"Love Two World"
Member SUPER JUNIOR © Milik diri mereka sendiri, orang tua, dan Tuhan Yang Maha Esa
Story © Ichika Shirohime
Pairing: KyuMin
Genre: Romance/Fantasy/Friendship
Rated: T 'aman'
Warning: OOC, AU, Typo(s), alur kecepatan, gaje, dst, dsb.
Chapter 3:
Pintu dimensi terbuka di atap sekolah, Kyuhyun segera berjalan turun ke tempat tadi Sungmin melihatnya. Ketika sampai dikoridor itu Kyuhyun mengedarkan pandangannya mencari sosok Sungmin. Tapi tidak terlihat namja aegyo itu dimana pun, membuat Kyuhyun mengerang frustadi.
Kyuhyun berjalan meninggalkan koridor itu dan mulai berjalan tanpa arah. Tanpa disangka kakinya berhenti di perpustakaan yang ada dilantai 3 yang saat itu agak ramai karena sekarang jam istirahat. Kyuhyun ingin meninggalkan perpustakaan itu tapi niat nya berubah karena melihat seorang namja aegyo aka Sungmin sedang kesusahan mengambil buku dirak paling atas. Tanpa disadari Kyuhyun sudah berjalah ke arah Sungmin sambil tersenyum tanpa mepedulikan pandangan para yeoja yang menatapnya seolah mengatakan Kyuhyun-Kau-Tampan-Sekali.
Kyuhyun berhenti tepat dibelakang Sungmin yang masih berusaha mengambil buku dirak tinggi itu. Sampai tangan Kyuhyun mengambil buku itu dan menyerahkannya kepada Sungmin yang kaget melihatnya.
"Eh… Terima kasih." Kata Sungmin sambil tersenyum ketika rasa kagetnya hilang.
"Hm." Kata Kyuhyun sambil menganggukan kepalanya.
Diam, mereka sama sekali tidak ada yang berbicara. Entah kenapa suasana jadi canggung disekitar mereka membuat para siswa yang ada sekitar mereka pergi menjauh dari mereka berdua.
"Kau suka membaca?" Tanya Kyuhyun akhirnya memecahkan keheningan karena tidak terbiasa dengan suasana canggung seperti tadi.
"Ne… Aku sangat suka membaca, itu membuatku tahu semua hal." Jawab Sungmin.
"Apa tidak capek membaca buku setebal itu?" Tanya Kyuhyun sambil menunjuk buku tebal yang tadi diambilnya, menurut perkiraannya dia yakin tebal buku itu mencapai 800 halaman.
"Aniyo… Ini malah menyenangkan, aku bahkan kadang tidak tidur hanya untuk membaca sebuah buku." Jelas Sungmin sambil melihat buku yang ada ditangannya.
"Jinjja?" Tanya Kyuhyun.
"Ne… Oh ya, tadi kau ke mana? Kenapa kau bisa menghilang tiba-tiba?" Tanya Sungmin yang teringat kejadian di saat dia dan Kyuhyun bertatapan mata tapi entah bagaimana Kyuhyun bisa menghilang tiba-tiba.
"Aku tidak menghilang tiba-tiba kok. Kenapa kau rindu denganku yah?" Tanya Kyuhyun sambil menyeringai ke arah Sungmin.
"Mwo? Rindu? Aku tidak rindu kok. Lagipula aku belum pernah berkenalan denganmu bagaimana aku bisa rindu denganmu." Kata Sungmin.
"Kalau begitu ayo berkenalan. Cho Kyuhyun imnida, orang yang sebentar lagi akan menjadi namjachingu Lee Sungmin." Kata Kyuhyun sambil tersenyum ke arah Sungmin.
Sungmin hanya bisa membulatkan mata mendengar kata-kata Kyuhyun.
"MWO? Kau bilang apa tadi?" Tanya Sungmin sambil menunjuk Kyuhyun.
"Aku bilang orang yang sebentar lagi menjadi namjachingu Lee Sungmin." Ulang Kyuhyun dengan santai.
Sungmin menepuk jidatnya mendengar perkataan Kyuhyun. Sepertinya dia harus menarik kata-katanya tadi yang bilang kalau Kyuhyun itu menarik, Kyuhyun itu bukan menarik tapi MENYEBALKAN.
