'aku akan membantu mu... merebut kekasih mu kembali, karna aku juga memiliki sedikit urusan dengan namja cantik yang telah merebut kekasih mu itu..'
.
.
.
.
Live To Love
Author : Fadilla Shine
Main Cast :
Kim Baek Hyun
Kim Ryeowook
Cho Kyuhyun
Kim Jong In
Do Kyung Soo
Lee Sungmin
Kris Wu
Choi Siwon
Pair: KaiBaek, kyuWook, slight! Kaisoo, KrisBaek, Kyumin, SiWook.
Rated : T
Disclaimer : all member Exo and Super Junior is belongs to God. they parents, and agency . but story and plot is mine!
Genre : Romance, Hurt/Comfort.
Warning : YAOI, OOC banget, Typo(s). De el el.
.
.
Setelah mereka bertiga selesai makan malam, Baek Hyun beralasan akan ada yang menjemputnya. Dan saat di tanya? Tentu saja kris, benar namja itu berstatus sebagai calon tunangannya, wajar bukan.
"Baek Hyun, kau yakin kris tidak akan terlambat?" Baek Hyun mengangguk dan tersenyum manis pada Kyuhyun.
"hm, jaga dirimu baik-baik." Sungmin membuat Baek Hyun seakan muntah mendengar suaranya yang dimanis-maniskan. Tapi jangan panggil Baek Hyun kalau anak ini tidak bisa berakting, dengan senyuman manisnya siapa orang yang tidak akan tertipu?
Sementara Sungmin yang masih mengobrol singkat dengan Baek Hyun, Kyuhyun menatap mobil yang diparkir tepat dibelakang nya. Dari tadi mobil ini sudah sampai, namun tidak ada yang keluar dari dalam, Kyuhyun mendekati mobil hitam itu takut saja di dalamnya ada orang yang berniat jahat pada mereka. Kris sempat terkejut, dan memakai kembali kaca mata hitam juga jas panjangnya.
Kris menatap ryeowook yang ada di belakangnya, Ryeowook menatap kris tidak kalah takut, namun sudah terlambat Kyuhyun sudah ada di samping mobiL mereka, mengetok pintu tepat dimana Ryeowook duduk. Ryeowook menghela nafas berusaha menenangkan nafasnya yang memburu.
Ryeowook meredam suaranya dengan kerah jaket tebalnya, hingga membuat suaranya semakin berat.
"annyeong? Bisa buka sebentar kacanya?"
Deg!
Kyu..kyuhyun...
"a.. anda siapa?" Tanya Ryeowook, setelah membuka kacanya setengah, kyuhyun menyipitkan matanya, tidak mungkin..namja ini jahat, atau dia yeoja? Tidak... namja yang di lihat Kyuhyun adalah namja manis dengan wajah mirip... Ryeowook...Apa ? RYEOWOOK!
Kyuhyun membelalak,
"jebal.. anda siapa? Bisa buka pintunya? Kim Ryeowook? kau Ryeowook?," Ryeowook memberi kode ke arah Kris, kris menaruh kembali ponsel nya, lalu mengangguk dan langsung menancap gas, pergi dengan Kyuhyun yang masih meneriaki nama Ryeowook,
.
.
.
Baek Hyun POV
Oh tuhan! Sial.. gara-gara namja kelinci ini aku melupakan Mereka, OMO! Kyuhyun hyung? Apa yang dia lakukan dimobil kris.. oh tidak!
Aku mengirim pesan singkat pada kris, dan aku lihat mobil mereka sudah pergi jauh,
DEG!
"Ryeowook! Kim Ryeowook!" apa? Dia tau .. jika tadi itu ryeowook hyung? Aku segera menghentikan langkah Kyuhyun hyung., dia menoleh.. oh sial, aku tidak suka melihat wajah ini, bagaimana mungkin Ryeowook dan Kyuhyun hyung memiliki ekspresi sakit yang sangat mirip? Reaksi nya pun langsung membuat hati ku merasakannya.
"ada apa hyung?" tanya ku berbasa-basi. Kyuhyun hyung menatap sungmin,dan menatap ku yang sama-sama bingung dengan tingkah kyuhyun hyung, sebenarnya hanya sungmin hyung, karna aku jelas tau apa yang sebenarnya terjadi.
