CHAPTER 5!

Rated: T, Indonesian, Romance & fantasy.

Desclaimer :

Super Junior milik SMEnt, orang tua, keluarga, kerabat dan diri mereka sendiri.

Donghae is mine #Kalau boleh loh ^^

Fic ini milik HwiKa.

Rate: T

Pair : HaeKyu, yang lain temukan sendiri.

Genre : Fantasy, Romance sedikit Humor.

Warning : BL/Yaoi, OOC, Typo's, Aneh, Alur gaje, dan kekurangan

.

,

,

DON'T LIKE DON'T READ

.

.

,

Kyuhyun berjalan pulang ke apartement Donghae dengan tatapan kosongnya, rasa sakit di sekujur tubuhnya tak dihiraukannya lagi yang dipikirkannya saat ini hanyalah Hyungnya-Leeteuk. Perasaannya mengatakan sesuatu yang buruk akan terjadi cepat atau lambat.

Kyuhyun memasuki apartement milik Donghae itu tanpa suara, tubuhnya lemas dan otaknya terlalu lelah untuk mengira-ngira apa yang akan terjadi hari esok.

Cklek

"Darimana saja kau bocah? Kau tidak tahu ini sudah jam berapa? Donghae sangat mengkhawatirkanmu tahu!"

Kyuhyun tak dapat menangkap maksud dari omelan namja cantik-Heechul dihadapannya yang kini sedang berkacak pinggang.

"Mianhae" gumam Kyuhyun dengan kepala menunduk.

Heechul mengernyit bingung.

"Kau kerasukan apa tidak melawanku seperti kemarin?" Heechul sadar ada yang tidak beres dengan sekali melihat ekspresi Kyuhyun sekarang.

Hening.

Kyuhyun masih berdiri di posisinya tak bergerak sedikitpun.

"Aku harus menghubungi Donghae" gumam Heechul kemudian mengambil smartphonenya.

Namun belum sempat telepon itu tersambung.

"Hyung, apa Kyu sudah pulang?" suara lain menginterupsi keheningan antara Heechul dan Kyuhyun. Suara dengan nada sarat kekhawatiran.

"Akhirnya kau kembali Hae-ya. Dia sudah pulang, cepat kemari dia sangat aneh" Teriak Heechul dari ruang tengah tempat dimana ia dan Kyuhyun berada.

Donghae setengah berlari menghampiri duo evil itu di ruang tengah.

Greb

"Pabbo, kau kemana saja"

Tubuh Kyuhyun sudah berada dalam dekapan Donghae meski rasa ngilu merayapi seluruh tubuhnya karna dipeluk begitu erat tapi Kyuhyun masih terdiam belum bisa mengerti keadaan disekitarnya.

"Hae-ya dia sangat aneh, seperti mayat hidup saja" Heechul menatap Kyuhyun yang berada dalam dekapan Donghae dengan serius.

"Apa yang kau katakan, Hyung?"

"Lihatlah sendiri" Heechul menatap Kyuhyun intens.

Kyuhyun masih terlihat seperti orang yang terhipnotis, diam dengan tatapan menerawang.

"Kyu gwaenchanayo?" Donghae menangkup wajah Kyuhyun, menatapnya khawatir.

"..."

"Apa yang terjadi? Katakan sesuatu Kyu" cecar Donghae.

"..."

"Mungkin dia butuh istirahat" ujar Heechul.

"Mungkin Hyung" Donghae menghela nafas beratnya kemudian membawa Kyuhyun untuk beristirahat.

Donghae menidurkan Kyuhyun diatas ranjang, tangannya terulur mengelus surai cokelat milik Kyuhyun mencoba memberi ketenangan pada si pemilik yang sedang mengalami shock. Perlahan kedua mata Kyuhyun menutup karena merasa nyaman dengan perlakuan Donghae.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Sepertinya Kyu sedang shock"

Kedua namja berbeda usia itu tengah duduk berhadapan mencoba mencari tahu apa yang terjadi terhadap seorang Cho Kyuhyun.

"Tapi apa yang membuatnya shock, Hyung?"

"Dia seperti...dibawah tekanan"

"..."

"Aku tau dia bukan manusia biasa, He is Wizard too right?"

Deg

Helaan nafas berat itu kembali terdengar dengan kepala yang tertunduk.

