"Love Two World"

Member SUPER JUNIOR © Milik diri mereka sendiri, orang tua, dan Tuhan Yang Maha Esa

Story © Ichika Shirohime

Pairing: KyuMin

Genre: Romance/Fantasy/Friendship

Rated: T 'aman'

Warning: OOC, AU, Typo(s), alur kecepatan, gaje, dst, dsb.

Chapter 4:

Sungmin dan Kyuhyun keluar dari mobil mereka yang sudah terparkir di parkiran khusus mobil Suju High School. Dan Kyuhyun langsung berjalan disebelah Sungmin dan memegang tangannya seolah-olah takut Sungmin akan pergi dari sisinya. Sungmin hanya bisa merona, bagaimana tidak merona kalau Kyuhyun memegang tangannya di hadapan seluruh murid Suju High School.

"Kyu, lepaskan tanganku. Kau tidak lihat seluruh orang sedang menatap kita sekarang." Kata Sungmin dengan wajah tertunduk.

"Biarkan saja." Kata Kyuhyun singkat dan semakin erat memegang tangan Sungmin.

Sungmin menatap Kyuhyun sekilas sebelum menundukkan kepalanya lagi untuk menyembunyikan wajahnya. Kyuhyun membawa Sungmin menuju ke kelasnya, disepanjang koridor mereka tetap menjadi pusat perhatian dari seluruh orang begitu juga dua orang namja yang baru saja berpapasan dengan mereka, Yesung dan Ryeowook.

"Minnie Hyung…" Panggil Ryeowook yang membuat Sungmin berhenti berjalan.

Kyuhyun yang juga mendengar nama namjachingunya dipanggil pun ikut berhenti dan melihat siapa orang yang memanggil Sungmin.

"Wokkie.." Kata Sungmin sambil tersenyum kepada Ryeowook.

Ryeowook segera berlari menuju Sungmin sambil menarik Yesung.

"Minnie Hyung, kemarin Hyung kemana? Aku mencari Hyung kemarin dikelas tapi Hyung tidak." Kata Ryeowook dengan wajah kesal.

"Mian Wokkie, kemarin aku pulang cepat." Kata Sungmin.

"Pulang cepat? Apa Hyung sakit? Tapi badan Hyung tidak panas?" Tanya Ryeowook sambil meletakkan dahinya di dahi Sungmin.

Sepertinya Ryeowook tidak menyadari kalau perbuatannya itu membuat Kyuhyun kesal bukan main. Yesung yang mulai merasakan aura membunuh dari Kyuhyun dengan segera menarik Ryeowook dari Sungmin.

"Yesungie Hyung, kenapa menarikku?" Tanya Ryeowook kepada Yesung yang sekarang memelukknya dari belakang.

"Aku tidak mau sesuatu yang buruk menimpamu hari ini." Kata Yesung.

"Heh… Sesuatu yang buruk? Aku tidak mengerti yang apa yang kau maksud Hyung. Ah… Apa jangan-jangan Hyung cemburu melihat aku perhatian dengan Minnie Hyung?" Tanya Ryeowook sambil tersenyum-senyum.

"Aku tidak akan cemburu kalau kau berdekatan dengan Sungmin, karena aku tahu rasa cintamu hanya untukku. Tapi sepertinya orang yang dibelakang Sungmin tidak menerimanya." Kata Yesung sambil menunjuk Kyuhyun dengan dagunya.

Ryeowook melihat arah yang ditunjuk oleh Yesung, dan sepertinya Ryeowook baru ingat akan keberadaan Kyuhyun disana. Ryeowook segera mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun sebelum bertemu mata dengan Kyuhyun. Sekarang mata Ryeowook malah tertuju pada tangan Kyuhyun dan Sungmin yang saling berpegangan.

"Minnie Hyung… Apa kalian?" Tanya Ryeowook yang terus memperhatikan tangan kedua orang tersebut.

Sungmin yang menyadari apa yang dilihat oleh Ryeowook, hanya tersenyum kecil.

"Seperti yang kau lihat Wokkie." Kata Sungmin.

"Sejak kapan?" Tanya Yesung yang rupanya ikut penasaran.

