Pairing : Kyuhyun & Sungmin and other cast

Super Junior milik Tuhan Yang Maha Esa

Kyu milik Ming _ Ming milik Kyu

Kyumin milik Kyumin Shipper ^^

Rated : T

Chapter : 8/9

Warning : BL, MPreg, banyak Typo(s), dsb.

Yang paling penting Don't bashing okey

mohon saran n kritik membangunya..

ket:

Cho Kyuhyun - Kyu

Lee Sungmin - Minnie

Cho Kyumin - Min

Lee Minhyun - Hyunie

huwaahhhh... mian Reader.. aq baru Update lagi..

maklum author abal, suka mati ide.. hehehe..

ni author bawa chap 8.. semoga sedikit memberi semangat menunggu endingnya.. hehehe^^

happy reading ^^

_yanglalu_

"Ambisi dan obsesiku adalah untuk kalian semua.. kau tau kehidupanku selalu di baying-bayangi dengan kehidupan masa lalu kita saat kita terpuruk dalam kemiskinan, aku tidak mau kau, anaku sampai cucuku nanti merasakan apa yang aku rasakan"

"Tapi tidak dengan sekarang, yaebo.. sungguh saat ini posisi kita sudah aman, biarkan putra kita menjalani kehidupannya, nama keluarga kita sudah tidak terancam lagi, yaebo."

"Belum sampai aku mendapatkan pengakuan!" kata tuan besar Cho "sudah jangan bahas ini, bosan.. aku mau tidur!" tuan besar Cho beranjak dan melenggang pergi ke kamarnya.

'Aku tau hatimu sakit melakukan hal yang menyakiti anakmu sendiri yaebo..' batin Ny Cho seraya melenggang mengikuti suaminya ke kamar..

Drrtt..ddrrttt,,

|from: xxx

Ny.. saya sudah menemukan dimana cucu Ny berada.. di Apartment lama tuan Cho Kyuhyun..|

'Ternyata kau masih memiliki hati yaebo..' batin Ny Cho setelah melihat pesan masuk tadi.

'Aku yakin kau akan menjaga cucu kita.. dan tak akan menyakitinya..'

Chapter 8

Jeju Island

Sungmin POV

'Ini hari ke tiga hyunie diambil dariku.. entah bagaimana keadaannya, meski semalam aku menerima telepon dari Kyu yang mengatakan Hyunie baik-baik saja, tapi rasanya aku masih tidak tenang rasa was-was dan takut sesuatu terjadi pada Hyunie, sungguh Tuhan lindungi anaku dari segala macam bahaya..'

Sungmin POV end

"Minnie~ah… sudah makan?" Hyukie menghampiri Sungmin yang sedang duduk di ayunan yang biasa dimainkan Hyunie sambil menunggu Sungmin pulang mengantarkan kue..

"Hyukie, aku sudah makan tadi pagi.." jawab Sungmin dengan senyum kosong

"Ini sudah siang Minnie, Kajja makan dulu, aku membawa Pumpkin Sup" hyukie menarik tangan Sungmin masuk kedalam rumah mungil Sungmin.

Mereka-Sungmin,Hyukie,Eunhae- makan makanan yang dibawakan Hyukie sambil sedikit menghibur sungmin supaya tidak terus melamun.

Ting..tong..

"aku buka pintu dulu ya Hyukie, terimakasih makan siangnya!" Sungmin beranjak dari kursi makannya menuju pintu depan yang berbunyi menandakan ada tamu didepan rumah.

Ting..tong..

"Nugu?" saut Sungmin sambil membukakan pintu, setelah pintu terbuka mata sungmin membulat sempurna melihat yang ada di depan pintu rumahnya..

"Nn-Nyonya C-Cho.." lirih Sungmin, Ny Cho pun tersenyum

"Apakabar Sungmin-shi?" Ny Cho ramah penuh senyum

"B-Baik Nyonya.. S-Silahkan M-Masuk Nyonya.." Sungmin membukakan pintu rumahnya dan mempersilahkan masuk.

"Terimakasih Sungmin-shi.." Ny Cho masuk kedalam rumah mungil Sungmin.

"Silahkan duduk Ny, maaf jika tidak nyaman!" Sungmin mempersilahkan Ny Cho duduk di ruang tamunya… "anda ingin minum apa Nyonya?" Tanya sungmin

"Apa Saja, Teh lebih baik" jawab Ny Cho santai

"Sebentar saya buatkan dulu Nyonya" Sungmin pamit dib alas dengan anggukan

Setelah sungmin meninggalkan Ny Cho di ruang tamu, Ny Cho mengitari (?) pandangannya keseluruh sudut di ruang tamu.