"Ya itu benar, kau sudah tau dari awal bukan Hyung" Donghae melirik namja cantik dihadapannya itu.

"Sure I know, meski aku bukan jenis Exorcist seperti kau tapi aku memiliki kelebihan lain" sahut Heechul tenang.

"Yang menjadi pertanyaan disini, kenapa kau tidak memusnahkannya?" lanjut Heechul.

Donghae kembali tertunduk dalam.

"Aku...aku hanya ingin memberinya kesempatan" suara Donghae sangat pelan.

Heechul masih menatap Donghae intens menunggu rangkaian kata yang menyimpulkan sebuah alasan yang logis.

"Aku...entahlah Hyung aku hanya mengikuti kata hatiku saja saat itu" suara Donghae masih pelan terdengar nada penyesalan?

"Harusnya aku menyuruhnya kembali dan tidak berurusan dengan makhluk sejenis mereka tapi sisi hatiku yang berkata lain Hyung, sungguh aku tak tega memusnahkannya" Donghae terlihat frustasi, terlihat dengan tingkahnya mengacak rambutnya sendiri.

Heechul menghela nafas berat mencoba memahami namja muda dihadapannya ini sekaligus membiarkan Donghae menyelesaikan penjelasannya.

"Aku tahu aku salah Hyung dan aku yakin perbuatan ini salah satu dari penyihir yang mengetahui keberadaan Kyuhyun disini, aku akan bertanggung jawab Hyung percayalah" Donghae mengangkat wajahnya menatap kedua manik mata Heechul serius.

"Bagaimana caramu mempertanggung jawabkan semua ini huh?" ujar Heechul sedikit sinis.

Namun kepercayaan diri Donghae seketika luntur mendengar pertanyaan telak dari Heecul.

"Entahlah Hyung, untuk sekarang aku tak tahu" Donghae mengangkat kedua tangannya menangkup wajahnya sendiri, kalut dengan perasaannya yang ia sendiri tak bisa jelaskan.

Heechul mendengus kesal.

"Perasaan kau bilang? Tidak selamanya perasaan itu selalu benar" suara Heechul terdengar dingin dan menusuk.

"Perasaan hanya akan menimbulkan masalah, gunakan logikamu Donghae bukan perasaanmu. Apa kau tak ingat yang terjadi dnegan Hyungmu sendiri? Huh terjebak dengan perasaannya sendiri"

Heechul bangkit dari tempat duduknya meninggalkan ruangan tersebut, berjalan memasuki kamarnya sendiri.

"Karna kau tak tahu siapa yang kau hadapi Hae-ya" gumam Heechul sangat pelan dan hanya dirinya sendiri yang mampu mendengarnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Leeteuk masih menatap intens ke arah namja berkulit seputih salju itu.

"Aku tidak sedang bercanda Kibummie, jangan bermain-main denganku" desis Leeteuk tajam.

Kibum hanya menyeringai setan.

Sedangkan Yesung dan Ryeowook hanya mampu terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing yang mengatakan Kibum terlalu jujur atau terlalu bodoh?.

Leeteuk tahu bahwa namja yang sedang menyeringgai itu sedang tak bercanda.

"Tidak mungkin Kyuhyun-ku jatuh cinta dengan exorcist" Leeteuk tertawa namun hanya tawa hambar yang terdengar membuat seringai Kim Kibum semakin melebar.

"Aku tahu kau bukan orang yang percaya dengan kata-kata saja tapi kau bisa membuktikan perkataanku ini Hyung" ujar Kibum dengan sangat santai.

Leeteuk terdiam kata-kata Kibum benar adanya ia tak akan percaya jika tak melihat langsung.

"Jika semua ini tidak benar, apa yang harus ku lakukan padamu?" tanya Leeteuk, jujur ia tak akan membiarkan Kibum hidup jika berita ini hanya sebuah kebohongan.

Kibum mengeluarkan killer smilenya.

"Kau boleh mencabut nyawaku Hyung"

Yesung dan Ryeowook membelalak menatap horor Kibum, ini berarti Kibum tak main-main ia sangat yakin karna mempertaruhkan nyawanya sendiri.

"Baiklah, aku setuju" ujar Leeteuk tenang lalu berbalik.

"Tapi..."

Suara berat Kibum membuat leeteuk menghentikan langkahnya.

"Bagaimana jika benar Kyuhyun mencintai exorcist, apa yang akan aku dapatkan darimu Hyung?"

