Disclaimer : Bleach© Tite Kubo
Kuroshitsuji© Yana Toboso
Nurarihyon no Mago© Shiibashi Hiroshi
Ao no Exorcist© Kazue Katou
Kontes Aneh bin Ajaib Crossover© NuramagoFan
Rate : T
Genre : Humor
Summary : Apa jadinya kalau ada kontes super GaJe di Soul Society ? Mulai dari kontes makhluk termalas sampai kontes makhluk-makhluk cute dan cebol !
Warning : OOC tingkat kami-sama, AU, GaJe punya, rusak image chara, EYD sesat, manga keroyokan, CAPSLOCK AGAK JEBOL, banyak penyimpangan dari cerita aslinya, don't like don't read, dll.
.
.
.
.
Raut muka Kubinashi menjadi horror begitu menyadari Tsurara sudah tidak ada di rombongan mereka.
" Rihan-sama, Rikuo-sama, Nurarihyon-sama, *gulp* Tsur—Tsurara hilang dari rombongan— "
" UAPAAA? " jerit Rikuo dengan super OOC-nya sambil melotot ke arah Kubinashi.
" Tenang dulu Rikuo, kita cari Tsurara pelan-pelan ya... " hibur Rihan dan Nurarihyon hampir bersamaan.
" MANA BISA BEGITU? " jerit Rikuo sambil menjambak-jambak rambut panjang Rihan dengan frustasi.
" GYAAAAA! JANGAN JADI AKU DONG YANG KENA IMBASNYA! " jerit Rihan dengan atosnya sambil balas menjambak rambut Rikuo.
" Rihan-sama, Rikuo-sama, STOOPPPP! " jerit Kubinashi sambil menarik-narik kiganashi yang dikenakan Rihan dengan beringas.
"..." Nurarihyon speechless + sweatdrop + jawdrop saat menyaksikan ' laga tarik rambut '-nya Rikuo sama Rihan.
Sementara itu, di True Cross Academy...
Kini Memphisto sedang berhadapan dengan Rin dan Yukio yang masih mengenakan piyama tidur mereka masing-masing, sangat berbeda dengan Memphisto yang memakai satu set tuxedo putih lengkap dengan dasi berwarna ungu tua, kemeja berwarna ungu muda, dan sepasang sepatu vantovel ( saya gak yakin sama ejaan nama sepatunya ) berwarna putih yang nampak sangat pas dengan tuxedo yang dikenakannya pagi itu ( Readers: WHAT? MEMPHISTO PAKE TUXEDO? ).
Rin dan Yukio memelototi Memphisto dengan tatapan tidak percaya. Bahkan, rasa kantuk mereka sirna seketika begitu melihat Memphisto yang berpakaian sangat normal pada hari itu.
" Kau kenapa Memphisto? " tanya Rin dengan herannya sambil terus-menerus mengusap kedua matanya, karena di dalam lubuk hatinya yang terdalam #halah#, Rin sama sekali gak yakin kalau Memphisto punya selera berpakaian layaknya orang normal.
" Well, sebenarnya aku ingin mengajak kalian berdua dan juga Amaimon untuk mengikuti kontes yang diselenggarakan oleh pihak Soul Society, atau yang biasa kalian panggil dengan ' shinigami '. "
" Byon... " sapa Amaimon yang tiba-tiba nongol di depan Rin yang hanya bisa menatap Amaimon dengan tatpan yang sangat sulit dijelaskan, maklum baru bangun...
" NANIIIII! NGAPAIN KAMU NAMPANG DI SINI? " jerit Rin supra histeris sambil nunjuk-nunjuk Amaimon.
"...Ayolah, jangan menudingku seperti itu, itu membuatku merasa terluka.. " keluh Amaimon sambil tetep pasang muka datar, padahal aslinya udah mau nangis gulung-gulung saking sedihnya gak dianggep sama adik sendiri.
' NNOOOO, KIAMAT SUDAH DEKAAATTT! ' batin Yukio panik sambil megap-megap kayak kehabisan oksigen.
" YUKIO, KAMU KENAPA? " jerit Rin sambil mengguncang-guncang tubuh pucat nan lunglai milik saudara kembarnya tersebut.
" Aku...melihat nenek yang memanggilku... " jawab Yukio asal-asalan ( kayak Rin di episode 6 ).
" APAAAA? " jerit Rin kencang saking shocknya, yang segera membopong Yukio kembali ke kamarnya, tanpa menghiraukan Memphisto yang jawdrop sampai rahangnya menyentuh tanah dan Amaimon yang udah nangis gulung-gulung di tanah sambil mukulin tanah , tanpa memperhatikan retakan-retakan besar yang mulai merekah di tanah dan menenggelamkan tiang-tiang listrik di sekitar tanah tersebut.
" ..Mereka sebenernya mau ikut kontes sama kita nggak sih? " tanya sesosok makhluk yang dikelilingi api biru di sekitar tubuhnya dengan kecewa, tanpa memperdulikan tatapan horror yang ditujukan Rin yang sudah kembali dari kamarnya sambil memapah Yukio yang tepar lagi setelah melihat makhluk tersebut.
