sebenernya saya malas update ff ini. yang follow banyak tapi yang review ga ada setengahnya. saya jadi lebih suka ngepost di situs lain

.

.

.

Title: It's About Our Noona

Chapter: 11

Author: Cndy Prissycatice

.

.

.

Warning : Man character became woman

Jika anda tidak menyukai cerita bodoh yang tidak menarik, perubahan karakter tokoh secara besar-besaran, alur cerita yang tidak jelas dan ending yang tidak memuaskan, saya sarankan agar anda tidak membacanya.

-#####-#####-

.

.

.

"Lee.. Leeteuk.. ka.. kapan kau akan.. melamarku?" saking erornya, Heechul kini tidak bisa mencerna kata-kata yang akan diucapkannya dengan baik. Semua mata orang yang ada diruangan itu langsung membulat, namun tidak dengan Leeteuk yang malah tertawa

"Secepatnya, pasti" jawab Leeteuk mantap

"Heeee? menikah secepat ini?" Kaget Donghae

"Siapa yang mau menikah?" Tanya Leeteuk

"Barusan kau bilang akan melamarnya bodoh! kubunuh kau!" bentak Siwon dan Hankyung geram

Leeteuk kembali tertawa "Kalian ini lucu sekali… Heechul sedang membantuku latihan drama kan?" Tanya Leeteuk pada Heechul

"Eh?" kini semua jadi tambah bingung tidak terkecuali Heechul

"Sebentar lagi akan ada pentas drama disini, yah, kebetulan aku akan jadi romeo yang akan mencintai Juliet. Hebat juga kau bisa tahu Heechul" puji Leeteuk

Heechul hanya bisa tersenyum kaku "Ah.. hahaha.. iya.. aku memang hebat.. aku akan membantumu.." balas heechul seadanya. Kini fikirannya sudah berjalan normal "SIal ! siapa yang akan jadi Julietnya?! kurang ajar! enak saja mau dilamar oleh Leeteuk!" batin Heechul

"Oh, jadi latihan drama toh. Haha. Bikin kaget saja" ucap semua

"Siapa juga yang latihan drama?! aku bertanya serius tahu!" geram Heechul dalam hati "Ehem.. Leeteuk, siapa yang akan menjadi julietnya kalau boleh kutahu?" Tanya Heechul

"Oh, itu.. yang jadi julietnya kalau tidak salah Tiffany, yah, Tiffany Jung!" jawab Leeteuk

"Tiffany Jung?" heechul mulai berfikir "kenal nih nama deh kayaknya… Hm… Oh! Putri dari Bibi Jessica! shit! Jadi dia sekolah disini? Mau jadi Juliet dengan Leeteuk sebagai Romeonya? Jangan harap! Leeteuk Cuma milikku!" Batin Heechul

"Um.. Leeteuk, bagaimana kalau kita adakan kerja sama dalam drama mu? kau sudah membantu kami dalam Festifal Budaya, sekarang biarkan kami membantumu" ucap Heechul

"APA?!" batin semua anggota OSIS SMU DONGSUNG "Urusan OSIS di sekolah masih banyak tahu!" pikir mereka geram

"Ah, yah, ide yang bagus!" setuju Leeteuk

"? …Dua orang ini.. memang seenaknya!" kali ini OSIS SMU SANG ikut setuju dengan fikiran OSIS SMU DONGSUNG

-######-######-

.

.

.

Kediaman keluarga Jung

.

"Noona tadi kemana? kami mencari-cari noona" Kyuhyun bergelayut manja di lengan Heechul

"Tadi noona ada urusan" jawab Heechul tak acuh sambil membolak-balikkan skrip naskah drama Romeo & Juliet milik SMU SANG. Sebenarnya itu merupakan dokumen rahasia yang tidak boleh diketahui oleh siapapun. Dokumen itu tidak pernah bocor sebelumnya. Namun mencuri sebuah dokumen bukanlah hal sulit bagi seorang Jung Heechul. Junsu merupakan seorang Hacker yang hebat. Ia bisa membobol cukup banyak data walaupun data itu diprotect. Dan karena Heechul adalah seorang ratu yang menguasai SMU DONGSUNG, tidak sulit baginya untuk memerintahkan siapapun di sana.