"ta.. tadi.." Sungmin hyung kembali keluar dari mobil dan beranjak ke arah kami. Namun aku menghentikan gerakannya dengan gerakan tangan ku yang kuyakin dia mengerti, tapi dia sangat keras kepala dan tetap datang ke arah kami, dasar.
"kenapa kyu?" kyu? Apa itu? Hanya ryeowook hyung yang boleh memanggil kyuhyun hyung begitu !
"ryeowook..ya wookie.. aku yakin!"kyuhyun hyung ingin beranjak, namun aku segera menghentikan langkahnya.
"tidak.. hyung, tidak mungkin ryeowook hyung... dia sudah.." Kyuhyun Hyung menggeleng, berusaha tidak mendengarkanku, tapi akhirnya aku harus segera..
Tes..
Tes..
Berakting..
"hiks.. hyung, bagaimana bisa hyung bicara seperti itu? Hiks.. kita bahkan sudah melihat pemakamannya bukan? Lalu apa hyung? Hiks.."
"Ba.. Baek Hyun-ah.."
"hiks..! aku benci Hyung! Kau tau hyung ? setiap hari aku selalu melihat wajah wookie hyung pada setiap orang! Bisakah hyung tidak membuat ku.. hiks.. menjadi gila?"
Berhasil, Kyuhyun Hyung memelukku erat, dan membisikkian kata maaf di telingaku, aku berusaha menahan senyum ku melihat wajah sungmin hyung yang sepertinya tidak suka.. ayolah? Jadi dia sedang cemburu? Pada ku? Haaahh.. yang benar saja. Kai jauh lebih tampan dari Kyuhyun hyung, haha jika kalian ingin tau, tentu saja itu menurutku.
.
.
.
Author POV
Baek Hyun sekarang sendiri, kris dan Ryeowook harus melewati jalan memutar yang sialnya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, dan anggap saja Baek Hyun tengah sangat sial karna kris dan Ryeowook mengalami macet.
"haahh.." Baek Hyun memilih kembali masuk kedalam restourant sebelum sebuah tangan menghentikannya. Astaga , Baek Hyun terpana dengan namja Tampan di hadapannya ini, kemeja nya yang tipis memperlihatkan otot-otot terlatihnya, belum lagi wajah namja ini.. sangat tampan.
"maaf? Kau Kim Baek Hyun?" Baek Hyun berusaha bersikap pelan, dan tersenyum seperti biasa.
Namja tampan itu mengulurkan tangannya. Baek Hyun tersentak tapi tidak menolak uluran tangan itu,
"Choi Siwon imnida.." Baek Hyun tersentak, hanya perasaannya saja, atau Choi siwon yang mereka maksud adalah orang ini? tapi.. namja ini sangat terlihat muda, kulit nya kencang dan ototnya yang, tidak perlu di bahas..Baek Hyun kembali tersenyum, membuat namja tampan itu sedikit terpana, karna namja manis di depannya sangat good looking.
"ne, Kim Baek Hyun imnida.."
Belum sempat siwon mengatakan sesuatu, Sebuah mobil hitam yang tidak lain adalah mobil kris datang, Baek Hyun sedikit heran, mengecek ponselnya yang ternyata terdapat dua pesan. Dengan dua isi dan pengirim yang berbeda.
"aku akan segera sampai .."
dan..
"chagiya.. kau sedang apa?"
Ryeowook dan kris melihat Baek Hyun tidak sendiri, ada namja lain yang sedang memunggungi mereka. Ryeowook keluar dari mobil dan,
"Baek Hyun!" Ryeowook mematung dan buru-buru menyumbat mulutnya saat melihat Baek Hyun dan namja asing yang tidak lain adalah siwon menoleh ke arahnya. Tipis, seringaian tipis muncul dibibir tipis siwon.
"si.. siwon?" Baek Hyun mengerutkan alisnya dan berjalan mendekat ke arah kakaknya. Siwon berdiri tegak di tempatnya menatap ryeowook intens,
"Hyung, apa ini Choi siwon gurumu dulu?" Ryeowook menatap siwon dan menarik Baek Hyun menjauh dari siwon, Baek Hyun masuk lebih dulu. Ryeowook yang akan masuk berhenti seketika.
