Keesokan harinya Ryan dan Lire sedang jalan jalan ingin membeli bunga, tiba tiba Lire menabrak sebuah hewan yang imut! Namanya Kumi, ia berbuntut serigala dan membawa kipas...
Kumi : Ihihi...
Ryan : Hewan apa ini?
Kumi : Perkenalkan, aku Kumi.
Lire : Kau anggun sekali!
Kumi : Maukah kau memelihara ku?
Lire : Aku sihh mau mau saja, tapi apa makananmu?
Kumi : Kalian cukup berikan aku Dog Food.
Ryan : Hahhh?
Kumi : Ohh aku salah, maksudku cukup berikan aku Alpo... (Dog Food)
Lire : Ryan, bukankah Alpo merek Dog Food?
Ryan : Mungkin sudahlah ayo kita bawa pulang!
Di rumah...
Ley : Hei Lire! Kau bawa apa?
Lire : Aku bawa hewan dan namanya Kumi
Dio : Keren juga!
Elesis : Haiz~ Hewan butut seperti itu untuk apa dibawa pulang?
Arme : Kalian bawa apa? *menggendong Cashier Cat*
Mari : Bawa apa lagi?
Lass : Ini kucing yang bisa sulap! Keren kan?
Sieghart : Boleh juga!
Nina : "Aku membawa Black Bear"
Mari : Ini semua kan hewan langka! Legend!
Ronan : Ada apa sih ribut ribut? Woookh! Hewan langka!
Ley : Duhh! Pet ini imut imut sekali!
Dio : Kau mau?
Ley : Tidak juga... ( Besok kan ultah ku, jadi aku minta saja pada Dio! )
Arme : Hngg... Cheshire Cat suka sekali pada Koinobori!
Lire : Kau dapat dari mana?
Nina : "Itu kepunyaanku..."
Sieghart : Kok bisa?
Zero : Dulu Nina punya kucing.
Amy : Besok aku mau pulang ahh! Aku trauma maen jelangkung...
Ronan : Lire dan Mari memang tidak waras..
Mari : Apa kau bilang? *mengeluarkan pistol*
Lass : Pistol dari mana tuhh?
Mari : Akhh... Aku mendapatkannya dari seorang mafia yang kalah dalam quiz Cerdas Cermat...
Ryan : Lire... Aku lapar!
Lire : Duh aku lagi tidak mood masak, suruh Arme saja!
Elesis : Karena Amy mau pulang besok, bagaimana hari ini kita ke pantai?
Sieghart : Ide yang bagus!
Jin : Ada apa sihh ribut ribut? *baru bangun tidur*
Lass : Haiz~ Kau ketinggalan topic baca lagi deh dari atas!
Jin : =,=
Ryan : Kita mau ke pantai!
Amy : Ngomong ngomong kalian semua punya baju renang tidak?
Nina : "Aku tidak punya"
Ley : Memangnya ada apa?
Amy : Kalau tidak punya... AYO SHOPPING!
Sieghart : Gitu doank?
Mari : Siapa yang tidak bisa berenang?
Dio : Saya!
Ronan : Malu maluin!
Dio : Kalau aku ke pantai paling cuma ciprat ciprat air doank!
Elesis : Dodol!
Ley : Semoga besok dia tidak mempermalukan aku!
Di Swimsuit Store...
Lire : Motif daun dengan renda ini bagus!
Arme : Pita ini sangat lucu!
Mari : Motif bunga yang imut dan kamisol yang lucu juga!
Amy : Kyaaa! Renda dan pita besar yang cakep!
Ley : Model dengan satu tali memang lucu! Motif nya kucing lagi!
Nina : "Yang ini diikat dengan tali dan motif beruang yang lucu!"
Sementara itu cowok cowok...
Jin : Hoaaam... Shopping geje!
Dio : Kenapa cewek cewek begitu suka pada shopping, Sieg?
Sieghart : Meneketehe... Tanya lahh pada yang bersangkutan...
Zero : Ternyata Mari yang diam juga suka shopping.
Ronan : Yo yo yo! Aku baru beli celana renang baru yo..!
Ryan : BOROS!
Lass : Dasar cowok genit!
Ronan : Kalian semua jahat... T_T
Ley : Kami sudah selesai shopping!
Mari : Sieg, aku membelikan mu celana renang baru. Nihh... *memberikan kantong yang berisi celana renang*
Sieghart : Thanks beib!
Lire : Fiuhh... Ayo sekarang naik taxi!
Amy : Ohh tidak bisa! Aku sudah menyiapkan limousine untuk ke pantai!
Arme : Kau pakai duit siapa?
Amy : Ya jelas aku lahh!
Nina : "Ngomong ngomong mana limousine nya?"
Ryan : Tuhh! Mata mu celeng amat!
Elesis : Yey limousine!
Di pantai...
Lire : Tadaaaah! Gimana dengan penampilan kami!
Lass : Ohh Arme kau sungguh cantik!
Ley : ( Kok Dio sama sekali tidak mengucapkan Happy Birthday ya? )
Dio : ( Setelah ini aku akan mengucapkan selamat dan memberikan Ley Raccoon! )
Arme : Sigh... Kalian tidak mau menggunakan Sunblock?
Amy : Ahh ia! Aku kelupaan!
Nina : *memandangi Grand Piano yang ada di panggung tengah pantai*
Zero : Hei Nina! Kenapa bengong?
Nina : "Ngg... Tidak apa apa..."