"Kemarin. Ayo Minnie Chagi, sebaiknya kita ke kelas sekarang." Kata Kyuhyun menarik Sungmin meninggalkan YeWook yang masih terdiam.

"Wokkie-ah, Yesungie Hyung. Aku ke kelas dulu." Kata Sungmin sebelum menghilang dibalik koridor bersama Kyuhyun.

"Yesungie Hyung, ini mimpikan?" Tanya Ryeowook sambil memandang ke koridor tempat Sungmin menghilang.

"AUWW…" Ringis Ryeowook ketika Yesung mencubit pipi kanannya.

"Kenapa kau mencubit pipiku, Hyung?" Tanya Ryeowook tidak terima pipinya di cubit.

"Aku hanya membuktikan apa yang kau lihat itu bukan mimpi, Chagiya." Kata Yesung yang mengelus pipi Ryeowook yang baru di cubitnya. Ryeowook hanya diam mendengar perkataan Yesung dan membiarkan Yesung mengelus pipinya.

.

Sungmin dan Kyuhyun sudah sampai didepan kelas mereka, kelas 2-1. Beberapa siswa yang ada dikelas itu segera meninggalkan kelas setelah melihat Kyuhyun. Sehingga disana hanya tersisa KyuMin dan 2 orang namja sahabat Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae.

"Pagi Kyu." Sapa Donghae melihat Kyuhyun yang berjalan ke mejanya.

"Pagi… Kalian sedang mengerjakan apa?" Tanya Kyuhyun melihat Eunhyuk sedang serius menulis.

"PR Matematika, kami lupa mengerjakan nya semalam jadi baru mengerjakannya sekarang." Kata Eunhyuk tanpa mengalihkan pandangannya dari buku tulisnya.

"Pasti kalian semalaman nonton video lagi kan." Kata Kyuhyun bosan yang hanya dibalas Eunhae dengan senyuman.

"Kyu…" Panggil Sungmin yang masih berdiri didekat pintu masuk kelas.

Kyuhyun yang mendengar itu mengalihkan pandangannya ke Sungmin. Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin yang sepertinya sedikit malu bertemu dengan EunHae karena kejadian diatap sekolah kemarin.

"Minnie Chagi, kenapa kau berdiri disana? Kemarilah, kau duduk sebangku denganku sekarang." Kata Kyuhyun menunjuk kursi kosong disebelahnya.

Selama ini Kyuhyun duduk sendiri karena tidak ada siswa yang berani duduk dengannya. Sebenarnya banyak yeoja yang ingin duduk sebangku dengannya tapi Kyuhyun selalu menolak karena para yeoja itu selalu berisik apabila duduk disampingnya.

Sungmin berjalan pelan ke kursi barunya, baru saja Sungmin meletakkan tasnya diatas meja dan ingin duduk dikursinya Kyuhyun sudah menariknya hingga terduduk dipangkuan Kyuhyun.

"K-Kyu…" Kata Sungmin gugup.

"Sampai masuk kau duduk dipangkuanku saja." Kata Kyuhyun sambil menunjukkan Devil Smile nya.

Sungmin hanya mengangguk singkat, Kyuhyun melingkarkan tangannya dipinggang Sungmin agar Sungmin tidak jatuh. Sungmin yang awalnya gugup karena baru pertama kali diperlakukan begitu oleh seseorang sekarang mulai menyandarkan kepalanya dipundak Kyuhyun.

"Hae… Coba kau juga bersikap seperti itu." Kata Eunhyuk yang rupanya sudah selesai mengerjakan PR nya melihat KyuMin moment.

"Jadi kau mau aku perlakukan begitu, Chagiya?" Tanya Donghae sambil tersenyum.

"Ne, Siapa yang tidak mau diperlakukan begitu." Kata Eunhyuk dengan wajah merah.

"Kalau begitu, sini." Donghae menepuk kakinya.

Eunhyuk segera menghampiri Donghae dan meniru KyuMin couple. Tanpa mereka sadari banyak siswa yang menatap mereka iri dan para siswi yang merupakan fans Kyuhyun sudah pingsan massal karena melihat idolanya bermesraan. Sedangkan para fujoshi segera mengabadikan moment itu.

.