Sungguh telinga Leeteuk terasa panas mendengar negosiasi semacam ini, ia merasa adiknya dijadikan barang taruhan.

"Apapun yang kau inginkan" sahut Leeteuk singkat.

"Bagaimana jika aku menginginkan Kyuhyun?" nada suara Kibum terdengar sedang menggoda pemimpin mereka.

Sekarang tak hanya telinga Leeteuk namun hatinya semakin panas, namun ia brusaha tetap tenang. Ia tak menyangka Kibum memiliki hati kepada adiknya itu.

"Kita lihat saja nanti" Leeteuk tak tahan dan akhirnya meninggalkan ruangan tersebut.

Seringgai setan semakin terkembang di bibir Kim Kibum.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Donghae POV

Kyuhyun dan aku berangkat ke sekolah bersama-sama namun Kyuhyun menjadi sangat pendiam dan sorot matanya yang itu kosong membuatku khawatir, apakah penyihir bodoh itu menemuinya kemarin? Aku hanya bisa memandangnya dari tempat dudukku, perkataan Heechul Hyung semalam kembali terngiang dibenakku yeah aku harus memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini dan aku hanya sedang bingung sejujurnya sangat mudah untuk menyelesaikannya aku hanya perlu mengembalikan Kyuhyun ke dunianya seperti semula setelah itu tak ada yang perlu dikhawatirkan bukan? Atau aku bisa saja memusnahkan Kyuhyun maka semua masalah selesai bukankah sudah hukumnya kaum exorcist sepertiku ini memusnahkan seorang penyihir? Tetapi seperti ada sesuatu yang mengganjal jauh di sudut hatiku dan aku tak mengerti apa itu.

Teeeettttt...

Ah waktu terasa berjalan begitu cepat, kulihat Kyuhyun segera bangkit dan berjalan keluar dan aku segera mengekorinya dan kutarik lengannya agar berhenti membuatnya berbalik menatapku astaga tatapannya begitu sendu seperti ada sesuatu yang mengganggunya.

"Waeyo?" tanyanya datar.

"Jangan banyak bicara ikuti aku saja" kutarik lengannya mengikutiku, aku tak tahan melihatnya yang seperti hampir mati itu ck lihat saja akan kubuat dia kembali seperti semula.

Aku dan Kyuhyun kini berada disebuah toko eskrim ah Kyuhyun belum pernah mencoba makan eskrim makanya aku membawanya kemari.

Kyuhyun memandangi toko eskrim ini dengan mata yang mengerjap polos haha aku lupa konsep toko ini adalah anime-anime Jepang jadi dekorasinya sangatlah menarik dan terbukti dari Kyuhyun yang terus memandangi dekorasi toko ini.

"Kita mau apa disini?" ah nada suaranya masih saja datar.

"Menurutmu?"

Kyuhyun menautkan kedua alisnya dan berdecih sebal ah aku suka sekali melihat wajahnya dengan ekspresi sebal itu.

"Wae? Kenapa kau tersenyum-senyum begitu?"

Mwo? Aku tersenyum? Astaga aku saja tak sadar jika tersenyum ck babo Donghae!

"Aku? Matamu salah lihat bodoh"

"Kau yang bodoh ikan"

Aku hanya memberi senyum sinisku dan kemudian dua mangkuk eskrim telah tersaji dihadapanku dan Kyuhyun, 1 mangkuk eskrim coklat untuk Kyuhyun dan 1 mangkuk eskrim strawberry untukku. Kyuhyun memandang mangkuk eskrim itu dengan kepala miring memperhatikan dengan seksama isi dari mangkuk itu aish ekspresinya semakin membuatku gemas saja sial!.

"Jangan hanya dilihat tapi dimakan" ucapanku membuatnya tersadar dan melirikku sedikit kemudian mulai menyedokkan eksrim coklat itu ke dalam mulutnya kemudian aku tertawa terbahak-bahak melihat ekspresinya yang mengernyit kemudian omo lihatlah bahkan tubuhnya sedikit bergetar, aku tak menduga jika responnya lebih lucu daripada bayi yang pertama kali memakan eskrim aigoo perutku sakit karna tertawa.

"Yak! Makanan apa ini? Kenapa dingin sekali? Kau ingin membunuhku?" semburnya penuh amarah dan tertawaku juga sudah mulai mereda meski masih terselip kekehan yang ku yakini membuatnya semakin kesal.

