.

.

.

Title: It's About Our Noona

Chapter: 3

Author: Cndy Prissycatice

.

.

.

Warning : Man character became woman

Jika anda tidak menyukai cerita bodoh yang tidak menarik, perubahan karakter tokoh secara besar-besaran, alur cerita yang tidak jelas dan ending yang tidak memuaskan, saya sarankan agar anda tidak membacanya.

-#####-#####-

.

.

.

"uphh.. ryeowook darling. Kau suka sama yesung ?" Tanya heechul yang berjalan menuju kursi ryeowook. Ryeowook tidak menjawab, ia tetap menutupi wajahnya. "aduh adik onnie yang satu ini.. imut sekali sih kalau lagi malu. Tenang saja, nanti onnie bantu mendekatkanmu dengan yesung, bukan begitu teman-teman ?" heechul memandang temannya yang lain. Sebenarnya mereka tidak begitu peduli, namun karena perintah heechul itu "mutlak", jadi mereka hanya sanggup mengangguk.

Ryeowook menjauhkan tangan yang menutupi wajahnya "benarkah onnie ? tapi aku malu.. bagaimana kalau ternyata yesung oppa sudah punya kekasih ?" Tanya ryeowook dengan wajah super innocent-nya.

Heechul tersenyum "tidak mungkin, yang onnie tahu yesung itu belum punya pacar kok. Onnie kan kenal baik dengannya." Jawab heechul. Ryeowook langsung tersenyum

-#####-#####-

.

.

.

"Senang bertemu dengan kalian. Namaku Leeteuk, ketua OSIS SMU SANG. Senang bisa menjalin hubungan yang baik dengan OSIS SMU ini" seorang pria bernama Leeteuk tersenyum sangat ramah kepada semua anggota OSIS SMU DONGSUNG.

"Senang juga bisa bertemu dengan kalian" Junsu menggantikan Heechul untuk berbicara. "Silahkan duduk, maaf ya jika ruang OSIS kami tidak semegah ruang OSIS SMU kalian, agak sempit nampaknya" Junsu mulai merendah. Inilah yang selalu diajarkan oleh Heechul kepada semua anggota OSIS "Hubungan yang baik akan selalu terjalin jika kita mau merendah"

"Ah, terima kasih" ucap Leeteuk sembari duduk di salah satu sofa mewah diruangan itu. anggota OSIS SMU SANG yang lainpun ikut menyamankan dirinya. Sebenarnya ruangan OSIS SMU DONGSUNG sangatlah besar dan mewah, namun seperti apa yang heechul bilang tadi, mereka tetap harus merendah "Kurasa ruangan ini sangat bagus. Kau tidak bisa mengatakan bahwa ruangan semegah ini adalah ruangan yang sempit" tutur Leeteuk yang terus tersenyum.

"Lalu ? apa kalian hanya segini ?" Tanya Yesung-bendahara OSIS SMU SANG. Saat mendengar Yesung berbicara, wajah Ryeowook langsung bersemu merah.

"Ah, ketua OSIS dan wakilnya sedang ada sedikit keperluan dengan klub olahraga. Tapi hanya sebentar kok" jawab Hankyung yang masih sibuk mengurusi dokumen keuangan OSIS minggu ini.

Tidak berapa lama, Eunhyuk datang dengan membawa sebuah nampan besar ditangannya. Dengan cepat ia membagikan cangkir-cangkir gelas Kristal yang berisikan minuman pada masing-masing anggota OSIS SMU SANG. "Silahkan, hanya ini yang bisa kami suguhkan" ucap Eunhyuk sebelum berjalan mundur

"Ini sudah lebih dari cukup" ucap Leeteuk.

Krieeeeettt…

Pintu ruangan OSIS terbuka, lalu masuklah Siwon dan Heechul

"Sudah kukatakan untuk mengurus jadwal klub tenis wanita lebih awal kan?" ucap Heechul pada Siwon dengan wajah yang terlihat agak kesal

"Tapi aku memang sudah mengaturnya lebih awal, tapi aku tidak mengerti bagaimana bisa jadwalnya jadi kacau seperti ini" balas Siwon

"Ah, aku tahu. Ini pasti hanya ulah semua anggota klub yang ingin membuatmu lebih dekat dengan mereka. kapan aku bisa bersantai kalau begi.." ucapan heechul terpotong saat melihat adanya anggota OSIS dari SMU SANG telah duduk manis di ruangan itu.

