"Love Two World"
Member SUPER JUNIOR © Milik diri mereka sendiri, orang tua, dan Tuhan Yang Maha Esa
Story © Ichika Shirohime
Pairing: KyuMin
Genre: Romance/Fantasy/Friendship
Rated: T 'aman'
Warning: OOC, AU, Typo(s), alur kecepatan, gaje, dst, dsb.
Chapter 2:
Sungmin sedang berdiri disebuah ruangan yang luas atau bisa kita sebut ruang Kepala Sekolah Suju High School. Didepannya duduk seorang namja berkulit putih seputih salju yang bernama Kim Kibum yang merupakan Kepala Sekolah disana.
"Selamat datang di Suju High School, Lee Sungmin." Kata Kibum sambil mengeluarkan killer smile andalannya yang dibalas angukkan dari Sungmin.
"Mulai hari ini kau akan masuk kelas 2-1 yang merupakan salah kelas anak-anak berbakat di sini. Dan sebagai anak baru aku memberikan kelonggaran supaya kau bisa masuk kelas sesudah istirahat pertama. Kau pasti perlu banyak waktu untuk berkeliling melihat sekolah ini kan?" Tanya Kibum.
"Ne, apa aku bisa mulai berkeliling sekarang?" Tanya Sungmin balik.
"Tentu… Kebetulan kelas 2-1 sedang jam olahraga sekarang. Kau bisa melihat mereka dilapangan belakang sekolah. Itu kalau kau mau dan apabila masih bingung kau bisa tanyakan kepadaku." Kata Kibum yang dibalas anggukan oleh Sungmin.
"Kalau begitu saya permisi dulu." Kata Sungmin memberi hormat kepada Kibum dan pergi dari ruangan itu.
Sungmin menutup pintu ruangan Kepala Sekolah dengan pelan dan berjalan menjauhi ruang Kepala Sekolah. Kakinya membawanya berkeliling ke seluruh ruangan yang ada di Suju High School sampai dia bertemu dengan Ryeowook dan Yesung di ruang musik lantai 4 sedang menyanyikan lagu berdua dengan mesra dengan iringan piano dari Ryeowook.
Entah karena terlalu menghayati lagunya atau apa, Yewook tidak tahu bahwa Sungmin sudah masuk ke ruang musik itu dan menyandarkan bandanya ke dinding ruang musik. Sampai lagu berakhir Sungmin masih berdiri dengan nyaman disana sambil memperhatikan Yesung dan Ryeowook yang masih saling bertatapan padahal 5 menit sudah berlalu sejak nyanyian mereka berakhir.
"Hemm… Mau sampai kapan kalian saling pandang begitu Wokkie-ah, Yesungie Hyung." Kata Sungmin yang sukses mengkagetkan Yewook couple. Dan bisa kita lihat sekarang wajah merah Ryeowook dan Yesung.
"Minnie Hyung, sejak kapan kau ada disini?" Tanya Ryeowook dengan wajah masih memerah.
"Aku sudah disini sebelum kalian saling bertatapan dengan mesra seperti tadi." Kata Sungmin yang sukses membuat wajah Ryeowook bertambah merah.
"Minnie-ah, kenapa kau tidak masuk kelas?" Tanya Yesung yang mencoba mengalihkan topik pembicaraan.
"Aku masuk setelah istirahat pertama. Kepala Sekolah memberikan kelonggaran untuk berkeliling sekolah ini. Dan kenapa kalian tidak masuk kelas juga? Jangan bilang kalau kalian bolos untuk pacaran disini." Kata Sungmin sambil melihat Yewook.
"Mwo? Kami tidak membolos kok. Kelasku dan Yesungie Hyung sekarang sedang pelajaran olahraga sekarang, disini tidak ada guru olahraga jadi para murid bebas mau berolahraga apa asal masih berada dilingkungan sekolah. Jam olahraga juga bisa dijadiin jam ekstrakulikuler bagi mereka yang tidak suka olahraga." Jelas Ryeowook.
"Oh… Pantas saja, tapi kenapa jadwal olahraga Kelas Wokkie-ah dan Yesungie Hyung bisa sama dengan jadwal kelasku?" Tanya Sungmin.
"Kelasmu? Jangan-jangan kau masuk kelas 2-1 yah, Minnie-ah?" Tanya Yesung.
"Ne… Memangnya kenapa?" Tanya Sungmin balik.