"Kau jangan seenaknya berbicara seperti itu. Lagipula siapa juga yang mau jadi namjachingumu." Kata Sungmin kesal.
"Tentu saja kau, memangnya siapa lagi yang bisa menarik perhatianku sampai seperti di lapangan basket tadi." Kata Kyuhyun menunjuk Sungmin.
"Aku tidak mau jadi namjachingumu. Lebih baik aku jadi namjachingu seorang Devil dari pada jadi namjachingumu." Kata Sungmin.
"Jadi kalau seorang Devil kau akan menerimanya jadi namjachingumu?" Tanya Kyuhyun sambil tersenyum.
"Ne…" Jawab Sungmin singkat.
"Kalau begitu ayo ikut aku sekarang." Kata Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin keluar dari perpustakaan.
"Kemana?" Tanya Sungmin.
Tapi Kyuhyun tidak menjawab dan tetap menarik Sungmin menuju ke atap sekolah.
.
Sungmin POV
Sekarang aku sedang diatap sekolah bersama namja menyebalkan bernama Kyuhyun yang seenaknya menariku kesini. Seharusnya sekarang aku sedang memperkenalkan diriku sebagai anak baru dikelas tapi sepertinya hal itu akan terjadi, melihat Kyuhyun masih menggenggam tanganku sampai bel berbunyi 1 menit yang lalu dan suara riuh siswa hilang.
"Jadi, kau mau apa sekarang?" Tanyaku sambil melihat Kyuhyun.
"Aku ingin mempertemukan kau dengan seorang Devil." Kata Kyuhyun sambil tersenyum.
"Heh? Kau jangan bercanda, mana ada Devil didunia ini." Kataku menatap Kyuhyun tidak percaya.
"Tentu saja ada, buktinya ada didepan matamu." Kata Kyuhyun sambil menunjuk dirinya.
"Kau jangan bercanda, kau mana mungkin Devil. Kalau kau benar-benar Devil, aku pasti tidak bisa melihatmu atau kau tidak mungkin bisa menyentuhku seperti ini." Kataku sambil menunjuk tanganku yang masih ada dalam genggaman Kyuhyun.
"Kau tidak percaya, kalau begitu biar aku buktikan." Tantang Kyuhyun sambil melepas tanganku dan berjalan ke tengah atap sekolah.
Aku melihatnya menutup matanya dan mulutnya bergerak seperti membaca sesuatu. Aku melihatnya biasa saja sampai sesuatu keluar perlahan dari punggung Kyuhyun.
'SREEK'
Sepasang sayap kelelawar terbuka sempurna di belakang punggung Kyuhyun. Membuat mulutku terbuka lebar karena kaget. Aku mencubit pipiku berharap ini semua hanya khayalanku saja tapi walau aku sudah mencubit pipiku sekuat tenaga sampai pipiku memerah tetap saja sayap itu masih terlihat dipunggung Kyuhyun.
"Ini bukan mimpi." Kataku yang membuat Kyuhyun tersenyum.
"Kau percaya sekarang kalau aku Devil?" Tanya Kyuhyun.
Aku hanya menganggukan kepala karena tidak tahu harus berbicara apa. Kulihat Kyuhyun berjalan atau lebih tepatnya terbang ke arahku, dan berhenti 5 cm dari tempatku berdiri.
"Kau tadi bilang kau akan menerima seorang Devil menjadi namjachingu mu. Dan kau harus membuktikan kata-katamu dengan menjadi namjachingu ku karena aku seorang Devil." Kata Kyuhyun sambil menyeringai.
Aku hanya bisa membeku ditempat, sekarang aku merutuki diriku sendiri kenapa tadi berbicara seperti itu. Seandainya aku tahu kalau dia Devil sungguhan, aku tidak akan berbicara seperti itu. Tapi itu sudah terjadi dan tidak bisa ku ubah lagi.
Sungmin POV end
Kyuhyun memandang wajah namjachingu barunya, Sungmin sambil tersenyum. Membuat Sungmin risih dipandang begitu oleh Kyuhyun.
"Kyu, jangan memandangku seperti itu?" Kata Sungmin sambil menundukkan wajahnya berusaha menghindari kontak mata dari Kyuhyun.
"Kenapa Minnie Chagiya? Bukannya waktu aku di lapangan basket kau juga menatapku seperti itu dalam waktu lama?"
