Pairing: Naruto U&Hinata H

Rated: T

Judul:LOVE STORY HINATA

Genre: Romance

MAAF KALAU GAJE,OOC

JAWAB RIV
ya benar ini dari komik boyfriend,saya penggemarnya.
tapi sangan cap selanjutnya belum dibuat.
maaf kalau saya ngambil dari komik.

Oke selamat membaca


"ini memalukan cepat turunkan aku!"minta hinata sambil memukul pundak naruto

"..."naruto hanya diam dan berjalan

"hei,dengar tidak!"tanya hinata yang sudah mulai emosi

"sekarang lagi di koridor,jadi tidak ada yang lihat"kata naruto sambil berhinti

"huwa!"teriak hinata yang di anggkut oleh naruto
naruto mengangkut hinata dan menurunkannya.

"eh?"

"..."

"..."

"jadi,kamu akan berusaha...cepat masuk sana"perintah naruto sambil mendorong hinata.

"ke-kenapa kau bicara seperti itu?"tanya hinata.

"..."naruto hanya diam dan berjalan.

"dan?dia gak mau masuk?ya?"gumam hinata

DEG DEG DEG

'kenapa aku begitu sakit?'inner hinata sambil memegang dadanya.
hinata kemudian berjalan kearah kelas

"hinata"teriak seluruh siswa.

"kemana saja kamu?kamu gak apa-apa?"tanya kiba panik.
"apa kamu ke ruang uks?"lanjut kiba.

"kenapa?kenapa?hinata,kau tersesat"tanya siswi(kita tidak kasih nama saja ya).

"oh..."

"kami khawatir denganmu loh"kata siswi

"i-iya maaf"kata hinata sambil memainkan jarinya.

"hei,kembali belajar"kata kakashi sambil membaca novel hentai yang disampul.

"ya,pak"jawab hinata sambil yang langsung berjalan kearah kursinya.

"hinata-cha,hinata-chan!"panggil kiba sambil menyolek tangan hinata.

"wah!"gumam hinata yang tangannya di tarik oleh kiba.

"lain kali kalau mau keluar,ajak aku ya?"minta kiba sambil mendekatkan mukanya ke muka hinata.

"kiba-kun kau terlalu perhatian"jawab hinata sambil menjauhkan diri dari kiba.
'syukurlah aku kembali'inner hinata sambil duduk.

"pssss pssss"

"ada yang sudah bisa nomor dua?"tanya kakashi
"ini soal kelas satu yang sering kalian kerjakaan,gampangkan?"lanjut kakashi sambil menunjuk soal nomor dua.
baiklah,soal ini akan dijawab oleh..."

'aku belum bisa!'inner hinata.

"temari saja..."kata kakashi sambil menunjuk kearah siswi itu.

"baik"jawab siswi itu.

"yak,benar!"kata kakashi yang melihat pekerjaan temari.
"oke,jumat nanti kita tes tentang soal seperti ini"lanjut kakashi sambi membereskan bukunya.
"kalau kalian belajar pasti nanti bisa"lanjut kakashi.

'apa yang harus kulakukan?'inner hinata kaget.

SKIP

"duluan ya hinata!aku mau ke club ku"kata sakura sambil melambaikan tangan.

"ya,berusaha ya"

PERPUS

'apa teman-teman akan menertawakanku?'inner hinata dengan lemas.
'dan juga mereka akan tahu kalau aku sudah sering absen di sekolah?'
"tidak,aku tidak ingin mereka tahu"gumam hinata sambil mengenggam buku.
'aku masih punya tiga hari...aku harus berusaha'inner hinata sambil belajar.

naruto tak sengaja melihat hinata yang sedang belajar.
naruto mulai berjalan melewati hinata.

"gak bisa,aku sama sekali tidak mengerti...mungkin,ada buku referensilain"gumam hinata sambil mencari buku.
'apa yang harus kulakukan...tesnya harus gimana'inner hinata yang mulai menangis.
"aku masih belum ingin menyerah"gumam hinata sambil menangis.

hinata tidak sadar kalau naruto mendekatinya.

'ugh!kenapa cowok ini ada disini!'inner hinata yang sudah mulai sadar akan keberadaan naruto.

"kamu mengganggu"kata naruto sambil menyenderkan tangannya ke rak buku.

"..."hinata hanya diam dan mulai berdiri.

BUMP

FLAP FLAP FLAP

tak sengaja hinata menjatuhkan kertas yang dibawanya.
hinata mulai mengambil kertas-kertasnya yang tadi terjatuh.

"matimatika?"tanya naruto sambil membantu hinata.

"ah!"hinata hany bisa terkejut melihat naruto yang dingin membantunya.

"apa karena kamu gak bisa matimatika,kamu jadi nangis?"tanya naruto sambil tersenyum meremehkan.