"Aniyo… Tapi kau harus hati-hati yah dikelas itu." Yesung memperingati.
"Hati-hati kenapa?" Tanya Sungmin.
"Kau akan tahu kalau sudah masuk ke kelas itu." Kata Yesung singkat yang membuat Sungmin penasaran.
"Yesungie Hyung, sebaiknya kita ajak Minnie Hyung melihat 'dia'. Bagaimana?" Tanya Ryeowook minta persetujuan.
"Mungkin itu ide bagus, dari pada menunggu hal 'itu' terjadi." Kata Yesung menyetujui perkataan Ryeowook.
Sungmin hanya diam mendengar perkataan Yesung dan Ryeowook karena dia tidak mengerti apa yang mereka katakan. Sungmin juga hanya diam ketika Yewook Couple menariknya entah kemana. Yewook berhenti dikoridor sepi dilantai 2 yang dari kaca disepanjang koridor itu kita bisa melihat sebuah lapangan basket yang dikeliling hutan yang lebat.
"Minnie Hyung, coba kau lihat ke lapangan itu." Kata Ryewook menunjuk ke lapangan basket.
Sungmin mengarahkan kakinya ke arah salah satu jendela yang kacanya terbuka dan mencoba melihat ke lapangan basket. Sungmin melihat dipinggir lapangan banyak yeoja yang menonton tiga orang namja yang sedang bermain basket. Eh, sepertinya hanya dua yang bermain sedangkat satunya hanya sibuk memandangi benda hitam yang ada ditangannya yang kalau Sungmin tidak salah itu PSP. Dan sepertinya orang yang memegangi PSP hitam itu yang menjadi pusat perhatian dari 75% yeoja yang ada disana.
"Kenapa dengan mereka? Tidak ada yang aneh menurutku." Sungmin mengalihkan pandangannya ke Yesung dan Ryeowook.
"Ya sekarang memang tidak ada yang aneh, tapi setelah kau bertatapan dengan namja yang memegang PSP hitam itu. Kau mungkin akan pingsan seketika, Minnie-ah." Jelas Yesung.
"Pingsan?" Tanya Sungmin tidak mengerti.
"Ne, para yeoja dan namja disini yang pernah bertatap mata dengannya akan langsung tidak sadarkan diri. Para Dokter yang ada disini juga tidak bisa menjelaskan kenapa mereka bisa sampai tidak sadarkan diri begitu. Menurut cerita para namja yang bertatapan matan dengannya mereka seperti dicengkam perasaan ketakutan yang sangat luar biasa." Jelas Ryewook.
"Para yeoja juga mengalami perasaan itu?" Tanya Sungmin.
"Tidak, kalau para yeoja hanya bisa melihat seperti aura hitam yang menakutkan sehingga membuatnya berkeringat dingin kemudian pingsan. Tapi fakta itu sepertinya tidak mengurangi jumlah para yeoja yang mengidolakannya." Jelas Yesung sambil melihat para yeoja yang membuat sisi lapangan basket penuh.
"Aura hitam? Dia jadi mirip seperti Devil." Kata Sungmin sambil tersenyum.
"Devil atau lebih tepatnya Devil Magnae memang nama panggilannya, Minnie Hyung." Kata Ryeowook.
"Devil magnae?"
"Ne, dia selalu mengganggu para hyungdeulnya dan walau dia sekarang kelas 2 tapi umurnya setahun dibawahku. Dan seharusnya dia masih kelas 1 disini tapi karena kepintaran otaknya dia berhasil lompat kelas." Kata Ryeowook kesal.
"Wah aku jadi penasaran dengannya. Yesungie Hyung, siapa nama mereka?" Tanya Sungmin tersenyum.
"Dua orang namja yang bermain bola basket, yang berambut hitam bernama Donghae dan namja satu lagi yang berambut agak pirang kau bisa memanggilnya Eunhyuk. Dan orang yang memegang PSP itu sang Devil Magnae, Cho Kyuhyun." Tepat saat Yesung mengucapkan nama Kyuhyun sebuah bola basket hampir menghantam wajahnya untung saja Yesung reflek menghindar sehingga bola itu hanya menghantam dinding.
Yesung mengalihkan pandangannya ke luar jendela melihat orang yang meleparkan bola basket yang tidak lain adalah Kyuhyun.