Sungmin hanya bisa terima mendengar Kyuhyun memanggilnya namanya seperti itu, mau bagaimana lagi mulai dari beberapa menit yang lalu Real Devil, Kyuhyun sudah resmi menjadi namjachingu nya. Dan kalau boleh jujur entah kenapa Sungmin senang dengan kenyataan Kyuhyun sekarang adalah namjachingu nya.
"Itu yang membuatku bingung sekarang, seharusnya tadi aku sudah pingsan seperti namja dan yeoja yang pernah menatapmu. Tapi yang aku rasakan malah perasaan rindu." Kata Sungmin sambil memandang Kyuhyun.
"Jadi kau merasakannya juga, berarti kita sama. Padahal waktu yeoja atau namja lain memandang mataku, aku hanya bersikap biasa seolah tidak terjadi apa-apa. Tapi begitu memandang matamu perasaan rindu yang aneh muncul." Kata Kyuhyun yang ikut memandang Sungmin.
Dan dimulai lagi acara tatap-tatapan mata diantara mereka berdua. Tapi bedanya sekarang mereka memandang sambil berjalan mendekati satu sama lain. Jarak yang awalnya 5 cm sekarang menjadi 1 cm, Kyuhyun menggengam tangan Sungmin dan kembali memperkecil jarak diantara mereka.
Pandang mata mereka tidak terlepas sampai keduanya menutup mata bersamaan saat bibir mereka saling bersentuhan. Hujan tiba-tiba mengguyur bumi tapi sepertinya tidak mengganggu dua orang yang lagi berciuman dengan mesra dibawah payungan sayap Kyuhyun yang melindungi mereka dari guyuran hujan.
Kyuhyun memperdalam ciumannya dengan memeluk Sungmin sampai tiada jarak diantara badan mereka. Sungmin juga terbawa dengan suasana yang terjadi dan mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun.
'BRUAKKK'
Sebuah suara tidak elite mengganggu adegan mesra KyuMin.
"Aww… Hyukkie, menyingkir dari badanku." Teriak Donghae karena Eunhyuk menimpa badannya ketika jatuh.
"Mian, Hae…" Kata Eunhyuk sambil berdiri dan membantu Donghae.
"Kalian berdua, apa yang kalian lakukan disini?" Kata Kyuhyun kesal karena terganggu oleh EunHae.
"Mian, Kyu. Kami hanya mau melihat namjachingu mu saja kok, tidak ada niat untuk memvideo kalian." Kata Eunhyuk yang sukses membuat Kyuhyun menatapnya dengan tajam.
"Berikan Handycam kalian kepadaku sekarang." Kata Kyuhyun tajam sambil berjalan ke arah EunHae.
Eunhyuk dan Donghae hanya bisa pasrah menyerahkan Handycame mereka ke Devil Prince, Kyuhyun. Dan dalam hitungan detik Handycam itu sudah tidak bersisa karena dihancurkan oleh Kyuhyun. Eunhae yang melihat itu dengan cepat berdoa semoga nasib mereka tidak semalang Handycame mereka.
"Sekarang giliran kalian menerima hukuman dariku karena berani mengintip dan mengganggu kesenanganku." Kyuhyun menyeringai ke arah EunHae.
Baru saja Kyuhyun akan menghukum EunHae ketika Sungmin mengintrupsi gerakan Kyuhyun dengan memegang satu tangannya.
"Kyu, sudahlah. Sebaiknya kita pergi dari sini, aku sudah mulai kedinginan sekarang." Kata Sungmin.
Kyuhyun yang melihat seragam Sungmin yang sudah basah karena hujan akhirnya membatalkan niatnya menghukum EunHae. Dia akhirnya membawa Sungmin pergi dari atap.
"Kalian akan kumaafkan kalau kalian mencarikan handuk untuk namjachingu ku." Kata Kyuhyun meninggalkan EunHae yang segera mengikuti mereka.
.
Kibum sedang memeriksa laporan-laporan penting ketika melihat keponakannya masuk ke kantornya dengan sayap dibelakang punggungnya membuat Kibum hanya bisa geleng-geleng kepala.
"Kyu, mau berapa kali aku bilang jangan mengeluarkan sayapmu apabila kau sedang ada di bumi." Kata Kibum.
