~The Dormitory~
.
Super Junior © SM Entertainment
.
Chapter 2 :
Dormitory
.
Rating : T
.
Cast :
Super Junior's members and the others support cast.
.
Pairing:
Super Junior's Pure Couples.
.
Genre :
Romance, Friendship, School Life.
.
Warning :
Boys Love, Typo(s), Confusing Plot, AU, a Little OOC, Over..
.
~oOo~
.
Flames Are Not Allowed!
Don't Like, Don't Read~
.
~oOo~
.
-Asrama Blue, 12:10 pm-
Lee Sungmin membungkuk hormat kepada teman-teman barunya. Mulai hari ini ia akan tinggal di asrama sekolah. Melewati setiap jamnya bersama teman-teman seperjuangannya. Berbagi suka dan duka bersama, serta saling melengkapi satu sama lain. Karena seluruh siswa yang telah masuk di SM International High School, tidak diperkenankan untuk bebas berkeliaran di luar area sekolah selain hari-hari tertentu.
Tidak juga diperkenankan berhubungan dengan siapapun di luar sana termasuk orang tua mereka sendiri selama hari aktif pembelajaran, yaitu senin hingga jumat. Bahkan di hari sabtu dan minggu, jam bebas siswa hanya dibatasi hingga jam 6 sore saja. Setelah itu, dunia mereka akan kembali berkutat di balik tembok megah asrama.
Berlebihan?
Sepertinya tidak. Karena SM International juga memberikan izin kepada para siswa siswinya untuk dapat pulang ke rumah masing-masing selama liburan musim panas, libur hari besar nasional serta sebulan sebelum natal hingga pergantian tahun.
Lalu bagi mereka yang melanggar peraturan?
Oh, tentu saja akan ada sanksinya. Pernah suatu ketika ada seorang siswa yang tertangkap sedang mencoba kabur di malam hari. Lalu esok paginya, ia ditemukan dalam kondisi menyedihkan di salah satu koridor sekolah dengan sapu dan alat pel yang menyertainya. Petugas kedisiplinan di sekolah ini adalah yang terbaik!
Baiklah, saya terlalu banyak promosi..
Mari kembali ke cerita.. ^^
Saat ini Lee Sungmin telah tiba di gedung asramanya. Asrama Blue. Asrama khusus namja. Tepatnya di lantai 3, karena lantai 3 adalah asrama khusus murid tahun pertama.
Sekarang dirinya sedang berada di salah satu aula asrama. Berkumpul bersama teman-teman satu asramanya untuk saling mengakrabkan diri. Sudah menjadi tradisi jika setiap pergantian tahun ajaran, semua senior dan junior berkumpul untuk saling berbagi. Tugas senior adalah membimbing adik kelasnya dan membuat mereka menjadi senyaman mungkin untuk tinggal bersama mereka.
Dan di sinilah Sungmin, Kibum, dan Eunhyuk berada. Mereka satu asrama walaupun mungkin belum saling akrab. Tapi rupanya tidak susah untuk membangun keakraban di antara mereka. Mengingat Kibum dan Sungmin adalah saudara, serta Kibum dan Eunhyuk yang ternyata satu kelas. Dalam waktu singkat, ketiga namja ini sudah bisa saling membaur.
"Ya, hobiku memang menari. Di sekolah ini ada beberapa ekstrakulikuler yang menarik, termasuk dance! Dan jangan lupakan prestasinya, klub dance termasuk yang paling sering menyumbang piala untuk sekolah ini!", papar Eunhyuk menggebu-gebu kepada Sungmin dan beberapa junior lain yang juga ikut menyimak dengan seksama.
"Aku belum pernah menari sebelum ini. Apakah boleh jika aku tiba-tiba bergabung dengan klub dance?", tanya Sungmin ragu-ragu.
"Oh! Tentu saja boleh!", seru Eunhyuk mantap. Membuat beberapa junior di hadapannya menjadi tertarik untuk masuk ke klub yang digawangi oleh Eunhyuk tersebut.
"Tapi alangkah lebih baik jika kalian memilih ekstrakulikuler yang sesuai dengan bakat dan minat kalian."
Serentak beberapa kepala tersebut langsung menoleh pada objek yang tiba-tiba menyela pembicaraan mereka.
