denial.

n. a refusal to accept or believe something.


percy jackson and the olympians © rick riordan

i am not, in any way, making any profit from the story.


.

Sesungguhnya ada satu pertanyaan yang mengusik benak Pollux semenjak pertama kali bayangan saudara kembarnya muncul di hadapan. Satu pertanyaan yang menghantui, mengganggu, meminta jawaban, merongrongnya setiap hari, setiap saat. Baru lama kemudian putra Dionysus berani bertanya, "Kenapa kau bisa ada di sini?"

Castor balik menatapnya tanpa ekspresi.

"Hades tak menerimamu di dunia bawah? Atau kau meminta supaya bisa terus bersama-sama denganku?" Pollux menyeringai geli atas bayangan ini, dan sedikit berharap bahwa benar begitulah yang terjadi, "Sebegitu besarnyakah rasa cintamu padaku itu, heh?" Dia terkekeh-kekeh kesenangan.

"Bukan itu yang ingin kau tanyakan, kan?" sahutan dari Castor menyebabkan Pollux hampir tersedak dan jantungnya berdebar dengan menyakitkan. Tapi Castor hanya tersenyum tanpa dosa melihat reaksi yang ditimbulkan kata-katanya, dan kembali melanjutkan, "Kau yang semestinya menjawabnya, mate. Kau yang tahu jawabannya. Sebenarnya aku ini apa."

(Namun dia takut. Dia tahu, tapi takut menghadapi kenyataannya.)

"Lupakan saja pembicaraan barusan," ujarnya setelah waktu menit-menit berlalu dalam keheningan.

Dia belum bisa menghadapinya. Tidak bisa.

.