Yoooooooooooo~

saya balik bawa nih ff ancur! XD

.

.

.

Title: It's About Our Noona

Chapter: 12

Author: Cndy Prissycatice

.

.

.

Warning : Man character became woman

Jika anda tidak menyukai cerita bodoh yang tidak menarik, perubahan karakter tokoh secara besar-besaran, alur cerita yang tidak jelas dan ending yang tidak memuaskan, saya sarankan agar anda tidak membacanya.

-#####-#####-

.

.

.

Dengan sangat cepat informasi hasil hack Junsu menyebar dengan cepat di semua komputer sekolah SMU SANG "Wah! lihat ini! wanita agung dari SMU DONGSUNG katanya akan menjadi Juliet dalam pentas drama kita!"

"Yang benar? Jung Heechul? aku harus menontonnya!"

"Aku mau ikut dalam pentasnya! siapa ketua pelaksananya?"

Info itu langsung menjadi perbincangan utama diantara para siswa. Sekolah menjadi gempar. Para murid berbondong-bondong mendatangi pelaksana drama "Aku mau ikut pentas drama!"

-######-######-

.

.

.

"Apa?! berani sekali.. ukh" Tiffany mengepalkan tangannya geram ketika melihat data dari layar komputer sekolahnya. Dengan cepat ia berdiri dan mendorong komputer itu jatuh dari mejanya "Prakkkk!" suara itu nyaring terdengar seiring dengan terpecah dan rusaknya komputer itu

"Ti-Tiffany!" Sunny—sahabat Tiffany yang sedari tadi berada di samping Tiffany langsung terbelalak kaget melihat apa yang dilakukan sahabatnya tersebut

Sementara itu SooYoung—sahabat lain Tiffany langsung melihat ke balik meja dengan wajah cemas "Komputernya rusak!" paniknya. Kini ketiganya tengah berada di perpustakaan untuk melihat data itu, dan tentu saja semua mata orang yang berada di perpustakaan itu langsung melihat ke arah sumber suara gaduh tersebut

Masih dengan kemarahan yang memuncak, Tiffany mengambil ponsel dari sakunya dan menelepon seseorang "Kirimkan layar komputer flat terbaru ke sekolahku! sekarang!" bentaknya lalu menutup telepon. "Ayo pergi!" perintahnya kepada Sunny dan SooYoung yang langsung menurut. "Sebentar lagi komputer barunya akan datang" ucap Tiffany kepada pengurus perpustakaan sebelum ia berlalu pergi

"Ti-Tiffany, kan tidak perlu seperti itu…" ucap Sunny

"Masa bodoh! aku lah sang Juliet! tidak ada Juliet lain!"

.

-2 weeks later-

.

Semua murid SMA SANG sedang fokus mempersiapkan pentas drama mereka kali ini. ini pertama kalinya keadaan di sana menjadi begitu heboh dan bersemangat. Hampir seluruh siswa memegang skrip drama. Padahal tidak semua dari mereka diikutsertakan, memang saat banyak sekali murid yang tiba-tiba mendaftar untuk masuk menjadi bagian pentas drama tersebut ada yang diterima, namun hanya sebagian kecil, itu juga hanya menjadi tokoh-tokoh yang tidak penting, namun tetap saja bersemangat

Di lain pihak, anggota klub drama sedang kebingungan dan sangat pusing atas drama kali ini. data palsu yang telah disebarkan Junsu membuat semuanya menjadi kacau, kalau Heechul dan Tiffany tetap kukuh ingin menjadi Juliet, siapa yang harus dipilih? kalau membatalkan dan memberitahu kalau sebenarnya Heechul tidak ikut serta, pasti dramanya akan langsung tidak menarik perhatian seperti yang sekarang terjadi. Jadi.. apa yang harus mereka lakukan?

"Wah wah, kenapa ini? semua jadi bersemangat" Leeteuk cukup heran saat ia berjalan melewati lorong demi lorong sekolahnya yang cukup sepi, ia sedang bersama dengan Donghae

"Duh, nih orang telmi amat sih. Masa dari kemarin ga sadar?" pikir Donghae heran

"Hei Donghae, kira-kira ada apa ya? ada artis mau datang?" Tanya Leeteuk

Donghae menghela nafasnya pelan "Lebih dari itu, wanita tercantik di dunia ini yang akan datang" ucap Donghae

"Woah? benarkah? bidadari?" Tanya Leeteuk lagi

"Kira-kira. kau memangnya belum dengar? Jung Heechul akan menjadi tokoh Juliet dalam pentas drama kita nanti" ucap Donghae

"Apa? Heechul? bagaimana bisa? dia kan bukan murid sekolah ini" heran Leeteuk

"Kamu sendiri yang setuju kalau diadakan pentas drama gabungan" Donghae bicara sambil memutar bola matanya

Leeteuk berhenti berjalan "Benarkah? oh iya" sadar Leeteuk "Yah, bagus juga kan kalau semuanya bersemangat seperti ini. aku juga harus semangat!" Leeteuk tersenyum sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi

.

-2 weeks later-

.