Leeteuk berdiri "Kau pasti ketua OSIS SMU DONGSUNG, Jung Heechul. Senang bisa bertemu denganmu" Leeteuk membungkuk hormat.

"Ah.. ah, senang juga bisa bertemu" Heechul turut membungkukkan tubuhnya, begitu juga dengan Siwon "Maaf datang terlambat. Kadang aku memang ceroboh, bagaimana bisa aku lupa kalau hari ini adalah hari pertemuan kita" Heechul mulai merendah.

"Tidak masalah. Bukankah wanita yang ceroboh akan menjadi lebih manis ?" Tanya Leeteuk sambil tersenyum. Seketika Heechul terpaku. Ia terus menatap wajah Leeteuk yang terus menarik perhatiannya.

"Ah.. ha ha.." Heechul jadi sedikit salah tingkah. Ia terus membenahkan rambutnya yang sebenarnya sudah sangat rapih. "kalau begitu, bagaimana kalau kita mulai saja rapatnya ?" Tanya Heechul. Leeteuk mengangguk.

.

-2 jam berlalu-

.

"Jadi begitulah. Kalau kalian memang sudah setuju, aku yakin pekan budaya kali ini akan berjalan dengan sangat baik" tutur Heechul.

"Baiklah. Sekarang kita bagi tugasnya. Yoona, kau sudah mencatat semuanya kan ?" Leeteuk bertanya kepada wakilnya. Yoona mengangguk.

Wanita cantik bernama Yoona itu berdiri dari kursinya "Jadi seperti yang sudah saya catat tadi. Saya bisa menyimpulkan beberapa pembagian tugasnya" ucap Yoona

"Wanita yang sopan sekali ya, dia menggunakan kata "saya" setiap menyebut dirinya" bisik Kangin pada Hankyung. Hankyung hanya mengangguk mengiyakan.

"Saudara Kangin, Hankyung dan saya akan menata semua persiapan. Saudara Eunhyuk dan Donghae akan menjelaskan semua peraturan dan mengurus semua klub yang ada. Saudara Siwon, Junsu Yoochun dan Jonghyun akan mengurus keuangan dan pembagian ruangan. Saudara Ryeowook dan Yesung akan bertanggung jawab dalam hubungan sosial, dan kedua ketua OSIS akan merencanakan penyambutan, penyelengaraan, tanggung jawab terhadap sekolah dan orangtua murid, keduanya juga akan merencanakan perihal perjamuan." Ucap Yoona "Jika nanti sudah selesai, tolong berikan dokumennya kepada kami dan kami semua akan mulai mengurus semuanya" tambahnya sambil melihat kearah Heechul dan Leeteuk.

"Aku.. aku akan berpasangan dengan Yesung oppa? bagaimana bisa.. ya tuhan.." Ryeowook sedang kacau sendiri dengan fikirannya. Heechul hanya tersenyum melihat Ryeowook, sebenarnya ialah yang sudah merencanakan hal ini. Biar bagaimanapun, seorang Jung Heechul tidak akan pernah lupa akan janjinya.

"Kita berusaha melakukan yang terbaik ya" tanpa Heechul sadari kini Leeteuk sudah berada tepat dihadapannya sembari mengulurkan tangannya.

Lagi-lagi Heechul hanya diam terpaku memandangi wajah Leeteuk "Ah.. iya. Kita lakukan yang terbaik" Heechul menyambut uluran tangan Leeteuk "Ada apa denganku? kenapa aku tidak berhenti menatap wajahnya ? tapi.. wajahnya memang terlihat sangat jujur tanpa sedikitpun kebohongan disana.. baru kali ini kutemukan laki-laki yang seperti ini.." batin Heechul.

-#####-

.

.

.

-One weeks later-kyuhyun and changmin's room-

.

"Besok teman noona akan datang kesini. Jadi jangan nakal ya" Heechul berbicara kepada kedua adik kembarnya.

Si kembar yang sedang bermain game langsung menoleh ke arah Heechul. Dilihatnya Heechul sedang asik membaca sebuah majalah. "Teman noona mau datang? siapa? Kangin? Siwon? Hankyung?" Tanya Kyuhyun

"Eunhyuk? Ryeowook? Junsu?" Changmin melanjutkan

Heechul menutup majalahnya lalu menatap kedua adiknya "Tidak sopan sekali, mereka kan seniormu. Jangan panggil mereka dengan namanya saja dong" ucap Heechul. Heechul memang tidak mau ambil pusing bagaimana si kembar memanggil orang lain, namun tidak jika menyangkut ke enam sahabatnya. "Bukan mereka yang akan kesini, yang kesini itu Leeteuk, ketua OSIS SMU SANG" jawab Heechul

"Laki-laki atau perempuan?" Tanya Changmin

"Laki-laki" jawab Heechul singkat. Si kembar langsung mengerutkan dahinya dan memicingkan matanya

"Tidak boleh datang" ucap si kembar kompak.

