Athrun frame

di bandara, " nak kau tidak menemui kira dulu, dia sudah siuman tadi hibiki menelpon"

"ah ayah, sebaiknya tidak sebab jika aku menemuinya sekarang aku akan menangis lagi pula aku sudah memutuskannya dan aku sudah menitipikan pesan."

"baiklah ayah mendukung mu, ini passport hati-hati lah nak"

" ya ayah, salam buat ibu aku akan pulang saat sekolah smp dimulai"

" tunggu lah kira"

10 tahun kemudian

Kira frame

Sudah 10 tahun berlalu tapi ayah tetap saja, berlebihan sampai memasang alat deteksi pada telinga ku, aku kan tidak suka pakai anting,

" hei (dengan nada membantak) anak jelek gendut jerawatan, kau pikir kau siapa kau ini jelek tapi masih saja berlagak seperti seorang putri, diantar- jemput kesekolah itu dilarang kau tau, hanya aku yang boleh ingat!"

Duakkkk! ketiga anak lainnya menendang dan melemparkan saus ke rambut gadis pink bergelomang itu dan

"hai, kalian! Apa yang kalian lakukan hentikan" sambil berlari kira mengusir keempat anak itu dan mereka berlari"

" dasar anak-anak tidak sopan" kira melirik

"hai kau tidak apa" saat melihat anak itu, kira seperti melihat athrun ketika kecil, dulu athrun pun suka diganggu dan aku melindunginya. Kira berpikir kalau anak ini berantakan sekali dan ia mengulurkan sapu tangannya

" ayo kemari" kira mengajak anak itu duduk ditaman

Sambil membasahi sapu tangan kira mengusap wajah anak itu, anak itu hanya diam membisu tak satu pun air mata keluar dari pipinya hanya getaran tubuhnya lah yang dirasakan kira. Tanpa sadar kira pun memeluk anak itu.

" tenanglah semua akan baik-baik saja, menangis lah aku tahu kau itu kuat tapi menangis bukan hal yang memalukan"

Lalu anak itu menangis sejadinya, setelah tenang kira memperkenalkan diri

" hai namaku kira yamato kamu?"

" aku lacus clyne"

"wah, nama yang bagus"

"tapi wajah dan tubuh ku tidak"

" siapa yang bilang begitu, hai kau cantik ko hanya saja perlu sihir untuk melengkapi semuanya"

" sihir?"

" iya, kemari aku ceritakan sesuatu, seorang putri yang luar biasa adalah putri yang bisa mengubah semua yang negative menjadi positive kemudian dengan kelebihannya dia akan melindungi dirinya dan orang yang ia sayang"

" aku, mau jadi putri"

"ah tentu bisa, tapi butuh usaha yang keras kau mau?"

Anak itu mengangguk keras

" ayo kita pulang kerumah mu, aku akan menjelaskan mengenai pakaian mu kepada ayah mu"

" ngomong-ngomong terima kasih"

"iya aku tahu haha"

" wow! Ini rumah mu?"

" ano"

"mm" sambil melirik ke anak itu

" tolong jangan perlakukan aku seperti anak-anak, umurku hanya beda 3 tahun dari mu"

"hahaha, maaf kan aku"

Saat mereka berdua masuk keadaan rumah itu amat sibuk dalam hati kira ada apa ini lalu ia melirik gadis itu

" hah" ia menghelai napas

"lagi-lagi ayah"

Lalu seorang maid melihat lacus dengan tampang sangat kaget, cemas lalu berubah ingin menangis kemudian berlari

" tuan-tuan, nona"

" hai ayah" dengan baju compang-camping

" lacus! Sambil berlari ia langsung memeluk putrinya dan sungguh kira melihat titik air mata di wajah bapak berumur hampir sama dengan orang tuanya

" ah! Ayah lepaskan kenal kan ini…" belum selesai lacus memperkenalkan ayahnya sudah memberi tanda pada para pengawal dan tidak sampai hitungan detik para pengawal sudah menodangkan pistol kearah kira

" hei..hei tenang"

" ayah! Hentikan kira lah yah menolong ku"

" APA!" lalu sang ayah memberi tanda untuk para pengawal untuk pergi

Wah-wah dia sungguh putri asli

" Maaf kan sikap saya, nak.."

"kenalkan saya kira yamato"

" yamato?" dengan ekspersi kaget kau anak dari dokter hibiki

" ah iya" sambil menggaruk kepala, itu menunjukan kira malu

" ah ayah kenal?"