"Kalau boleh tahu, apa bakatmu Lee Sungmin-ssi?"
"Eung~ aku.. Aku suka menyanyi, melukis dan bermain gitar.", jawab Sungmin malu-malu.
Namja yang menanyai Sungmin tadi tersenyum lebar. "Ah, sepertinya kita cocok, Sungmin-ssi. Aku juga suka bermain gitar."
"Ya! Kau ini merusak suasana saja, Jungmo-ssi!", ketus Eunhyuk. Dia sedikit dongkol dengan kedatangan teman berambut peraknya yang tiba-tiba itu. Mengambil arah pembicaraannya dengan tidak sopannya.
"Hyukjae-ssi, apa perlu aku ingatkan kembali jika aku adalah ketua asrama kalian yang baru?", ucap Jungmo ringan. Sama sekali tidak terganggu dengan ekspresi bete Eunhyuk yang terang-terangan.
"Ahaha, aku hanya bercanda. Santailah sedikit, Hyukkie..", lanjutnya sambil mengacak pelan rambut Eunhyuk yang langsung ditepis oleh pemiliknya.
"Aish, dasar kau!"
"Baiklah, aku hanya ingin mengingatkan. Jam 5 sore adalah waktu wajib kalian untuk kembali ke asrama. Dan jam 9 malam, adalah waktu wajib kalian untuk beristirahat. Ingat, jangan ada yang melanggar, ne?", ucap Jungmo sebelum ia kembali ke perkumpulannya sebelumnya.
.
~oOo~
.
-Asrama Ocean, 12:10 pm-
"Inikah asrama Ocean itu?", tanya Heechul yang masih tidak bisa berhenti mengucap kata pujian di dalam hatinya.
Sejujurnya Heechul bukanlah tipe namja yang suka menjunjung tinggi sesuatu selain dirinya sendiri. Namun dalam hati kecilnya, ia tidak bisa memungkiri jika semua yang sudah tersuguhkan di depan matanya sejak pagi tadi telah mampu memesona dirinya.
Segala sistem, baik infrastruktur maupun non infrastruktur dari sekolah barunya ini nyaris mendekati sempurna.
'Amazing school with an awesome student like me, what a wonderful life!'
Seperti itulah kira-kira mind set seorang Kim Heechul! -_-
Jika ada yang menganggap bahwa dirinya bangga karena bisa masuk sekolah ini, mohon maaf, Anda salah besar! Karena bagi Heechul, sekolah inilah yang patut bangga karena memiliki seorang siswa seperti dirinya! Kk..
.
Sementara Heechul sibuk dengan pikirannya. Choi Siwon justru sibuk mengamati namja berparas cantik di sampingnya.
Siwon bukan seorang yang terang-terangan. Ia adalah namja ber-attitude tinggi. Menjaga image dan citranya sebagai seorang presiden siswa yang kharismatik dan profesional.
Namun segigih apapun Siwon mempertahankan profesionalitasnya, ada sebuah magnet tak terlihat yang menguasai pikirannya. Yaitu rasa tertariknya pada seorang Kim Heechul.
Sejak ia menyambut kedatangan teman barunya itu beberapa jam yang lalu di depan gerbang sekolah, hingga sekarang saat mereka melangkah di gedung mewah asrama Ocean, Siwon sungguh tidak bisa tidak kagum terhadap sosok Kim Heechul.
Heechul yang mengenakan seragam sekolah lengkap. Ehm, maksudnya seragam sekolah PRIA lengkap, benar-benar menjelma menjadi figur seorang namja yang luar biasa tampan. Posturnya yang tinggi, model rambutnya yang jauh dari kata 'nerd', gaya berseragamnya yang fashionable, dan wajahnya yang dianugerahi oleh seluruh kebaikan Tuhan.
Kim Heechul nyaris mendekati fisik seorang malaikat. Namja yang memiliki kecantikan sekaligus ketampanan di waktu yang bersamaan.
.
"Ini adalah gedung utama asrama Ocean. Aku benar-benar tidak menyangka kau akan masuk asrama ini."
Kini Siwon dan Heechul telah tiba di koridor asrama mereka. Asrama Ocean. Sedikit berbeda dari asrama yang lainnya, gedung asrama ini jauh terkesan lebih modern. Walaupun hanya memiliki 2 lantai, namun arsitektur bangunannya cukup menambah kesan elegan dari asrama ini.