"Kenapa tidak boleh?" Tanya Heechul heran

"Pasti dia suka sama noona kan? pokoknya laki-laki seperti itu harus di hindari!" kecam Kyuhyun. Changmin mengangguk setuju.

Heechul terdiam "Suka padaku? dia suka padaku?" pertanyaan itu terus berputar di dalam otaknya. Perlahan Heechul mengingat wajah Leeteuk, bagaimana rupanya, hidungnya, matanya, rambutnya, alisnya, bibirnya dan.. senyumannya..

Ah, sepertinya tuan putri kita ini sedang jatuh cinta kepada seseorang..

Heechul makin bingung dengan fikirannya, semakin lama semakin dirasakan perasaan aneh yang menyerupai kebahagiaan di dalam dirinya. Heechul memang gadis pintar yang mendekati kata sempurna. Bagaimana tidak? otaknya jenius, dia bisa memainkan segala macam jenis alat musik, suaranya merdu, wajahnya cantik, pandai memasak, tubuhnya tinggi dan ramping, kaya juga iya, di sukai semua orang.. tapi.. ada satu kekurangan pada dirinya. Yaitu Heechul bodoh dalam masalah cinta. Heechul belum pernah mengalami apa itu yang disebut jatuh cinta. Ia tidak pernah tertarik kepada siapapun sebelumnya, ia bahkan tidak mengerti bagaimana tanda orang jatuh cinta. Selama ini dia selalu cuek "aku ya aku, dia ya dia. Orang lain bukanlah aku, aku tidak sama dengan orang lain dan orang lain hanyalah orang lain" begitulah sifat dasar yang ditanamkan Heechul pada dirinya sendiri.

"Suka padaku?" gumam Heechul

"Noona? Noona kenapa ? Noona tidak sedang memikirkan laki-laki bernama Leeteuk itu kan? Jangan bilang Noona memikirkannya. Bukankah selama ini Noona tidak pernah peduli dengan orang lain selain diri Noona?" Tanya Changmin heran melihat tingkah laku Noona-nya.

Heechul tidak menjawab pertanyaan Changmin "Min, Kyu, bagaimana perasaan orang yang sedang jatuh cinta?" Heechul malah balik bertanya.

Kyuhyun dan Changmin saling berpandangan bingung "Tidak tahu. Kami kan belum pernah jatuh cinta" jawab Kyuhyun

Dengan cepat Heechul mengambil ponsel yang berada di saku celananya dan menelepon seseorang "Wookie? bagaimana rasanya jatuh cinta?" Tanya Heechul cepat

"Hah? Apa maksud onnie? Onnie mau meledekku ya?" Tanya Ryeowook balik dari seberang sana, wajahnya sudah memerah

"Aish! bukan sayang. Onnie hanya ingin tahu saja" jawab Heechul

"Mm.. rasanya.. rasanya berdebar.. kita selalu memikirkan orang itu.. selalu mengingat wajahnya, bibirnya, matanya, hidungnya.. semua yang ada pada dirinya. Kita bisa tersenyum sendiri saat memikirkannya, bisa jadi bengong tiba-tiba, bisa menangis.. dan wajah kita jadi merah.." ucap Ryeowook

"Terima kasih Wookie.." Heechul menutup ponsel flip-nya. Matanya membulat besar "Aku.. aku jatuh cinta.." gumam heechul pelan

"Tadi noona mengatakan sesuatu?" Tanya Kyuhyun yang merasa mendengar suara noonanya

"Aku… jatuh cinta.. Min! Kyu! Noona jatuh cinta!" seru Heechul kencang.

Mata si kembar langsung membulat besar. Perlahan tapi pasti urat-urat kekesalan muncul di dahi mereka. si kembar menggigit bibir masing-masing dengan kesal lalu berteriak "TIDAK BOLEH !"

-#####-

.

.

.

Next week..

.

"Jadi dia orangnya? jadi dia si Leeteuk itu?" Kyuhyun berbicara sembari menatap angkuh orang dihadapannya.