"Ternyata cucuku cantik!" Ny Cho bermonolog sambil melihat poto yang di bingkai yang berada di meja kecil di sudut ruangan..

didapur

"kenapa Nyonya Cho kemari Minnie-ya? apa dia akan melakukan hal buruk lagi? mau ku temani?" Hyukie menberondong Sungmin dengan pertanyaan-pertanyaannya karena kecemasannya.

"tidak apa-apa Hyukie, biar aku sendiri saja yang menemaninya." jawab Sungmin tenang, meski hatinya tak setenang gelagatnya.

"kau yakin Minnie? baiklah aku tunggu di kamar hyunie ya! jika ada apa-apa panggil aku, Ne!" Hyukie tersenyum dan membawa Eunhae kekamar Minhyun.

"Maaf Menunggu lama Nyonya.. Silahkan di minum!" Sungmin meletakan cangkir Teh Mawar di meja.

"Terimakasih Sungmin-shi, apa ini Minhyunie? Cantik!" Ny Cho mengambil poto yang ada di sudut tadi

"I-itu.. ahh.. Iya Nyonya.. Dia Minhyunie.. terimakasih Nyonya" sahut Sungmin sambil mendudukan diri di kursi tamu..

"Aku yang seharusnya berterimakasih padamu Sungmin-shi.. dan meminta maaf!" Ny Cho tersenyum namun ada sedikit raut sedih..

"Tidak Ny, anda tidak salah, memang semua ini berawal dari diri saya.. jadi saya yang pantas meminta maaf pada anda dan keluarga anda." Sungmin menundukan kepalanya

"Saya kemari untuk memohon maaf untuk suami saya, karena telah mengambil begitu saja Minhyunie, maukah kau memaafkan suamiku? Aku tau ini berat karena sebagai seorang ibu pastilah sangat sulit untuk berpisah dari anak sendiri!" Ny Cho beranjak dari duduknya dan membungkuk. Sungmin membelalakan matanya melihat orang yang sangat terhormat membungkuk didepannya.

"N-Nyonya.. jangan begini, sungguh.." sungmin menghampiri Ny Cho sambil membangunkan Ny Cho..

"Dengan kesungguhan hatiku Sungmin-shi, maukah kau memaafkan suamiku." Sedikit air mata mengalir di pelupuk mata Ny Cho

"Hikss.. Nyonya, kumohon jangan seperti ini, meski saya tidak tau bagaimana Tuan Cho dan Maksud Tuan Cho, namun aku yakin akan banyak yang melindungi Minhyunie, saya akan memaafkan Tuan Cho karena saya yakin tuan Cho tidak akan berbuat apa-apa pada anakku." Sungmin sedikit terisak namun dia berusaha tegar

"Sungguh saya berterimakasih atas kebaikanmu Sungmin-shi, saya akan membalas perbuatanmu dengan melindungi cucuku, sampai saatnya nanti saya yakin suamiku akan merestui kalian. Bagaimanapun suamiku sangat menyayangi Kyuhyun." Ny Cho hendak memeluk Sungmin namun Sungmin sedikit mundur.

"Maaf Nyonya, saya tak pantas mendapat pelukan anda.." sungmin menundukan kepalanya. Ny Cho melangkah mendekati Sungmin dan memeluknya sekejap. Sungmin membelalakan matanya.

"Kau anak yang baik Sungmin-shi, kau pantas mendapatkan perlakuan lebih baik daripada sekedar dipeluk. Maaf telah membuatmu bersedih selama ini dengan perlakuan suamiku" senyum Ny Cho tulus, sangat cantik, ternyata ada sedikit kemiripan Minhyun saat tersenyum dengan neneknya

"T-Terimakasih Nyonya,.." Sungmin masih menundukan kepala

"Panggil aku Ajhumma saja, jangan Nyonya, kesannya aku terlalu tinggi.." Ny Cho tersenyum dan kembali duduk di kursinya.

"A-Ajhumma? Apa tidak apa-apa Nyonya? Sepertinya saya tidak biasa memanggil anda dengan Ajhumma, dan memang anda jauh di atas saya Nyonya." Jawab Sungmin

"tidak apa-apa Sungmin-ah.. kau akan terbiasa nanti, boleh diminum?" Ny Cho meminum Teh Mawar buatan Sungmin

"Ne, silahkan Ny- Ajhumma.."

