Hueeee….gomeennn! sambil bersimpuhhh, maapkan aoko yah, ne bulan2x ini sibukkk bgt maklum dihantui para dosen di akhir taun huhu T_T

Yuuu kita mulai lagi cerita fic, ditunggu yah review nya semoga ga makin geje..

Saat itu kira tidak dapat berkata apapun, dia hanya bingung melihat sahabatnya mengapa sampai seperti ini dan saat ia meminta penjelasan athrun hanya tersenyum lembut sekali hingga membuat aku kehilangan kata-kata

" kira, aku akan pergi sebentar untuk menemui kepala sekolah. Kuminta kau jangan melakukan hal berbahaya dan akan lebih baik jika kau tinggal diruangan ini saja, mengerti."

" hn " kira sangat kesal dengan sikap athrun, ia mendambakan athrun yang manis, manja dan selalu merengek padanya kembali. Hah! Andai saja kejadian itu tidak pernah ada mungkin hubungan dengan athrun tidak akan seperti ini

Cklek (terdengar pintu itu tertutup) kira berfikir, sebaiknya apa yah yang dilakukan di ruangan sebesar ini. Ia merasa aneh bagaimana caranya athrun meminta ruangan sebesar ini disekolah yah lengkap lagi dengan peralatan laboratorium kesukaannya seperti memindahkan ruangan praktek ku di rumah sakit kesini saja. Selang 30 menit kira merasa bosan sekali akhirnya ia membuka jendela itu untuk menghirup udara segar saat melihat kebawah, kira melihat perpustakaan sekolah

" wahh banyak sekali bukunya, aku ingin lihat koleksi mereka"

Saat membuka pintu, huah! Aku beruntung ternyata athun tidak sebegitu protektif buktinya tidak ada pengawal berarti ia mengijinkan ku berkeliling sekolah, he! Senangnya untung saja sekarang sedang jam pelajaran. Tiba-tiba kira teringat sesuatu

" ah perpustakaan" lalu kira pun berjalan sambil menganggumi bangunan sekolah yang sudah ia dambakan sejak dulu, semenjak kecelakaan itu bahkan kira tidak dijinkan keluar rumah begitu lulus SMA ia langsung dikirim keluar negeri dan tentu saja dengan penjagaan yang super ketat dari keluarga zala, ayah dan ibu ku sih senang-senang saja aku dilindungi karena mereka sebenarnya khawatir dengan keadaan ku yang sering ditinggal sendiri

" ah ini dia perpustakaan, hmm koleksinya cukup banyak wahh aku senang sekali ada beberapa buku yang aku belum baca" dalam hati kira lalu ia mengambil beberapa buku dan duduk di meja dekat jendela angin yang berhembus menerpa rambut coklat kira yang halus kemudian ia tersenyum manis saat membaca dan ia senang dengan hembusan angin.

Sampai-sampai kira tidak sadar bahwa jam istirahat sudah dimulai dan beberapa siswi bahkan siswa melihatnya dengan kagum, beberapa anak malah ada yang mengambil tisu untuk menutupi hidungnya yang akan segera mimisan, bayangkan saja cowo itu dengan kemeja putih yang tertutup balutan jas berwara biru dongker dengan jas yang kancingnya dibiarkan terbuka lalu angin yang menerpa rambutnya bahkan kau bisa liat kulit yang mulus dibalik kemeja itu karena kancing kemeja bagian atas tidak tertutupi..kyaaa banyak murid yang histeris namun tidak berteriak karena di perpusatakaan selain itu mereka tidak ingin melihat objek pemandangan mereka terganggu dengan suara-suara mereka. Sampai seorang gadis tepatnya putri keluarga allaster yah nama lengakapnya flay allaster dia seorang putri pengusaha ternama menghampiri kira dan siswa yang lain langung menatap benci padanya, yah dia memang cantik tapi sifat sombong dan egoisnya itu loh yang bikin semua orang tidak suka dengannya.

" hai perkenalkan, nama ku flay allaster boleh aku duduk disini kira?"