"Chagiya.."
Deg!
"maaf, kau.. salah orang." Ryeowook mendengar siwon tertawa keras, namun sekali lagi dia mencoba tidak peduli dan melanjutkan langkahnya. Menutup pintu dengan kasar. Dan segera meminta kris untuk melajukan mobilnya.
Hah, Baek Hyun? Namja manis itu diam seribu bahasa, apa yang namja tadi katakan? 'Chagiya'? apa maksudnya? jujur Baek Hyun sangat penasaran, ingin betanya namun melihat wajah dingin milik kakaknya yang tidak biasa itu membuat Baek Hyun menahan niatnya. Semua harus tenang, barulah dia berani menanyakannya.
Kris memperhatikan wajah manis Baek Hyun dari kaca spion yang tengah tersenyum ke arah ponselnya, sakit rasanya, melihat Baek Hyun yang tidak pernah mengiriminya pesan singkat, baru tadi lah Baek Hyun mengiriminya pesan singkat, hanya untuk.. bertanya bagaimana kondisi kakaknya?
Jika ada perlu, dia akan menghubunginya terlebih dahulu, jika tidak ada.. bahkan jika dia bertunangan dengan Baek Hyun nanti.. sepertinya tidak mungkin Baek Hyun akan menanyakan hal-hal sepele yang sangat berarti jika dia memahami perasaan kris padanya... menanyakan keadaanya, sekedar berbasa-basi menanyakan dia sudah makan atau belum.. dan, mengatakan 'Love you.. too' saat kris mengatakan ' I Love You'.
.
.
.
"aku.. tidak mau eomma.." Kyung Soo benar-benar tertekan, setelah kemarin petunangannya kandas sebelah pihak, kini dia dipaksa menikah dengan anak sulung dari keluarga kim.
"joon myung itu anak yang baik sayang." Eomma kyung soo terus memberi Kyung Soo pengertian sedangkan sang anak masih diam saja, semua juga baik di awalm tapi buruk di akhir kyung soo terlalu takut menerima kenyataan jika namja bermarga kim itu tidak ada bedanya denga kim jong in.
Hah, tiba-tiba saja manusia bermarga kim menjadi sedikit menakutkan dimatanya.
"aku.. ingin sendiri.."
"sayang, eomma tidak mau kau terus seperti ini."
"eomma.. aku akan semakin tertekan jika eomma.. melakukan ini padaku.."
Eomma Kyung soo akhirnya diam, memang tidak seharusnya dia berbuat seperti itu, tapi hati ibu mana yang tidak sakit melihat anaknya menjadi pemurung seperti ini?
"baiklah.. kau memang membutuhkan waktu sayang.."pilihan terakhir adalah pergi, diam,dan menunggu. Mencoba memberikan apa yang bisa dia berikan pada darah dagingnya dan berhenti menuntut lebih, karna itu egois
.
.
.
Raut wajah Ryeowook tampak tidak senang, namun apa yang bisa dilakukan namja manis yang tengah duduk dengannya? Baek Hyun bingung harus dari mana dia memulai percakapan.
"hyung.." sapa Baek Hyun lirih,
Ryeowook menoleh, dia sadar.. tidak seharusnya dia mendiamkan Baek Hyun. Dia menarik tangan adiknya agar lebih merepat padanya. Baek Hyun tersentak namun dia tersenyum setelahnya, ryeowook mendekap Baek Hyun dari samping. Baek Hyun mencari kenyamanan yang ia rindukan dari dulu. Dan ryeowook memberikannya, dia membelai rambut Baek Hyun halus, menyandarkan kepalanya pada kepala adiknya kemudian memejamkan mata.
"aku rindu.. Baekkie."
"nado.. Hyung." Suasa ini berlangsung lama, Hingga Kris masuk, dan membuat kedua kakak beradik ini menoleh. Kris merasa tidak enak merusak moment manis mereka. Kris menaruh makanan Baek Hyun, hendak pergi namun Baek Hyun mencekal tangannya.
"Tunggu.." Kris tersentak, genggaman tangan ini sangat hangat.
"bisa.. kita bicara sebentar?" kris melihatnya, Mata itu Baek Hyun.. dia merasa sesuatu yang tidak dia ingin kan akan terjadi.