Dua orang namja memperhatikan Suju High School dari mobil mereka dengan teropong yang ada. Dapat dilihat teropong yang mereka gunakan itu bukan teropong biasa karena teropong itu bisa memberitahu objek yang dilihatnya itu target mereka atau tidak.

"Kau mendapatkan target kita, Mochi?" Tanya Namja Zhoumi.

"Aniyo Mimi gege, aku bisa merasakannya tapi alat pelacak ini sama sekali tidak menemukan target kita." Kata Henry kesal dan melepaskan pandangannya dari teropong yang dipakainya.

"Kalau begitu tidak ada cara lain kita harus masuk dan memeriksa sekolah ini." Kata Zhoumi.

"Caranya?" Tanya Henry.

"Kita menyelinap lewat hutan yang ada dibelakang Sekolah ini." Kata Zhoumi menghidupkan mobilnya dan menjalankan mobilnya ke belakang Suju High School.

"Terus?" Tanya Henry lagi.

"Kita akan memantau dari hutan itu. Jangan lupa bawa senjata kita." Kata Zhoumi mengingatkan.

Henry segera mengambil pedang dan pistol yang ada dijok belakang mobil. Zhoumi memarkirkan mobilnya tepat dibelakang Suju High School. Zhoumi turun dari mobil di ikuti Henry, Henry menyerahkan pedang ditangannya ke Zhoumi. Kemudian mereka masuk ke hutan itu.

Zhoumi dan Henry naik ke dahan pohon kemudian meloncat ke dahan pohon yang lain bagaikan ninja. Tapi mereka berhenti karena merasakan kehadiran orang lain didekat mereka. Henry memejamkan matanya kemudian dengan mantap membidik sebuah pohon dan menembaknya.

'DORRRR…'

Suara tembakan itu membuat burung-burung yang bersarang di pohon-pohon terbang melarikan diri. Henry menatap pohon yang ditembaknya itu dan keluarlah seseorang dari belakang pohon tersebut.

"Aku kira siapa yang diam-diam memasuki wilayahku, rupanya dua orang Devil Hunter." Kata sosok itu yang tidak lain adalah Kepala Sekolah Suju High School, Kim Kibum.

"Siapa kau? Bagaimana kau bisa tahu tentang kami? Hanya orang tertentu yang bisa tahu tentang kami yaitu sesama Devil Hunter atau musuh kami, Devil. Dan sepertinya kau masuk golongan kedua." Kata Zhoumi.

Kibum hanya menanggapi pertanyaan itu dengan Killer Smilenya. Membuat Zhoumi yakin dia tidak perlu menanyakan lebih lanjut siapa orang yang ada di hadapannya. Zhoumi mengeluarkan pedang dari sarungnya, dan bersiap menyerang Kibum. Kibum hanya menatap Zhoumi tanpa minat, dan ketika Zhoumi menyerangnya Kibum dengan mudah bisa menghindar dari serangan itu.

Pedang Zhoumi tidak sekalipun berhasil mengenai Kibum, membuat Zhoumi kesal. Henry yang melihat partner nya mulai terdesak mengarahkan pistolnya ke arah Kibum. Henry membidik sasarannya dengan sangat akurat, dan ketika pelatuk ditarik oleh Henry. Peluru merah dari pistol itu berhasil mengenai tangan kiri Kibum sehingga Kibum sedikit kehilangan konsetrasinya.

Zhoumi yang melihat hal itu tidak mensia-siakan kesempatan itu dan mulai menyerang kembali. Kibum mulai kewalahan melawan nya, hingga sebuat sayatan pedang Zhoumi menggores lengan kanannya dan Kibum tersungkur ditanah.

Zhoumi mulai melancarkan serangan terakhirnya ke Kibum tapi serangannya terhenti karena sepasang sayap kelalawar melindungi Kibum. Zhoumi melompat mejauh dari bungkusan sayap kelalawar itu, dan berdiri disamping Henry.

"Beraninya kalian melukai ku. Kalian akan mendapatkan akibatnya." Kata Kibum dengan nada datar.

Zhoumin dan Henry yang mendengar suara datar tersebut mulai merasakan aura membunuh yang kuat. Ketika sayap kelalawai itu membuka dan memperlihatkan sosok Kibum yang sudah berubah 360 derajat. Kulit putihnya berubah menjadi berwarna merah, dan sebuah tanduk kokoh terlihat di dahinya. Baju yang awalnya berupa setelan jas berubah menjadi seperti pakaian kerajaan.