"Apa itu noona?" Tanya Changmin penasaran melihat Heechul begitu serius membaca kata demi kata dalam skrip itu

"Bukan apa-apa, hanya sedikit hafalan" jawab Heechul masih terus tak acuh

Changmin dan Kyuhyun mengerutkan keningnya "Noona menghafal? aneh sekali, tidak biasanya" ucap Kyuhyun

"Apa noona tidak mengerti pelajaran yang dijelaskan di sekolah?" kini gantian Changmin yang bertanya. Memang aneh, Heechul sangat jarang menghafalkan sesuatu (masalah pelajaran) kalaupun Heechul menghafal, ia tidak akan terlihat seserius ini. biasanya Heechul hanya akan melakukan metode membaca cepat dan hanya melihat hafalan itu sekilas. Yah memang pada dasarnya Heechul dikaruniai otak dan pemikiran yang hebat, jadi ia tidak perlu bersusah payah untuk menghafal atau mengerti sesuatu

"Tapi sepertinya bukan pelajaran. Apa sih noona?" Tanya Kyuhyun lagi yang mencoba mengintip apa yang sedang noona'nya baca

"Ini naskah drama" jawab Heechul singkat, lalu mulai menghafal lagi

"Naskah drama?" kaget Kyuhyun dan Changmin bersamaan "Memangnya sekolah kita akan mengadakan pentas drama ya?" Tanya Kyuhyun "Drama apa noona?"

"Bukan, tapi sekolah sebelah"

"Lalu kenapa noona menghafalnya? kan tidak ada hubungannya dengan kita" ucap Changmin

Heechul tidak menjawab. Ia terus membaca dan membaca. Berapa kalipun si Kembar bertanya Heechul hanya berbisik "Ssssttttt…" lalu mulai membaca skripnya kembali

.

Next day

.

Heechul meletakkan skirp yang telah habis dibacanya itu di meja tengah ruang OSIS "Aku sudah selesai menghafalnya" ucap Heechul. Siwon, Eunhyuk dan Kangin yang sedang duduk bersantai di sofa pasangan meja utama itu terdiam dan menatap Heechul

"Eng.. kau menghafal semuanya?" Tanya Siwon akhirnya

"Ya, dan kurasa kalian juga harus menghafalnya" jawab Heechul

"Kau gila, 50 lembar dengan 15 tokoh utama, 25 tokoh pembantu dan 3025 dialog kau hafal sendiri? semuanya?" Tanya Kangin tak percaya

"Tidak begitu sulit, tapi si kembar tidak berhenti menggangguku, jadi aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghafalnya" ucap Heechul "Ceritanya biasa saja, tidak begitu berbeda dengan cerita aslinya. Tapi dialog Juliet dan Romeonya dibuat agak sedikit berbeda dan aku suka" tambahnya

"Kita masih punya segudang urusan OSIS yang belum dikerjakan, mengapa harus membuang waktu untuk menghafal dialog SMU sebelah yang tidak penting ini" malas Kangin sambil mengibas-ngibaskan skrip itu

"Sayang tidak capek berdiri terus? ayo duduk sini" Siwon menepuk-nepuk sofa kosong disebelahnya. Dengan cepat Heechul melemparkan sebuah benda yang berhasil mengenai dahi Siwon "Ouch! aduh…" Siwon mengelus-elus dahinya yang mulai memerah

"Kita akan berpartisipasi. Jadi hafalkan dialog itu! semuanya!" perintah Heechul. Siwon, Eunhyuk dan Kangin sudah tidak bisa bicara apa-apa lagi karena perintah Heechul adalah "mutlak". Heechul melihat sekitarnya "Kemana yang lain?" tanyanya

"Han sedang membereskan neraca keuangan, sepertinya agak sedikit salah perhitungan, Junsu sih tadi kulihat ada di kantin" ucap Siwon "kalau Ryeowook aku tidak tahu" tambahnya

"Ryeowook ada kencan dengan Yesung oppa" ucap Eunhyuk santai sambil mengaduk-aduk teh di sebuah cangkir "Onnie mau teh?" Tanya eunhyuk

