WARNING : fic yang nyaris lucu, bahasanya nggak konsisten, kecadelan Sehun agak maksa, de el el.

DISCLAIMER : EXO punya Tuhan sama ortu masing" tapi di bawah label rec. Pak Lee Soo Man dan si Author gaje yang punya nama Baek Keun Ree cuma nulis ceritanya.

PLEASE NO FLAME

EXO IN DISNEYLAND

Chapter 2

Tahukah kalian tentang trio derp squadnya EXO? Sebenarnya mereka semua tuh le derp. Maksud dari derp adalah muka aneh, ekspresi aneh maupun lucu. Itulah artinya. Dan sekarang para member dari exoplanet itu sedang tertawa ga jelas karena melihat hasil foto-foto mereka. Tentunya dengan hasil yang nge-derp semua /plak.

"LUHANNIEEE!" Teriak Sehun dari seberang sana (?). Ia membawa sesuatu.

"Apa Sehunnie?" Tanya Luhan penasaran. Wajahnya memasang ekspresi baby face yang bikin author pengen nyubit. *what! (suara fans luhan)*

"Ini... lucu kan?" Kata Sehun sembari menyerahkan sapi terbang /dor, balon sapi maksudnya.

"Huaahhhh! Oenjoe cekaleeee Hunnie...!" Luhan memeluk balonnya dan beralih meluk Sehun. *UOHH! (Hunhan shipper teriak gaje)

Namun...

"BALONKUUUUUU!" teriak Luhan dan Sehun histeris melihat balonnya terbangkan akibat ulah Kim Jongin yang berjalan dengan wajah watadosnya.

"Ah, maaf Thehunie. Tapi aku ingin muntah melihat kau yang tersipu-sipu itu. Jadi tanganku terpeleset dan melepas pemberat balon itu." Ujar Kai se-innocent mungkin.

"KKAMJONGIN! YU NO THEI THORRIEEH!?" Teriak Sehun. Di belakangnya sudah tersaji background angin topan dan lesus (?). Kemudian ia berlari secepat angin, mengejar Kai yang sudah berteleport seratus meter di depannya.

"Kejar aku Thehunnie!" Kai menunjukkan evilsmirk khasnya.

Dan ternyata... member lain masih bengong melihat duo racun /plak/ duo maknae itu. Terutama Luhan yang masih meratapi keterbangan sapinya ke langit sana (nah?). Suho yang pertamakali sadar langsung memulai pembicaraan.

"Oh Mi God, gimana kalau mereka tersesat?!"

!?

( O A O)a

Setelah limabelas menit bermusyawarah, akhirnya mereka menemukan mufakat. Yaitu berpencar mencari SeKai dalam 5 kelompok. Anggotanya adalah SuDo, ChenMin, KrisTao, BaekYeol, dan LuLay. Mereka sepakat akan berkumpul bersama lagi di Kafe BaeKeuRy (baca : Bakery).

ChenMin Group

"Duh, kemana sih duo maknae evil tadi. Nyusahin aja..." Kata Xiumay /dor/ Xiumin kesal. Padahal ia masih ingin naik bianglala bersama dengan Chen. Tapi untung juga sih, bisa jalan bareng si doi. Imajinasi Xiumin sukses membuatnya ngekek evil.

"Baozi, ngapain lo?" Tanya Chen, yang sweatdrop mendengar suara tawa Xiumin yang aneh.

"Nggak, kok. Cuma ketawa biasa." Balas Xiumin.

"Oh iye bang... gimana kalo kita main dulu ke sini." Kata Chen sambil nunjuk arena photo garden pada peta, mau narsis dulu.

"Abang lu kata? (bahasa apaan nih)" Xiumin kaget dengan bahasa Chen yang aneh. Namun tanpa perlu dimeniti Chen langsung menggandeng Xiumin ke photo garden Disneyland. Hoho... Chen jadi seme ternyata. Dan Xiumin yang sedang digandeng hanya bisa tersipu malu. 'Apa nih? Mimpi kali ya... kalau iya tolong jangan bangunkan aku dari mimpi ini.' Batin Xiumin.

