Judul : Seperti Menikah dengan Oh Se Hun

Author : Im Diah

Cast : all member EXO dan Oh Se Na

Rating : PG-13

Genre : Romance, Friendship, Family

Length : Chaptered

Warning : Typo bertebaran, bahasa sangat baku-maklum baru belajar buat fanfic-

Annyeong! Saya-Diah- author baru didunia fanfic. Mohon dukungannya dalam pembuatan fanfic saya, karena saya baru belajar :)

Happy Reading !

Chapter 2.

Minggu pagi ini adalah hari yang ditunggu-tunggu, karena itu hampir semua member EXO sudah bangun dan berdandan rapi lebih awal dari biasanya. Mereka penasaran dengan sosok yang dibicarakan Kai beberapa hari yang lalu. Alhasil, setelah sarapan mereka sudah duduk manis sambil bersantai diruang tengah .

"Astaga, ada apa dengan kalian semua, Huhh? Apa akan ada tamu penting yang datang kemari pagi ini?" tanya Sehun saat ia keluar dari kamar dan ingin menuju kamar mandi. Ia sedikit terkejut melihat semua hyung-gege-nya sudah rapi pagi-pagi sekali.

"Kami akan menunggu seseorang. Kau mandi dan sarapanlah. Pagi ini Kyungsoo memasak makanan kesukaanmu juga.." ucap Suho.

Sehun yang tidak terlalu perduli dengan keanehan di pagi ini hanya mengangkat bahu dan berjalan terus menuju kamar mandi. Seusainya Sehun membilas tubuh, ia masih melihat pemandangan yang sama diruang tengah. Membuatnya penasaran dan bertanya lagi.

"Hyung, sebenarnya apa yang kalian tunggu? Manager? Atau keluarga kalian?"

"Kami menunggu seseorang mengunjungi kami.." jawab Suho.

"Tidak biasanya kalian begini. Yasudahlah, aku mau keluar sebentar, apa kalian ingin menitip sesuatu?"

Tidak ada satupun yang menjawab pertanyaan sehun.

"Baiklah, aku anggap tidak."

Sehun meninggalkan dorm dengan langkah ragu. Ia takut kalau ia akan dikerjai nantinya. Tapi hari ini bukan hari spesial buat Sehun, jadi ia membuang jauh-jauh pikirannya itu dan berusaha tidak memikirkan apapun.


Sedangkan suasana di dorm EXO begitu ramai. Apalagi dengan tidak adanya Sehun, maka mereka akan lebih leluasa mengintrogasi saudara kebar Sehun yang diharapkan akan datang. Dan hal yang ditunggu-tunggu pun tiba. Seseorang mengetuk pintu dorm dengan lembut. Semua member EXO segera berlari dan berebut membuka pintu. Dan yang pertama berhasil membuka pintu adalah Kris, karena ia mempunyai lengan yang panjang.

"Anyeong, Oppadeul! Apa Sehun oppa ada?"

Semua member EXO terdiam melihat seseorang yang berdiri didepan pintu dihadapan mereka. Mereka sangat terkejut melihat Oh Se Hun versi perempuan.

"Ss..silakan masuk, aku akan memanggilkan Sehun.." ucap Kris terbata-bata.

"Silakan duduk, apa kau mau minum sesuatu?"

"Boleh."

Segeralah Kyungsoo menuju dapur dan mengambilkan segelas jus mangga. Dan kembali ke ruang tengah.

"Kenapa jus-nya hanya satu? Apa kalian tidak ingin meminumnya juga?"

"Aniyo," jawab semua member EXO serentak.

Selama beberapa menit, titik fokus diruangan itu hanya tertuju pada seorang gadis yang sangat manis dan cantik. Dan mungkin tatapan dari penghuni rumah ini membuat sang tamu merasa risih dan berusaha membuka percakapan.

"Ini pertama kalinya kita bertemu, kan?"

"Ne," jawab mereka serempak.