"Besok pentas dramanya, aku mohon bantuannya" ucap Heechul menyodorkan tangannya sambil tersenyum

Leeteuk menyambutnya dengan senyuman yang tidak kalah ramah "Aku juga mohon bantuannya"

"Jangan lupa loh, aku juga masih resmi menjadi tokoh Julietnya, sepertinya kau akan mendapatkan peran lain" ucap Tiffany tersenyum licik sambil menggandeng Leeteuk mesra

Melihat hal itu, Heechul hanya bisa memperlihatkan senyuman termanisnya "Aku mengerti" ucapnya tidak takut. Sebenarnya dalam hati heechul bicara "Hei! sadar dong! dasar cewek genit! dia itu calon suamiku tahu!"

Tiffany berjalan mendekati Heechul kemudian berbisik "Aku tahu kau tidak akan sebodoh itu menghancurkan pentas drama ini kan yang mulia?" lalu kembali berjalan ke arah Leeteuk

Heechul hanya diam mendengar ucapan Tiffany, ia perlu berfikir sejenak, lalu ia kembali menyunggingkan senyuman di bibirnya "Tentu" ucapnya

.

-Hari Pentas-

.

"Semua sudah siap? bagaimana layarnya? lampu sorot?"

"Ok"

"Tirai panggung?"

"Ok"

"Semua pemain sudah mengenakan kostum?"

"Ah, gaunku sobek, bagaimana ini?" Tanya seorang pemain

"Ganti saja, kita punya segudang kostum di ruang ganti, cepat!"

"Wah, sibuk sekali ya. Ini pasti akan jadi pentas drama terhebat" ucap Leeteuk "OSIS SMA DONGSUNG belum datang?" Tanya Leeteuk

"Aku tidak tahu, tapi toh tidak ada masalah kalaupun mereka tidak datang. Aku malah merasakan akan terjadi berbagai macam masalah kalau sampai mereka jadi ikut bergabung" ucap Yoona

"Kenapa kau berpikir seperti itu?" Tanya Leeteuk tidak mengerti

"Begini, pada dasarnya, semua skrip drama kita sudah cocok dengan pemain, kalau mereka ikut serta, mereka akan berperan menjadi apa? lalu, pentas drama ini akan ditonton oleh seluruh keluarga murid, dan banyak sekali orang penting lainnya. Kalau pentas drama kali ini sampai kacau, itu akan memperburuk citra sekolah" Yoona memberikan penjelasan

Leeteuk tersenyum lalu mengusap kepala Yoona "Tidak perlu berpikir seperti itu. aku tahu kau ini wanita yang sangat memperhatikan sekolah kita, tapi wanita cantik sepertimu tidak perlu banyak berpikir untuk segala hal, untuk hari ini, kau cukup rileks dan nikmati saja pertunjukannya, semua pasti akan menyenangkan"

Yoona menatap Leeteuk "Aku pasti bahagia kalau bisa mempunyai pemikiran sederhana sepertimu" ucap Yoona "Kau tidak lupa dialognya kan?"

"Tentu saja tidak.. ah, Heechul!" Leeteuk spontan melambai-lambaikan tangannya saat melihat seluruh anggota OSIS SMA DONGSUNG yang baru saja datang

"Wah, hebat. lain kali kita juga harus membuat pentas drama" ucap Eunhyuk dan Kangin yang terkagum-kagum

"Maaf datang terlambat, ada sedikit masalah di sekolah kami tadi" Heechul menjelaskan

"Tidak apa-apa, kita masih punya waktu setengah jam lagi, cepat ganti pakaianmu" ucap Leeteuk

"Sepertinya pentas ini penting sekali ya. Kulihat seluruh tempat duduk sudah penuh" kata Junsu sambil mengunyah sebatang cokelat

"Begitulah"

.

-Pentas-

.

"Oh.. kenapa tidak ada hadiah yang aku inginkan di pesta ulang tahunku yang sangat spesial ini?" Tiffany mulai memerankan tokoh Julietnya. Ia tampil cantik dengan gaun merah muda berbahan sutra dan dengan model rambut digulung keatas dengan berbagai macam hiasan rambut yang menghiasi. Banyak penonton mulai saling berbisik seperti "Julietnya cantik ya" atau "aku ingin mengenakan gaun indahnya"

Dan pada saat yang sama, muncullah Leeteuk dan kedua pemain lainnya diatas panggung, berjalan dan berperan seakan mereka tengah berbincang dan tidak melihat adanya Tiffany. Sementara itu mata Tiffany terus menatap wajah Leeteuk, perlahan pipinya memancarkan rona kemerahan yang membuatnya terlihat semakin manis

"Sudah ah bercandanya, kalau sampai ada yang menyadari bahwa kita berasal dari keluarga—" Leeteuk tidak meneruskan kata-katanya saat ia melihat ke arah Tiffany, memulai adegan di mana Romeo dan Juliet pertama kalinya bertemu dan mengalami apa yang disebut "Cinta Pada Pandangan Pertama"