Lass : Hei! Siapa yang mau Ice Cream?
Grand Chase kecuali Ley dan Nina : AKUUUUUUU!
Dio : Kenapa kau tidak makan?
Ley : Aku tidak lapar!
Zero : Nina... Kenapa tidak makan Ice Cream?
Nina : "Gigiku sensitive!"
Lagi lagi Nina memandangi Grand Piano itu dan tiba tiba Nina berjalan menuju Grand Piano itu...
Nina : ( Kenangan pahitku... )
Ryan : Sebenarnya ada apa dengan Nina sihh?
Ronan : Aku juga tidak tahu...
Nina : *Tiba tiba memainkan lagu Snow - Negai Boshi sambil bernyanyi*
Arme : WHAAAAAT? NINA BISA MAIN PIANO AND BICARA?
Ley : Sulit dipercaya!
Zero : Nina berbohong!
Setelah ia memainkan lagu Negai Boshi, Ia memainkan lagu Canon sambil nangis.
Lire : Hee? Kenapa nangis?
Elesis : Tau dhee...
Lass : Apa... Jangan jangan... KENANGAN PAHIT?
Nina : *turun dari panggung*
Ryan : Cihh... Pembohong!
Amy : Aku benci orang seperti itu!
Zero : Nina! Jelaskan semuanya! *berlari menuju Nina*
Nina : hiks... Aku melakukan ini bukan untuk dikasihani oleh kalian, tetapi ku memiliki kenangan pahit di masa lalu!
Jin : Ayo jelaskan!
Mari : Main samber saja kau! Grrr!
Nina : Jadi... Sekitar 8 tahun lalu...
Masa lalu...
Nia ( Ibu Nina ) : Nina, kalau bermain piano tanganmu harus kuat.
Daniel ( Ayah Nina ) : Nahh Ayah mau kau belajar lagu Canon! Ayo belajar!
Nina : OK!
Setelah 1 tahun kemudian...
Daniel : Nina! Minggu depan kau akan tampil di acara music!
Nia : Wahh! Kabar baik dong!
Minggu depan di acara music
Nina : *memainkan lagu Canon*
Nia : Wahh... Nina memainkannya dengan baik yhaa!
Daniel : Ternyata tidak sia sia aku mengajarkannya lagu Canon!
Nina : Ayah Ibu! Gimana penampilanku?
Nia : Bagus!
Daniel : Ayo kita rayakan!
Saat jalan ke restoran, Nina terlepas dari tangan Nia dan Nina menyebrang sendiri. Tiba tiba ada mobil yang ingin menabrak Nina lalu Nia segera menolong Nina.
Daniel : Nia! NIIIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Nina : Ibu! Ibu bangun! IBUUUUUUUUU!
Daniel : Ini semua karena permainan dan suara busuk mu! Dasar anak bodoh! Pergi jauh jauh dari aku!
Sekarang...
Nina : Jadi, setelah kejadian itu aku merasa dengan tidak memainkan piano lagi dan menyanyi, mungkin Ayah dan Ibu tidak akan membenciku lagi!
Sieghart : Hmm... Jadi begitu... Ya sudahlah ayo lanjutt!
Semua cewek : T_T
Ryan : Hiiiiy! Kenapa menangis?
Ley : Mengharukan... Huwaaa! Sabar yhaa Nina!
Arme : Kami tidak akan membencimu kok!
Nina : Terima kasih teman teman... Zero? *tiba tiba menghadap Zero*
Zero : Hngg?
Nina : Kau membenciku?
Zero : Tidak.
Nina : *memeluk Zero*
Lire : Ryan... Aku mau kerang!
Ryan : OK my Princess!
Elesis : Ronan, tambah es krim!
Ronan : Mau rasa apa?
Elesis : Coklat! GPL!
Sieghart : Mari, lihat apa yang aku temukan! *memberikan kerang*
Mari : Untuk apa kau memberikan itu pada ku?
Sieghart : Bukan kah anak perempuan suka yang seperti ini?
Mari : Hanya perempuan bodoh yang menerima barang seperti itu!
Sieghart : Humph... *melempar kerang tersebut*
Ryan : Wahh itu kerang! Lire! INI KERANG UNTUK MU!
Lire : Wahh cantik sekali! Thanks Ryan!
Ley : Wah... Ini kan istana!
Dio : Yang ini tuan putri dan yang ini pangeran.
Ley : Siapa pangerannya dan siapa tuan putrinya?
Dio : Tuan putrinya jelas kau dan pangerannya aku! Dan kita tinggal di istana bersama!
Lass : Arme, kau mau ikan bakar?
Arme : Kelihatannya enak...
Lass : Mau kutambahkan mentega?
Arme : Boleh! Aku mau coba satu ahh... *makan satu*
Lass : Gimana?
Arme : /Kiss/
Lass : he... Hei!
Arme : Karena enak mangkanya aku mencium mu! Hihihi
Amy : JIIIIIIN! Main Banana Boat yukk!
Jin : Yuk!
Amy : *naik Banana Boat*
Jin : OK berangkat!
Amy : Kyaaa! *memeluk Jin dengan erat*
Semuanya sibuk dengan pasangannya sendiri dan mereka pun bersenang senang bersama. Rasanya dunia mereka berwarna Pink dan tidak ada lagi warna lainnya. Hari itu adalah hari yang paling special terutama Zero & Nina.
Taken : Bagian 20-24