"Wahh,, teh mawar ini lebih enak dari pada yang biasa aku beli, kau beli dimana sungmin-ah?" Tanya Ny Cho sedikit mencairkan suasana mendung (?) ini.

"Aku Buat sendiri Ajhumma." Jawab Sungmin sambil tersenyum.

"Jeongmal? Wahh kau benar-benar tidak terduka Sungmin-ah.. pantas saja Kyuhyun sangat mencintaimu!"

"Jika ajhumma mau, anda bisa membawa beberapa, kebetulan beberapa hari lalu aku membuat banyak."

"jeongmal gamsahabnida sungmin-ah.. suamiku sangat suka teh mawar." Mata Ny Cho berbinar

"Ne Ajhumma, sama-sama.." Sungmin balas tersenyum

"Minnie-ah.. kami pulang dulu, Ne" Hyukie sedikit membungkuk menyapa Ny Cho

"Hyukjae-shi? Kau disini? Dan.. ini?" Ny Cho menyapa ramah sambil melihat kearah Eunhae

"Ahh.. iya ajhumma, ini Eunhae, anakku. Nah Chagi sapa Ny Cho" Hyukie memajukan Eunhae

"Annyeong, Eunhae Imnidha, bangapshemnidha haelmoni!" Eunhae membungkuk penuh senyum

"Aigoo,, kau tampan yaa.." Ny Cho tersenyum sambil mengelus pipi chubby Eunhae

"Kamshamnidha Ajhumma.. kami pulang dulu, Minnie, Ajhumma.." Hyukie pamit lagi.. Minnie mengangguk kemudian mencium pipi Eunhae.

"Ahh.. baiklaah,, sampai jumpa lagi Ne Hyukjae-shi, Eunhae.." Ny Cho turut mengangguk

"Hati-hati Hyukie-ah.. terimakasih sup nya." Sungmin melambaikan tangan.

Setelah mobil Hyukie menghilang di tikungan sungmin masuk kembali ke rumahnya yang masih di singgahi oleh Ny Cho.

"Ajhumma malam ini menginap disini?" Tanya Sungmin

"sepertinya aku pulang saja Sungmin-ah.. suamiku pasti mencariku,, terimakasih untuk segala kebaikanmu ya Sungmin-ah!" Ny Cho meminum tehnya kembali

"Ahh,, baiklah kalau begitu"

"Aku berjanji akan menjaga Minhyunie, kau percaya padaku kan Sungmin-ah?" Ny Cho menggenggam tangan sungmin

"Ne, aku percaya.. aku hanya merindukannya, bisakah menitipkan sesuatu pada Ajhumma untuk Minhyunie?" Tanya Sungmin yang di balas anggukan

"Sebentar!" Sungmin kekamar Minhyun mengambil boneka Bunny dan beberapa pakaian kesayangan Minhyun

"Ini, agar dia lebih tenang, dan tidak begitu takut. Ahh iya Ajhumma, Minhyun punya Anemia sama seperti aku, aku harap Ajhumma… M-Maaf Ajhumma aku tidak bermaksud memerintah anda" Sungmin tersadar dari cerocosan (?) nya kemudian menundukan kepalanya.

"tidak apa-apa Sungmin-ah,, aku mengerti, tak perlu sungkan Minhyun kan cucuku juga. Aku akan menjaganya, tenang saja!" Ny Cho menggenggam tanyan Sungmin sambil tersenyum

"Terimakasih banya Ajhumma.." Sungmin membungkukan badannya Hormat

"ahhh… baiklah,, sepertinya aku pergi sekarang, biar tidah terlalu malam sampai Seoul, Kyumin juga pasti menunggu.. jika Kyuhyun menelepon katakana jangan khawatir, Ne.." Ny Cho beranjak dari duduknya menuju keluar rumah,, dipintu rumah Ny Cho memeluk sungmin seperti menyalurkan kekuatan pada sungmin agar bersabar.

"Hati-hati ajhumma, sampaikan salamku pada Kyumin dan Minhyun.." Sungmin tersenyum

Setelah Ny Cho pergi dari rumah Sungmin, Sungmin masuk ke dalam rumahnya menuju kamar Minhyun,

'Tuhan, entah apa yang aku rasakan saat ini, bahagia karena ibu Kyuhyun merestui kami, tapi juga masih sedih dengan direbutnya Minhyun dari sisiku, Tuhan bantu aku, kuatkan aku tuhan..' batin sungmin seraya memanjatkan doa, setelah itu sungmin memejamkan matanya di atas tempat tidur mungil milik Minhyun sambil memeluk guling yang biasa dipakai minhyun.. 'Saranghae Hyunie-ah' lirihnya

Seoul

Seorang Yeoja paruh baya yang dikenal sebagai Ny Cho sedang berjalan-jalan bersama bocah laki-laki mungil menyusuri pertokoan di pusat perbelanjaan terbesar di kora Seoul, mulai dari toko baju anak, toko mainan, sampai toko cake..