"Tapi aku tau nama kalian. Kau Kris Oppa, Chanyeol Oppa, Baekhyun Oppa, Kyungsoo Oppa, Chen Oppa, Tao Oppa, Luhan Oppa, Xiumin Oppa, Suho Oppa, Lay Oppa, dan Jong..kemana Jong In Oppa?"

"Mungkin dia masih tidur, yang satu ini sangat sulit untuk dibangunkan. Kami harus menjatuhkannya dari balkon lantai dua dulu, baru ia akan sadar bahwa matahari sudah terik.." jelas Chanyeol dan diikuti tawa seluruh orang yang ada diruangan itu.

"Terimakasih karena telah tau nama kami masing-masing. Dan kau Oh Se Na, ka?" tambah Baekhyun yang sok akrab.

"Ne, aku Oh Se Na."

"Ngomong-ngomong, kenapa kau tidak menjadi entertainer juga seperti Sehun?" tanya Luhan sok mengintrogasi.

"Aku tidak suka menjadi artis. Aku ingin menjadi dokter seperti kakak tertuaku. Orangtuaku juga menginginkan aku seperti itu. Hanya Sehun Oppa yang membantah dan membuat appa marah dengan keputusannya ini.."

"Jadi, awalnya Sehun tidak mendapat izin untuk menjadi seorang artis?" tanya Chen hati-hati.

"Iya, benar. Dulu appa sangat marah saat mengetahui bahwa Sehun oppa masuk ke dalam SM Entertainment. Bahkan ayah memukul pantat oppa sampai memar. Appa dan oppa sangat keras kepala, mereka sama-sama tidak mau mengalah. Oppa sampai tidur di kandang anjing kami, dan setiap malam ia memanggilku untuk mengobati pantatnya yang memar."

"Hahhahaa, jadi seperti itu. Lalu—"

Pertanyaan Xiumin terpotong saat mendengar teriakan Kai yang baru bangun.

"Kyungsoo Hyung, mengapa kau tidak membangukanku! Aku terbangun karena kelaparan! Hyung, dimana kau?"

"Aku disini, diruang tengah," teriak Kyungsoo.

"Hyung, teganya kau—" Kai langsung menutup dadanya yang tanpa busana dan melangkah mundur.

"Oh Se Na, mengapa kau datang pagi sekali?" tanya Kai yang masih menutupi bagian atas tubuhnya dengan tangan.

"Aku memang biasanya datang jam segini, kau saja yang selalu bangun siang." Jawab Sena ketus.

"Tapi mengapa kau biasa saja melihatku tidak berpakaian seperti ini?"

"Itu memang terlihat sedikit menjijikan, tapi aku mempunyai dua kakak laki-laki yang sering bertingkah sepertimu. Jadi aku tidak terkejut lagi. Dan jika kau tidak kabur dari hadapanku, maka aku akan berteriak sekeras mungkin.."

Mendengar itu Kai langsung berlari meninggalkan ruang tengah. Dan beberapa detik kemudian

BUGGHH!

-yang ternyata Kai terpeleset-

"SIAPA YANG MENUMPAHKAN BODY LOTION DISINI?!" teriak Kai sedikit merintih kesakitan.

Dengan kompak seluruh member EXO langsung menatap Chanyeol dan Baekhyun. Mereka berdua hanya memberi senyum lebar mereka.


Hari terasa berlalu begitu cepat. Sena dan semua member EXO sudah mulai akrab. Tangis dan tawa telah mereka rasakan bersama. Bukannya berlebihan, tapi memang Sena telah membagi air matanya dengan member EXO saat Kris yang mempunyai tubuh paling besar diantara yang lain menginjak kaki Sena yang ukurannya jauh berbeda dengan kaki Kris.

Apa kalian tau konflik mereka sekarang? Dengan kecantikan paras dan hati yang Sena miliki, member EXO menjadi sayang terhadapnya. Bahkan Kris dan Kai telah jatuh cinta kepada Sena, hingga perang dingin mulai terjadi diantara mereka. Tapi entah mengapa, Kai selalu tidak mendapatkan peluang untuk menyerang. Ia hanya bisa dekat dengan Sena saat berada disekolah saja, itupun bertiga dengan Sehun.