"Mian Hyung." Kata Kyuhyun sambil membacakan mantara sihir untuk menghilangkan sayapnya.
Begitu melihat sayap itu hilang Kibum kembali menyibukkan dirinya ke laporan-laporan yang berserak di mejanya. Dilihatnya Eunhae, masuk sambil membawa banyak handuk putih yang Kibum tahu pasti diambil diruang ganti.
"Untuk apa membawa handuk sebanyaknya itu, Hyung?" Tanya Kibum kepada Eunhae.
P.S: Disini Donghae merupakan anak dari paman Kibum. Umur Donghae lebih tua dari Kibum jadi Kibum memanggilnya Hyung.
"Untuk namjachingu Kyu." Kata Donghae singkat.
"Oh… Untuk Namjachingu Kyuhyun." Kibum baru akan mulai melanjutkan membaca laporannya ketika otaknya dapat memproses sepenuhnya perkataan Donghae.
"Mwo? Namjachingu Kyuhyun?" Kibum mengalihkan pandangannya ke Kyuhyun.
Matanya membulat melihat Sungmin sedang duduk disebelah Kyuhyun yang sedang berusaha menghangatkan badannya yang terlihat kedinginan karena baju seragamnya basah.
"Kyu, kau pacaran dengan Sungmin-sshi?" Kata Kibum tidak percaya.
"Ne Hyung, kami baru jadian tadi." Kata Kyuhyun sambil mengambil handuk yang dibawa EunHae.
"Heh… Jangan bilang kau memaksanya untuk jadi namjachingu mu, Kyu." Kibum memberikan tatapan tajam terbaiknya kepada Kyuhyun.
"Aniyo, aku tidak memaksanya kok. Kalau Hyung tidak percaya, Hyung tanya saja Eunhyuk dan Donghae mereka saksinya." Kata Kyuhyun sambil menunjuk Eunhyuk dan Donghae.
Eunhyuk dan Donghae yang merasa ditunjuk mulai gelagapan.
"Hyung, benar apa yang Kyuhyun katakan?" Tanya Kibum kepadang Eunhyuk dan Donghae.
"Ne Kibum-ya, Kyu tidak memaksa sama sekali." Kata Eunhyuk.
"Nah Hyung dengar sendiri kan. Oh ya Hyung, aku izin bolos yah hari ini." Kata Kyuhyun.
"Heh… Kau mau kemana memangnya pada jam sekolah seperti ini?" Tanya Kibum.
"Mau pacaran sama namjachingu ini." Kata Kyuhyun sambil memeluk Sungmin yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk.
Kegiatan Sungmin terhentik karena pelukkan Kyuhyun yang tiba-tiba. Sungmin berusaha melepaskan pelukkan Kyuhyun tapi percuma Kyuhyun tidak juga melonggarkan pelukkannya.
"Kyu, lepaskan pelukkanmu dan kalau kau mau membolos, kau bolos sendiri saja. Aku mau masuk kelas, ini hari pertamaku dan aku belum masuk ke kelasku untuk memperkenalkan diri." Kata Sungmin.
"Tidak bisa, aku bolos berarti kau juga harus bolos, Chagiya." Kata Kyuhyun sambil melepaskan pelukkannya dan menatap mata Sungmin.
Kyuhyun tahu Sungmin tidak akan berkutik apabila sudah bertemu pandang dengannya. Karena Kyuhyun dapat menebak Sungmin akan bertindak diluar pemikirannya disaat bertatapan matanya. Hal in I sudah dibuktikan waktu mereka berciuman di atap sekolah tadi.
"Jadi bagaimana Kibum Hyung, kau mengizinkanku atau tidak?" Tanya Kyuhyun tanpa melepas pandangannya dari Sungmin.
"Baiklah, aku izinkan Apabila Sungmin-sshi juga mau. Kalau Sungmin-sshi tidak mau, kau tidak ku beri izin bolos." Kata Kibum.
Kyuhyun menyeringai senang mendengar perkataan Kibum.
"Nah, Chagiya. Kau mau kan menemaniku bolos?" Tanya Kyuhyun sambil memandang lekat mata Sungmin.
"N-Ne." Kata Sungmin singkat membuat Kibum menatap Sungmin heran.