"Bodoh itu namanya eskrim, apa kau tak pernah memakannya?"

"Apa? Eskrim? Aku tak pernah memakannya" akunya polos.

"Sudah kuduga, hm bagaimana rasanya?" kualihkan perhatiannya dari rasa dingin yang pasti menyengat lidahnya itu.

"Rasanya manis dan...enak" ia mengecapkan lidah serta bibirnya mencoba merasakan eskrim yang tadi telah ia makan, God lihatlah bibir tebal dan merah miliknya itu astaga jika nyawaku tak bergantung pada bibir itu mungkin sudah kusambar bibirnya.

"Makanlah lagi kalau begitu, kau tak akan menemukan hal ini lagi diduniamu" perintahku seraya menyuap eskrim milikku.

Author POV

Kyuhyun dengan senang hati kembali memakan eskrim coklat dihadapannya itu meski gerakan tubuhnya akan terlihat aneh setiap eskrim itu menyentuh lidahnya namun ia menyukainya sensasi dingin dan manis dari eskrim itu, menurutnya sensasi dingin eksrim itu terasa hingga hatinya yang sedang kacau membuatnya merasa sedikit tenang hingga tak sadar semangkuk eskrim itu telah habis.

"Hyung kenapa milikku berawarna cerah begitu? Apa rasanya berbeda?" tanya Kyuhyun saat melihat Donghae dengan khidmat menikmati eskrimnya.

"Wae? Kau ingin mencobanya?"Donghae tersenyum miring.

"Hm ne jika boleh"

Donghae mendorong mangkuk eskrim miliknya ke depan Kyuhyun yang menatapnya dengan mata berbinar dan ia tak menyadari Donghae yang sedang menyeringai. Kyuhyun mulai menyuap sesendok eskrim strawberry itu dan kali ini kedua matanya membelalak hingga tak sanggup menelan eskrim itu dan menunduk memuntahkan eskrim yang baru saja masuk ke mulutnya itu ke lantai.

"Rasanya aneh! kenapa kau memakan yang itu?!" marah Kyuhyun seraya menjilati sendok eskrim coklatnya yang tadi untuk menghilangkan rasa asam dari strawberry di eskrim Donghae, sedangkan Donghae sedang asyik tertawa terbahak-bahak lagi.

"Astaga jika kuberi racun mungkin kau tak kan tahu Cho Kyuhyun, kau babo sekali hahaha..." Donghae kembali tertawa membuat Kyuhyun memanyunkan bibirnya sebal.

"Geumanhae!" perintah Kyuhyun.

"Hahaha...arra,arra" Donghae menghentikan tawanya lalu menatap Kyuhyun yang bibirnya kini sudah maju dengan imutnya kemudian Donghae tersenyum manis dan meraih beberapa lembar tissue dan mulai menyapukan tissue itu di bibir Kyuhyun yang sudah belepotan dengan noda eskrim coklatnya membuat Kyuhyun kaget dan jantungnya langsung berdegup kencang dan tak terkendali saat Donghae dnegan telaten membersihkan noda di bibirnya hingga dua pasang bola mata itu bertemu seolah waktu terhenti dan masing-masing dari pemiliknya merasakan debaran yang sama dan desiran aneh di waktu yang sama.

"Ehem, kau persis bocah" Donghae menarik tangannya dan memalingkan pandangannya dan suasana menjadi canggung setelahnya, Kyuhyun menunduk dan mengelus tengkuknya sendiri.

"Aku akan membayar dahulu, kau tunggu disini sebentar" donghae bangkit meninggalkan Kyuhyun yang masih merasakan jantungnya belum bekerja normal, apakah ia terkena penyakit jantung jika berdekatan tadi dengan Donghae oh?.

Tak berapa lama Donghae kembali dan mereka berdua berjalan berdampingan hendak pulang dan suasana masih canggung seperti tadi hingga Donghae menarik tangannya Kyuhyun dan menggenggamnya erat.

"Kau tidak memakai sarung tangan di musim dingin begini? Dasar bodoh" Donghae menatap lurus ke jalan.

"Aish apa itu perlu?"

"Kau bisa masuk angin jika begitu, astaga aku seperti berjalan dengan bocah hari ini banyak hal yang tidak kau ketahui ckck"

"Bocah?! Hei aku sudah dewasa!" kenapa tidak Kibum dan Donghae masih saja menganggapnya anak kecil?