Berbeda dengan Kris, ia selalu bisa mencari situasi dimana ia bisa dekat dengan Sena, tanpa seorangpun bisa tau bahwa niat Kris berbeda dengan yang lain. Misalnya saat Sena berkunjung ke dorm EXO dan bermain game dengan Kai, ia pasti selalu kalah. Dan jika ia bermain dengan Kris, dengan senang hati Kris akan berpura-pura kalah agar Sena memenangkan permainan. Itu membuat Sena sangat senang karena menjadi yang nomer satu.

'Tidak masalah untukku kalah dalam permainan ini, tapi jadikanlah aku pemenang dari sekian laki-laki yang menginginkanmu.' Gumam Kris dalam hati.

Kris juga pernah mengajak Sena makan malam bersama, dan Sena pun tidak menolak karena Sehun memperbolehkannya, "Kris hyung punya adik perempuan juga yang sangat ia rindukan, mungkin dia mengajakmu makan malam bersama semata-mata hanya untuk melepaskan rasa rindu terhadap adiknya. Kris hyung hanya menjadikanmu adik perempuannya." Ujar Sehun kala itu.


Pagi ini seperti biasa, ruang latihan EXO sangatlah ribut. Apalagi Chanyeol dan Baekhyun ditambah lagi Chen mempunyai lelucon baru, jadilah semua member EXO tertawa sampai meneteskan air mata. Dan sekitar pukul sembilan, latihan mereka selesai. Setibannya di dorm, semua member EXO kembali sibuk dengan urusannya masing-masing. Seluruh ruangan terasa sepi, kecuali ruang tengah. Disana ada Chanyeol, Baekyun dan Sehun. Walaupun hanya bertiga, tapi teriakan dan tawa mereka terdengar sampai ke dapur.

"Oh Se Hun, ada apa denganmu? Mengapa kau selalu kalah dari Baekhyun?"

"Entahlah, Hyung. Aku meresa sangat gelisah. Apa aku melupakan sesuatu, atau membuat kesalahan yang tidak aku sadari ya?"

"Jangan-jangan kau sakit, lebih baik kau istirahat saja. Biar aku yang memusnahkan kutu busuk ini." Ujar Chanyeol sambil mendorong pelan tubuh Baekhyun.

Sehun berjalan lemas menuju kamar sambil memikirkan apa penyebab kegelisahan hatinya. Pikiran itu pun buyar saat dering telepon mengagetkannya.

"Yeoboseyo, Oh Se Hun imnida."

Raut wajah Sehun berubah setelah beberapa menit mendengarkan lawan bicaranya. Setelah menutup telepon, ia langsung berlari menuju kamar, dan mencari Suho.

"Hyung, bolehkah aku pulang? Ibuku baru menelpon."

"Apa terjadi sesuatu? Kau izin dulu dengan manager."

"Baiklah, aku pergi.."

"Jika terjadi sesuatu cepat hubungi kami.." teriak Suho saat Sehun tengah berlari meninggalkannya.

"Chanyeol hyung, beritahu yang lain bahwa aku ke rumah sakit, akan semakin parah jika aku tidak segera pergi. Aku lupa memberi tahu Suho hyung. Aku pergi." ucapan Sehun sangatlah cepat, Chanyeol dan Baekhyun hanya bisa terbengong tanpa bisa mengerti.

"Apa yang Sehun katakan barusan?" tanya Chanyeol pada Baekhyun.

Baekhyun mengangkat kedua bahunya. "Molla, Mungkin ia menyuruhku mengalahkanmu."

"Kau bocah gila!"

TBC

Im Di Ah imnida. Bangapseumnida.

Jangan lupa tinggalkan jejak review baik kritik atau saran :) menuju chapter berikutnya .. Gomawo :)