Maaf lama menunggu. Gue up-date chp 2 KnS.
Silahkan dinikmati.


Kage no Sugosha

Katekyo Hitman Reborn! Fanfiction

KHR © Amano Akira-sensei

Story © Dee Kyou

Rating : T

Warning : Akan ada lumayan banyak OC yang dimunculkan

Chapter 2 - Fakta tentang Informan Bayangan

Previous

"Eeeh!? Jangan-jangan para Arcobaleno tahu tentang Kurosaki-san?" kali ini Adelheid yang bertanya.

"Ya, kami tahu." Jawab Mammon.

"Awalnya aku pikir ini mustahil, korra!" kata Collonelo.

"Biarpun kami tidak percaya…." Ujar Verde.

"Tetapi begitu melihatnya, kami jadi yakin…" Skull menyambung perkataan Verde.

"Dia adalah Kurosaki Akari…" sambung Uni.

"Satu-satunya orang di dunia ini yang disebut…" Fon menambahi.

"Sang Informan Bayangan." Tutup Reborn.

BRAK! Terdengar suara keras. Semua orang langsung melihat ke asal suara itu dan mendapati Xanxus berdiri dengan wajah sangat terkejut, dan kursi yang didudukinya jatuh.

"Kau…. Sampah…. Tidak mungkin….." Xanxus kehilangan kata-kata. Semua orang terkejut melihat reaksi Xanxus, hanya Arcobaleno yang melihatnya dengan tenang dan Akari yang tersenyum semakin misterius.

"Araraa~~~ Sepertinya Xanxus-san tahu tentang diriku, atau lebih tepatnya tentang julukanku… Ufufufufu….." ujar Akari tersenyum.

"Tidak! Tidak! Pak tua itu bilang, kau tidak ada! Tidak mungkin orang sepertimu ada di dunia ini!" amuk Xanxus.

"Bagi orang yang percaya aku ada, maka aku ada di dunia ini. Tapi bagi orang yang tidak percaya, maka aku tidak ada di dunia ini." sahut Akari tenang dan misterius.

Xanxus mendekati tempat Akari duduk dan mencengkram kerah baju Akari, menariknya hingga jarak mereka hanya 30 cm. Menatap mata Akari, untuk melihat apakah terdapat setitik kebohongan disana, atau itulah harapannya. Tapi tidak ada kebohongan di mata Akari, malah dia balik menatap Xanxus sambil terus tersenyum. Semua orang memandang ngeri antara Xanxus dan Akari. Lalu tidak disangka-sangka, Xanxus melepaskan cengkeramannya dan kembali duduk di kursinya semula.

"Hmmm~~~ Memangnya ada apa dengan orang yang dijuluki informan bayangan?" Tanya Byakuran santai. "Uni-chan, bisa kau jelaskan~?" lanjutnya.

Uni melihat ke arah para Arcobaleno lain, meminta persetujuan. Reborn dan yang lainnya hanya mengangguk. Lalu dia kembali melihat ke arah Akari yang kini sudah duduk santai di kursinya kembali dan memasang wajah 'tidak-masalah-kau-mau-beritahu-apapun-tentangku-p ada-mereka'.

"Um… Bagaimana memulainya ya? Yang disebut informan bayangan adalah orang yang punya segala informasi dari segala penjuru dunia. Informasi dari sejak berjuta-juta tahun yang lalu sampai sekarang, bahkan mungkin sedikit dari masa depan, semua diketahui secara akurat oleh informan bayangan." Jelas Uni.

"Tunggu sebentar! Itu tidak mungkin! Maksudku, tidak mungkin ada orang yang mengetahui informasi dari zaman purba kala kan? Tidak ada manusia yang dapat mengetahui secara akurat semua informasi itu." Sembur Kikyou tidak percaya.

"Karena itulah, informan bayangan merupakan orang-orang terpilih, mereka bukan manusia biasa. Tidak banyak orang yang tahu tentang keberadaannya, karena informasi tentang mereka sangat minim, bahkan hampir tidak ada karena disembunyikan dengan sangat rapat dan rapi. Kami saja, para Arcobaleno, harus bersusah payah untuk menemukan kebeeradaan sang informan bayangan." Lanjut Uni.

"Boleh aku Tanya sesuatu pada Kurosaki-san?" pinta Katou Julie. Merasa dirinya dipanggil, Akari menoleh.

"Hm? Apa itu, Julie-kun?" balas Akari.

"Anda ini, berkebangsaan apa? Orang Asia? Apakah informan bayangan itu diturunkan dari generasi ke generasi? Maksudku, apa Anda menjadi informan bayangan karena ada di keluarga Anda sebelumnya yang menjadi informan bayangan?"

"Aku berkebangsaan Jepang. Ya, aku orang Asia. Mungkin wajahku sedikit unik karena aku tidak sepenuhnya berdarah Jepang. Tidak, informan bayangan tidak diturunkan dari generasi ke generasi. Tidak ada di keluargaku yang pernah menjadi informan bayangan kecuali aku. Seperti kata Uni-chan, informan bayangan itu orang-orang terpilih. Jadi aku dipilih oleh informan bayangan sebelumku untuk menjadi penerusnya." Jawab Akari panjang lebar.

"Siapa yang memilihmu?" kali ini Xanxus yang bertanya, membuat kaget semua orang karena jarang-jarang Xanxus tertarik pada suatu hal. Akari hanya tersenyum lebar –atau lebih tepatnya disebut cengiran–, melihat cengiran Akari, Tsuna dan Hibari langsung merasa familiar dengan cengiran itu.

"Hi-mi-tsu." Ujar Akari sambil meletakkan telunjuknya di bibirnya. Xanxus kesal dan segera menodongkan pistolnya ke Akari. Namun, Akari tiba-tiba menghilang dari pendangan semua orang. Dan tiba-tiba saja Xanxus sudah terjermbab ke lantai dengan wajah mencium lantai. Ada orang yang menduduki punggung Xanxus dan sebuah lutut menahan kepala Xanxus. Xanxus tidak berkutik sedikitpun. Semua orang terkejut melihat ketidakberdayaan Xanxus dan lebih terkejut karena ternyata yang menghajar Xanxus adalah Akari. Para Varia langsung bersiap menyerang Akari.

"Hentikan!" perintah Reborn sebelum terjadi adegan perang di ruangan ini. Sontak semua orang menghentikan gerakannya, kecuali Akari yang masih berada di atas Xanxus.

"Kami lupa memberi tahu kalian hal yang sangat penting. Uni!" lanjut Reborn.

"Baik, Paman Reborn. Minna-san, ada julukan lain dari Sang Informan Bayangan yaitu Assassin. Dengan kata lain informan bayangan sama dengan pembunuh profesional." Ujar Uni tenang. Akari mengangkat kepalanya dan menatap semua orang lalu menarik sudut bibirnya ke atas dan memamerkan giginya alias menyeringai dingin.

- End of Chapter 2 -


Dee : Pendek bgt, Kyou... gk puas bacanya!

Kyou : mau gmn lg? gue mandek tiba2. Susah jg ngetik story trnyta.

Dee : baru tau? skrg ngerti kn pndritaan Dee ngtik crita...

Kyou : tp lu kn enak, ide smw dr gue. Lu cuma tinggal ngetik doang! Lah gue?!

Dee : Jangan ngehina! Dee jg bs bwt fic dgn ide orisinil dr pmikiran Dee sndr...

Kyou : Buktiin!

Dee : Oke! bakal Dee buktiin dlm wktu dkt! siap2 ja, Kyou...

Kyou : terserah lu ja deh. betewe, would u mind to review, guys?