"Apa tadi? Ryeowook kencan dengan Yesung?" tanya Heechul. Eunhyuk mengangguk "Wah wah, anak itu sudah dewasa rupanya. Ternyata Yesung cukup cepat bergerak juga ya, tidak kusangka" Heechul tersenyum licik "Bagaimana data siswa? tidak ada masalah kan?" Tanya Heechul lagi

"Tidak ada, tapi kedua adik kembarmu itu yang selalu membuat masalah" jawab Kangin

Heechul menghela nafasnya "Apa lagi yang mereka lakukan?" Tanya Heechul malas

"Cukup banyak, datanya ada di Junsu, kau bisa melihatnya nanti" ucap Kangin

"Mana yang namanya Jung Heechul?! aku mau bertemu dengannya!" tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang gadis dari luar ruang OSIS dan beberapa langkah kaki yang terdengar cepat mulai mendekat

"Tunggu, kau tidak boleh masuk seenaknya" kali ini terdengar sebuah suara takut-takut

"Lancang sekali kau melarangku! memangnya kau tidak tahu siapa aku hah?! cepat pertemukan aku dengan Jung Heechul!"

"Ada apa itu ribut-ribut?" Tanya Heechul "Sepertinya namaku disebut-sebut"

"Aku tidak tahu" Eunhyuk menggeleng

Heechul membuka pintu ruang OSIS dan berjalan keluar menghampiri sumber keributan "Ada apa ini?" tanyanya ramah

"He-Heechul noona.."

"Oh ini yang namanya Jung Heechul?" wanita yang merupakan penyebab keributan berjalan angkuh mendekati Heechul. Matanya menatap rendah Heechul namun Heechul tidak peduli

"Ada perlu apa ya denganku?" Tanya Heechul ramah sambil tersenyum. Sebenarnya dalam hati "Cih! apa-apaan wanita sok keganjenan ini? apa maksudnya menatapku begitu? cari mati?!"

"Beraninya kau mau merebut posisiku!" ucap wanita itu

Heechul tertegun "Merebut posisimu? aku tidak mengerti.. kalau boleh tau, aku sedang berbicara dengan siapa ya?"

"Aku Tiffany Jung! Wanita tercantik di SMU SANG!" angkuh Tiffany sambil menunjuk dadanya sendiri

"Oh… Tiffany, apa kabar? kenapa tidak pernah main ke rumah?" Tanya Heechul dengan senyum yang mengembang

Tiffany mengerutkan keningnya "Apa maksudmu?! kau mau mengalihkan pembicaraan ya?!" kesalnya

"Kau kan sepupuku, kau putri dari bibi Jessica kan? kau pernah datang ke acara ulang tahun Kyuhyun dan Changmin sekali" ucap Heechul masih memperlihatkan senyumnya

Tiffany mencoba mengigat "Ukh.. jangan ingatkan aku soal itu! aku benci keluarga kalian!" kesal Tiffany saat mengingat kejadian itu. di pesta itu sang ibu pingsan karena ulah nakal si kembar dan dia juga jadi mainan si kembar saat ia tengah menangis menunggu Jessica yang pingsan di salah satu kamar di rumah keluarga Jung. "Pokoknya kau tidak pantas merebut posisiku!"

"Posisi apa sih yang sedari tadi kau bicarakan?" Tanya Heechul tidak mengerti

"Ah… Tiffany!" seru si kembar tiba-tiba. Mata Tiffany langsung membulat melihat kedua bocah nakal itu "Kenapa ada di sini? mau main dengan kami lagi ya? hehehe" ucap Kyuhyun dengan senyuman nakalnya. Tiffany langsung merinding

"Noona, ini hadiah untuk noona" ucap Changmin memberikan sebuah bingkisan kepada Heechul

"Kenapa kalian ke sini? bukankah sedang jam pelajaran?" Tanya Heechul sembari menerima bingkisan itu

"Pelajarannya membosankan, aku dan Kyu sudah hafal semuanya, benar kan Kyu?" Tanya Changmin, Kyuhyun hanya mengangguk "Tiffany mau main lagi? ayo kita main seperti dulu" tambah Changmin terkekeh