"ne.."
.
.
.
Baek Hyun dan Kris berada di sebuah taman, Berbeda dengan Baek Hyun, kris tetap berusaha tenang, memang sudah seharusnya bukan?
"kris.." kris menoleh menatap lekat sosok Baek Hyun yang sangat cerah malam ini, seperti terlukis jelas jika namja cantik itu akan menemui kebahagiaan nya beberapa saat lagi.
Baek hyun tersenyum lembut dia tau tanpa kris menjawabnya pun kris pasti akan mendengarkannya, seperti dulu... sejak Baek Hyun kecil Kris adalah satu-satunya teman yang selalu mengerti akan dia, tapi bukan berarti selamanya kris harus memanjakan Baek Hyun, kris pun ingin mendapatkan 'kebahagian'nya, kebahagian jika dia.. bisa bersama namja mungil itu, yang sayangnya tak pernah menganggapnya lebih dari seorang hyung baginya.
"aku.. ingin kita membicarakan kembali masalah pertunangan itu, ku rasa.. aku tidak bisa.."Baek Hyun tersenyum membayangkan akan hal-hal indah yang akan dia dapatkan setelah ini bersama namja yang dia cinta, benar.. dia kim jong in. Dengan naifnya dia tidak memandang lelaki disebelahnya yang jelas sangat tersakiti oleh perkataan yang baru saja ia lontarkan.
"maaf..."
"ne?" Baek Hyun menoleh dengan heran ke arah kris yang saat ini menatap lurus ke depan dengan pandangan dinginnya, berharap ada sesuatu disana yang bisa membantunya mengurangi rasa sesak didadanya, apa yang akan terjadi setelah ini, kris.. jelas tidak mau, untuk 'mengalah'.
"aku tidak bisa.."
"kau juga? Ya.. apa kau sudah punya kekasih?"
"ku bilang .. aku tidak bisa.." kris mengalihkan pandangannya tepat lurus kearah iris hitam kelam milik Baek Hyun. Baek Hyun jelas tidak mengerti arti 'tidak bisa..' dari kris. Baek Hyun mengenal kris dari kecil tapi belum bisa memahami watak seperti apa yang kris miliki, oh benar.. itu jelas saja, bukankah kris yang selalu mengerti Baek Hyun? Bukan kan kris yang selalu mengalah, diam, dan tidak bergeming selama itu membuat Baek Hyun bahagia.. walau jelas.. itu menyakitkan baginya?
Jangan tanya bagaimana kris harus merelakan Baek Hyun untuk kai, karna jelas Kris tidak.. rela.
Kris mendekatkan tubuhnya dan mendapatkan reaksi penolakan dari tubuh Baek Hyun yang sebenanya hanya reflek, bahkan tubuhnya pun tidak menginginkanmu kris masikah kau tetap berusaha untuk memiliki hatinya?
Kris menggapai pipi putih yang agak memerah karna cuaca yang mendingin.
Baek Hyun menatap kris heran. "wa..waeyo kris?"
"aku.. tidak bisa."
Deg
Mengerti, akhirnya dia mengerti apa yang kris maksud, dia tidak bisa.. untuk membiarkan namja lain mengambil Baek Hyun bahkan oleh bayangan nya sendiri, inilah sosok kris yang sebenarnya, sosok kris yang asing dimata Baek Hyun, kris yang.. egois.
"kris.."
"Be mine.. just be mine, please.."
Deg
"saranghae"
Deg
"tapi.." Baek Hyun menatap kris terluka dengan kedua mata indahnya yang berkaca-kaca. Bagaimana mungkin kris mencintainya, kris sudah lama berada dikanada tidak kah ada satu yeoja pun yang menarik perhatiannya? Bukan.. bukan ini , ini salah. Yang harus di pertanyakan adalah.. kenapa kris mencintainya?
Kris mendekat, membuat Baek Hyun tersentak.
"i'll wait, until whenever.." disisi yang lain Baek Hyun ingin menolak, tapi dia tidak bisa mengabaikan namja baik seperti kris,
"so.. don't worry, don't leave me alone.. please," entah berapa kali kris memohon, disamping sifat egois yang sudah menampakkan dirinya, kris tetap ingin meyakinkan Baek Hyun untuk mempertimbangkan kembali, di saat-saat seperti itu, saat Baek Hyun memberinya kesempatan paddanya.. dia akan menghujani Baek Hyun dengan cinta yang sudah dia bendung selama ini, hingga dia sesak didalamnya.