Baru saja Leeteuk akan membuka mulutnya untuk menyapa Tiffany, Heechul muncul di panggung, tepat di sebelah Tiffany "Ah ternyata kau ada disini Clarissa" ucap Heechul sambil menyentuh bahu Tiffany. Spontan saja semua mata pemain drama membulat mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Heechul terutama Tiffany, dan para penonton mulai saling berbisik "Aku tahu ini hari yang istimewa bagimu, karena itulah ayahku mengadakan pesta ini untukmu, tapi kau tetap tidak boleh melupakan tugasmu sebagai pengurus busanaku kan. Lihat ini, gaunku sedikit sobek, bisa kan kau memperbaikinya sekarang?" Tanya Heechul

"Jadi dia itu bukan Juliet? Cuma pengurus busana? jadi wanita yang sangat cantik itulah Julietnya?" penonton terheran-heran "Kukira gadis yang pertama muncul itu Julietnya! ah, tapi memang cantikan yang ini sih" begitulah komentar lainnya "Ah! dia kan Jung Heechul! gadis sempurna itu!" ada pula yang yang berkomentar seperti itu, keadaan menjadi cukup ramai diantara para penonton

"Ah! itu kan gaunku yang sobek tadi!" ucap salah seorang pemain dari belakang panggung yang menyaksikan pertunjukan dari sebuah layar tv berukuran besar

"C-Clarissa?" Tiffany tidak percaya apa yang didengarnya

"Lagipula tidak lucu kan kalau kau sang pemilik utama acara ini malah menyendiri di sini, setelah membetulkan gaunku kau harus masuk dan berbaur dengan yang lain, ayo" Heechul merangkul tubuh Tiffany dan memutarnya, namun belum sempat ia berbalik, Heechul segaja berpura-pura melihat ke arah Leeteuk dan langsung terdiam, bibir mungilnya terbuka sedikit dan tatapan matanya seakan berkata bahwa ia sangat terpesona akan kehadiran Leeteuk, menerima tatapan seperti itu dari seorang Kim Heechul, apalagi dengan penampilan yang sungguh cantik bagaikan seorang putri, wajar saja Leeteuk menelan ludahnya dan memberikan tatapan mata yang sama dengan yang diberikan oleh Heechul

"Ah.. ayo kita masuk, semua sudah menunggu" Heechul memainkan perannya dengan baik dan melanjutkan langkahnya untuk masuk ke dalam istananya atau lebih tepatnya pergi meninggalkan panggung, namun refleks Leeteuk berlari dan langsung memegang tangan Heechul dan refleks pula—atau lebih tepatnya disengaja, Heechul langsung membalikkan tubuhnya, menatap orang yang memegang tangannya "Ah.."

Leeteuk langsung gugup "Ah maaf! kau cantik sekali.. Heechul…" ucap Leeteuk tak sadar kalau dia sedang memerankan tokoh Romeo

"Heechul?" penonton mulai saling berbisik lagi

"Leeteuk, aku Juliet" bisik Heechul

"Aku Juliet!" bisik Tifffany "Bukan Clarissa!" tambahnya masih sambil berbisik

"Ah maaf.." Leeteuk langsung menyadarkan dirinya "Bo-bolehkah aku tahu namamu?" Tanya Leeteuk kepada Heechul

"Ah.. aku Juliet.." jawab Heechul yang terlihat agak ragu untuk memberitahukan namanya

"Juliet.. aku Romeo" ucap Leeteuk sambil tersenyum "Kau wanita tercantik yang pernah kulihat" tambahnya

"Hei! Lepaskan tangan kotormu itu dari tangan halus putriku!" tiba-tiba saja Yunho—ayah yang menderita daughter complex cukup parah itu naik ke atas panggung dengan wajah kesal sambil menyisingkan lengan bajunya

"A-appa?" kaget Heechul

Kali ini penonton benar-benar tidak mengerti jalan ceritanya, begitu juga dengan para pemainnya sendiri. Di belakang panggung, Yoona menepuk jidatnya sambil bergumam "Aku tahu hal buruk akan terjadi"

"Beraninya kau memegang tangan putriku yang sangat berharga!" Yunho berjalan semakin mendekat ke arah Leeteuk, Heechul dan Tiffany

"A-appa, ini Cuma drama! tunggu!" Heechul langsung melepaskan tangan Leeteuk "Appa dengarkan a—" Heechul menghentikan ucapannya saat ia melihat Jaejoong turut naik ke atas panggung dengan wajah menahan marah dan berjalan secepat mungkin untuk mengejar Yunho

"Akh! sakit! lepaskan aku!" bentak Yunho saat merasa ada seseorang yang menjewer telinganya "J-Jae..?" kaget Yunho saat mendapati siapa orang yang barusan menjewer telinganya. Dan dengan cepat Jaejoong kembali menjewer telinga Yunho "Aaaaaahhhh boo sakittttt" rintih Yunho tapi tidak berani melawan. Dan Jaejoong berhasil menariknya turun dari atas panggung

Para penonton hanya bisa bengong menyaksikan, tidak tahu harus bicara apa

"Ba-bagaimana akhir dari drama ini nantinya?" Cemas para pemain drama di belakang panggung dengan wajah pucat

.

.

.

To be continued…

.

.

.

anda ingin review? klik tombol di bawah ini XD