'Bukannya tadi dia bilang tidak mau bolos, kenapa sekarang malah menyetujui menemani Kyu bolos. Apa Kyu menggunakan sihirnya? Tapi itu tidak mungkin aku tidak merasa adanya aura sihir dari badan Sungmin.' Batin Kibum.
Kibum baru saja akan mengatakan sesuatu saat menyadari Kyuhyun dan Sungmin sudah lenyap dari ruangan itu, bahkan Eunhyuk dan Donghae yang tadi berada di dekat mejanya juga ikut-ikutan menghilang.
.
Kyuhyun dan Sungmin berada didalam mobil milik Kyuhyun atau lebih tepatnya milik Kibum tapi dipinjamkan ke Kyuhyun.
"Jadi kita mau kemana kita sekarang?" Tanya Sungmin karena dari tadi mereka hanya berputar-putar mengelilingi kota.
"Entahlah… Aku dari tadi mencari tempat makan, tapi tidak ada yang menarik perhatianku." Kata Kyuhyun.
"Kau lapar? Aku baru tahu Devil bisa lapar juga ternyata." Kata Sungmin.
"Ne… Tentu saja, semua makhluk hidup membutuhkan makanan. Pohon saja butuh makan apalagi kami bangsa Devil." Kata Kyuhyun.
"Kalau begitu lebih baik ke rumahku saja, aku akan membuatkan makanan untukmu." Kata Sungmin yang disambut anggukkan setuju dari Kyuhyun.
Setelah 20 menit perjalanan, mereka akhirnya berhenti di depan sebuah rumah mewah bergaya Eropa.
"Ini rumahmu?" Tanya Kyuhyun sambil memandang rumah yang ada dibalik pagar besi tinggi didepannya.
"Ne." Kata Sungmin.
'Maaf Tuan siapa? Dan ada keperluan apa?' Suara intercom didekat pagar membuat Sungmin membuka kaca jendela mobilnya.
"Ini aku Sungmin, tolong bukakan pintu pagarnya."
'Akan segera saya buka, Tuan Muda.' Kata suara di intercom itu.
Dan dalam beberapa detik pintu pagar terbuka. Kyuhyun langsung mengendarai mobilnya menuju ke depan rumah besar itu. Bisa di lihatnya banyak orang berpakaian seragam seperti pelayan sudah menunggu didepan rumah tersebut.
Kyuhyun memberhentikan mobilnya, dan dua orang laki-laki yang merupakan pelayan Sungmin membukakan pintu untuknya dan Sungmin.
"Selamat datang Tuan Muda, cepat sekali anda pulang?" Tanya Shindong yang berdiri didepan pintu.
"Ne... Aku di izinkan pulang cepat hari ini." Kata Sungmin berjalan masuk rumah dan tentu saja Kyuhyun berjalan disampingnya.
"Apa Tuan Muda Sakit?" Tanya Shindong khawatir.
"Aniyo, aku baik-baik saja. Hanya seseorang memintaku menemani nya bolos." Sungmin melirik Kyuhyun dari sudut matanya. Membuat Shindong tahu siapa yang dimaksud oleh Tuan Mudanya.
"Tuan muda? Apakah ini teman anda?" Tanya Shindong sambil melihat Kyuhyun dari bawah sampai atas.
"Aniyo." Kata Sungmin singkat membuat Shindong menunjukkan wajah bingungnya. Karena Shindong tahu bagaimana perilaku Sungmin yang tidak akan membiarkan orang yang bukan temannya masuk ke rumah itu.
"Jadi dia siapa anda, Tuan Muda?" Tanya Shindong kembali.
"Dia… Namjachingu ku, namanya Cho Kyuhyun." Kata Sungmin yang berhasil membuat Shindong menunjukkan wajah kaget nya.
"Minnie Chagiya, aku lapar. Ayo cepat buatkan makan untukku." Kata Kyuhyun manja.
"Ne, Kyu. Ayo kita ke dapur." Kata Sungmin sambil menarik Kyuhyun ke dapur meninggalkan Shindong yang masih berkaget-kaget ria.
.
Sungmin mebuatkan Kyuhyun paella, ketika paella matang. Kyuhyun langsung memakan semuanya tanpa sisa membuat Sungmin tertawa melihat kelakuan Devil nya itu. Sungmin mengambil panci paella yang sudah kosong dan piring yang dipakai oleh Kyuhyun dan mencucinya. Para koki yang berada diluar dapur karena tadi diusir Sungmin keluar karena mengahalainya memasak hanya berdoa semoga Sungmin tidak terluka saat masak, kalau sampai terluka bisa mati mereka dibunuh Siwon yang proctective terhadap Sungmin.