Sesampainya di photo garden, dimulailah aksi ChenMin photo-photo ria. Berpose se-alay mungkin (he?), sekeren mungkin dan semungkin mungkin.

Dari situ marilah kita beralih pada..

KrisTao Group

Sudah sepuluh menit mereka berdua berjalan. Namun masih belum ditemukan tanda-tanda (?) dari Sehun dan Kai. Sepertinya mereka benar-benar jauh.

"Kris ge, Tao mau lihat Panda Theater." Kata Tao excited setelah melihat ada tulisan Country Bear Theater dalam peta.

"Tao-er. Itu beruang grizzly bukan panda." Terang si dhuizhang. Namun Tao ngeyel dan mengeluarkan jurus bbuing bbuing nya. Sehingga Kris pun segera mengantar Tao ke Country Bear Theater itu. Di sana Tao mengeluarkan semua ekspresi cute nya dan tanpa ia sadari ada tatapan 'lapar?' dari Kris yang sejak tadi memperhatikannya.

'Ya ampun. Kenapa panda-ku ini selalu menggunakan aegyonya padaku. Tidak bisakah aku menang melawan wajah cutenya itu. Juga mata panda itu.. dan bla bla bla.' Pikir Kris sedari tadi, ia juga tidak sadar bahwa pikirannya melayang kemana-mana.

Setelah teater itu selesai. Tanpa sengaja Tao tersandung kaki orang yang lewat (what? Kok bisa?) dengan reflex Kris menangkapnya dengan posisi dansa. Orang-orang di sekitar yang menyaksikan drama gratis itu segera mengabadikan momen mereka berdua dengan kamera masing-masing. Bahkan ada yang langsung update status : 'Ampun cyin, KrisTao momen yang unyu banget ini layak jadi bukti penguat bagi yang nggak percaya KrisTao itu real. Ciyus lho cyin. Oh iya... l1k3 st4tu5 k3uw in1 ye4!' dan boom... komen membanjir.

SuSoo (baca su-su /dor) ralat SuDO Group

Sekarang ini mereka masih mencari SeKai yang minggat entah kemana. Mereka berdesa-desakan dengan pengunjung yang lain. Dan tak terasa waktu sudah menjelang petang (?) padahal dua maknae evil yang ngrepotin itu masih belum ditemukan. Dalam pencarian itu mereka melewati wahana roler coaster yang terlihat seperti pegunungan.

"D.O, percepat jalanmu. Dan kenapa tanganmu kecil sekali yah?" Tanya Suho sembari memalingkan wajah untuk mencari D.O yang tertinggal. Namun... eohhhh?! Seorang anak kecil yang sedang menangis meraung-raung karena dikira mau diculik Suho-lah orang yang ia gandeng. Tanpa ba-bi-bu kontan Suho melepaskan tangannya dan kabur entah kemana. Ia meninggalkan D.O sendirian.

Di sisi lain, namja mata bulat yang dikenal sebagai kembarannya Julian di Madagaskar (?) sedang kebingungan mencari hyungnya. Ia tertinggal karena sibuk mengamati wahana roller coaster tadi. Kemudian ia tersadar untuk menemukan Kai dan Sehun kembali jadi ia memutuskan untuk pergi dari arena tersebut.

"Duh, Suho hyung kemana... pabo kau ini Kyungsoo. Hanya bengong melihat roller coaster dan melupakan misi pencarian dongsaengku." Gerutu D.O sambil berjalan. Ia tak sadar sudah berpapasan dengan orang yang dicarinya...!?

LuLay Group

Ternyata Luhan dan Lay juga terpisah. Kali ini gara-gara Lay berhenti untuk naik wahana komedi putar dengan alasan ada unicornnya di sana. Luhan yang tak mengetahui hal tersebut kontan melanjutkan pencariannya ke seluruh penjuru Disneyland. Sebenarnya ia ingin menggunakan ruang siaran namun takut para fans akan menyerbu mereka dan mengganggu acara tamasya itu.