"Ukh.." Tiffany mundur selangkah. Ia terlalu takut bertemu si kembar "Mimpi buruk!" batinnya. Ia masih ingat dengan jelas saat si kembar mengerjainya habis-habisan selama Jessica pingsan. Tiffany didandani dengan make up tebal di sana sini, rambutnya dibuat acak tak beraturan, diikat-ikat, di pita, di buat kusut dan dirancang sedemikian rupa oleh si kembar, bajunya dicoret-coret dengan spidol dan digambar berbagai macam benda kesukaan si kembar. Saat itu Tiffany tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menangis, berontakpun percuma karena si kembar tidak peduli dan tetap melancarkan aksinya. Sampai pada akhirnya si kembar menaruh cermin besar di depan Tiffany dan berkata "Nah, cantik kan? lebih cantik dari sebelumnya" sambil tertawa. Saat melihat dirinya sendiri sudah tak berbentuk, Tiffany hanya bisa menangis sejadi-jadinya. Sejak saat itu, ia memutuskan untuk tidak pernah lagi berurusan dengan si kembar

"Kau kesini sengaja mencari kami ya?" Kyuhyun merangkul bahu Tiffany sambil tersenyum licik. Tiffany langsung menunduk ketakutan

"Wah wah, senang sekali kita sampai dicari oleh nona manis seperti Tiffany, kehormatan besar" Changmin ikut-ikutan merangkul bahu Tiffany. Tiffany sudah hampir menangis

"Hey, sudah-sudah. Tiffany ada urusan dengan noona, lepaskan dia" perintah Heechul. Dengan 'mau tidak mau' si kembar melepaskan mainan baru mereka

"Po.. pokoknya aku akan tetap menjadi Julietnya!" teriak Tiffany dengan tubuh yang gemetar

Mata Heechul membulat "Oh.. itu toh.." batinnya. Senyum licik mulai mengembang di bibir manis Heechul "Begini Tiffany, Romeo bilang ingin aku yang menjadi Julietnya, jadi bagaimana ya…" Heechul mulai berpose imut. Sebenarnya Tiffany masih ingin bicara, tapi begitu melihat si kembar sedang menatap dirinya, Tiffany segera berlari pergi

"Fufufu.. ini akan lebih menarik" bisik Heechul yang lalu masuk ke ruang OSIS

"Apa kita harus mengikuti noona, Kyu?" Tanya Changmin kepada Kyuhyun

"Kalau kau mau dibunuhnya" jawab Kyuhyun. Changmin hanya tertawa "Aku lapar Min, ayo ke kantin" Kyuhyun menarik lengan Changmin

.

Dalam ruang OSIS

.

"Junsu!" Heechul berteriak nyaring memanggil nama Junsu. Semua mata anggota OSIS melihat ke arahnya

"Ya?" Tanya Junsu dari balik mejanya sambil melahap sebuah roti

"Aku mau kau sebarkan data ke komputer sekolah SMU SANG bahwa aku akan ikut serta menjadi Juliet dalam pentas drama mereka" ucap Heechul sambil tersenyum licik

"Ok" jawab Junsu santai. Dengan cepat Junsu mengutak-atik komputernya masih sambil melahap roti di mulutnya. "Selesai" ucap Junsu setelah 2 menit berlalu

"Hebat, terima kasih Junsu, cokelat untukmu" Heechul menaruh sebatang coklat yang sebenarnya merupakan isi dari bingkisan yang diterimanya dari si kembar tadi

"Wew~ terima kasih" senang Junsu

.

SMU SANG

.

Dengan sangat cepat informasi hasil hack Junsu menyebar dengan cepat di semua komputer sekolah SMU SANG "Wah! lihat ini! wanita agung dari SMU DONGSUNG katanya akan menjadi Juliet dalam pentas drama kita!"

"Yang benar? Jung Heechul? aku harus menontonnya!"

"Aku mau ikut dalam pentasnya! siapa ketua pelaksananya?"

Info itu langsung menjadi perbincangan utama di antara para siswa. Sekolah menjadi gempar. Para murid berbondong-bondong mendatangi pelaksana drama "Aku mau ikut pentas drama!"

.

.

.

To be continued….

.

.

.