

Krek.. kreekk.. puah (?)!

Telur berwarna pink itu menetas dan muncul sesosok peri kecil dengan pakaian dress one piece (dress tanpa lengan) warna pink lembut dengan bagian rok yang sedikit mengembang dan sepatu kets yang berwarna pink cerah. Rambut panjang sebahu dengan hiasan pita berwarna pink seperti bando (mirip haruhi suzumiya) dan di bagian kirinya ada tanda Heart. Pakaiannya seperti seorang akrobatik atau seorang dancer.

"Yahoo, Yuina-chan! Akhirnya kita bisa bertemu! Yeay!" kata Shugo chara itu seraya terbang mengitari Yuina.

"Kau..." Yuina terlihat bingung dengan benda (?) yang terbang mengitarinya.

Shugo chara itu berhenti tepat di hadapan Yuina.

"Namaku Runa. Yuina-chan no Shugo Chara. Salam kenal!" sapa Runa semangat.

"Atashi no.. Shugo Chara?"

Runa mengangguk.

"Jangan lupakan aku juga."

Terdengar suara yang lain lagi.

Sebuah telur biru keluar perlahan dari tas Yuina dan melayang di hadapan Yuina.

Kreek.. kreek.. puah (?)!

Telur berwarna biru itu menetas dan muncul sesosok peri kecil dengan pakaian seperti Miki tetapi memakai rok rampel berwarna biru dengan legging hitam di dalam rok tersebut. Rambut pendek seleher dengan hiasan topi bundar (mirip topi yang sering digunakan Sakura Kinomoto di Cardcaptor Sakura). Sosoknya seperti seorang penulis atau kameramen karena ia membawa kamera di tangannya. Ia memandang Yuina.

"Namaku Hikari. Yuina-chan no Shugo Chara. Yoroshiku," sapa Hikari cool.

"A-apa?" pekik Yuina shock.

"Kau kenapa, Yuina-chan?" tanya Runa.

"E-eee.. Tu-tunggu. Ka-kalau mendadak begini aku..." Runa dan Hikari menunggu lanjutan kata-kata Yuina. Yuina jadi salting sendiri dan... "GOMENASAI~!"

Yuina pun lari dari tempat itu, meninggalkan kedua Shugo Charanya yang baru saja lahir.

"Yuina-chan! Tunggu!" teriak kedua Shugo charanya seraya terbang mengikuti Yuina.

.


"Apa itu tadi? Benarkah itu Shugo Charaku? Apa yang sebenarnya terjadi? Aku takut! Takut! Ini terlalu mendadak!" Yuina terus berlari tanpa memperhatikan jalan. Ia terus berlari sampai ia berada di sebuah taman.

Tanpa disadari Yuina, ada seseorang yang sedang tidur-tiduran di taman yang penuh rumput hijau itu. Tanpa mempedulikan keadaan sekitar, Yuina terus berlari dan..

Syuut~!

"Huwaaaaaa~!" Yuina terpleset dan..

BRUUK! Ia menimpa seseorang yang sedang tidur-tiduran itu.

"I-itai.." Yuina pun membuka matanya dan terlihat sepasang mata merah tengah menatapnya. Rambut hitam yang terlihat lembut menambah kesan yang terlihat tampan di mata Yuina.

"Heee.. aku kira siapa yang telah menimpaku tiba-tiba. Tidak kusangka, ternyata ada seorang bidadari cantik baru saja turun dari langit dan menimpaku," kata orang itu atau lebih tepatnya seorang pemuda berumur 15-16 tahun berambut hitam dengan mata merah yang mempesona sedang tersenyum cool menatap Yuina.

Yuina tidak merespon sama sekali. Matanya masih memandang sosok pemuda itu.

'Seandainya saja ada seseorang yang setampan Papa. Aku begitu tergila-gila dengan sosok Papa...'

Dan sosok yang seperti Papanya itu, kini telah ditemukan. Dan kini.. tengah menatapnya.

.

.