Saat kira menoleh padanya, kesan pertama dia cantik maklum kira kan kutu buku dan manusia rumahan belum pernah ia berkomunikasi secara lansung begini kecuali pada anak itu, athrun dan keluarga mereka. Lalu saat kira ingin mempersilahkan flay untuk duduk dengan sangat sopan tiba-tiba seseorang sudah berdiri di belakang flay dan berkata

" hai flay..mencari mangsa baru?" seorang cowo dengan rambut pirang dan berkulit coklat gelap tersenyum sinis

Mendengarkan perkataan tidak sopaan itu kira menengok kearah suara tersebut bersamaan dengan flay? Lalu tiba-tiba saja senyum kira melebar

" dearka!" flay melihat dengan tatapan terkejut, bagaimana tidak dearka yang terkenal bad boy disekolah ini berteman dengan kira, wahh sifat mereka saja tidak berjalan lurus. Yah walaupun flay tau bahwa dearka elasman memang anak dari walikota mereka dan terkenal pintar tapi tetap saja bagaimana mungkin mereka berteman, apalagi melihat cara kira menyapanya sangat akrab (iner flay)

"yo, kira" Sambil mengangkat tangannya dan mulai berdiri tegak karena sebelumnya ia menyender di depan pintu perpustakan .

Kira berjalan menuju dearka sambil salah satu tangannya dimasukan kedalam saku celana dan mereka saling berjotos tangan ( bingung yah salam ala cowo deh)

" sudah lama yah kita, tidak berjumpa..mm mana pasangan mu biasanya kalian selalu lengket hehe?"

" oh dia…" belum selesai dearka menjelaskan tiba-tiba

" huh! Pemuda sok tau ini lagi?"

" haha..yzak apa kabar, benar-benar sifat jelek mu tidak berubah,?"

" hah! Apa maksud mu, menyebalkan sekali "

" ah sudah-sudah yzak, mengertilah kira dia masih marah soal penemuan mu yang mengalahkan dia dalam lomba science tingkat international kemarin"

" dearka! Tutup mulut mu, baka!

" hahaha, tak perlu kau jelaskan aku sudah mengerti, lagi pula dari dulu yang selalu kuanggap saingan tidak pernah berubah hanya satu orang.. yak an yzak jule?"

" huh! Tentu saja, hanya aku yang bisa mengalahkan mu "

" walaupun, sampai sekarang belum juga"

" dearkaaaa….akan kusumpal mulut bodoh mu itu"

Lalu mereka tertawa bersama, tanpa memperdulikan murid lain yang melongo melihat cara mereka bercanda, dearka dan yzak terkenal sebagai duo iblis tertawa, tertawa lepas lagi, sungguh keajaiban dunia bertambah satu pikir banyak murid, sebab duo iblis itu sangat suka menindas apalagi jika melihat siswa yang sok menyangi mereka dan bermulut besar , mereka akan langsung menindasnya tapi sungguh berbeda untuk hari ini.

Akhirnya tawa ketiga orang tersebut berhenti saat..

DOOOOORRR!

Terdengar suara tembakan, siapa-siapa yang melakukan, saat semua murid berlari ke kelas masing-masing, kira melihat kearah suara tembakan tersebut dan

"athrun.."

" hei! Kau gila yah menembakan senjata didepan murid-murid" dan tanpa sadar kira sudah berada di belakang tubuh dearka dan yzak.. posisi melindungi kira tepatnya. "

" jauhi kira " sambil menodongkan pistol

" athrun, tenanglah" tiba-tiba kira menyela diantara mereka bertiga sambil menurunkan pistol yang diarahkan pada yzak dan dearka

Akhirnya athrun melihat kearah kira, " athrun tenanglah, mereka ini teman-teman ku"

" teman kata mu" sambil menyeringai. " aku sudah menyelidiki tentang mereka, kau dearka elasman, memiliki riwayat kejahatan yang luar biasa atau bisa ku katakan iblis dunia belakang dan kau yzak jule aku tidak suka kau karena selalu ingin mengalahkan kira dalam hal apa pun tapi ( athrun menatap tajam) tetap nomor 2 kan"

"Kau!" dearka langsung melemparkan tinjunya pada athrun dibantu oleh yzak, dengan cekatan athrun menghindar namun dearka tetap mengejarnya dan dari samping yzak menghambat athrun sehingga dearka berhasil memukul muka athrun dan terlihat lah darah yang keluar dari bibir athrun. Athrun segera menghapus darah di ujung bibinya dan berusaha untuk membalas kekalahannya namun

" heh ( tampang meremehkan yzak) jadi begini kemampuan putra mentri pertahanan kita, sungguh mengecewakan, betulkan dearka?"

Dearka hanya menyeringai kejam

" sebaiknya apa yang akan kita lakukan yah, atas penghinaan?"