"Yesung, bagaimana kalau kau bantu aku untuk mengajarkan dua bocah autis ini cara bermain basket, aku sudah bosan melihat mereka yang dari tadi bermain tapi tidak ada bola yang masuk ke ring." Kata Kyuhyun.
Yesung melihat Eunhyuk sudah akan memukul kepala Kyuhyun kalau tidak ada Donghae yang mengahalanginya. Yesung hanya menghela nafas sebenarnya dia ingin menolak ajakan Kyuhyun tapi dia tahu benar bagaimana sifat Kyuhyun yang tidak akan menerima penolakkan dengan mudah.
"Baiklah, aku kesana." Kata Yesung.
Kyuhyun hanya tersenyum setan mendengar perkataan Yesung. Sudah diduga Yesung tidak akan menolak ajakkan nya, memangnya siapa yang bisa menolak permintaan darinya.
"Kalian lihat dari sini saja dan jangan sampai menatap matanya." Ingat Yesung kepada Sungmin dan Ryeowook sebelum meninggalkan mereka ke halaman belakang.
Sungmin berjalan kembali ke jendela itu untuk melihat pertandingan yang akan terjadi. Tapi sepertinya Sungmin salah memilih waktu untuk melihat ke arah lapangan basket bagaimana tidak sekarang matanya sudah bertemu pandang dengan mata sang Devil Magnae, Kyuhyun.
Sungmin memandang mata kyuhyun dengan lekat bahkan Sungmin sama sekali tidak berkedip memandang mata itu. Mata itu tidak membuatnya takut atau merasakan aura gelap seperti yang diceritakan Ryeowook dan Yesung tadi. Malah mata itu membuatnya merasa nyaman dan aman, dan entah kenapa Sungmin merasakan rindu yang sangat dalam pada tatapan mata itu. Dia tidak mengerti kenapa dia bisa merasa rindu padahal dia belum pernah berkenalan dengan Kyuhyun sebelumnya.
Sungmin memfokuskan matanya pada Kyuhyun lebih dalam, mencari hal yang membuatnya nyaman dari mata itu. Mereka terus bertatapan seakan Bumi hanya dihuni oleh mereka berdua saja.
Ryeowook yang berdiri disebelah Sungmin dari tadi, mulai merasa ada yang aneh dengan Sungmin. Belum pernah dia melihat Sungmin sediam ini sebelumnya apalagi kalau dengannya, mereka seperti punya banyak bahan pembicaraan. Ryeowook mulai melihat apa yang dilihat Sungmin sampai terdiam begitu, dan membulat lah mata Ryeowook ketika tahu Sungmin sedang berpandangan dengan Kyuhyun.
"Minnie Hyung…" Panggil Ryeowook supaya Sungmin mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun.
"…" Tidak ada respon dari Sungmin.
'Sebaiknya aku laporkan pada Yesungie Hyung.' Pikir Ryeowook yang akan segera berlari menyusul Yesung ke lapamgan basket.
GREP
Sungmin menahan tangan Ryeowook dan tidak membiarkannya lepas. Dan entah kenapa Ryeowook merasa itu isyarat dari Hyungnya bahwa dia tidak apa-apa dan tidak perlu mengkhawatirkannya. Ryeowook melihat wajah Sungmin, dia heran kenapa tidak Sungmin tetap santai padahal dia menatap mata Kyuhyun seintens itu.
Ryeowook melihat Yesung yang sudah sampai di lapangan basket itu dan mendekat pada Kyuhyun. Tapi Kyuhyun tidak bergeming.
.
Kyuhyun POV
Sebenarnya tadi aku tidak berniat bermain basket, tapi niat itu berubah sejak Yesung dan kekasihnya itu mulai menceritakan tentang hal-hal yang terjadi pada namja dan yeoja yang bertatapan mata denganku pada murid baru yang baru ku ketahui bernama Lee Sungmin itu. Aku sudah mendengar seluruh pembicaraan mereka dari pertama mereka berdiri di jendela lantai 2 itu, jangan salahkan aku menguping pembicaraan mereka. Mereka berbicara terlalu keras sehingga membuatku mendengarnya. Memang bagi manusia itu suara sudah cukup pelan, tapi bagi kami bangsa Devil yang sangat peka pada apapun suara seperti itu masih bisa terdengar oleh kami.