" GYAAAAAAA! "
" YUKIO! "
Kantor Divisi 10, 5 menit kemudian...
Tsurara hanya bisa menatap Matsumoto yang telah menjadi patung dengan tatapan horror. Entah apa yang sedang ada di dalam pikiran yuki-onna satu ini. Perlahan-lahan, Tsurara menggosokkan telapak tangannya di permukaan jasad Matsumoto yang saat ini sedang membeku tersebut. Tiba-tiba, raut muka Tsurara berubah menjadi cerah.
" Wah, ini rekor terbaruku dalam membekukan makhluk hidup, jasadnya beku sampai ke sel-sel nya! "
GUBRAK!
Ya ampun Tsurara, kamu nyadar nggak sih kalau si shinigami pemalas yang kamu bikin beku itu lagi menderita setengah sekarat saking kedinginannya, kok kamu malah seneng sih, haaahh...
Sementara itu, di penginapan Ciel dbb. ( dan babu-babu )...
Ciel dan para babu-babu-nya sedang bersiap-siap untuk menuju ke Bukit Soukyoku, tempat dimana kontes GaJe a la Soutaichou akan dimulai. Namun tiba-tiba...
" UWAA MY LOPEK-LOPEK SEBAS-CHAN IKUT KONTESSSS! " jerit sesosok monster * ditebas Grell * yang meluncur dari kejauhan dengan pose bersiap-siap untuk memeluk dan mencium Sebastian, tapi aksinya digagalkan oleh Sebastian dengan menutup jendela, sehingga Grell malah berciuman dengan kaca jendela, lalu jatuh ke tanah. Sambil jatuh, Grell berteriak,
" SEBAS-CHAN LOPEK-LOPEK KEJEM, HUAAAA... "
" Urusai. " balas Sebastian sambil membuka jendela kembali, lalu melempari Grell dengan semua peralatan makan yang ada.
" Ada apa, Sebastian? "
" Oh, tidak ada apa-apa, Young Master. " sahut Sebastian sambil memasang senyum nista nan mesum khasnya tersebut * dibacok Sebastian FC *.
" Yasudah kalau begitu, ayo berangkat. "
" Baik, Young Master. " jawab Sebastian saat rombongan mereka sampai di depan penginapan, dan menginjak-injak Grell tanpa ampun layaknya menginjak keset.
Sementara itu, Kota Karakura...
" Ayo, Ichigo! " kata Rukia sambil menarik-narik t-shirt Ichigo.
" Iya, iya, midget. "
" APA? MIDGET? " jerit Rukia pas di depan kuping ichigo, lalu menendangnya sampai mental dan nyangkut di atap rumah Keluarga Kurosaki.
" P-piece... " sahut Ichigo lemah dari atap sambil mengibarkan bendera putih, lalu tepar.
" OH, ICHIGO MY SON! " jerit Isshin tanpa rasa malu sambil memanjat atap, lalu menendang Ichigo dengan tendangan ' super ' –nya tersebut, yang membuat Ichigo tersadar dari teparnya, lalu membanting ' oyaji ' –nya tersebut ke jalanan. Semua makhluk di sekitar rumah Keluarga Kurosaki hanya bisa sweatdrop+jawdrop berjamaah.
"...Baka oyaji... " kata Karin sambil berjalan melewati Isshin tanpa inisiatif sama sekali untuk memapah Isshin yang kini sedang nangis-nangis GaJe tersebut.
" Tuh kan, gara-gara oyaji, Ichi-nii jadi marah... " cerca Yuzu terhadap Isshin, lalu membuntut di belakang Karin yang mulai meninggalkan TKP #OVJ mode on#.
" HUWAAAA, MASAKI, KENAPA KETIGA ANAK KITA JADI DURHAKA SAMA AYAHNYA SENDIRI, HUWAAAAA! "
Bukit Soukyoku, 10 menit kemudian...
Kubinashi dan Nurarihyon kini sedang berjalan terseok-seok sambil menyeret 2 ' makhluk ' yang diikat jadi satu dengan tali berwarna merah ( jangan mikir yaoi dulu... ), maklum, yang ditarik itu kan tsuchigumo— * digorok Rikuo&Rihan * eh salah, maksudnya Rikuo dan Rihan, yang ternyata masih ngelanjutin ' laga tarik rambut ' mereka meskipun sudah diikat. Lha, terus tarik rambutnya pake apa? Begitu Kubinashi, Nurarihyon, dan Rihan menoleh,ternyata...
YANG ADA DI BUNTALAN BERSAMA RIHAN BUKAN RIKUO!
Coba ulangi lagi...
YANG ADA DI BUNTALAN BERSAMA RIHAN BUKAN RIKUO!
Rihan jawdropped.
Kubinashi banting kepala sejauh 10 meter.
Nurarihyon lepas sarungnya Nenekirimaru.
Berarti...
" KAU SIAPAAAA? " Jerit Rihan dan ' makhluk ' asing tersebut bersamaan sambil melotot.
Oke, saya akui kalau fic ini memang fic abal rekayasa author GaJe yang lagi terobsesi bikin crossover.