Athrun menggeram dan

" heh! Jadi ini cara licik yang kalian lakukan, pantas saja kalian hanya bisa menang kalau berdua, tak bisa kah kalian kalian bertarung dengan ku secara adil atau…..kalian takut?"

" kau!" Tenang lah yzak jangan termakan omongannya

Saat athrun mulai berlari kearah dearka dan yzak untuk menyerang selagi mereka tidak fokus akibat yzak yang terbawa emosi

" cukup athrun"

Athrun langsung berhenti padahal tinju nya hanya tinggal beberapa cm dari muka dearka

" sampai kapan kalian akan bertengkar, tanpa memperdulikan ku?"

" kira" athrun hanya memandangi temannya itu

Kira berjalan mendekati athrun dan

" athrun kau keterlaluan menghina mereka, walaupun kau teman dekat ku. Kau tidak boleh menghina mereka karena mereka juga teman ku dan maaf aku tidak menghentikan mereka saat memukulmu itu karena aku pun marah atas kalimat mu yang tidak sopan"

Saat kalimat kira selesai athrun hanya membulatkan matanya dan kira pergi dari hadapan nya

" wah-wah kau membuat pangeran kita marah, itu mengerikan loh benarkan yzak?"

" huh! Dasar bodoh"

" apa maksud kalian berkata, pangeran memangnya kalian anggap kira?"

" kira adalah seseorang yang pernah menyelamatkan hidup kami dari kegelapan, dia memberikan jalan yang baru pada kami bahkan memberikan tempat bagi kami yang sudah berlumur dosa. Semua kalimat yang kau katakana sebelumnya benar bahwa kami sudah banyak membuat kejahatan di dunia belakang tapi itu dulu sebelum dia datang"

" yah, pemuda bodoh itu"

" hei yzak…yah sejak hari itu aku dan dearka memutuskan untuk menjadikan pemimpin kami, pemimpin dari dunia belakang."

" apa! Kira, tidak mungkin?"

" kau pikir dari mana dia bisa membuat penemuan-penemuan dan strategi saat ada musuh yang mengincar, bagi kami dia mampu membuat perubahan. Karena itu kami memutuskan untuk mengabdi padanya"

" cukup dearka! Ayo"

" hei, penjelasan kalian belum selesai"

Disisi lain

Huh! Mereka benar-benar menyebalkan , lagi pula tingkah laku athrun kelewatan memangnya aku ini apa.. ( saat kira sedang marah –marah di taman sekolah tiba-tiba)

" selamat siang tuan yamato"

Mata kira pun membulat karena kaget

" KAU! Mau apa kau kemari, Raw kluze"

" my..my, tuan tidak bisa kau ramah sedikit"

" cihhh, ramah untuk mu, jangan bermimpi"

" hah! My..my ( bocah yang keras kepala, tapi aku memerlukan kekuatannya agar klan ku bisa menjadi anggota pemerintahan dan menyingkirkan orang-orang yang menghambat perluasan kekuasaan Negara)

"KIRAA!"

" athrun"

" menjauhlah kau dari kira dan sekolah ini, apa kau tidak tau siapa aku?"

Tiba-tiba saja seluruh penjuru taman sudah penuh dengan prajurit pilihan athrun dan tentu saja ada yzak dan dearka yang mengawasi dari jauh tentu dengan prajurit pilihan mereka sendiri

" my…my, kira kau tidak berubah yah, tetap menggunakan banyak orang ."

" kau juga raww, terlihat lemah tapi kau menusuk musuh mu dengan tepat sasaran" kira menyeringai

Athrun yang masih menodongkan pistol kearah raww, merasa kira berbeda

" athrun, bunuh orang ini" dengan kalimat yang datar kira memerintah

Athrun membulatkan mata, tidak mungkin sahabatnya yang memiliki senyum hangat bahkan kebaikan hati ini tega mengatakan membunuh dengan wajah datar sebenarnya ada apa ini, apa yang tidak kuketahui"

" mmmm..hahahaha kira, kau memang luar biasa, oke hari ini akua hanya bertujuan menyapa mu saja, nanti kita pasti bertemu lagi, jaaa"

Tiba-tiba sebuah helicopter muncul dan membawa raw w, pergi dan kira dengan sigap membuka handphone canggih buatannya itu.
" yzak kau tau apa yang harus kau lakukan"

Dan beberapa menit kemudian pesawat tempur sudah mengejar helicopter itu, athrun masih bingung dengan keadaan ini

" ne..athrun, apakah kau ingin minum teh. Tampaknya siang ini begitu indah dan tenang" dengan senyum hangat nya kira menarik tangan athrun yang masih bingung dengan keadaan ini

Saat minum teh. Ditaman …..