"Yahiiiii!" Teriak Lay gaje. Ia tidak sadar bahwa ia adalah satu-satunya orang dewasa yang naik wahana itu. Orang-orang yang melihatnya hanya bisa face palm dan ber-sweatdrop ria.

"Yi Xingxie... dimana kauuuu?" Panggil Luhan sambil melihat kanan-kiri-depan-belakang-serong kanan-serong.../stop/. Dan...

WHUUUSSHHH!

"Eh, jangan-jangan itu Sehunnie?" Gumam Luhan yang merasakan hawa kehadiran (?) dari namjachingunya.

The last is BaekYeol Group

Kalau duo ini sih, readers sudah pada tahu ya. Mereka bukannya mencari Sehun dan Kai tapi malah ikut minum teh di Alice Tea Party. Bercanda-ria di sebuah cangkir yang berputar-putar bersama dengan cangkir yang lainnya.

Dan disaat seperti itu, sempat-sempatnya mereka berebut antara banana tea dan strawberry tea. Chanyeol mau ini, Baekhyun mau itu. Dan akhirnya teh berperisa itu tumpah sampai tak bersisa dan yang tertinggal hanya teh tawar yang mau tak mau BaekYeol meminumnya akibat haus berkepanjangan.

"Dasar Yeollie... kalau saja kau tak menolak permintaanku teh strawberry itu pasti sudah masuk ke mulutku." Gerutu Baekhyun sambil mempoutkan bibirnya. Tiba-tiba Chanyeol mencium pipi kanan Baekhyun dengan gerakan fast motion.

"Permintaan maafku, Baekkie." Kata Chanyeol santai.

Setelah bermain di dalam cangkir dari cangkir-cangkir (woy) mereka berdua baru ingat akan mandat dari sang guardian-nya. Oh my... sekarang mereka kelabakan mencari SeKai akibat hari sudah hampir malam.

r( O A O )r

Sementara itu, ada orang yang tengah merenung meratapi keadaannya saat ini. Sepi... sendiri... ya, dia adalah Suho yang terpisah dari D.O akibat kecerobohan dua orang di sana. Ia mulai menyenandungkan lagu yang nggak jelas /kaboom/

"Dimalam yang sesunyi ini... aku sendiri... tiada Lay meneman-"

"CIAATTTT!"

DUAKK! BUG! BLETAK! UPH! Krompyang! Meow! Guk guk...! (heh)

"Eohh... neomu appo, dasar paboo!" Umpat Suho pada unicorn yang tahu-tahu nongol dari belakangnya. "Apa maksudmu memukulku, hah!?" Tanya Suho dengan gaya GD saat menyanyi Fantastic Baby yang 'catch me on fire, Hah!?'

"Aku hanya tidak tahan mendengar namaku di sebut dalam lirik lagu parodimu itu." Jawab Lay jujur.

"Tapi tidak usah dengan acara highlight karate beatbox, dong." Protes Suho yang masih mengelus bahu dan punggung yang menjadi bantalan Lay untuk mendaratkan tinjunya.

"Sudahlah, chagiya. Kita kembali ke kafe BaeKeuRee saja." Ajak Lay membujuk.

" Nde, Yi Xingxie..." Jawab Suho singkat, padat, dan terpampang nyata semburat merah di pipi keduanya.

Sementara itu di lain sisi (?), Sehun yang kehilangan jejak Kai mulai panik karena dia baru sadar bahwa ia tersesat. Ini salahnya juga sih, tapi apa boleh buat cinta itu mengalihkan dunia banget, sih. Apalagi kalau yang jadi namjachingunya Luhan.

Tiba-tiba ia tercenung di depan akuarium raksasa. Banyak ikan di sana, lalu ia berencana membawakan oleh-oleh untuk seseorang...

"Pak, ini ikan apa?" Tanya Sehun sambil menunjuk ikan ukuran big size dengan jidat nonong /plak/.

"Oh, ini ikan Lohan. Mau beli, mas?" Tawar sang bapak yang diketahui merupakan pemilik toko ikan hias tersebut. Tanpa sadar ekspresi wajah Sehun berubah riang.