"..."hinata hany diam dan mulai berjalaan kemeja yang tadi dia duduki.
"apa?"tanya hinata sambil duduk.

"aku gak mengerti apa yang kau katakan"kata naruto sambil duduk di belakan hinata.

"tolong jangan ribut"perintah pengewas perpus.

hinata dan naruto mulai belajar.
sekali-kali hinata menangis,sakali-kali tersenyum.

"si adik keluar rumah dengan jalan kaki,6 menit kemudian si kakak menyusul dengan sepeda"
"kalau adik bisa berjalan 50 meter per menit dan kakak 200 meter per menit"
"dalam berapa menit si kakak bisa menyusul adiknya?"
uhhmmm...6 menit"kata hinata.

"2 menit"ujar naruto bosan.

"karena kau,aku jadi gak bisa konsen diam saja!"perintah hinata.

"bukan...itu soal saja dengan suara sekeras itu"jawab naruto cuek.
"itu soal saja jawabnya...kamu kerjakan terus soal itu,tapi masih belum mengerti"kata
naruto sambil membalikan badan dan melihat hinata dengan tatapan mengejek.
"apa aku"kata naruto sambil berdiri dan berjalan kearah hinata.
"perlu mengajarimu caranya?"lanjut naruto.

"hah?gak usah!gak usah pedulikan aku"jawab hinata sambil menulis.
"jadi,2menit akan...hah?kenapa ya?"tanya hinata sambil meletakaan tangannya di dagu.

"kan aku sudah bilang...kamu harus pakai rumus"kata naruto sambil melihat kertas hinata.

"eh?"

"jadi buat apa kau pakai x?"tanya naruto.

"..."hinata tidak bisa menjawab.

"makannya dengar kan aku...kamu harus pakai hipotesis langsung hitung liner"kata naruto.

"kamu gak bercanda kan?"tanya hinata yang masih tidak percaya seorang uzumaki mengajarkannya.
"hanya karena itu,aku gak akan bilang terimakasih"lanjut hinata sambil menulis ajaran naruto.

"ya...aku gak merasa kamu bodoh,cuman menarik saja"

ya naruto dan hinata terus belajar dengan seriu.
kadang hinata membuat naruto pusing karena gak faham-faham.

"disini"kata naruto.

"..."hinata hanya diam dan melihat yang ditunjuk naruto.

"awalnya adalah x"
"mereka akan melewati jalan yang sama kan?tapi si adik cuman berjalan 50 meter"
"hitungannya tinggal cari x yang sama untuk keduanya...jawabannya 2 menit"jelas naruto.

'jadi bengini caranya'inner hinata sambil melihat catatan yang ditulis naruto.

"soal nomor tiga juga mirip,kau pasti bisa"kata naruto sambil pergi ketempat duduknya.

"o-oke"jawab hinata dengan muka yang merah.
"eh?sebentar,ini harus diginikan lalu..."kata hinata sambil berpikir yang membuat naruto balik ke arah hinata

"hmmmm" kata naruto di belakang hinata sambil melihat soal yang tadi di tulis hinata.

"aku mengerti!"gumam hinata sambil mengangkat kepala
yang membuat kepalanya terbentur dengan dagu naruto.

"aduh"gumam naruto sambil memegang dagunya.

"aku mengerti sekarang"kata hinata sambil memegang kepalanya.

"hahaha...orang bodoh memang tidak pernah lelah"tawa naruto.

'wow...dia tertawa'inner hinata

DATER
suara bangku yang ditarik naruto ke meja hinata.

"jangan hanya pakai kepalamu untuk menjawab"kata naruto sambil menaruh bangku ke sebelah bangku hinata.
"bagi pensil berdasarkan jumlah anak,dan kau akan memberikan 5 pensil..."lanjut naruto sambil duduk dan melihat buku hinata.
aku kan sudah bilang"lanjut naruto sambil menunjuk soal yang salah.

"eh?"

naruto mulai menjelaskan soal yang tadi salah.
kadang hinata tidak terima jawaban yang dibikin di hapus bersih oleh naruto.
terus naruto menjelaskan sampai di buat gila oleh hinata.
hinata hanya mendengarkan dengan serius,dan sekali-kali dengan muka yang merah.
karena muka naruto sangat dekat waktu menjelaskan.

"aku berhasi?"kata hinata sambil meletakan pulpennya.

"hmmm,kalau gitu,kutandai"ujar naruto sambil menandai soal-soal yang di buat hinata.

"iya"jawab hinat lemas.

"berusahala"kata naruto sambil menaruh buku ke kepala hinata.

TEMPAT TINGGAL HINATA.

"hijiki,kau pulang telat"kata wanita tua.
"kamu baru mulai sekolahkan?lebih baik kau enggak usah memaksakan diri"lanjut sang nenek sambil meminum teh.