Athrun hanya memandangi kira yang sedang bersantai meminum dengan mata yang terpejam karena nikmatanya bau teh, banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk di pundak athrun tapi ia menunggu kira menjelaskan dan..

" kira maafkan aku, kami kehilangan jejaknya"

Kira meletakan cangkir tehnya dan menghadap ke wajah dearka dan yzak

" tidak apa-apa dearka, maaf jadi merepotkan kalian, apa kalian mau ikut minum teh?"

" kau! Kenapa kau santai sekali, mana wibawa mu yang tadi. Dasar bocah aneh..kemari kau akan kupukul kepala mu biar lurus"

" yzak, sabar dia memang begitu" tiba-tiba

BRAAAAak ! athrun memukul meja, membuat ketiga orang itu memandang kearahnya

" cukup! Kira aku sudah sangat bersabar atas kelakukan mu hari ini, sebenarnya apa yang kau lakukan sampai-sampai bisa terlibat dengan iblis dunia belakang ini ( sambil nunjuk orang, ga sopan yah.. plakkk ditampar athrun) dan siapa orang tadi"

" hei! Kau jangan bisa tidak nanya nya baik-baik"

" hah! Athrun, yzak tenanglah . akan aku ceritakan semuanya"

" tapi kira..(dearka)

" tidak apa tenang lah, dia athrun aku percaya padanya "

Hah, kedua orang itu hanya bisa menghelai napas jika sudah melihat senyum aura kegelapan dari kira

" begini athrun, orang tadi adalah orang yang akan menggulingkan pemerintahan, mereka sangat ambisius untuk menyerang Negara lain hanya untuk memperluas wilayah, yah anggap saja orang yang haus akan kekuasaan dan dia adalah salah satu anggotanya. Mereka sangat mengerikan bahkan dunia belakang pun dibuat repot oleh mereka , kau tahu istilah barter kan? Nah di dunia belakang itu cara mereka membayar tapi sayangnya raww dan anggota mereka tidak menepati bahkan mereka membunuh para anggota dunia belakang salah satunya mereka berdua dan aku membuat barter dengan mereka, aku akan membersihkan kekacauan ini membuat dunia damai dan dunia belakang pun tetap damai seperti berjalan beriringan, aku tidak peduli kau akan berkata aku naïf tapi itu akan aku lakukan, jadi athrun aku sudah tahu masalah disekolah ini sebelum kau memneritahu ku, maaf kan aku athrun"

" bruakkkkkkk" athrun menonjok muka kira sampai jatuh dari kursi

" aduuhhh, darah pun keluar dari ujung bibir kira"

" hei, apa yang kaulakukan "(yzak) posisi dearka dan yzak pun tampak memberi perlindungan bagi kira

" Kau! ( athrun menggeram sambil menunduk) kau, tidak bisakah hanya diam sambil menunggu dan biarkan aku bekerja menyelesaikannya, bukan kah aku berjanji melindungi mu. Apa kau tidak mengerti perasaan sakit ku saat mendengar kau berhubungan dengan sumber kejahatan nya. Kira sungguh aku tidak peduli bagaimana orang itu akan menghancurkan Negara ini, yang paling kupedulikan adalah kau, sahabat ku"

Kira pun mulai berdiri lalu menepuk bahu dearka dan yzak meminta untuk memberi jalan dan

" ne..athrun maafkan aku, tapi aku tidak bisa membiarkan banyak orang tersakiti karena nafsu kekuasaan mereka dan aku tidak bisa mundur lagi" dan kira memeluk athrun. " ne.. gomen"

Lalu athrun pun berlutut lagi dihadapan kira

" sesuai sumpah ku kira, aku akan ada di barisan depan saat tiba waktunya"

" begiti juga dengan kami kira"

Kira membulatkan mata karena keterkejutannya, padahal pada awalnya ia hanya ingin berkumpul bersama dengan orang yang ingin kedamaian tetapi..

" semua orang percaya pada mu , ne kira kun"

Semua orang mengikuti suara yang lembut bagai malaikan

" siapa?, jangan-jangan…

Duhhhh guys..makin gaje ga? Hah! Ditunggu yah review nya _