.

.

.

Title: It's About Our Noona

Chapter: 4

Author: Cndy Prissycatice

.

.

.

Warning : Man character became woman

Jika anda tidak menyukai cerita bodoh yang tidak menarik, perubahan karakter tokoh secara besar-besaran, alur cerita yang tidak jelas dan ending yang tidak memuaskan, saya sarankan agar anda tidak membacanya.

-#####-#####-

.

.

.

"Em.. ayo masuk. Kita bicara di dalam saja ya" ucap Heechul lembut pada Leeteuk sambil merapihkan rambut panjangnya ke belakang telinga. Leeteuk hanya tersenyum manis.

Heechul berbalik dan mulai berjalan kecil menuju pintu rumahnya, lalu ia mempersilahkan Leeteuk masuk ke dalam. Si kembar hanya bisa menyaksikan. Sebenarnya mereka ingin mengusir Leeteuk sebelum diketahui oleh Heechul, namun seperti apa yang terjadi, Heechul datang lebih cepat dari waktu yang telah diperkirakan.

"Huh, lihat saja. Berani sekali dia mendekati noona" ucap Kyuhyun sinis sambil memandangi pintu utama rumah mereka.

Changmin yang berada di sebelah Kyuhyun turut berbicara "Permainan baru akan dimulai"

-#####-#####-

.

.

.

Si kembar terus memperhatikan Heechul dan Leeteuk yang tengah mendiskusikan sesuatu di ruang keluarga Jung. Si kembar duduk tepat dihadapan Heechul dan Leeteuk duduk.

"Ya, jadi begini saja. Kau setuju ?" Leeteuk bertanya pada Heechul

"Kurasa hasilnya akan bagus. Tidak kusangka kau memiliki ide yang bahkan tidak pernah terfikirkan olehku seperti ini" balas Heechul sambil tersenyum saat melihat kertas yang berisi rancangan kegiatan yang baru selesai mereka susun

Leeteuk terus menatap wajah Heechul. Entah mengapa ia merasa turut senang saat melihat Heechul tersenyum seperti itu. Leeteuk mengulurkan tangannya untuk menyingkirkan rambut yang menutupi wajah Heechul. Diambilnya beberapa helai rambut Heechul yang menutupi wajah gadis cantik itu lalu ditaruhnya ke belakang telinga Heechul

Dalam sekejap wajah Heechul merona merah. Matanya yang sedari tadi fokus pada kertas yang tengah dipegangnya jadi berpaling menatap wajah Leeteuk. "A.."

"Rambutmu menutupi wajah. Aku jadi jadi tidak bisa melihat wajahmu" Leeteuk memotong ucapan Heechul sambil tersenyum.

Si kembar yang melihat hal itu tentu geram bukan main. Dengan seribu langkah cepat Kyuhyun dan Changmin menghampiri sofa yang diduduki oleh Heechul dan Leeteuk. "Aduh! ternyata sofa yang sebelah sini memang lebih empuk!" tiba-tiba saja Kyuhyun duduk di antara Heechul dan Leeteuk.

"Kyu! apa yang kau lakukan!" Tanya Heechul berbisik pada Kyuhyun. Matanya menatap mata kyuhyun tajam. Kyuhyun enggan menatap balik Heechul, ia sangat yakin ia akan bertekuk lutut jika sudah bertemu pandang dengan bola mata itu.

"Wah, hyung sepertinya orang yang menyenangkan ya! membuat programnya sudah selesai kan? kalau begitu ayo main bersamaku!" Changmin menarik tangan Leeteuk secara paksa. Leeteuk yang tidak mengerti hanya menurut saja.

"Min! Jangan ganggu Leeteuk!" kesal Heechul

Leeteuk menoleh ke arah Heechul "Tidak apa-apa, aku suka bisa akrab dengan adikmu" kata Leeteuk lembut. Tidak ada kebohongan sedikitpun pada kata-kata Leeteuk. Ia selalu berkata jujur dan tidak menipu.

"Tapi…" Heechul agak tidak setuju. Ia berdiri dan mencoba mendekati Leeteuk.

"Aku akan menjaga adikmu dengan baik. Jadi tenang saja" lagi-lagi Leeteuk memotong ucapan Heechul

Heechul tidak sanggup membantah, namun otaknya yang brilliant bekerja dengan cepat "Kalau begitu aku juga ikut bermain ya" ucapnya sambil menunjukkan senyuman andalannya yang mampu membuat hati siapapun yang melihatnya tunduk tak berdaya.

Si kembar langsung melotot. Bagaimana mereka bisa mengerjai Leeteuk kalau Heechul ikut? ini masalah!

"Tidak! Noona di sini saja! Nanti noona lelah!" Changmin berbicara cepat. Heechul langsung merengut.

"Iya! nanti noona sakit bagaimana? tidak boleh!" setuju Kyuhyun.

