===the GazettE in School Chapter 02===

Title : the GazettE in School

Author : Akiyama Kaira

Fandom : the GazettE

Genre : Humor

Disclaimer : apalah~ *dijitak massal*

Chara : Reita, Ruki, Aoi, Uruha, Kai (the GazettE)

=XxX=

SD Peace and Smile yang damai, tentram dan sejahtera….

Di depan sekolah mewah alias mepet sawah *plak*, terhampar lapangan becek bin lepek(?) yang dipenuhi oleh murid - murid aneh bin gaje.

Apalagi kalau bukan buat upacara, hohoho~

Di barisan kelas IIIA, tampaklah kupret - kupret lima biji masing - masing bernama Reita, Aoi, Uruha, Ruki dan Kai.

Yang tak lain dan tak bukan adalah murid - murid yang tidak pernah absen untuk menistai(?) gurunya dengan senjata ke-inosen-an mereka..

okelah, segitu aja prolognya. Mari kita capcus! XD

"Istirahat di tempaaattt~ GRAK!"

Kai malah jongkok.

Aoi tiduran.

Ruki molor(?).

Uruha bengong(?).

Reita nguap(?).

"Siaaaaaapppp~ GRAK!"

Kai masih jongkok

Aoi siapin senjata *lho?*

Ruki masih molor

Uruha masih bengong

Reita cengok (?)

"Marilah bersama - sama kita mendengar amanat dari bapak kepala sekolah.."

"Selamat pagi dan sejahtera bagi kita semua.." Sambut bapak Kamijo.

"SALAM METAL! \m/" Teriak Reita.

Kamijo speechless. "Pada hari yang berbahagia ini, marilah kita hilangkan semua kesedihan kita. Marilah kita terus berbahagia selama - lamanya-"

"MERDEKA!" Kali ini Aoi.

Again, Kamijo speechless. "Yah, pokoknya gitchu deh cyiiinn~"

Murid - murid sweatdrop

"Dan untuk kesekian kalinya, saya juga mengingatkan kepada anak - anakku kelas 6 untuk belajar lebih giat! Pokoknya kalian harus lulus! Haruuuusssss! *ngotot* awas aja kalau ngga lulus! Gue caplok paha lu! *lho?*"

Anak - anak kelas gemeteran, kejang - kejang bahkan ada yang pingsan hingga harus dirujuk ke puskesmas(?) terdekat.

=XxX=

Selesai upacara...

Reita dan kunyuk - kunyuknya *plak!* masuk ke kelas mereka, kelas IIIA.

Ini hari pertama mereka di kelas itu, hohoho~ ^0^

Seorang guru ber-pierching datang dengan muka sok cool. Rambutnya dicat mejikuhibinu, kontan membuat anak - anak nahan ketawa tanpa pikir panjang.

"Selamat siang, anak - anak." Sambut guru itu.

"Siang, paaakk!"

"Siang, buu!"

"Grr~ siapa tadi yang pake 'bu'?"

Semua anak menatap Reita...

-sensor-

Setelah adegan bersensor berlalu dengan sangat tidak nyamannya *ayo tebak apaan! XD*, guru tadi pun menepuk - nepuk telapak tangannya lalu duduk kembali di bangkunya setelah puas melakukan adegan kekerasan yang disensor secara tidak nyaman. *ribet!*

"Baiklah, anak - anak. Nama saya Miyavi. Kalian HARUS memanggil saya dengan sebutan 'Pak Miyavi'. Ngga boleh nawar!"

"Iya, pak..."

"Oke, bu~ b^0^d"

Semua anak menatap Reita..

-sensor-

"Oke, anak - anak. Pada pertemuan hari ini, untuk pertama kalinya saya akan menceritakan sebuah cerita di depan kalian, para murid - murid yang imut ^-^"

"Hooo..."

"Cerita ini berjudul Pinokio.."

"Udah pernah diceritain Bu Hizaki, paaakk!" Protes Kai.

Miyavi speechless.

"Hmm... Kalau begitu saya akan menceritakan tentang Timun Mas ^-^"

"Udah pernah juga sama Bu Hizaki!" Protes Ruki.

Again, Miyavi speechless.