Aku tetap memandang jendela lantai 2 tempat Sungmin berada berharap dia menampilkan dirinya walau pastinya dia akan berusaha menghindari kontak mata dariku karena dia tadi sudah diperingati oleh Yesung. Tapi entah kenapa sepertinya aku sedang beruntung hari ini, bagaimana tidak Sungmin sekarang sedang berdiri kembali di dekat jendela dan hebatnya dia menatapku. Sekali lagi ku beri tahu dia menatapku, MENATAPKU .
Keadaan Sungmin sama seperti namja dan yeoja yang pernah menatapku tanpa berkedip, tapi bedanya adalah keadaan ku sekarang. Dulu ketika namja dan yeoja melihat mataku, aku akan bersikap biasa saja. Tapi sekarang aku juga tidak berkedip menatap matanya seolah matanya mengambil penuh focus penglihatanku. Aku bahkan tidak bisa melihat yang selain matanya, mata yang entah kenapa membuatku rindu. Kalau kalian bertanya apakah seorang setan bisa merasakan rindu maka jawabnya adalah ya, karena aku sekarang merasakannya. Rindu yang sangat dalam sampai mendarah daging.
Aku bisa mendengar kekasih Yesung sepertinya mulai mengganggu Sungmin untuk mengalihkan pandangan matanya dariku. Tapi Sungmin masih tidak bergeming dan tetap memandangku, entah perasaan senang apa yang menyusup dalam diriku saat melihatnya tidak melepaskan pandangan kami. Seakan-akan kami berdua akan mengilang apabila melepaskan pandangan mata ini. Aku tambah memfokuskan pandanganku pada matanya dan tidak mempedulikan hal lainnya.
Aku masih focus ketika kudengar suara Yesung, Eunhyuk dan Donghae berteriak keras di telingaku, tapi aku tetap mencoba bertahan. Aku tidak ingin mengalihkan pandanganku dari mata itu, tapi sepertinya Eunhae mencoba menyadarkanku dengan tangan mereka yang panasnya mencapai 90º K. Berani sekali mereka menggangguku, mereka mau mati rupanya. Aku mengeluarkan sihir dari tanganku dan bisa kurasakan udara menjadi sangat panas disekitarku.
Telingaku mendengar banyak yang berjatuhan ke tanah tapi pandanganku tetap pada mata Sungmin sampai tiba-tiba sekitarku menjadi gelap. Dan lapangan basket sekolah sekarang telah berubah menjadi ruangan mewah yang didominasi warna merah dan hitam dengan 2 orang sedang duduk dikursi paling mewah diruangan itu.
Kyuhyun POV end
.
"Appa… Eomma… Kenapa kalian membawaku pulang seenaknya. Ini belum waktu pulang sekolah." Kata Kyuhyun kesal kepada kedua orang tuanya.
"Kalau kami tidak membawamu pergi dari sana kau bisa menghancurkan sekolah itu, Kyuhyun. Aku tidak mau Kibum marah karena keponakannya ini membuat ulah disekolahnya. Lagipula kami membiarkanmu sekolah disana untuk mencoba hidup sebagai manusia biasa. Bukan malah membuat kekacauan seperti tadi." Kata yeoja atau lebih tepatnya Ratu Heechul, Ratu Devil World dengan kesal.
"Chullie, tenang dulu." Kata Raja Hangeng mencoba menenangkan istrinya.
"Aku tidak akan melakukakannya kalau mereka tidak menggangguku." Kata Kyuhyun sambil menunjuk EunHae yang berdiri dibelakangnya.
"Itu salahmu memandang anak baru itu sampai begitu fokusnya. Aku tahu dia menarik perhatianmu tapi masa kau tidak menghiraukan kami." Kata Eunhyuk kesal.
"Anak baru?" Tanya Hangeng tidak mengerti.
"Ya, Hanggeng-sshi hari ini ada anak baru bernama Lee Sungmin. Dia namja yang berwajah lebih manis dari yeoja di sekolah." Jelas Donghae.
"Dan sepertinya Kyuhyun tertarik padanya buktinya dia melihat namja itu sampai 20 menit." Eunhyuk menambahkan.
"MWO? 20 menit?" Kata Heechul tidak percaya.
"Ne… Mereka berpandangan mata secara intens dan merasa Bumi milik berdua." Kata Donghae.
"Terus, apa yang terjadi pada namja itu? Apa dia pingsan seperti korban-korban Kyu terdahulu?" Tanya Hanggeng mengingat jumlah korban-korban anaknya.