Zhoumi dan Henry terbelak melihatnya, yang sekarang berada dihadapannya bukan Devil biasa yang sering mereka hadapi. Kelas Devil yang ada dihadapan mereka sekarang adalah Devil Kerajaan yang kuat. Menyadari kenyataan itu Zhoumi berusaha membawa Henry kabur dari sana secepatnya. Zhoumi segera berlari sambil menarik Henry, tapi Kibum tidak membiarkannya dia terbang mengejar dua orang Devil Hunter itu dan menyerang menggunakan bola api. Bola api itu sedikit mengenai Henry dan dalam beberapa detik kulit Henry yang tersentuh bola api itu mengalami luka bakar yang cukup serius. Zhoumi yang melihat Henry mulai meringis kesakitan menambah kecepatan larinya dan ketika dia melihat mobilnya, Zhomi memotong pohon di kiri dan kanannya untuk menghambat Kibum. Zhoumi segera memasukkan Henry ke mobil dan pergi meninggalkan Kibum yang menatap mobil mereka dari kegelapan hutan.

Kibum merubah penampilannya menjadi manusia, dan akan pergi dari tempat itu dan ketika Kibum berbalik dia melihat seorang namja yang memandangnya dengan intens.

.

Siwon menyetir mobilnya dengan santai menuju sekolah sepupunya dengan santai, tapi baru disadarinya dia lupa menanyakan alamat sekolah sepupunya pada Shindong. Siwon hanya pasrah dengan memutar-mutar jalan yang menurut hatinya jalan menuju sekolah sepupunya, Sungmin. Sepertinya Siwon lupa kalau dia punya hp yang bisa digunakan untuk menghubungi Shindong.

Siwon mengerem mobil di belakang mobil merah yang diparkir sembarangan dijalan sempit dan sepi sepreti ini yang mengganggu jalannya. Siwon baru akan memundurkanmobilnya ketika mendegar suara tembakan dari dalam hutan. Siwon yang penasaran keluar dari mobilnya, dan menggunakan mantra untuk membuat mobilnya tidak terlihat. Walau sudah belasan tahun Siwon tidak menggunakan sihirnya karena berada di dunia manusia dan takut Sungmin mengetahui kebenaran tentang siapa mereka, Siwon masih fasih melafalkan sihirnya.

Ketika mobilnya sudah menghilang Siwon melangkahkan kakinya ke hutan itu. Dan dapat Siwon lihat 2 orang namja sedang bertarung sengit, dan seorang namja yang sedang mengarahkan pistolnya ke salah satu dari 2 namja yang sedang bertarung itu. Siwon dapat melihat peluru itu berhasil mengenai salah seorang namja dan namja lainnya segera menyerang namja yang terluka itu sampai namja itu jatuh tersungkur di tanah.

Namja itu mengayunkan pedangnya untuk menghabisi namja yang tersungkur itu, Siwon baru akan menyelamatkan namja tersebut ketika matanya menangkap sepasang sayap muncul dari punggung namja tersebut. Dan ketika sayap itu terbuka bisa dilihat perubahan fisiki yang terjadi pada namja tersebut. Shock, itu lah yang dirasakan Siwon sekarang.

Siwon segera mengejar namja yang sedang mengejar dua namja yang melukainya tadi, Siwon akhirnya berdiri dibelakang namja yang sedang menatap kedua namja yang sudah pergi menggunakan mobil. Dan ketika namja itu berbalik dan melihatnya, rasa terkejut bisa dilihat Siwon dari raut wajahnya.

"Kau siapa?" Tanya namja itu.

"Siwon, Choi Siwon. Kau siapa?" Siwon balik bertanya pada namja itu.

"Kibum, Kim Kibum." Kata Kibum singkat.

"Nama yang bagus, apa seluruh Bangsa Devil mempunyai nama sebagus itu?" Tanya Siwon yang berhasil membuat Kibum kaget.

"K-kau.." Kibum mulai terbata-bata dalam berbicara.