"Oke, Pak! Saya beli ikan Luhann-euph-!"

PLAK!

Belum selesai ia melanjutkan kalimatnya, seseorang menamparnya dari samping kanan. Ternyata orang yang merasa dipanggil tahu-tahu nongol di samping Sehun.

"Apa-apaan!? Masa aku jadi Lohan dan ikan itu jadi Luhan! Jadi kamu lebih sayang sama ikan itu, toh? Bla bla bla..." Omel Luhan panjang lebar dari meter dijadiin mili.

"Maaf Luhannie. Lidahku terpeleset. Tidak thepertimu yang bisa melakukan tongue twister dengan lancar. Bahkan mengatakan "s" (dia ngomongnya agak burem /lho) thaja aku tidak bitha." Jawab Sehun dengan jujur.

"Baiklah Sehunaaa... tapi kalau kau mau membeli ikan hias, pilih yang itu saja. Hemat tempat." Usul Luhan sembari menunjuk ikan badut yang unyu-unyu *author kumat*.

"Sip deh, Lulu." Tanpa instruksi apapun Sehun mencium sekilas pipi Luhan. Dan adegan ini membuat fic harus dirate T.

(/O A O/)

"Kai, sampai kapan kau mau bergelantungan (?) di bahuku?" Tanya seorang namja imut itu.

"Sampai aku berhasil memulihkan tenagaku, Kyungsoo hyung. Aku terlalu lelah karena banyak berteleportasi. Si Sehun itu cepat juga larinya." Kata namja yang bernama Kai. Keringat bercucuran di dahi dan badannya. Wajahnya pucat karena kehabisan energi.

Dan... BLEGH!

"Mwohh!? Apa lagi, hyung?" Kata Kai yang merasa tidak bersalah.

"Salahmu sendiri menerbangkan balon Luhannie sehingga Sehun mengejarmu seperti mengejar sapi lepas yang ingin disembelihnya." Kata D.O.

"Huueee... umma ikut membela Thehun." Rengek Kai dengan aktingnya yang low-end (?).

"Hanya biar kau sadar, Kai." Balas D.O, ia mulai menepuk-nepuk bahu Kai dengan lembut. "Kau harus minta maaf pada mereka. Atau kau tidak bisa pulang kali ini." Namun Kai malah beralih memeluknya.

"Tidak akan kulepas sampai kau mau bilang memaafkanku. Karena aku sudah merepotkan." Ujar Kai yang masih membenamkan wajahnya di bahu Kyungsoo.

"Baiklah, Jongin-ah." Jawab D.O singkat, ia mengelus rambut Kai. "Kaja!" namun, ketika mereka mau melanjutkan perjalanan menuju tempat berkumpul. Mereka bertemu seseorang...

"Eh... kau kenapa bisa ..."

TO BE CONTINUE

.

.

Maaf kalau romancenya kurang, karena temanya memang humor/friendship bukan romance. Tapi tenang aja chapter depan 'thor' banyakin, deh. *wink* *semua readers tepar dengan mulut berbusa*

Oh iya ini ada balasan review... dan maaf author lama updatenya.

Septaaa : Di chapter 2 udah ada meskipun sedikit, mohon krisarnya kalau kurang banyak KaiSoo momentnya. OwO

Ohrist95 : Iya, Suhonya gimana gitu *gimana gimananya(?)* Sudah dilanjut walaupun agak lama /plak

Kazuma B'tomat : Kainya jadi thombong ya... /di teleportasiin ke bulan/ sudah diupdate XD

Deer Panda : Makasih, iya, wah kasihan si Kai dijambak /dor/

Riyoung Kim : sudah dilanjut... makasih ya

Ryu : hehehe... terimakasih :D

Tania3424 : makasih udah nyemangatin author... ini sudah dilanjut lho

Riniehun : iya... author juga suka cerita humor jadi bikin ff yang humor juga. Sudah dilanjut...

Kan Rin Min : iya si Kris Wu juga nggak biasa banget. /dibakar and diterbangin/ sudah ^^