"Tidak, dia masih sehat sampai kalian membawaku kemari. Bahkan tadi dia sendiri juga tidak melepaskan pandangannya dari mataku. Dan aneh aku merasa sangat rindu saat melihat matanya itu, aku tidak mengerti perasaan rindu apa yang kurasakan tadi." Kata Kyuhyun.
"Rindu? Kyu-ah, apa rasa rindu itu sangat dalam dan apa matanya itu membuatmu nyaman?" Tanya Heechul.
"Ne eomma… Aku ingin melihat matanya lagi, rasanya ada yang kosong disini sekarang. Padahal saat menatap matanya tadi rasa hangat dan nyaman terasa disini." Kata Kyuhyun sambil mencengkram dadanya.
Mendengar penjelasan Kyuhyun membuat Heechul semakin yakin dengan apa yang ada dipikirannya dari tadi.
"Hannie, mungkinkah yang dimaksud oleh Kyu itu.." Bisik Heechul pada Hanggeng.
"Aku juga berpikir sama denganmu. Sebaiknya kita tanyakan langsung kepada mereka, kalau tidak salah mereka tiba 3 hari lagi kan?" Tanya Hanggeng kepada Heechul.
"Ne… Sebaiknya mulai hari ini sampai 3 hari ke depan kita biarkan saja Kyuhyun tinggal di Bumi." Kata Heechul yang disetujui Hanggeng dengan anggukkan.
"Kyu,mulai hari ini sampai 3 hari kedepan kau tinggal dengan Kibum di Bumi bersama Eunhyuk dan Donghae. Appa dan Eomma mau mengadakan pertemuan penting di Istana." Kata Hanggeng.
Mendengar perkataan Hanggeng, wajah Kyuhyun yang tadinya tidak bersemangat langsung menampilkan Devil Smilenya.
"Oke Appa, kalau perlu pertemuannya lebih dari 3 hari juga tidak apa-apa. Aku terima dengan senang hati, kalau begitu aku pergi dulu." Kata Kyuhyun yang langsung mengilang menggunakan pintu dimensi.
Empat orang yang ada di istana Devil World hanya terdiam melihat kelakuan sang Devil Prince, Kyuhyun. Biasanya Kyuhyun akan menolak meninggalkan Istana karena di istana dia bisa menggunakan sihir semaunya tanpa harus khawatir aka nada manusia yang melihat sihirnya. Tapi sekarang dia malah senang disuruh tinggal di Bumi, dan langsung pergi tanpa menunggu Eunhyuk dan Donghae.
"Baru kali ini aku melihat Kyuhyun sesenang itu ketika disuruh tinggal di Bumi. Terakhir kali aku melihat dia sesenang itu adalah ketika dia berhasil membakar seluruh hutan yang ada disini." Kata Donghae entah kepada siapa.
"Aku setuju denganmu, Hae. Sepertinya namja bernama Lee Sungmin benar-benar sudah menarik penuh perhatian Kyu." Kata Eunhyuk.
"Dan itu berarti kita harus menyusulnya sekarang, Hyukkie. Sebelum dia menculik namja itu dan berbuat aneh-aneh." Kata Donghae menarik tangan Eunhyuk menuju pintu dimensi yang baru dibukannya.
"Berbuat aneh-aneh? Apa itu artinya berbuat seperti video yang kita tonton semalam?" Tanya Eunhyuk sambil mengingat video yang semalam mereka tonton bersama.
'Ne…" Kata Donghae singkat.
"Mwo? Kita harus ke sana sekarang dan memvideo nya. Kan lumayan kita jadi dapat film dan tontonan gratis." Kata Eunhyuk semangat dan mendorong Donghae supaya lebih cepat masuk ke pintu dimensi dan menghilang bersama tertutupnya pintu dimensi itu.
Apa yang akan dilakukan Kyuhyun kepada Sungmin? Apa benar dia akan melakukan hal yang ada dibayangkan oleh Eunhyuk. Kita tunggu saja chapter selanjutnya.
To Be Continued
Akhirnya chapter 2 beres….*Teriak gaje*
Oke sekarang Aku mau balas review chapter kemaren...
ikimasu: Salam kenal Ikimasu-sshi... Wah Iki salah tuh, Sungmin itu punya Author...*Plak Author digambar Kyuhyun dan Ikimasu* Ini udah dilanjutin...^^
kangkyumi: Gomawo Kyumi atas pujiannya, Author sampai terbang nih bacanya...XD Ini udah dilanjutin.