"Min, Seangmu suka Cake apa? Strawberry apa coklat?" Tanya Ny Cho

"Hmmmm,,, Hyunie lebih suka Strawberry Monni.!" Jawab Kyumin riang

"Ahh,,, Kajja kita beli Strawberrycheesecake! Kalau Min Chagi mau apa?"

"Ne Monni, Hyunie pasti menyukainya! Kalau Min mau Coklat Cake saja Monni..!" kata Kyumin.

Ny Cho pun memesan cakenya dan membayarnya kemudian keluar meninggalkan toko cake itu.

"kita mau ketempat Hyunie, monni? " tanya kyumin dengan mata berbinar saking senangnya ingin bertemu dengan yaosaengnya

"Ne, kita akan ketempat Minhyunie, Min senang?"

"Sangaaattt Senang,, kan mau ketemu sama Hyunie dan Umma.!" Kata Kyumin sambil berjingkrak-jingkrak (?)

"ne, Kajja!"

Merekapun pergi menggunakan mobil Honda Crosstour terbaru berwarna putih *ngarang* menuju apartment lama Kyuhyun tempat Tuan Besar membawa Minhyun.

Setelah 30 menit perjalanan dari pusat perbelanjaan mereka sampai didepan apartment tua.

"kenapa kesini Monni? Memang Hyunie dan Umma di dalam?" Tanya kyumin

"Ne Chagi, Hyunie didalam, Hyunie pasti sangat senang bertemu oppanya yang tampan ini.." Ny Cho tersenyum, kemudian mereka berjalan menuju apartment lama kyumin, sesampainya didepan kamar yang di jaga beberapa orang penjaga suruhan Tuan Besar Cho sedikit kaget mendapat kunjungan Ny Cho.

"Bersikaplah biasa, saya hanya ingin menjenguk cucuku.! Dan jangan laporkan pada Tuan Besar, Arra?"

"Baik Nyonya!" jawab penjaga tadi, dan kemudian penjaga tadi membukakan pintu kamar apartment.

"N-Nyonya Cho.." seorang suruhan tuan besar Cho terlihat sangat terkejut

"Kenapa terkejut begitu Park-shi? Dimana cucuku?" Tanya Ny Cho pada Ajhusi yang membawa Minhyun dari Jeju.

"Nona Minhyun sedang di kamar Nyonya, mari saya antar! " ajhusi itu mengantarkan Ny Cho dan Kyumin kekamar yang ditempati Minhyun. "silahkan Nyonya"

"Jangan lapor pada tuan dulu, biar saya yang menghubunginya sendiri." Ny Cho masuk kedalam kamar, disana terlihat minhyun yang sedang tertidur, terlihat sangat lemah dengan Infus di tangannya

"Hyunieeee…! Hyunie, Irronna, Oppa disini Hyunie-ya!" Kyumin panik melihat Minhyun dengan selang infuse itu

"euhh… oppa? Oppaaaa.. hikss.. oppaa… Hyunie takut oppaa…!" Hyunie langsung bangun dam memeluk kyumin, dia tak peduli pusing di kepalanya

"Uljima Hyunie, oppa sudah disini.. mana Umma? Monni? Mana Umma?" Kyumin yang masih memeluk Minhyun sedikit menengok ke Haelmonninya

"Umma di rumah Chagi, Minhyun baik-baik saja? Ini Haelmonnie Chagi, dan ini dari Ummamu" Ny Cho prihatin dengan keadaan Minhyun yang sangat tak berdaya bahkan sampai dipasangkan infuse. Sudah hari ke 4 Minhyun di bawa pergi oleh Tuan Besar Cho, tidak mau makan atau minum, maka dari itu tuan besar Cho memerintahkan dokter spesialis anak untuk berjaga di apartment itu untuk memantau keadaan Minhyun

"Haelmonni? Monni? Hikss,, oppa… Hyunie takut oppa,," Minhyun bingun, namun rasa takutnya mengalahkan segalanya, dia senang bisa bersama Kyumin, sedikit lega karena ada orang yang ia kenal di sini.