Mencoba meyakinkan Baek Hyun, dan harapannya.. yang kian menipis.
Hingga dua pasang benda lembut bersentuhan dengan sangat lembut, mengusir semua hawa dingin yang menyelimuti mereka. Menjelajahi pasangannya tanpa mendapat balasan, menyesapnya dengan sangat lembut namun bergairah, memberikan apa yang selalu ingin diekspresikannya dari dulu, tanpa memberi jeda pada malaikat mungil itu bernafas, Baek Hyun merasakannya, sangat besar , cinta kris untuknya, dalam bentuk ciuman manis yang lembut dengan tempo yang cukup lama ini dia dapat melihat, mendengar juga merasakan dengan jelas apa yang ingin namja tampan itu sampaikan.
"aku akan menunggu mu Baek Hyun,"
FIN
.
.
.
.
.
.
Author digampar berjamaah -_- gak bercanding ._.
.
.
.
"Siwon.. hyung." Lirih Ryeowook sendu.
Flashback
"Ryeowook-ah.." ryeowook tersenyum manis melihat lebih tepat nya merasakan 'guru' nya itu tengah menuju ke arahnya yang tengah memasukkan kembali bukunya ke dalam tasnya. Siwon cemberut karna hanya mendapat senyum manis tanpa ada satu patah kata pun keluar dari bibir plum namja manis itu.
SRETTT
"hyaa! Hyung kembalikan!"Siwon menyeringai sambil terus mengangkat buku hasil 'curian'nya dari namja manis itu, ryeowook menekuk bibir bawahnya sebal, dan itu di klaim adalah ekspresi marah nya oleh kim ryeowook, yang terlihat benar-benar membuat Choi Siwon ingin meraup bibir itu hingga namja manis itu kehilangan nafasnya, beruntung Ryeowook tidak tau apa yang sedang siwon fikirkan..
Karna jika dia tahu.. maka ..
CHUP!
Dia akan segera menghindar dari 'kekasih'nya yang terlampau mesum itu, siwon menarik pinggang ryeowook, hingga tubuh ryeowook menempel dengannya, tanpa di sadari ryeowook namja tampan itu menaruh kembali buku itu kebawah, karna dia sudah berhasil mendapatkan 'mangsa' dari umpanannya tadi. Ryeowook memberontak saat merasakan lidah siwon ingin masuk ke dalam mulutnya.
Dengan rasa kesal yang sudah mencapai ubun-ubunya ryeowook akhirnya membuka mulutnya, jangan salah, bukan berarti ryeowook pasrah tapi..
"ARGGHH.."
Ryeowook menggigit lidah 'nakal' siwon dengan agak.. ngg.. keras. Dan segera berjalan pergi. Siwon masih mengaduh kesakitan sambil mengejar 'kekasih' nya itu, berjanji akan membuat leher mulus itu tidak akan lagi mulus.
BRUGHH
"ah maaf, nuna.. aku tidak sengaja.." seorang namja berkulit pucat panik melihat ryeowook yang jatuh karna telah membentur dada tegapnya.
"gwaenchana.. aku saja yang kurang hati-hati.." jawab ryeowook lirih, ryeowook mencoba bangkit sayangnya dia merasa kakinya sedikit terkilir, namja berkulit pucat dan berwajah tampan itu mengulurkan tangannya, dan disambut dengan hangat oleh ryeowook.
"apa kau tidak apa-apa nuna?"
"ah? Apa? Aku.. ng.. namja"namja tampan itu tersentak dan membungkuk berkali-kali sambil meminta maaf, membuat ryeowook tersenyum kecil karnanya. Siwon baru saja menemukan ryeowook segera dihampiri oleh nya , dan ryeowook yang saat dari dekat terlihat berbicara dengan seseorang.
GREBB
"Chagi.." namja berkulit pucat itu tercengang dengan perilaku siwon yang berpakaian seorang 'guru' tapi berperilaku seperti seorang 'kekasih' pada namja manis yang baru saja dia temui.
"siwon hyung.."