Cuneh: Sekarang dia masih belum jadi raja, baru jadi pangeran aja... ^^ Masa sih mirip sama Twilight...?
Matsuo ELF: Annyeoung..^^ Ichika imnida, bangapseumnida... Jadi Author sih udah lma, tapi masih baru di Fandom ini... Ini ff q yg kedua, tapi ff pertama di fandom screenplays. Soal umur Sungmin Author gx salah kox, kan Siwon dikirim ke dunia manusia pas Leeteuk baru hamil 10 hari. Kan orang hamil 9 bulan sepuluh hari jadi pas deh umur Sungmin 3 bulan pas dititipin ke Siwon. Siwon dikirim ke dunia manusia pas umur 5 tahun, dan umur 6 tahun baru dia hidup sma Sungmin.
Kyuminhaa: Gomawo..^^ ini udah aq lanjutin...
stevanie7227: Iya kayaknya, sebenernya Author gx tega juga bikin mereka meninggal... Tuh udah aku munculin HanCul nya... Semoga Stevanie suka...^^
yukiLoveSungmin:Salam kenal Yuki...^^ Yuki jgn melayang tinggi2 nanti nyangkut dipohon pisang loh...*PLAK* Mian, soalnya aku merasa hanya Siwon yang cocok jadi pelindung Sungmin makanya aku buat dia lebih tua dari Sungmin...Untuk ZhouRy couple, Author usahain deh bakal munculin mereka.^^
Shywona489: Ini udah aku lanjutin... Semoga suka..^^
KyuHyunJiYoon: Annyeoung..^^ Gomawo pujiannya bikin Author semangat nulis chapter ini.
widiwMin: Ne chingu, tapi belum kelar ff anime chapter terakhirnya... Ne, aku baru setengah tahun lebih jadi ELF...XD
kyuminlinz92: Gomawo...^^ Dipastiin bakal gx tenang deh hidup Min mulai chapter depan...XD
Yayaoi: Gomawo...^^ Ternyata Yayaoi anaknya Eunhae yah? Author usahain banyakin bagian Eunhae couple...
Princess kyumin: Tuh jawabannya udah ada dijawab dichapter ini... Soal Sungmin jenis apa itu rahasia dan akan terjawab di chapter-chapter depan...*Ketawa gaje*
Saeko Hichoru: Annyeoung... Iya dia itu SETAN *Author dicincang Kyuhyun*, nanti akan terjawab siapakah Sungmin itu sebenarnya di chapter2 berikutnya... XD
EvilBungsu KyuminBaby137: Ini udah dilanjutin...^^Iya, tapi soal kerjaan yang menyerang Istana KangTeuk masih Author rahasiakan untuk chapter2 depan, jadi kalau masih penasaran ikutin terus ff ini...*Maksa*
doradora dongdong: Slam kenal Dora...^^ Kyxnya pair nya bakal bertambah deh, tapi tetap main cast nya KyuMin...XD *Ketahuan bgt Author seorang KyuMin Shipper*
winter boy: Ini udah aq lanjutin semoga suka...^^
Einzbern 'clef' Azure: Ini udah aq lanjutin semoga suka...^^
minnie beliebers: Ini udah aq lanjutin semoga suka...^^
Evilkyu Vee: Kalau penasaran ikutin ff ini sampai selesai yah...^^ Iya tuh Shindong, kayaknya Raja Gosip tuh bahkan gosip2 hot tentang Suju High School dia tahu semua...XD *Plak Author dilempar Shindong pakai piring*
LittleLiappe: annyeong, Ichika imnida..^^ ini udah dilanjutin semoga chingu suka...^^
Mutsuchi: Ini udah aq lanjutin semoga suka...^^
Park KyuMin: Ini udah aq lanjutin semoga suka...^^
Oke, terima kasih bagi yang udah review...^_^
Ngomong-ngomong entah kenapa Author merasa cerita ini jadi tambah gaje di chapter ini...
Ya sudahlah kalau cerita ini memang gaje, Author minta maaf kepada Author dan Reader kalau ceritanya memang gaje soalnya otak Author memang lagi gaje sekarang...m(_ _)m
Akhir kata PLEASE REVIEW.