"Monni? Kenapa Hyunie disini Monni? Hyunie sakit monni? Kita pulang saja dengan Hyunie monni! Min ga mau Hyunie semakin sakit monni" Kyumin seperti merasakan keadaan Minhyun yang lemah tak bertenaga, merasakan betapa takutnya minhyun, dan merasakan kesedihannya

"Ne, baiklah kita pulang! Kajja!" Ny Cho pun memanggil ajhusi tadi untuk menggendong Minhyun ke mobilnya dan segera menelepon suaminya.

tuutt..ttuuuttt..

"Yeobseo.." sahutnya sedikit keras

"Ne, Yaebo, Wae?" suara di sebrang yg diketahui adalah Tuan Besar Cho

"Tuan Cho, aku akan bawa cucuku kerumah, taukah kau dia sakit?" Ny Cho emosi

"apa maksudmu yaebo?" tuan besar Cho terlihat bingung

"kita bicarakan dirumah!" Ny Cho langsung mematikan telephonnya.

Cho Corp

Tok..tok..tok..

"Masuk!"

"Tuan besar, ini baru datang tadi pagi…"

Drrrttt..ddrrrttt…

"Sebentar Kim-shi.." tuan besar Cho langsung mengangkat teleponnya

"Yeobseo.."

"Ne, Yaebo, Wae?" jawab tuan besar Cho, sedikit heran karena istrinya sedikit menaikan nada suaranyanya.

"Tuan Cho, aku akan bawa cucuku kerumah, taukah kau dia sakit?" Ny Cho emosi

"Apa maksudmu yaebo?" tuan besar Cho terlihat bingung

"Kita bicarakan dirumah!" Ny Cho langsung mematikan telephonnya.

Tuutt.,,tuutt..tuut..

'Kenapa dengannya? Apa terjadi sesuatu dengan kyumin?' batin Tuan Besar Cho

"Baik Kim-shi.. ada apa?" Tuan Cho kembali ke pekerjaannya

"Begini Tuan, ini ada berkas dan surat dari Max Corp, mereka memajukan pengumuman pemenang thander dan Kita memenangkan Thander tersebut." Jelas sekretaris tuan besar Cho tersebut

"B-Benar kah? Ternyata anak itu benar-benar bekerja dengan baik..!" sedikit terkaget karena akhirnya perusahaannya yang ia bangun dari Nol sudah menempati posisi pertama. 'tinggal tunggu pengakuan dari mu Choi!' gumam tuan besar cho.

"kalau begitu segera hubungi Max Corp. buat janji dengan mereka 1 minggu lagi kita adakan pertemuan" titah tuan besar Cho

"Baik Tuan..!"

"Dan Kim-shi, tolong kau buat tim untuk pekerjaan ini, jangan hubungi Kyuhyun dulu, nanti setelah minggu depan Kyuhyun akan bergabung memimpin pekerjaan ini. Mengerti?"

"Mengerti tuan!" dia pun membungkuk dan permisi keluar ruangan.

'sebaiknya aku pulang, aku khawatir dengan cucu dan istriku, apa ada hubungannya dengan anak itu?' batinnya

Ddrrrrtt,,,ddrrttt..

-1 new mail-

|From : Choi Corp

Akan ku tepati janjiku, ku akui kau memang hebat Cho, dan kau telah berada diatas!

Selamat,,,

Sesuai janjiku setelah pengakuan ini segala yang terjadi dulu akan ku cabut,, aku takkan memata-mataimu lagi.

Sekali lagi selamat Cho.. kita bersaing secara sehat, karena kau sudah setara dengan Choi Corp.

Choi.|

_Reply_

|To : Choi Corp

Ku pegang janjimu,, dan jangan pernah mencampur adukan urusan keluarga dengan persaingan kita,,|

Send..

Terlihat sebuah garis lengkung di bibir tuan besar Cho yang mengartikan kebahagiaan.

'pengorbananmu akan terbalaskan Nak, aku berjanji akan kebahagiaanmu yang tertunda,' batinnya.

Bersambuuunggggg...

huuwaaahhh... jangan bulli sayaa... huweee

mian yaa reader,, berminggu-minggu meninggalkan kalian..

sungguh bukan sebuah kesengajaan..

hanya saja tiba-tiba mood menulis saya hilang.. hihihihi...

ini blom End,, satu chap lagi End..

semoga chap ini memberi semangat menunggu chap selanjutnya..

jeongmal gumawo readerdeul n Reviewer yang sudah meriview, membaca dan memfavorit stori ini.. semoga kalian semakin mencintai KYUMIN.. hehehe..

mari kita review lagii.. ^^

hong..hong..hong