"Apa-apaan mereka. pasti mereka mau melakukan sesuatu pada Leeteuk tanpa kuketahui. Huh! dasar bodoh! mereka pikir aku siapa? apa mereka tidak ingat sudah berapa lama aku menjadi noona mereka? mereka pikir siapa yang membuat mereka jadi orang licik seperti itu kalau bukan aku? kelicikan kalian tidak akan pernah menang melawanku Min, Kyu" itulah yang ada di benak Heechul saat ini

Dengan cepat Heechul mengubah ekspersinya. Ia sedikit menunduk dan menggigit bibir bawahnya. Lalu dengan perlahan ia menatap mata Leeteuk lurus dengan tatapan memohon. Kini Heechul sudah nampak bagaikan kucing kecil yang tengah mencari perhatian sang majikan. Hal itu tentu membuat Kyuhyun dan Changmin menelan ludah mereka "Noona manis sekali" batin keduanya. Sementara itu Leeteuk yang kelewat jujur membalas tatapan Heechul dengan normal.

"Kenapa Heechul?" Tanya Leeteuk sambil tersenyum

"Apa.. aku tidak boleh ikut bermain bersama kalian?" Heechul balas bertanya masih dengan ekspresi yang mirip anak kucing itu.

"Boleh saja. Kenapa tidak? semakin banyak yang ikut pasti akan semakin seru" jawab Leeteuk. Si kembar yang tadinya terpesona langsung tersadar

"Tidak boleh! Noona tidak boleh ikut!" ucap Kyuhyun cepat

Heechul langsung menatap tajam Kyuhyun yang berada disampingnya. Dengan cepat Kyuhyun menelan ludahnya takut "Kau cari mati denganku?" kira-kira begitulah arti dari tatapan Heechul untuk Kyuhyun. Tanpa sadar Kyuhyun menggeleng pelan. "Kyuhyun bilang aku boleh ikut bermain" ucap Heechul cepat sambil melihat ke arah Leeteuk

"Baguslah kalau begitu" Leeteuk balas tersenyum

-######-

.

.

.

Gagal sudah rencana si kembar untuk mengerjai Leeteuk di rumah mereka. Heechul selalu mengawasi tanpa sedikitpun celah yang dapat dimanfaatkan oleh si kembar. Dan alhasil si kembar hanya dapat menggerutu kesal sepanjang hari melihat noona mereka malah semakin akrab dengan Leeteuk.

Dan malamnya tanpa segan-segan lagi Heechul mengomeli kedua adiknya itu. karena Yunho dan Jaejoong sedang tidak ada dirumah. Heechul bisa dengan bebas berteriak-teriak untuk memaki-maki si kembar. Si kembar hanya bisa menangis kencang saat hal itu terjadi. Bayangkan! kedua anak super licik itu menangis! dan yang bisa membuat hal itu terjadi hanyalah Heechul seorang. Tidak ada siapapun yang dapat membuat mereka menangis, bahkan Jaejoong dan Yunho pun tidak dapat melakukannya.

Para pelayan di rumah keluarga Jung sudah tahu sifat ketiga anak keluarga Jung dengan baik. Jarang sekali Jaejoong dan Yunho mengangkat pelayan baru, malah bisa dikatakan tidak pernah. Pelayan kediaman mereka sudah sangatlah baik dan bisa diandalkan.

Tangisan si kembar tentu bukanlah hal baru lagi bagi mereka. dan pada saat seperti itu mereka tidak akan turut campur karena mereka juga tidak akan berani berhadapan dengan Heechul jika melihat Heechul sudah naik darah seperti itu.

.

Next day-school

.

Si kembar terus memandang ke arah depan dengan tatapan membunuh. Keduanya kini sedang duduk dimeja sekolah mereka. sejak pagi mereka sudah terlihat sangat tidak bersahabat. Dan keadaan hati mereka yang sedang kesal itu berdampak sangat buruk bagi orang-orang disekitarnya. Mulai dari 'Anak bangku depan' yang telah habis dikerjainya, 'Anak bangku sebelah' yang terus ditimpuki dengan penghapus karet Kyuhyun, bahkan sampai murid kelas lain yang sengaja dibuat jatuh di koridor kelas.

"Kyu! Min!" si cantik Taemin berlari semangat ke arah Changmin dan Kyuhyun duduk. Si kembar menatap kedatangan Taemin dengan malas. "Dengar deh! Kyaaaaaa!"

BRUUUUUUUUUUUUKKKKK !