"Dewasa? Makan eskrim saja kau belepotan? Disini sama saja kau masih bocah" jelas Donghae sambil tertawa.

"Aku tak peduli ikan jelek" Kyuhyun memandang angkuh Donghae yang dibalas dengan senyuman oleh Donghae.

Tak terasa mereka tiba di rumah sudah malam waktu berlalu dengan cepat dengan obrolan-obrolan ringan antara Donghae dan Kyuhyun, dan juga Donghae tak segera mengajak Kyuhyun kembali ke apartement melainkan ke rooftop dari gedung apartementnya.

"Mengapa kau mengajakku kemari?"

"..."

Donghae tak menjawab dan membawa Kyuhyun kesebuah kursi panjang yang berada di pinggir pembatas gedung apartement ini da dari sana dapat dengan jelas terlihat lampu-lampu kota Seoul di malam hari yang sangat indah dan Kyuhyun terlihat takjub dengan pemndangan dihadapannya kini karna mana pernah ia melihat pemandangan begini indah.

"Woah, daebak" gumam Kyuhyun yang masih berdiri memandang kota Seoul yang terang benderang dan Donghae menatapnya dari tempatnya duduk memperhatikan setiap detail wajah Kyuhyun yang entah kenapa membuatnya semakin tak rela kehilangan namja ini.

"Duduklah, kau semakin terlihat bodoh tahu?" ejek Donghae dan Kyuhyun tak peduli ia hanya mendaratkan bokongnya di kursi yang sama dengan Donghae dan masih terpukau dnegan pemandangan di depannya.

Ddrrrttt...

Getaran dari smartphone milik Donghae menandakan adanya panggilan masuk dan Donghae menatap layar ponselnya itu 'Heechul Hyung' dan segera ia menerima panggilan itu.

"Donghae-ya kau dimana sekarang?" nada suara Heechul terdengar sangat panik.

"Hm aku di atap gedung apartement Hyung, wae?" jawab Donghae, pastilah ada sesuatu yang penting yang ingin disampaikan oleh Heechul Hyung.

"baiklah aku segera ke sana, eh tunggu apakah kau tahu siapa Kyuhyun sebenarnya?"

"Mwo? Dia penyihir hyung kenapa kau menanyakan hal itu lagi?"

"Ani bukan itu maksudku"

Brak

Pintu tempat masuk Kyuhyun donghae menuju ke atap ini menjeblak terbuka menampilkan Heechul yang berdiri dengan terengah-engah mengatur nafasnya dengan ponsel yang masih terhubung dengan Donghae dan Donghae dan Kyuhyun yang memandang kaget dengan kemunculan Heechul yang tiba-tiba.

"Dia adalah adik dari Pemimpin Penyihir, Cho Leeteuk"

Kyuhyun memandang Donghae biasa saja sedangkan Donghae sudah membelalakan kedua matanya dan tubuhnya membeku seketika mendengar ucapan Heechul.

"Cho Kyuhyun"

Dan kini sebuah suara lain ikut bergabung, jelas bukan suara Kyuhyun, Donghae maupun Heechul namun tak hanya Donghae saja yang memebelalakan kedua matanya tetapi Heechul juga melihat seseorang yang berdiri tepat beberapa meter dibelakang Kyuhyun dan Donghae.

"Cho Leeteuk" gumam Heechul seperti bisikan.

Donghae dan Kyuhyun menengok ke belakang.

"H..hyung?" ucap Kyuhyun tak percaya, tubuhnya nyaris jatuh jika Donghae tak menahan lengannya.

"Tidak mungkin, ini tidak benar. Kyuhyun aku akan membawamu sendiri sekarang hidup ataupun mati" gumam Leeteuk kepada dirinya sendiri setelah cukup lama memandang adiknya dari jauh seharian ini.

"Mianhae Hyung, jeongmal Mianhe" liirh Kyuhyun ketakutan akhirnya Hyungnya mengetahui keberadaanya.

Semuanya saling berpadangan dengan suasana yang hening hanya desiran angin musim dingin yang seolah menjadi backsound, dan tak ada yang menyadari bahwa ada seseorang yang sedang terkekeh senang melihat tertangkapnya seorang Cho Kyuhyun.