"Nih pencuci mulutnya." Sungmin meletakkan 2 buah crème brulee di atas meja dapur.
"Masikkun…" Kata Kyuhyun sambil tersenyum sangat manis, bukan Devil Smile yang selalu dia tunjukkan membuat wajah Sungmin memerah.
'Ck, kenapa aku wajahku memerah begini.' Batin Sungmin.
"Chagiya, ayo kita berpetualang." Kata Kyuhyun yang sudah menghabisakan crème brulee nya menarik tangan Sungmin berkeliling rumah Sungmin.
Dan entah waktu yang berjalan begitu cepat atau rumah Sungmin yang begitu besar tidak terasa waktu sekarang sudah menunjukkan pukul 05.00 PM. Walau sudah jam segitu tapi tampaknya Kyuhyun belum juga berniat pulang, membuat Sungmin berdoa semoga sepupunya, Siwon belum sampai di rumah itu sampai dia berhasil membujuk Kyuhyun pulang. Bisa gawat kalau Siwon tahu kalau Sungmin sudah punya namjachingu sekarang.
Setelah membujuk Kyuhyun selama 30 menit akhirnya Kyuhyun mau pulang juga walau dia harus merelakan ciuman keduanya diambil oleh Kyuhyun. Ketika melihat mobil yang dibawa Kyuhyun sudah menghilang dari pengelihatanya, Sungmin melangkahkan kakinya ke dalam rumah untuk mandi.
.
Paginya 06.30 AM
Siwon sedang memakan rotinya sambil memperhatikan Sungmin. Kemarin dia pulang tengah malam karena meeting sehingga belum sempat menanyakan hari pertama Sungmin di sekolahnya yang baru.
"Sungmin-ah, bagaimana hari pertama di sekolahmu kemarin?" Tanya Siwon.
"Menyenangkan, menyebalkan, dan mengejutkan." Kata Sungmin yang membuat Siwon tersenyum.
"Dari perkataanmu kau sepertinya suka disekolah itu." Kata Siwon menyimpulkan.
"Aku senang, tapi.." Perkataan Sungmin terhenti karena handphone nya bergetar tanda SMS masuk.
Sungmin mengernyitkan dahinya melihat nomor tidak dikenal yang terpapampang dilayar handphone nya. Sungmin membuka SMS singkat itu.
'Minnie Chagiya, kita berangkat sekolah bersama mulai hari ini. Dan sekarang aku sudah menunggu di depan rumahmu sekarang.'
Mata Sungmin membulat membaca SMS itu, tanpa diberitahu pun diyakin itu SMS dari Kyuhyun. Sungmin berdiri dari kursi dan berjalan menuju jendela. Dari sana Sungmin bisa melihat mobil Kyuhyun di depan pagar rumahnya. Karena tidak tega membuat Kyuhyun menunggu, Sungmin mengambil tas sekolahnya.
"Siwonnie Hyung… Aku pergi ke sekolah dulu ya." Pamit Sungmin pada Siwon.
"Kau tidak mau menghabiskan sarapanmu dulu, Sungmin-ah?" Tanya Siwon melihat Sungmin belum menghabiskan sarapannya.
"Aniyo… Aku bawa bekal ke Sekolah. Aku pergi dulu, bye Siwonnie Hyung." Kata Sungmin keluar dari ruang makan sambil berlari.
Siwon hanya menatap heran kepergian Sungmin, kemudian melanjutkan sarapannya yang tertunda kali ini sambil membaca Koran.
"Tuan Muda Siwon, kau mau ku ambilkan black coffe lagi?"
"Tidak usah, Shindong-sshi sebentar lagi aku juga mau berangkat." Tolak Siwon.
"Baiklah kalau begitu." Shindong baru akan meninggalkan Siwon ketika Siwon memanggilnya.
"Shindong-sshi kenapa kau masih disini bukannya Sungmin sudah berangkat ke sekolah?" Tanya Siwon baru sadar kalau orang yang seharusnya mengantar Sungmin masih berada dirumah.