"iya lacus, paman hibiki adalah teman ayah, lacus sebaiknya kau mengikuti paula untuk berganti baju kau tidak inginkan kira melihat mu terus seperti itu."

lacus memerah " ayah!" lalu pergi berlari bersama nany nya paula

" kira ayo masuk, aku ingin mengajak mu minum teh sambil sedikit bercerita dan kau tau sambil meminta maaf soal sikap ku yang tadi"

" ah paman, tidak apa ko. Itu biasa" aku pernah mendapat hal buruk ketika pertama kali masuk rumah athrun, hampir saja aku terbunuh. Ini sih tidak ada apa2x nya

Karena tidak bisa menolak akhirnya kira mengikuti ayah lacus clyne masuk dan melihat pemandangan yang luar biasa bahkan taman di paris pun kalah, taman nya indah sekali

" ayo duduk"

"iya paman, wah taman dirumah paman sangat luar biasa"

"ah ini, ide lacus"

" wah hebat sekali putri anda"

" kira sebenarnya, aku sangat malu boleh kah aku meminta tolong padamu, kau kan anak dari dokter yang paling terkemuka dan aku pun pernah mendengar di umur mu yang baru menginjak 15 tahun kau sudah bisa membantu ayahmu."

" paman jangan berlebihan aku masih perlu belajar, tentu saja aku akan membantu paman"

" tolong" sambil berlutut

" eh paman hentikan, ayo bangun, paman jangan begini"

"Aku akan bangun jika, kau mau membantuku"

" Paman sudah kubilang aku pasti membantu paman semaksimal mungkin"

" Janji"

"Janji" dan mereka pun berjabat tangan

" Kira, sungguh aku tidak tahan melihat keadaan putriku yang beranjak remaja, ia seperti ( diam beberapa detik) mayat hidup"

Kira mendengarkan dengan serius

" dalam prestasi ia tidak ada masalah, malah luar biasa tapi secara psikis dia seperti robot. Tidak menangis bahkan marah, kau tahu setiap pulang sekolah seragamnya selalu berantakan. Semakin lama semakin parah bahkan rambutnya pernah terpotong hampir setengah dibagian depan entah siapa yang melakukan, ingin sekali aku menghancurkan sampai ke akar orang yang telah membuat lacus begitu, tapi ia tetap tidak menangis bahkan mengeluh atau mengadu padaku. Aku pun bertanya apa yang harus ayah lakukan tapi ia hanya diam dan terlihat ekspresi kesepian dimatanya, sejak ibunya meninggal ia jarang sekali bercerita pada ku. Baru hari ini aku melihat matanya bercahaya seperti saat ibunya belum meninggal dan aku yakin itu karena mu kira."

" jadi paman ingin, aku bagaimana?"

" tinggal lah di kastil ini selama beberapa tahun, sampai lacus bisa mandiri dan lakukan operasi atau apa pun agar ia terlihat cantik"

Kira terdiam kaget, matanya membulat

"paman itu tidak mungkin, bagaimana dengan pekerjaan dan sekolah ku?"

" hei, itu mudah kau tidak tahu bagaimana kekuasaan ku, aku bahkan bisa memindahkan seluruh lab penelitian mu kemari bahkan aku bisa membeli peralatan yang baru, untuk sekolah aku rasa, aku bisa membuat sekolah itu, kebetulan aku juga ingin memperluas ke arah pendidikan "

Paman ini luar biasa berlebihannya seperti ayah ku saja

" Bagaimana dengan orang tua ku"

" soal mereka, mereka sudah setuju."

" he!" kira kaget setengah mati

" hah! Baiklah tapi untuk operasi plastic aku tidak akan lakukan karena, sungguh putri anda sudah cantik hanya perlu perawatan dan kedisiplinan saja."

Tiba-tiba

"Kira!" sambil berlari lacus tersenyum gembira sekali

" ah, lacus wah kau jadi manis sekali"

Lacus langsung memeluk kira dan tertawa-tawa.

" ah lacus, aku akan mengajari kau bagaimana menjadi seorang putri dan aku akan tinggal disini bagaimana?"

" ayah! Aku sangat sengang, terimakasih" tanpa sadar lacus menitikan air mata

Selama kurang lebih 1 tahun akhirnya kira membuat lacus menjadi seorang princess, dia menjadi pribadi yang kuat.

Wahhh! Tambah geje ga sih..sebenernya q pengen buat adegan action hmm tunggu yah chapter selanjutnya, aku akan buat chapter action plus adegan romantis antara mereka berempat. Hohoho (tertawa dengan latar petir dan gelap) lacus, kira, athrun, cagali..plaaak! (outhor) sakit..nyuuut..nyuuut! hehe