"Ah, saya akan mengajarkan kalian tentang menghitung saja kalau begitu ^0^"

"Itu juga udah diajarin Ibu Hizaaaa!" Teriak Reita sambil gedor - gedor meja.

0~0 (Miyavi)

"Ih, auk ah! Ngeselin deh kalian!" Jiah, pake ngosek - ngosek segala tuh Miyavi XDXDXD *pengen liaaat~*

=XxX=

Pelajaran olahraga...

Anak - anak sudah siap di lapangan. Ada yang main petak umpet, congklak(?), catur(?), bahkan ada juga yang bikin fanfic di laptop *lho?*

Pak guru Miyavi datang dengan pakaian olahraga ketat. Menampakkan lekuk - lekuk tubuhnya yang menggoda iman~ *halah*

"Ih, Pak Guru Miyavi jorok~" Bisik Uruha ke Reita. Yang dibisiki cuma diem. Takut ntar ada adegan yang disensor secara tidak menyenangkan seperti sebelumnya.

"Oke, ayo baris anak - anak ^-^" Perintah Pak Miyavi.

Anak - anak pun berbaris seperti yang diperintahkan. Namun ada seorang anak yang sembunyi di belakang pohon. Miyavi pun mendekati anak itu.

"Uruha, kamu kenapa sembunyi?" Tanyanya lembut.

"A-aku takut.." Katanya sambil mundur - mundur gaje.

"Nggapapa, nggapapa. Ada Pak Guru disini ^-^ *jiah!* Emangnya kamu takut sama siapa?"

"A-aku.. Aku takut sama Pak Guru.." Uruha menunjuk tubuh gurunya itu yang terekspos jelas dengan pakaian super ketat.

Miyavi speechless

=XxX=

Pelajaran Matematika...

"Siang anak - anak ^-^" Bu Guru Hizaki masuk dengan sedikit dipaksakan..

"Siang, paaaakk!"

"Siang, neng..."

"REITA!" Muka Hizaki merah padam. Namun yang diteriakinya memandangnya inosen.

"Bu-bukan saya, pak." Jawabnya takut - takut sambil menunjuk Ruki.

"Eh, gila lu! Gue ngga berani, kali!" Prutes Ruki.

"Lho, terus tadi siapa? 0.0a"

Semua mata menatap Aoi..

"Eh, bukan gue kali!" Tolak Aoi mentah - mentah.

"Siang, neng~ temein abang, dong~" Sebuah suara bass yang dikenali anak - anak dengan panggilan 'Bapak Kamijo' bersender di pintu dengan mempermainkan mawar merah di tangannya.

0.0

0.0

0.0

Hizaki membatu

=XxX=

Pelajaran Bahasa Inggris...

"Pagi, anak - anak ^-^" Seorang guru bergaun ala Eropa datang ke kelas IIIA dengan senyumnya yang menawan. "Hari ini Pak Guru Miyavi tidak bisa hadir ke sekolah, jadi hari ini Ibu yang akan mengajari kalian lagi.. ^-^"

"Hooo..."

"Nah, sekarang pelajaran Bahasa Inggris. Bu Guru akan menanyakan beberapa kata - kata." Ia menarik nafasnya sejenak. "Kata pertama adalah COMFORTABLE. Ada yang tau artinya?"

Anak sekelas diam...

"Ayo, masa ngga ada yang tau, sih?"

"Ibuu! Saya, buu! Saya tauuu!" Teriak Kai semangat.

'Bocah ini lagi.. -,-' Hizaki menatap Kai sungkan. "Iya, silahkan, nak.."

"COMFOR itu kompor, sedangkan TABLE itu meja. jadi COMFORTABLE artinya meja buat naroh kompor, buu..."

Anak - anak sekelas mengangguk mengerti.

"Bukan! Kamu salah, Kai! -,-" bentak Hizaki males. "Comfortable itu artinya nyaman, anak - anak... -,-"

"Hooo.."

===END or.. TBC? XDDD===

Ufufufufu~ Gomen lama apdet XDXDXD *digetok*

Review? Comment? Unek - unek?

Klik aja tombol di bawah ini, gratis kok ^-^

No flame please~

Regards,

Akiyama Kaira