.
Pintu aula terbuka.
Pemandangan yang dapat ditangkap oleh sepasang mata Heechul dan Siwon adalah suasana gegap gempita dari beberapa penghuni asrama.
Siwon menghela nafas pelan. Tradisi asramanya ini memang tidak pernah berubah sedikitpun. Menyambut para junior dengan cara yang sedikit nyentrik.
Pesta kostum!
"Selamat datang di asrama Ocean~!"
Sambut seorang namja berkostum malaikat dengan replika angel ring di atas kepalanya.
Ia menjabat tangan Heechul dengan penuh antusias. Tersenyum, memamerkan lesung pipi indah di kedua pipinya. "Namaku Leeteuk, presiden para yeoja.."
"Dan aku Kangin, namja paling tampan nomer satu se-Korea!", imbuh seorang namja bertubuh kekar berkostum bajak laut di samping Leeteuk.
"Aku Kim Heechul. Bunga paling cantik di muka bumi. Bintang paling terang di seluruh jagad raya, dan pencuri hati yeoja dan namja nomer satu di dunia!", ucap namja cantik itu cepat. Dia melenggang santai memasuki ruangan utama asrama tanpa membalas senyum dari Sang Kepala Asrama.
Tidak sama sekali..
.
.
"Dia siswa baru itu?", bisik Leeteuk pada Siwon.
Siwon mengangguk sekilas. Sebelum matanya beralih menelusuri keseluruhan dari aula asrama.
"Apa ada lagi siswa baru di tahun kedua selain dia?"
Leeteuk balas menggeleng lemah. Kangin di sebelahnya ikut menatap prihatin ke suasana di sekelilingnya. Asrama Ocean hanya dihuni tidak lebih dari 150 siswa. Baik siswa tahun pertama, kedua maupun ketiga.
.
.
"Yaa~ minum lagi.. Aish, kau payah! Badanmu saja yang besar, tapi tenagamu tidak ada!"
Seorang namja bertubuh tambun nampak sudah memerah dan nyaris kehilangan kesadarannya. 3 botol shoju tergeletak kosong di hadapannya. Amat jauh berbeda dengan kondisi namja cantik yang satu ini..
"Berikan aku shoju lagi!"
"Kyaa~ kau benar-benar kuat minum Heechul-ah!", puji seorang yeoja berkostum kimono Jepang pada Heechul yang tengah meneguk habis 3 gelas shoju sekaligus.
"Ini, coba juga sashimi buatanku!", tawar seorang namja tampan bertopi ikan nemo sambil menyodorkan sepiring sashimi yang cukup menggoda.
"Enak! Wow! Kalian pintar sekali memasak!", ganti Heechul yang memuji si namja ikan setelah kurang lebih 4 jenis makanan telah dicicipinya.
Saat ini Heechul sedang berada di tengah-tengah perkumpulan 7 sampai 8 namja yang mengitarinya. Berbincang layaknya seorang teman lama yang sedang mengadakan reuni.
Sedangkan di ujung sana, Siwon, Leeteuk dan Kangin hanya mampu menatap satu-satunya anggota baru asrama mereka itu dengan tercengang.
"Ternyata dia mudah sekali berbaur.."
Siwon men-iya-kan.
Kangin mengangguk heran.
"Pasti golongan darahnya AB."
.
~oOo~
.
-Asrama Ocean, 05:15 pm-
"Perkenalkan, kami semua yang ada di sini adalah teman satu asramamu sekaligus teman seangkatanmu."
Saat ini Leeteuk dan beberapa penghuni asrama Ocean lainnya sedang berkumpul di ruang tamu khusus murid tahun kedua. Bergabungnya Heechul menjadi salah satu anggota baru asrama campuran ini, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.
"Namaku Park Jungsoo. Tapi kau bisa memanggilku Leeteuk. Aku adalah ketua asrama Ocean.", ucap Leeteuk sembari menjabat tangan Kim Heechul.
"Nde, senang berkenalan denganmu, Leeteuk-ssi."
Rupanya Heechul sedang dalam mode good mood. Ia membalas sambutan Leeteuk jauh lebih bersahabat dibandingkan dengan awal pertemuan mereka siang tadi.