"It's show time baby" gumamnya lalu mengembangkan killer smilenya.

Tbc

Aaaaaaaa ff ini selesai dilanjut dalam hitungan jam berkat suruhan Hyunka-ya!/lirik yang lagi nulis dark life/ aigoo akhirnya ketulis juga, padahal besok hwi harus UAS namun berhasil selesai secepat ini kekeke~ berarti nanti malem masih bisa belajar ^^ oh iya disini Hwi sengaja banyakin HaeKyu momentnya sedikit melupakan konflik mereka tapi bakal terjawab semua di chapter depan, okey?

Donghae: salahkan betapa malasnya dirimu untuk menulis cerita ini hwi!

Kyuhyun: bayangkan sudah setahun kau tidak melanjutkan ff ini hwi, tega sekali kau kepada readersmu itu ckckck.

/lirik Donghae dan Kyuhyun/ baiklah baiklah Hwi disini minta maaf yang sebesar-besarnya kepada para readers semua, maklum ini ff chapter hwi yang pertama jadi suka ga konsisten gini tapi bakal jadi pelajaran buat Hwi juga untuk mikir kalau mau bikin ff chapter huhu T.T dan mungkin chapter depan adalah yang terakhir jadi bagi readers yang punya ide atau pendapat mengenai bagaimana akhir cerita ini bisa langsung ungkapin ke Hwi lewat PM atau di akun twitter Hwika_ /promosi baru buat/ mau sad atau happy ending bakal Hwi voting loh berdasarkan pilihan readers kekeke~

Baiklah akhir kata Hwi ucapkan maaf dan terima kasih bagi reader yang sudah menunggu cukup lama ff ini, Happy reading ^^

Balasan review chapter 4:

Dewdew90: hm kapan ya? Hehe bakal hwi jawab di chapter depan okey? Disini hwi lgi pengen share HaeKyu moment dulu kekeke~

Mitchi: jangan benci kibum ne? Ini Cuma ff loh, hwi emng klo bkin karakter jahat suka keterlaluan hehe. Mianhae sepertinya setahun lagi mianhe/BOW/

Evil Thieves: mian ini kelamaan juga updatenya ya, hehe jadwal hwi setahu kemarin emang cukup padet chingu, semoga suka ne ^^

Astri407: sudah di update mian lama ^^ /bow/

Special bubble: hehe kibum emnag jahat tapi Hwi justru naksir Kibum disini/? Hehe hope you like it ^^

Yjwkcksj: ini ga termasuk asap deh hehe minahe /bow/ semoga suka chapter ini^^

MissBabyKyu: sudah dilanjut mian lama /bow/ ^^

Minniechangkyu56: hehe Kyu kan uke harus imut dong, soal chullie bakal dibahas lebih jelas di chap depan ^^

Sayangsemuamembersuju: sudah dilanjut mian lama /bow/ ^^

Arumfishy: bakal terjawab di chap depan oke? Hehe berhubung disini terlanjur kyu uke jdi mian mungkin di ff lain hae bakal jadi uke?mian lama /bow/ ^^

Nashya: sudah dilanjut mian lama /bow/ ^^

kYU kum: mian lama /bow/ ^^

amanda wu: bisa jadi tapi semua berdasarkan keinginan readers seperti yang hwi bilang tadi Hwi ngadain vote untuk endingnya semoga bisa berpartisipasi ne? ^^

GaemGyu92: hehe jdi namanya guest? Ada kok chingu ^^ iya ini Hwi update mepet bsok mau UAS - mian lama /bow/ ^^

: gomawo gomawo ^^ mian terlalu lama update nya ne /bow happy reading ^^

JoomAh: ne sudah dilanjut ^^ silahkan dibaca ^^

Lily: sudah dilanjut mian lama /bow ^^

Park Sang Kyung: hehe mian kelamaan menunggu, selamat membaca ^^ /bow

PadmaKyu: sudah dilanjut ^^ Hwi ngadain voting kalau mau bisa join kasih pendapat aja kalian pengenya seperti apa hehe

Kyufit0327: ne anyyeong seohwi imnida ^^ hehe kyu kan memang sok innocent/? Ne mian kelamaan updatenya ne ^^

Hyuly: hehe sudah dilanjut, mian kelamaan ^^

DONT FORGET REVIEW CHINGU

IT'LL SUPPORT ME TO WRITE AGAIN ^^

THANKS