"Ne, Tuan Muda Sungmin sudah ke berangkat ke sekolah. Tapi tadi Tuan Muda Sungmin bilang kalau saya tidak perlu mengantarnya ke sekolah hari ini." Jelas Shindong.
"Mwo? Jadi dia pergi ke Sekolah naik apa? Apa Sungmin jalan kaki?" Tanya Siwon beruntun.
"Aniyo… Tuan Muda Sungmin tadi dijemput seseorang." Kata Shindong.
"Seseorang? Temannya?" Tanya Siwon sambil melipat Koran.
"Aniyo, Tuan Muda Sungmin bilang orang itu Namjachingunya."
"Heh… Namjachingu? Kau jangan bercanda Shindong-sshi." Kata Siwo tidak percaya.
"Aku tidak bercanda Tuan. Kemarin Tuan Muda Sungmin sendiri yang memperkenalkan namja bernama Cho Kyuhyun itu sebagai namjachingunya. Bahkan Tuan Muda Sungmin masuk dapurdan menusir seluruh koki hanya untuk memasak sendiri makanan untuk namja itu. Bahkan saya juga melihat wajah Tuan Muda Sungmin memerah saat namja itu tersenyum padanya. Baru kali itu saya melihat wajah Tuan Muda Sungmin semerah itu." Jelas Shindong.
Siwon langsung shock seketika, mendengar perkataan Shindong. Bagaiman tidak Shock Sungmin baru masuk sekolah kemarin dan hari ini dia sudah punya Namjachingu. Dan dari cerita Shindong tentang perilaku Sungmin benar-benar membuatnya tambah tidak percaya. Selama 17 tahun, Siwon tidak pernah melihat Sungmin seperti itu kepada siapapun.
"Shindong-sshi siapkan mobilku sekarang dan telpon sekretarisku untuk membatalkan seluruh janji ku hari ini." Titah Siwon.
"Memangnya anda mau kemana Tuan Muda?" Tanya Shindong.
"Sekolah Sungmin, aku penasaran dengan namja bernama Cho Kyuhyun itu. Apa yang membuat sepupuku itu bisa menjadi namjachingunya dalam sehari." Kata Siwon sambil meminum black coffenya.
"Akan saya lakukan sekarang." Kata Shindong melakukan yang Siwon perintahkan.
.
Suju High School
"Henry kau benar merasakan aura aneh disekolah ini?" Tanya seorang namja kepada namja imut yang semobil dengannya.
"Ne, Mimi gege. Aku tidak mungkin salah, pasti mereka menyamar sebagai salah satu murid disini." Kata Henry menatap Suju High School.
"Baiklah, kalau begitu siapakan seluruh peralatan berburu kita. Kita akan mulai perburuan sekarang." Kata namja yang dipanggil Mimi atau bernama Zhoumi sambil tersenyum.
.
Berburu mereka mau berburu apa? Atau lebih tepatnya siapa yang mereka buru? Kita nantikan saja di chapter selanjutnya.
To Be Continued
Akhirnya chapter 3 selesai….
Oke, Author jelasin dulu kalau Umur Kibum dibawa Donghae dan Eunhyuk tapi karena Kibum punya IQ yang tinggi sama kayak Author *Author dilempar ke laut*. Kibum sudah menyelesaikan kuliahnya pada umur 15 tahun. Dan langsung di bekerjakan sebagai Kepala Sekolah karena kemampuannya.
Kemudian Author ucapkan banyak terima kasih bagi yang udah review, maaf kalau kesempatan kali ini Author gak bisa balas review dan maaf lagi kalau updatenya lama soalnya Author udah masuk sekolah Senin kemaren dan sebenernya baru mau update 2 minggu lagi karena Author harus TO minggu depan. Author langsung shock dengar kabar TO minggu depan, masa baru masuk langsung TO….*Author Tepar*
Tapi entah karena Author lagi beruntung atau apa, Sekolah Author diliburkan 2 hari mulai hari ini gara-gara guru lagi pelatihan. Jadi Author langsung begadang nulis nih FF gaje supaya para readera tidak menunggu lebih lama…
Oke pemberitahuan mungkin Chapter 4 nya akan Author update sekitar tanggal 22 Januari setelah Author selesai TO, dan bagi para readers do'ain Author yah supaya Author bisa ngerjain TO nya.
Oke Akhir kata, PLEASE REVIEW….
