Chapter 3! :3

Oke, siap?

Enjoy~.


Belphegor/Hibari


"Pagi Kyoya Hibari~. Ushishishi~." sapa cowok tinggi dengan mata yang tertutup poninya. Tak lupa, sebuah tiara bertengger diatas kepalanya.

Kyoya Hibari, teman sekaligus ketua prefek sekolah Namimori, hanya menatap dirinya tajam. Dengan mata abu-abunya yang selalu terlihat dingin.

"Mau apa kau, herbivora?" tanya Hibari. "Keluar dari ruanganku."

"Pangeran bukan herbivora. Tapi omnivora tahu. Shishishi."

Bel pun merasakan lagi. Sebuah death glare dari temannya seusai ia berkata seperti itu.

"Jangan galak-galak gitu dong, Hibari. Pangeran kan hanya numpang main. Shishishi." jawab Bel sambil nyengir.

Si pemilik rambut hitam kelam itu tetap melihat Bel dengan tatapan glare andalannya.

"Keluar." pintanya simpel.

Begitulah Hibari.

Si ketua prefek berkulit putih pucat yang cantik, tapi sayang ia galak, tegas, dan jutek pula. Suka bawa-bawa tonfa lagi. Untuk menghajar murid yang berani melanggar aturan sekolah.

Gila ya. Berani sekali.

Bel adalah salah satu murid yang berani bergaul dan main-main dengan Hibari, yang terkenal sebagai karnivora Namimori dan killer banget.

Dan juga orang yang berani menyangkal perkataan 'Herbivora' nya dengan kalimat 'Omnivora'.

"Shishishi. Aku datang kepagian nih, jadi bosan. Numpang ya disini~."

"Tidak."

"Ya."

"Tidak."

"Iya."

"Keluar."

"Aah Hibari, kau tidak asyik."

"Masa bodoh."

"Pangeran itu asyik, shishi~."

"Aku tidak peduli."

Bukannya merasa jengkel atau gimana, Bel malah mengeluarkan ketawa khasnya yang menyebalkan. Ber 'shishishi' ria disitu. Hingga malah membuat Hibari, yang sedang menyelesaikan lembaran-lembaran dimejanya sedikit pusing. Dan gondok.

"Belphegor."

"Shishishi. Ya?"

"Kamikorosu..."

"Huh? Kami kurus?" cengirnya sambil mengubah kalimat favorit temannya. Lalu ia cekikikan. Sengaja untuk membuat Hibari jengkel.

"Ushishishi~." tawanya. "Kau tidak bisa mengusir pangeran."

Benar saja, Hibari mulai jengkel. Ia hendak mengeluarkan tonfa nya. Sampai akhirnya, bunyi tanda masuk kelas pun terdengar. Memberitahukan para siswa untuk segera masuk dan mengikuti pelajaran. Namun itu tidak berlaku untuk Hibari.

"Tanda masuk kelas sudah berbunyi. Herbivora, keluar sana."

"Shishishi."

Sebelum keluar ruangan, Bel mendekati Hibari. Dan, dengan mudahnya, mencium pipi kanan si karnivora Namimori. Lalu segera kabur dari situ.

"Semoga kecupan dari pangeran bisa mencerahkan mood mu. Ushishishi~. Bye-bii~."

Bel menutup pintu ruangannya dan pergi. Daripada habis dipukul tonfa.

Hibari masih terdiam mematung dikursinya.

"Dasar Bel. Kamikorosu..." ucap Hibari pelan. Sambil blushing.


Next chapter:

Belphegor/Squalo :3

So, review? But no flame, okay? :D