Hyung? Dia murid kan? Beraninya berbicara seperti itu, dia dipangggil 'hyung' ?Berarti dia .. masih muda? Tapi tetap saja..
"hy, aku Choi Siwon..kekasih kim ryeowook ini,ng.. aku juga seorang guru.. "
Pantas saja..
"a..aku ..murid baru yang sedang berkeliling sebentar, Cho Kyuhyun imnida.."
Flasback end.
Siwon membaringkan tubuh lelahnya di tempat tidurnya, memejamkan mata lelahnya, dan seperti biasa memutar kembali ingatannya yang berusaha dia kubur. Namun itu.. mustahil,
.
.
Siwon POV
Seandainya hari itu.. aku membawa mu pergi jauh dan memperkecil kemungkinan kau bertemu dengannya, aku tidak akan sendirian sekarang..
Seandainya.. aku tidak membiarkan mu lepas saat itu mungkin kau tidak harus mengenal seorang Cho Kyuhyun.
Jika.. aku bisa mempertahan kan kau disisi ku, maka kau tidak akan pernah merasakan cinta yang dia berikan padamu.
Dan..jika saja kau tidak goyah , kau tidak akan merasakan sakit, dia brengsek jika kau ingin tau, dia kira kau sudah mati, dia menikah dengan namja yang membuat mu harus mengemis dihadapan keluarga Cho.
Berbeda dengan ku yang terpuruk setiap hari memikirkan mu, mencari sebuah kenyataan tanpa memiliki sebuah bukti bahwa kau belum meninggalkan ku.. kau tidak akan meninggal begitu saja, aku yakin, dan hari ini.. aku bertemu lagi dengan mu,
Lalu apa yang ingin kau lakukan wookie? Kau ingin kembali padanya menggeser posisi 'Cho' Sugmi saat ini, kembali pada Cho Kyuhyun? Begitu?
Atau bersama ku, kembali.. seperti sebelum kyuhyun mengenalkan mu pada ..
Luka.
Drtt.. drrtt..
Klik!
"ne?"
"..."
"yeoboseo? Siapa?"
"..."
Tutt..
"eh? terputus? " meneybalkan dasar orang tidak ada kerjaan. Maki ku dalam hati.
.
.
.
Author POV
"hyung.." Ryeowook memindahkan posisi kepalanya, berbalik dan mendapati namdongsaengnya tengah menatapnya dengan.. berkaca-kaca? Ryeowook sontak beringsut dan menggengam kedua tangan adiknya.
"waeyo?" bukannya menjawab Baek Hyun malah mendengungkan sebuah isakan pasalnya dia tengah didekap kakaknya yang kalut akan rasa khawatir.
Ryeowook mengusap punggung Baek Hyun halus dan teratur, membuat namja manis itu merasakan nyaman, benar saat-saat ternyaman di hidupnya hanya dalam dekapan kakaknya, kedua orang tuanya.. juga namja yang sangat dia cintai.. kai.
"Baek Hyun.."
"hyung.. ak..aku bingung.." selanya dalam tangis, berusaha menyampaikan untaian kalimat yang mungkin saja mengurangi sesak didadanya bagai tertindih.
Ryeowook kakaknya, benar.. karna itu jangan heran jika ryeowook mengerti apa yang sedang adiknya rasakan. Menangis bukanlah kebiasaan namja manis yang begitu tegar ini terbukti dengan sabarnya dia merawat sang kakak selama ini, meski terkadang Baek Hyun yang memang manusia biasa tak kuasa menahan tangisnya.
"kau mempunyai namja lain..?"
Benar, selalu benar.. karna Ryeowook juga pernah dalam keadaan seperti..ini.
"Hyung.."
"kau harus memilih, kau tidak mungkin mencinta juga menyakiti mereka disaat yang bersamaan. Karna bukannya tidak mungkin, hanya.. tidak boleh."
"hyung.. lalu apa yang harus aku lakukan, kris hyung sangat baik .. aku tidak sekejam itu menghancurkan perasaannya yang tulus." Ryeowook tersenyum melepaskan dekapannya dan menangkup pipi putih Baek Hyun, mengusapnya pelan.