"Cukup Leeteuk saja.", sergah Leeteuk cepat. "Dan ini Kim Youngwoon, tapi kau bisa memanggilnya Kangin."
Kangin tersenyum ramah dan ikut menjabat tangan Heechul. Namun sekilas ia mengernyit heran.
'Wow, tangannya lembut sekali!'
"Lalu yang sedang di dapur itu-", lanjut Leeteuk sambil menggedikkan kepalanya ke arah dapur yang kebetulan dapat terlihat dari ruang tamu. "-itu Lee Donghae, wakil ketua Osis di sekolah ini."
"Ah, si namja fishy~", Heechul menggangguk paham. Dia sudah berbincang bersama Donghae saat pesta tadi, tapi ia belum mengetahui nama dari namja bertopi ikan itu.
"Dan Choi Siwon. Kau sudah mengenalnya kan? Dia Presiden Siswa di sekolah ini. Atau yang umumnya kita sebut sebagai ketua Osis."
Siwon yang sedang membaca buku Ekonomi Global-nya tersenyum sekilas pada Heechul.
"Dan aku sekretaris Osisnya!"
Heechul lantas menoleh ke sumber suara. Suara sopran dari satu-satunya yeoja yang ada di ruangan itu. Dia yeoja yang saat di pesta tadi berkostum kimono Jepang, berambut panjang kecoklatan dan berwajah oriental.
"Namaku Victoria. Dan aku membencimu!"
"Mwo?"
Semua mata tertuju pada Victoria, si yeoja berkebangsaan China yang kini tengah menatap Heechul lewat sudut mata sipitnya.
"Aku membencimu Kim Heechul! Kau tahu kenapa?"
Heechul menyeringai kecil sembari membalas tatapan Victoria dengan sama sinisnya. Malah mungkin lebih!
"Aku membencimu karena kau lebih cantik dariku! huwee~ kau merebut gelarku sebagai yang paling cantik disini~"
Victoria menghentakkan kakinya sebal. Merengek dan menjambak rambutnya frustasi. Benar-benar berbeda dari sikap sarkastisnya beberapa detik yang lalu.
Leeteuk dan Heechul hanya mampu sweatdrop melihatnya. Siwon menggeleng maklum, dan Kangin yang berpura-pura muntah.
"Kemudian~", sejenak Leeteuk mengalihkan pandangan ke sekitarnya. Mencari teman-teman lain yang belum ia perkenalkan.
"Ah, Kyuhyun dan Hankyung! Dimana mereka?", tanya Leeteuk pada Kangin dan Siwon saat menyadari kekurangan anggotanya.
"Hankyung hyung ada rapat dengan anggota klubnya. Em, mungkin sebentar lagi dia akan pulang.", jawab Donghae yang sudah bergabung bersama di ruang tamu.
"Kalau Kyu..?"
"Biar aku saja yang mencarinya. Aku tahu di mana bocah itu.", sahut Kangin kilat. Ia melangkah cepat ke arah tikungan yang berada di dekat ruang santai. Berbelok menuju sebuah tempat.
"Teukkie..", panggil Heechul sesaat setelah Kangin pergi.
Leeteuk yang merasa terpanggil sontak menoleh cepat. Sedikit melotot karena indera pendengarannya menangkap kalimat sapaan yang terdengar sedikit aneh baginya.
"Hehe.. Aku boleh memanggilmu begitu kan?", Heechul tersenyum tulus. Membuat Leeteuk sedikit terenyuh dibuatnya.
"Nde, gwaenchana. Kau boleh memanggilku apa saja sesuka hatimu.", ucap Leeteuk sedikit merasa terharu. Baru kali ini ada orang baru yang memanggilnya begitu selain Kangin.
"Teukkie.."
"Ya?"
"Mengapa asrama ini penghuninya hanya sedikit?"
Pertanyaan Heechul sukses membuat beberapa pasang mata yang ada di sekitarnya menjadi terfokus padanya. Senyum yang terlukis indah di wajah Leeteuk memudar perlahan.
'Hey, apakah aku salah bertanya?', batin Heechul.
"Asrama ini special."
Victoria-lah yang menjawab, sesaat setelah keheningan mendominasi.
"Ya. Asrama Ocean hanya ditujukan untuk murid-murid dengan kemampuan di atas rata-rata.", akhirnya Leeteuk angkat bicara.