"mmm...tenang nek, teman-teman baik samaku"kata hinata sambil berdiri.
"aku bakalan suka sama sekolah ini kok"lanjut hinata sambil tersenyum.

KE ESOKAN HARINYA.

"ukh,tunggu...tidak!gak bisa selesai nih!"gumam hinata sambil merenggangkan badannya yang pegal
"aduh"

"berusahalah"

BLUSH
hinata yang mengingat pesan dari naruto langsng berwajah merah.

"whoa whoa"teriak hinata.
"eits!itu cuman kata semangat kok!"gumam hinata sambil menutup mulutnya.

hinata akhirnya beranjak dari tempat tidurnya ke meja belajar.
dia mencari-cari buku yang kemarin dia kerjakan.

'kerjakan ini'tulisan tangan naruto.

"oke"gumam hinata sambil tersenyum dengan muka yang merah.

SEKOLAH

"baiklah kalian boleh mulai"!"kata kakashi sambil membaca bukunya.

"wow!benar-benar sama dengan soal yang kukerjakan kemarin"gumam hinata sambil meliha-lihat soal
yang dikasih sama kakashi si guru mesum.
'hebat...kali ini aku pasti bisa'inner hinata sambil tersenyum yang langsung mengerjakan soa-soalnya.

"..."naruto cuman melihat hinata dari arah belakang dengan tatapan bosan.

SKIP

"aku kembalikan tes kalian"kata kakashi sambil berdiri.

'kami akan tahu hasilnya'inner hinata.

"ada soal yang susah?"

"nilai rata-rata 65"ya begitulah suara-suara siswa-siswi.

"..."hinata hanya diam dan menunggu panggilan dari kakashi sensi.

"hyuga!"panggil kakashi.

"iya!"jawab hinata sambil berjalan kearah kakashi.

"nih"kata kakashi sambil mengasih kertas ujian hinata.

"oh"gumam hinata sambil melihat kertas ujian yang dikasih kakashi.
"..."hinata yang sudah melihat tidak bisa berkata-kata apa-apa.

"hinata kau dapat berap?"tanya siswi.

"a-aku dapat tujuh puluh"jawab hinata senang.

"oi-oi,senang banget"

"..."naruto yang mendengarnya hany bisa tersenyum dan langsung pergi.

"hmm?jawabannya hinata yang salah cuman karena kurang telitti"

'syukurlah mereka gak tahu'inner hinata.

"serius?"

"hinata misterius ya"

" dapat jawaban yang penting"

'ini,sulapnya naruto-kun"inner hinata sambil tersenyum.

SKIP

'naruto-kun'inner hinata sambil melihat kearah meja naruto

TAP TAP
hinata yang tidak melihat naruto di dalam kelas mulai berlari mencari naruto.

"hah?aku rasa dia sudah pulang duluan"gumam hinata sambil berlari.
'aku belum ucapkan terimakasih'inner hinata.
hinata tak sengaja melihat kearah luar jendela
"ah!"kata hinata yang mulai berjalan ketempat pertama kalinya dia bertemu naruto.

HUSSS
angin berhembus ,menghembus kan rambut kuning pria yang kita kenal adalah orang yang dingin

SREK

suara rumput yang diinjak oleh perempuan bermata lavender itu.
naruto yang mendengarkannya langsung melihat kearah sumber suara.

"ada apa?"tanya naruto yang sudah tahu siapa yang membuat suara itu.

"aku...datang untuk ucapkan terimakasih"jawab hinata sambil melihat kearah naruto.
"jadi te...terimakasih"lanjut hinata sambil menyembunyikan mukanya yang merah.

'hahhhhh'naruto yang mendengarkannya hanya bisa mendesah.
"kamu datang bukan untuk berterimakasih kan?"tanya naruto sambil melihat kearah hinata.

"a-aku berubah pikiran!"kata hinata sambil membalikan badan.

"oh begitu"jawab naruto.

'duh,bodohnya begitu maksudku'inner hinata sambil mengepal tanagnnya.

hinata akhirnya balik kesebelah naruto.
hinata memegang dadanya,entah kenapa dia begitu sakit di hatinya.

"ah..."desah naruto yang melihat hinata.

hinata akhirnya melihat kearah naruto dan tersenyum,senyum yang bisa membuat semua orang jatuh cinta.
naruto yang melihat hinata dari ekor matanya langsung membalikan badannya yang langsung membuat hinata
langsung menyembunyikan wajahnya.

DEG DEG DEG

'kenap?aku tidak bisa melihat matanya'inner hinata.
'sama-sama...aku harus gimana?bahagianya!'inner hinata sambil melihat kearah langit.
'aku sengang sekali!aku bersyukur aku pindah sekolah...karena aku bisa bertemu dengan naruto-ku'inner hinata sambil memegang liontinnya.


...TBC