To be continue

Hehehe.. akhirnya muncul juga pasangan Yuina di sini. Untuk namanya, ntar dulu ya. Soalnya lagi cari marga yang cocok untuk nama tokohnya. Ada yang bisa bantu? Harus nama yang keren lho, hahaha.. XD *plak*

Oya, untuk nama Shugo Chara Yuina, itu untuk nama sementara waktu aja. Karena mau cari nama yang pas dulu. Dan fisik Shugo Charanya mungkin akan ikut berubah juga kalau masih ada yang kurang pas, hehehe..

Dan ralat dikit lagi. Kaoru memanggil Akari Souma dengan nama Akari, bukan marganya. Yah, sama-samain dikitlah sama anime aslinya, hehe..

Yak! Waktunya balas review! XD

Itteru Kaara-chan u: Hajimemashite. Yak ini dah lanjut. Hmm.. soal A Mysterius Valentine Gift and Story of Guardian, ng.. kuusahakan. Lagi gak ada feel di situ sih, hehe.. *plak*

Yak! Ini dah di apdet! XD

Laysreg yang ga bisa log in: Iya, nih. Ikuto tetep hentai otoko. Tapi Cuma di sama Amu a.k.a istrinya tuh, hahaha.. XD *plak*

Yak! Ini dah dilanjut. Thanks reviewnya. ^^

Oshiru Rui-san gak login: hahaha.. selamat datang di FSCI. Iya, itu salah tulis di summarynya. Seharusnya 2nd Generation. Soal kisahnya Yuina, tenang aja. Ceritanya beda kok. Keahlian Shugo Charanya juga sedikit berbeda. Yup! Thanks reviewnya. ^^

Hiiro Natsu-chan: salam kenal juga. ^^

Keanehan? Hmm.. ini kan masih awal. Masih dalam proses, hehe..

Ok! Ini dah di apdet! XD

Annie-chan is a good girl: namanya Lulu de Morcerf toh. Tapi di anime yang aku tonton ada yang bilang Lulu Domorselle. Hmm.. yang mana yang bener ya? Ya udahlah. Thanks atas reviewnya. XD

Amu 'Narusegawa' Hinamori lagi gak niat log in sang pengarang 'Kokoro Chara' yang menjadi ide fic ini: panjang banget namanya. =_=" *sweatdrop*

Iya, iya, idenya emang dari situ. Hm.. thanks reviewnya. ^^

Asahiko Raina: Hajimemashite~. Iya, aku kurang teliti. Yah, inilah resikonya karena karakter yang dibuat terlalu mirip ma karakter asli animenya. Sering 'keseleo' tulis nama, hehehehe..

Ya. Udah aku perbaiki dikit dan ralat panggilan Kaoru ke Akari Souma. Seharusnya Kaoru manggil Akari Souma dengan panggilan 'Akari' dan bukan marganya. Inilah kecerobohan seorang author, hehe..

Thanks reviewnya. ^^

Hoshina Maika: Yo, sister! *sok akrab-plak*

Baca fic ini sampai senyum-senyum sendiri? Minta tanggung jawab? Gak mau. Udah resiko sendiri. *plak*

Hmm.. soal Nekomimi cosplay hentai otoko, iya, ada yang kurang dalam artinya. Habis buru-buru sih, haha.. XD *plak*

Yak! Ini dah di apdet! ^^b

Yuiki Nagi-chan mls login: wah~ thanks dah bilang manis. XD *lebay*

Hmm.. anaknya Utau dan Kuukai, ng.. maybe yes maybe no. *plak*

Nah, Shugo Chara Yuina dah muncul tuh. 2 sekaligus, haha.. XD

Yosh! Ini dah di apdet! XD

.

Buat semuanya, thanks atas reviewnya! Respon yang positif di FSCI ini. padahal nih fandom lumayan sepi. Untuk karakter yang ada di sini, ada kemungkinan bisa berubah lagi sebagaimana cocoknya dari segi nama maupun fisik Shugo Charanya.

Akhir kata, terima saran, kritik yang membangun, dan pujian tentunya (maunya). PLEASE REVIEW! XD

.

Keterangan:

Betsuni: bukan apa-apa/tidak ada apa-apa (mungkin).

Yoroshiku: salam kenal

Yahoo: haloo

Itai: sakit

Hmm.. sepertinya aku masih harus banyak belajar bahasa jepang lagi deh. =_='

.

Cute smile

Yui Hoshina ^^v