"Awalnya asrama ini di bangun untuk menampung sisa murid yang berlebih dari asrama Blue dan Sapphire. Tapi sejak beberapa tahun yang lalu, fungsi asrama ini menjadi sedikit berubah. Seluruh murid asrama Ocean membuat sebuah gebrakan besar dikarenakan rasa iri mereka yang seolah terkucilkan. Dalam kurun waktu satu tahun, 45 dari 53 medali dan piala untuk sekolah ini berasal dari prestasi para murid Ocean."
"Sehingga di tahun berikutnya, kepala sekolah yang baru menetapkan jika asrama Ocean akan di jadikan wadah untuk menyatukan para siswa dengan kemampuan di atas standar."
"Dan satu lagi..", Leeteuk menggantung kalimatnya. Tersenyum penuh arti pada namja yang kini tengah serius mendengarkan ceritanya.
"Kami adalah minoritas. Jenius saja tidak cukup untuk menghantarkanmu pada asrama ini."
"Kau special, Kim Heechul.."
.
.
Tap!
"Ya, hyung! Kau ini apa-apa'an? Mengapa memaksaku seperti ini sih! Aku ngantuk! Aku mau tidur! Arraseo?"
Plak!
"Ya! Magnae! Jaga ucapanmu! Aku membawamu kemari karena aku ingin memperkenalkanmu pada anggota baru asrama kita!"
"Cih, hanya itu?"
Cho Kyuhyun menatap Kangin remeh. Namja titisan evil itu tidak menyeringai kali ini. Hanya saja Kangin merasa ada sebuah pisau tak terlihat yang seakan dapat keluar dari tatapan obsidiannya.
"Kyu! Jaga attitude-mu di depan teman baru kita!", ucap Victoria menengahi.
Namun bukannya sedikit melunak, namja bersurai eboni itu justru semakin gencar menusuk setiap pasang orbs yang menatapnya.
"Oh, teman baru ya? Memangnya siapa dia? Peraih medali olimpiade? Anak terpintar di dunia? Peraih nobel? Anak perdana menteri? Atau mungkin artis pendatang baru? Sampai kalian semua menjadi heboh sendiri dibuatnya!", ucap Kyuhyun sarkastik. Bahkan ia terlalu malas untuk menatap langsung sosok Kim Heechul yang sedari tadi ikut memperhatikannya.
Plak!
"Jaga bicaramu, atau mau kusuapkan sekilo cabai ke mulut berbisamu itu hah?"
Urat kemarahan sudah tercetak jelas di pelipis Kangin. Andai saja Kyuhyun bukan murid kebanggaan sekolah, sudah bisa dipastikan kalau saat ini 3000 tulang yang menyusun tubuh Kyuhyun akan hancur tak bersisa.
"Kyu, kau harus lebih sopan pada Heechul.", Leeteuk dengan segala kesabarannya berusaha untuk menekan emosinya.
Menghadapi magnae setan seperti Kyuhyun bukanlah perkara mudah.
"Oh, jadi nama yeoja itu Heechul?"
Jika Kangin ingin meremukkan tulang Cho Kyuhyun. Sebaliknya, Kim Heechul justru ingin memutilasi namja sok penting itu hidup-hidup, sekarang juga, detik ini juga!
'Yeoja? Dia mengatai dirinya YEOJA?'
Demi dewa neptunus berekor paus! Kim Heechul sungguh ingin merobek bibir Kyuhyun lalu mendaur ulangnya menjadi makanan tomcat(?)
"Dia namja, Kyu!", seru Victoria gemas.
"Mwoo?", Kyuhyun sontak melotot. Mungkin memang benar jika matanya sedikit buram karena efek dari bangun tidur, jadi ia tidak terlalu memperhatikan seragam Heechul. Tapi mata buramnya tidak bisa tertipu oleh kecantikan dari wajah seorang Kim Heechul. Sehingga Kyuhyun benar-benar mengira jika Heechul itu adalah seorang yeoja.
"Hm, sepertinya kau perlu memeriksakan matamu, magnae~", desis Heechul. Ia sudah tidak tahan dengan terus berdiam diri menghadapi segala ucapan-ucapan mengganggu Kyuhyun.