"jadi.. benar kau sudah memiliki namja lain?" Semburat tipis muncul dipermukaan pipi yang sedang ryeowook tangkup saat ini, mengundang kekehan kecil dari bibir cherry ryeowook yang sudah tidak pucat.
"siapa?" ryeowook menghapus sisa air mata adiknya, dan mencium kening Baek Hyun lembut, Baek Hyun menunduk malu, menggigit bibir bawahnya.
"namanya.. Kim Jong In.." baiklah, ryeowook tidak kenal, jika begini maka..
"kenalkan hyung padanya." Baek Hyun membelalakkan mata kecilnya menatap Ryeowook kaget. Ryeowook mash setia dengan senyuman hangatnya kemudian menggenggam kedua lengan adiknya menguatkan adiknya bahwa dia tidak akan memarahi namja itu.
"hyung.. tapi.."
"sssttt, hyung tidak mau tau, kenalkan padaku!" kejutan, ryeowook merengek pada Baek Hyun menggunakan puppy eyesnya, membuat Baek Hyun menahan tawanya melihat kelakuan 'kekanak-kanakan' hyung nya, tapi dia memang merindukan hal seperti ini.
Baek Hyun menyerah dan tersenyum kemudian mengangguk pelan dan bergumam meng'iya'kan permintaan kakaknya.
"aku.. harus pulang hyung, maaf.. malam ini aku sama sekali tidak mempunyai alasan yang tepat untuk menginap .. disini." Ryeowook terseyum kembali dan mengacak rambut halus adiknya.
"ne.. jangan khawatir.. disini ada kris." Baek Hyun hanya tersenyum getir. Dan keluar dari kamar kakaknya.
.
.
.
Baek Hyun pulang tidak dengan mobil, hari tidak terlalu larut membuatnya sekedar berjalan-jalan sebentar, sebelum dia menyetop taksi nanti. Merepatkan jaketnya dan berdiri dipinggir jalan yang lengang. Dari kejauhan terlihat sebuah taksi.
"Baek Hyun.." Baek Hyun mengalihkan pandangan nya dari seberang jalan kepada namja yang berdiri disebelahnya, mata kecil itu membulat penuh, kemudian dia gelagapan saat namja itu tersenyum dengan begitu hangat nya sampai dia merasakan hatinya ikut menghangat.
Greep
"kai.."
Namja itu yang tak lain adalah kai menggenggam tangan Baek Hyun menatap dalam kedua manik hitam itu.
"bogoshippo.." Baek Hyun tersenyum, membalas genggaman tangan itu membuatnya semakin mengerat.
"hm, nado.." Baek Hyun terkekeh kecil begitu juga kai. Kai menarik tangan Baek Hyun, membuat namja mungil itu tersentak, kai menggunakan sebuah majalah yang bawa untuk menutup wajahnya dan baek Hyun dari samping.
Chuu~
Deg
.
.
.
.
.
FIN*pakk
TBC /ini baru bener/
a/n : hy.. AHAHA*pakk
mian, lama updatenya -_- dan hasilnya .. beginilah.. -_-
oh iya, udah ada yang liat sukira kemaren ga? Aiigoooo ada bagian Baek Hyun ama Ryeowook duetttt boookk . ada Baekyeol moment nya juga arrgghh..
ah jadi pengen buat ff pair BaekWook(?)
suka UKE X UKE
tapi suka merinding kalau urusan SEME x SEME -_-
ah dan lagii.. krisBaek moment huaaaa . tapi bukan disukira sih,
gini nih percakapan KrisBaek waktu interview Mnet Countdown USA kemaren.
MC: Who would you take from EXO-K ?
Kris: I would pick Baekhyun.
Baek:I'm So Thankful that kris would choose me, but I feel that he picked me because I choose him.
kris: That's right.
Baek: What! Really?
Kris: That's not true.
Baek: Okay I Love you.
Kris: I Love you too.
huaaaaahhh KRISBAEK IS REAL !*paak /ga ada yang nanya/ ._.
ihh jinjja.. feel author makin kuat, bahkan sampek-sampek mau buat ff pair mereka yang banyak enelaan book .*plettak
gomawo yang udah review kemaren, maaf author belum sempet tulis siapa aja yang uda review, ntar di Chapter berikutnya author akan bales satu-satu sebagai gantinya.. okeyy .. !^^