Seperti biasa, Taemin jatuh tanpa sebab yang jelas saat sudah mendekati meja si kembar. Benar-benar tidak ada apapun yang bisa membuat seseorang jatuh di sana. Si kembar bahkan tidak memasang jebakan apapun. Namun entah mengapa di tempat itu Taemin selalu jatuh tersungkur. Sebenarnya bukan hanya di tempat itu sih Taemin jatuh tersungkur. Taemin memang sering sekali jatuh. Di kelasnya sendiri, di kantin, ruang guru, uks, lapangan, di taman, bahkan di rumahnya sendiri pun Taemin selalu jatuh.

"Benar-benar hobi jatuh si bodoh itu" ucap Changmin tidak peduli.

2 menit berlalu namun Taemin tetap pada posisisnya, begitu pula dengan si kembar yang masih duduk di kursinya dengan malas.

"Huuuuuuuwwwweeeeeeeee!" akhirnya.. Taemin menangis kencang seperti biasanya sambil memukul-mukul lantai. Kakinya sesekali terangkat-angkat.

"Aku bosan melihatnya. Dia itu tambah bodoh saja sepertinya" ucap Changmin

"Dia itu sudah kelewat bodoh. Mana ada orang yang bisa jatuh tanpa sebab berkali-kali seperti dia" tambah Kyuhyun.

"Huuuuuueeee! Min! Kyu! Sakiiiiiittttt!" Taemin berteriak kencang

"Cih!" dengan sangat malas Changmin beranjak dari kursinya dan menghampiri Taemin. Setelah tepat berada di depannya, Changmin berjongkok "Hei, bangun!" perintah Changmin.

Taemin menengadahkan kepalanya menatap Changmin "Huueeee~ Min, sakit~" Taemin mulai merengek sambil menangis. Taemin memang anak yang benar-benar manja.

"Tumben dahimu tidak berdarah. Jadi tidak sejelek biasanya deh, payah" ucap Changmin. entah pujian atau hinaan

"Min! Sakit tahu! Bantu aku berdiri.." Taemin mengulurkan tangannya

"Bangun sendiri" balas Changmin tidak mau menyambut uluran tangan Taemin

"Min…" Taemin merengek

Kyuhyun sudah sangat kesal di belakang sana melihat Taemin yang begitu manja pada Changmin "Hei anak tupai! Jangan sok manja pada Minnie! Minnie itu punyaku tahu!" Kyuhyun membentak

"Kyu" gumam Changmin sambil memutar bola matanya malas "Sudah cepat bangun. Kau ini merepotkan saja. Kalau tidak dibangunin kau pasti akan terus meraung-raung sambil menangis. Cengeng!" ujar Changmin. Taemin hanya merengut dan mengembungkan pipinya.

Namun wajah cemberutnya segera berganti menjadi senyuman saat Changmin membantunya berdiri lalu menggandeng tangan Taemin sambil berjalan ke arah mejanya. Sikap Changmin memang sedikit lebih baik dari Kyuhyun. Changmin lebih lembut walau tetap licik dan tidak sopan.

Dengan cepat Taemin memeluk lengan Changmin sambil tersenyum senang "Terima kasih Min!" ucap Taemin manja

Changmin menoleh sekilas ke arah Taemin dengan tatapan tidak peduli. Namun ia tetap membiarkan Taemin memeluk tangannya

Saat Taemin dan Changmin sudah sampai di meja si kembar, keributan langsung terjadi "lepaskan Minnie-ku Taemin jelek!" bentak Kyuhyun sambil mendorong Taemin menjauh

"Pelit! Taemin kan juga mau akrab dengan Changmin!" balas Taemin

"Jangan harap!"

"Kyu, kau seperti anak-anak saja" ucap Changmin. Yah, sebenarnya pikiran Changmin memang jauh lebih dewasa dari pikiran Kyuhyun.

"Jadi kau lebih memilih si jelek itu daripada aku?" Kyuhyun bertanya dengan tatapan marah

"Apa sih? Mana mungkin aku memilih orang lain kalau di pilihan itu ada kamu. Posisimu itu tidak akan pernah bisa digantikan tahu" jawab Changmin. Kyuhyun langsung memasang senyuman kemenangannya kepada Taemin. Taemin memicingkan matanya kesal menatap Kyuhyun

"Min! Kyu! Dengar deh! Aku punya berita bagus!" seru Taemin

"Apa?" tanya Changmin. sementara Kyuhyun bersikap tidak acuh.

"Tadi aku lihat Heechul onnie berjalan bersama dengan Leeteuk oppa! Mereka serasi sekali!" jawab Taemin riang

Mata si kembar langsung membulat mendengarnya "APAAAAAA ?" teriak keduanya kencang

.

.

.

To be continued..

.

.

.

To:

AIrzanti1: sebenarnya saya udah mau post part 3 dari kemarin-kemarin, tapi entah kenapa saya ga bisa log in ke FFn

Hatake: Yuri-an? ama sapa? semua yang ada di sini emang OOC

.

.

makasih ya buat semua yang udah bersedia baca ff abal-abal ini ^^

.

.

.