Dengan langkah lamban dan konstan ia berjalan mendekati Kyuhyun. Kedua tangannya ia selipkan di kedua saku celananya. Tidak ada sedikitpun ragu untuk melangkah dan melawan tatapan menusuk dari Kyuhyun. Membalikkan busur-busur tajam yang Kyuhyun lancarkan dari sorotan matanya. Membalasnya dengan ribuan busur yang jauh lebih mematikan dari milik namja berambut eboni itu.
"Dan sepertinya kau juga harus memeriksakan saraf-saraf otakmu!", Heechul menyentuh pelan dahi Kyuhyun dengan telunjuknya. "Ini- "
"Dan ini- ", beralih ke bibir merah Kyuhyun yang terkatup rapat.
"Tidak sinkron! Error! Fatal error!", Heechul kembali menyelipkan tangannya ke saku celananya.
Sejenak, tercipta sebuah atmosfer aneh yang menyelimuti ruangan itu. Kangin beserta 4 orang lain selain Heechul dan Kyuhyun seketika menggigil tanpa sebab. Kelimanya tidak ada yang mampu mengeluarkan suara. Sedikitpun!
"Beraninya kau memanggilku begitu, anak baru? Berapa usiamu, hah?", seringai tipis kebanggaan seorang Cho Kyuhyun pun mulai tampak. Ia juga tak gentar menghadapi tatapan mata kucing Heechul yang begitu menguasainya.
"Kenapa? Kau merasa lebih tua dariku? Ah, arraseo.. Wajah borosmu memang menekankan kalau kau memang seharusnya tidak lebih muda dariku!", dan nampaklah seringai mematikan milik sang diva.
Membuat Kyuhyun sedikit merasa tertohok walaupun ia berusaha untuk menyangkal.
Anak baru ini sungguh 'berbahaya'!
"Make up! Plastic surgery! Yes, you did! So you can be pretending us with your face! Huh, ketampanan alami sepertiku memang sering disalah artikan.", Kyuhyun tak mau lengah.
"Ya! Sudah mengataiku yeoja, sekarang kau menfitnahku? Aku ini tampan alami, pabo! Aku terlahir dengan seluruh kesempurnaan fisik yang Tuhan berikan! Bukan salahku jika aku tampan! Salahkan kedua orang tuaku yang melahirkanku!"
"Tapi kau cantik! Dan aku tetap lebih tampan darimu!"
"Yes, I'm. I'm beautiful, and I knew it!"
"Kau narcism!"
"So do you!"
"Kau-"
Bla bla bla~~
Sepertinya asrama Ocean tahun ini akan menjadi asrama terpanas yang pernah ada. Jika sebelumnya asrama ini telah dihuni oleh satu sosok devil, maka sekarang penderitaan para penghuni lantai 2 akan bertambah berat dengan hadirnya sosok baru seorang king of the devil!
"Kangin-ah~"
"Nde, Teukie?"
"Bershower-lah bersamaku~ T^T"
.
.
"Panggil aku 'Hyung'! Arraseo?"
"Aniya! Aku tidak mau!"
"Beraninya kau?"
"Sebelum kau berhenti menyebutku 'setan'!"
"Karena kau memang 'bocah setan' tak tahu diri!"
"Kau juga iblis!"
"Mworago?"
Donghae menjambak rambutnya frustasi. Perang mulut antara Kyuhyun dan Heechul sudah berlangsung sejak 30 menit yang lalu, tapi entah kekuatan seperti apa yang mereka punya, sehingga tidak ada kata lelah dan menyerah yang terlintas di benak mereka.
Bukankah titisan iblis memang mempunyai kekuatan tak terbatas?
Leeteuk dan Kangin sudah menghilang ke kamar mereka. Victoria lebih memilih untuk berkaraoke di ruang tengah-menambah gaduh suasana. Dan Siwon yang juga telah berada di kamarnya, sesaat setelah ia memberitahukan kepada Kyuhyun, bahwa Heechul ternyata lebih tua 2 tahun darinya, dan seharusnya Kyuhyun memanggilnya dengan sebutan 'Hyung', sama seperti Kyuhyun memanggil hyung-hyungnya yang lain.
Kyuhyun adalah siswa akselerasi. Mampu menamatkan pendidikan dasar dan menengah pertamanya lebih cepat dibandingkan anak-anak lain seusianya. Dan sekarang, ia telah duduk di bangku SMA tahun kedua, sekaligus menjadi siswa termuda seangkatannya.