"Kau mau bilang kalau aku melihat wujud aslimu tadi. Ya, aku melihatnya tapi kau tidak perlu khawatir anggap saja aku hanya tidak sengaja lewat." Kata Siwon yang berjalan kearah Kibum.

Kibum hanya terdiam, dia bingung bagaimana dia harus bertindak sekarang. Dia tidak pernah memikirkan bahwa akan ada manusia yang akan melihat wujud Devilnya.

"Kau tidak perlu khawatir seperti itu, aku bukan dari bangsa manusia." Kata Siwon yang berhasil membuat Kibum kaget untuk sekian kalinya.

Siwon membaca sebuah mantra yang membuat pohon yang tadi ditebas oleh dua orang namja tadi kembali tersambung tanpa ada bekas sayatan sedikit pun. Sepertinya Siwon melakukan itu untuk meyakinkan Kibum tentang kenyataan dirinya bukan manusia.

"Kalau begitu kau dari bangsa apa? Sihir yang kau gunakan hampir mirip dengan sihir yang bangsa kami gunakan." Tanya Kibum.

"Apa kita bisa membicarakannya ditempat yang lebih tepat?" Siwon balik bertanya kepada Kibum

"Baiklah, kita cari café didekat sini." Kata Kibum.

"Oke, ayo ke mobilku." Ajak Siwon sambil melepaskan mantra yang menyelimuti mobilnya dan mereka pun pergi ke café yang ada didekat sana.

.

Zhoumi memandang Henry yang terbaring lemah di apartement nya karena luka bakar ditangannya. Ini semua karenanya coba mereka menganalisis terlebih dahulu tentang Devil yang mereka hadapi itu. Henry tidak mungkin akan terluka sekarang.

'Sepertinya tidak ada cara lain selain menghancurkan mereka semua sampai ke akar-akarnya supaya tidak ada lagi yang bernasib seperti Henry. Cukup Henry saja jangan ada yang lain.' Batin Zhoumi.

Zhoumi membuka laci disebalah tempat Henry terbaring dan megambil sebuah benda seperti kapsul berukuran besar.

"Dengan ini bangsa Devil akan musna untuk selamanya." Kata Zhoumi pelan sambil memandang langit dari apartement nya itu.

Apa yang sebenarnya akan Zhoumi lakukan? Apa dia akan memuskan seluruh orang yang ada di Suju High School? Kita lihat saja di chapter selanjutnya.

To Be Continued

Akhirnya beres chapter 4, Author minta maaf kalau KyuMin moment disini sedikit soalnya Author lagi galau sekarang. Gara-gara TO kemaren yang Author yakin nilai Author bakalan do re mi…TT^TT

Ya sudah lah tidak usah dipikirkan, Author balas dulu Review chapter kemaren.

Rima KyuMin Elf : Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

Sung Hye Ah: Iya tuh padahal kan Minnie Oppa hanya milik Author…*Author ditendang VitaMin* Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

Yuminnie: Soalnya kalau sayap warna hitam udah biasa, Author mau coba yang kreasi baru pakai sayap kelalawar….XD Soal Minnie akan terjawab di chapter selanjutnya…. Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

Lee Eunhee: Rahasia yang akan terjawab di chapter depan… jadi harap ditunggu yah.^^

Hyeri: Jawabannya udah ada diatas…^^

Chikyumin: Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

KyuHyunJiYoon: Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan... TO Author berjalan lancar kok saking lancarnya Author ngawur jawabnya….T_T

Princess kyumin: Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan... Tenang aja Author gak suka Sad Ending jadi udah pasti Happy Ending.

honey26: Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

EvilBungsu KyuminBaby137: Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

stevanie7227: Thanks Stevannie..^^ Jawabannya ada diatas… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

isme: Jawabannya ada diatas dan untuk jawaban pertanyaan lainnya akan dijawab di chapter berikutnya… Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

MinnieGalz: Ini udah dilanjutin… ^^ Maaf kalau tidak memuaskan...

Shywona489: TO= Try Out, Thanks Shywona… Maaf lw lama Update nya…

Oke balas review beres, Author pamit dulu yah kalau banyak yang review chapter ini Author bakal Update kilat untuk chapter selanjutnya yang merupakan LAST CHAPTER…^^

Akhir kata PLEASE REVIEW