Seperti yang sudah dikatakan oleh Heechul, hari ini adalah hari kedatangan Leeteuk ke rumah keluarga Jung. Bukan untuk hal istimewa, Leeteuk datang hanya untuk membicarakan dan mendiskusikan lebih dalam perihal pekan budaya sekolah gabungan yang telah disepakati oleh kedua SMU mereka.

Kini Leeteuk sudah berada di depan pintu utama keluarga Jung. Belum sempat ia menekan bel, Leeteuk sudah disambut oleh si kembar dengan tatapan ingin membunuh. Leeteuk yang tidak mengerti hanya bisa tersenyum bingung.

Changmin mencondongkan wajahnya ke arah Leeteuk "Orangnya biasa saja, jelek malah. Lihat saja, masih tampanan Kyu daripada dia" ucap Changmin

Kyuhyun mengangguk "Benar. Dan dia mau merebut Noona kita? Haaaahhh…" Kyuhyun memutar bola matanya sembari tersenyum merendahkan.

"Mm.. apa aku bisa bertemu dengan Jung Heechul?" akhirnya sebuah pertanyaan terlontar dari bibir Leeteuk yang sedari tadi hanya diam.

"Mau apa dengan noona kami? Noona itu milik kami! hanya milik kami! jangan coba-coba merebutnya!" Kyuhyun mengancam Leeteuk sembari menunjuk-nunjuk dada bidang Leeteuk. Leeteuk kembali diam tak mengerti.

"Kyu! Min! apa yang kalian lakukan disini.. oh, kau sudah datang Leeteuk ?" Heechul yang tadinya sedang mencari Kyuhyun menjadi sedikit terkejut saat melihat adanya Leeteuk di depan si kembar. Wajahnya kini agak tersipu. Semburat merah muda Nampak jelas dikedua pipinya yang putih bagaikan susu itu.

Si kembar langsung menatap Noona mereka dengan tatapan kesal dan marah. Namun apa yang bisa mereka perbuat? menendang Leeteuk keluar dari rumah keluarga Jung? jelas itu namanya BUNUH DIRI. Bisa saja mereka menendang Leeteuk keluar dari rumah mereka, namun setelah itu, mereka berdualah yang akan ditendang keluar dengan cara yang lebih mengenaskan oleh Heechul.

Perlahan, dengan sangat anggun, Heechul berjalan mendekati Leeteuk. Gaun panjang berwarna merah yang dikenakannya melambai-lambai tertiup angin kecil yang berhembus. Sebenarnya jarang sekali ada remaja korea yang mengenakan pakaian formal seperti apa yang dikenakan Heechul saat ini jika sedang berada dirumah. Namun, itulah pakaian-pakaian yang dimiliki Heechul. Semua berupa gaun berbahan sutra yang dibelikan oleh Jaejoong dan Yunho. Sebenarnya Heechul juga enggan memakainya, namun Heechul harus menjadi sosok "anak baik" di depan kedua orangtuanya, dan itulah sebabnya ia tidak pernah mengeluhkan apapun yang diberikan oleh Yunho dan Jaejoong, Heechul bahkan jarang sekali meminta sesuatu dari kedua orangtuanya. Dia tidak butuh apa-apa karena dia memang sudah "sempurna".

"Em.. ayo masuk. Kita bicara di dalam saja ya" ucap Heechul lembut pada Leeteuk sambil merapihkan rambut panjangnya ke belakang telinga. Leeteuk hanya tersenyum manis.

Heechul berbalik dan mulai berjalan kecil menuju pintu rumahnya, lalu ia mempersilahkan Leeteuk masuk ke dalam. Si kembar hanya bisa menyaksikan. Sebenarnya mereka ingin mengusir Leeteuk sebelum diketahui oleh Heechul, namun seperti apa yang terjadi, Heechul datang lebih cepat dari waktu yang telah diperkirakan.

"Huh, lihat saja. Berani sekali dia mendekati Noona" ucap Kyuhyun sinis sambil memandangi pintu utama rumah mereka.

Changmin yang berada di sebelah Kyuhyun turut berbicara "Permainan baru akan dimulai"

.

.

.

.

To be continued….

.

.

.

aduh maaf saya ga ngedit bener-bener ini ff. males bangeeetttt #slap

ini cuma repost, ff ini udah ada di lappie saya sejak 4 atau 5 tahun lalu, jadi maaf kalau jelek n banyak typo

.

.

.