Tapi seperti yang kita tahu sekarang, Kyuhyun tidak mau memanggil Heechul dengan sebutan 'Hyung'. Alasannya, karena Heechul terus-terusan mengatainya 'bocah setan'.
.
"Heechul hyung, maukah kuantar ke kamarmu sekarang?", tawar Donghae berusaha memecah perseteruan.
"Ish, baiklah! Aku akan menerima tantanganmu, bocah setan!"
"..."
Seharusnya Donghae tahu jika usahanya pasti akan berakhir seperti angin lalu.
Huft~
.
.
Kluk!
Pintu utama asrama terbuka.
"Hankyung hyung?"
Serentak, ketiga pasang mata yang ada di ruangan itu langsung beralih pada sosok namja tampan yang baru saja masuk ke 'area peperangan' tersebut.
"Eh? Ada apa ini?", Hankyung tersenyum canggung. Dia menatap Donghae dan Kyuhyun secara bergantian dengan alis bertaut.
"Kemana saja kau, Hyung?", tanya Kyuhyun datar. Rupanya perhatian magnae satu itu sudah mulai teralihkan berkat kedatangan Hankyung.
"Aku ada rapat di klub seni bela diri. Untung saja tidak dapat detensi karena aku terlambat kembali ke asrama hampir satu jam. Hehe..", jelas Hankyung sedikit terkekeh sekaligus lega.
Mungkin bagi Kyuhyun maupun Donghae, senyum Hankyung tidak berarti apa-apa. Tapi lain bagi si namja cantik yang saat ini sedang terpekur di tempatnya sekarang berdiri. Ia hampir lupa untuk berkedip tatkala mata bundarnya menangkap visual seorang namja tampan dengan senyum bak oase di padang pasir.
Sekali lagi, entah untuk yang keberapa kalinya dalam sehari..
Kim Heechul terpukau..
.
.
.
.. To Be Continue ..
.
.
Teman-teman~ saya mau minta maaf sebelumnya..
Maaf ya kalau chapter yang sebelumnya amat sangat mengecewakan dan membingungkan kalian.. *deep bow*
Maaf juga soal pairing yang kurang sesuai sama harapan readers.. T^T
Disini saya akan mencoba menjelaskan poin2 yang saya rasa cukup membuat kalian galau(?)
.
This!
1. Main pair untuk FF ini jatuh kepada HanChul.. *saya ga bisa jauh2 dari Hanchul.. T.T*
2. Tapi bukan berarti pair yang lain akan saya abaikan.. Masing-masing sub pair pasti saya usahakan punya porsi yang sama dalam cerita.. :)
3. Itu yang mabuk di chap sebelumnya bukan Kyuhyun, tapi Victoria.. -_-
4. Pairing Donghae x Eunhyuk adalah : Haehyuk, bukan EunHae.. ^^
5. Soal YeWook, mereka pasti ada! mohon sabar menunggu ya.. ^^v
6. Untuk yang kemarin bingung sama pembagian kelas dan asrama dari masing2 character, semoga chapter ini bisa menjawab rasa penasaran kalian..
7. Soal siapa pacar Hae di chap sebelumnya, just guess it! kkk~
.
Special Thanks To:
Syubidubidu . Lee HyoJoon . RyeoRim . eL-ch4n . Cloud'sHana . cloud3024 . Chwyn . kucing liar . imsmL . rhie sparkyu'min . min kurosaki . RyeoCi69 . Choi Sung Mi . KimDictator . Gaemdin . ressijewelll . Chang Ki Men . Sibumxoxo . Lee EunGun . Keys74 . Viivii-ken . Lee Shurri . Kim Minra1709 . pearl2811 . KimJWandMe . linftg13 . YunieNie and all my lovely readers wherever you are.. :)
.
Sepertinya chapter ini juga tak kalah mengecewakannya ya~
Omo~ jeongmal mianhae~
Tolong beri saya masukan tentang alur ceritanya, enaknya dipercepat atau stay seperti ini aja?
Kalian boleh kritik saya kalau saya salah, asalkan jangan flame ya.. hehe~
Review kalian bener2 mood booster buat saya.. ^_^)b
.
I really need your feedback..
GamsaHAE~ SarangHEE~ ^^
